<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teknologi_reproduksi_berbantuan</id>
	<title>Teknologi reproduksi berbantuan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teknologi_reproduksi_berbantuan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teknologi_reproduksi_berbantuan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T10:30:51Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teknologi_reproduksi_berbantuan&amp;diff=36062&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29586609; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teknologi_reproduksi_berbantuan&amp;diff=36062&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:57:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29586609; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Teknologi reproduksi berbantuan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (), disingkat &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;TRB&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah teknologi yang digunakan untuk mendapatkan [[kehamilan]] dengan menggunakan prosedur seperti [[pengobatan fertilitas]], [[fertilisasi in vitro|fertilisasi &amp;#039;&amp;#039;in vitro&amp;#039;&amp;#039;]] (&amp;quot;bayi tabung&amp;quot;, IVF), dan [[surogasi]]. Teknologi reproduksi ini utamanya digunakan untuk perawatan [[infertilitas]] atau ketidaksuburan, dan juga dikenal sebagai &amp;quot;perawatan fertilitas&amp;quot;. Teknologi ini secara khusus termasuk dalam bidang [[infertilitas dan endrokinologi reproduksi]], dan mungkin juga meliputi [[injeksi sperma intrasitoplasmik]] (ICSI) dan [[Kriopreservasi embrio|kriopreservasi]]. Beberapa bentuk TRB juga digunakan dengan melibatkan pasangan subur karena alasan genetik ([[diagnosis genetik praimplantasi]]). TRB juga digunakan pada pasangan yang dianggap berselisih karena [[penyakit menular]] tertentu; [[AIDS|HIV]] misalnya untuk mengurangi risiko infeksi apabila kehamilan diinginkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Risiko ==&lt;br /&gt;
Dikatakan bahwa kebanyakan bayi yang dikandung menggunakan metode IVF (&amp;quot;[[bayi tabung]]&amp;quot;) tidak memiliki [[kelainan bawaan]] atau cacat lahir.&lt;br /&gt;
Tetapi, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa teknologi reproduksi berbantu meningkatkan risiko cacat lahir.&lt;br /&gt;
Dalam penelitian dengan skala terluas di Amerika Serikat, yang menggunakan data registrasi cacat lahir dari seluruh negara bagian,&lt;br /&gt;
6,2% anak yang dikandung dengan IVF memiliki cacat besar, dibandingkan dengan 4,4% anak yang dikandung secara alami menggunakan kesesuaian data usia maternal dan faktor lainnya ([[rasio peluang]] 1,3; [[interval kepercayaan]] 95%, 1,00-1,67). TRB disertai dengan risiko mengalami [[kehamilan heterotopik]] (kehamilan di luar rahim dan di dalam rahim secara bersamaan).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Risiko-risiko yang utama misalnya:&lt;br /&gt;
* [[Kelainan genetik]]&lt;br /&gt;
* [[Berat lahir rendah]]. Dalam metode IVF dan ICSI, salah satu faktor risikonya yaitu penurunan ekspresi protein dalam [[Bioenergetika|metabolisme energi]], [[rantai ringan Feritin]], dan [[ATP5A1]].&lt;br /&gt;
* [[Kelahiran prematur]]. Rendahnya berat badan bayi saat kelahiran dan kelahiran prematur sangat erat hubungannya dengan banyak masalah kesehatan, misalnya [[gangguan penglihatan]] dan [[lumpuh otak|kelumpuhan otak]] (&amp;#039;&amp;#039;cerebral palsy&amp;#039;&amp;#039;). Anak-anak yang dilahirkan menggunakan metode IVF diperkirakan dua kali lebih mungkin menderita kelumpuhan otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor risiko yang lain misalnya:&lt;br /&gt;
* [[Kerusakan sel|Kerusakan membran]], yang dapat tecermin oleh peningkatan ekspresi [[protein fusi membran]] [[NAPA (gen)|NAPA]] dan [[Annexin A3]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Data saat ini menunjukkan sedikit atau tidak ada peningkatan risiko [[depresi pasca persalinan]] di antara para wanita yang menggunakan TRB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan teknologi reproduksi berbantu seperti [[induksi ovulasi|stimulasi ovarium]] dan [[fertilisasi in vitro|fertilisasi &amp;#039;&amp;#039;in vitro&amp;#039;&amp;#039;]] diasosiasikan dengan peningkatan risiko keseluruhan [[kanker pada anak]] dalam keturunan yang dihasilkan, yang mungkin disebabkan oleh penyakit awal yang sama ataupun kondisi yang menyebabkan infertilitas atau subfertilitas pada sang ibu atau sang ayah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan ==&lt;br /&gt;
Prosedur-prosedur teknologi reproduksi dengan bantuan yang dilakukan di Amerika Serikat dilaporkan meningkat dua kali lipat selama 10 tahun terakhir, dengan 140.000 prosedur yang dilakukan pada tahun 2006, menghasilkan 55.000 kelahiran.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di [[Australia]], dikabarkan bahwa 3,1% kelahiran merupakan hasil TRB.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus penghentian perawatan fertilitas, diperkirakan bahwa alasan-alasan yang paling umum adalah: penundaan perawatan (39%), beban psikologis maupun fisik (19%, beban psikologis 14%, beban fisik 6,32%), masalah pribadi maupun relasional (17%, masalah pribadi 9%, masalah realsional 9%), penolakan terhadap perawatan (13%), serta masalah-masalah pada organisasi (12%) dan klinik (8%).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etika ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah pasangan merasa sulit untuk menghentikan perawatan yang dilakukan meski prognosisnya sangat buruk, sehingga berakhir pada kesia-siaan. Hal ini mungkin memberikan para penyedia jasa TRB suatu keputusan yang sulit apakah akan melanjutkan atau menolak perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah teknologi reproduksi berbantuan sebenarnya dapat membahayakan sang ibu maupun anaknya. Terdapat risiko kesehatan fisik dan juga psikologis, yang dapat berdampak pada pelaksanaan perawatan yang sedang berlangsung. Semua efek yang merugikan dapat mengakibatkan kekhawatiran, dan seharusnya diatur secara ketat agar kandidat yang tidak siap secara fisik maupun mental tidak diperkenankan untuk menjalani perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Bank sperma]]&lt;br /&gt;
* [[Inseminasi buatan]]&lt;br /&gt;
* [[Kloning manusia]]&lt;br /&gt;
* [[Tanggapan keagamaan terhadap teknologi reproduksi berbantuan]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknologi+reproduksi+berbantuan&amp;amp;oldid=29586609 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29586609 (2026-08-16T04:36:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>