<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Telurium</id>
	<title>Telurium - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Telurium"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T11:39:18Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;diff=16157&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;diff=16157&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:57:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;amp;diff=16157&amp;amp;oldid=15757&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;diff=15757&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29611818; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Telurium&amp;diff=15757&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:18:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29611818; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Telurium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[unsur kimia]] dengan [[Lambang unsur|lambang]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Te&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 52. Telurium merupakan [[metaloid]] berwarna putih keperakan, rapuh, agak beracun, dan langka. Secara kimia, telurium berkerabat dengan [[selenium]] dan [[belerang]], yang ketiganya termasuk [[kalkogen]]. Telurium terkadang ditemukan dalam bentuk alaminya sebagai kristal elemental. Di alam semesta secara keseluruhan, telurium jauh lebih umum ditemukan daripada di Bumi. [[Kelimpahan unsur|Kelangkaannya]] yang ekstrem di kerak Bumi, yang sebanding dengan [[platina]], sebagian disebabkan oleh pembentukan [[Hidrogen telurida|hidrida yang mudah menguap]], yang menyebabkan telurium hilang ke angkasa dalam bentuk gas selama [[Bumi#Pembentukan|pembentukan Bumi]] dari [[Hipotesis nebula|nebula yang panas]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Mineral telurida|Senyawa yang mengandung telurium]] pertama kali ditemukan pada tahun 1782 di sebuah tambang emas di [[Zlatna|Kleinschlatten]], [[Transilvania]] (sekarang Zlatna, [[Rumania]]) oleh ahli mineralogi Austria [[Franz-Joseph Müller von Reichenstein|Franz-Joseph M. von Reichenstein]]. Namun, [[Martin Heinrich Klaproth|Martin H. Klaproth]]-lah yang menamai unsur baru tersebut pada tahun 1798 berdasarkan kata Latin  yang berarti &amp;#039;bumi&amp;#039;. Mineral [[Emas kalkogenida|emas telurida]] merupakan senyawa emas alami yang paling penting. Namun, mineral-mineral tersebut bukan sumber telurium yang signifikan secara komersial. Telurium biasanya diekstraksi sebagai produk sampingan dari produksi [[tembaga]] dan [[timbal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara komersial, penggunaan utama telurium adalah pada [[Fotovoltaik kadmium telurida|panel surya CdTe]] dan perangkat [[Efek termoelektrik|termoelektrik]]. Penggunaan yang lebih tradisional adalah dalam [[logam paduan|paduan]] tembaga ([[telurium tembaga]]) dan baja, di mana telurium meningkatkan kemampuan mesin untuk mengolah material tersebut. Penggunaan ini juga menyerap sebagian besar produksi telurium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium tidak memiliki fungsi biologis, meskipun jamur dapat menggunakannya sebagai pengganti belerang dan selenium dalam [[asam amino]] seperti [[telurosisteina]] dan [[telurometionina]]. Pada manusia, telurium sebagian dimetabolisme menjadi [[dimetil telurida]], (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te, yaitu gas dengan bau seperti bawang putih yang diembuskan melalui napas oleh orang yang mengalami paparan atau keracunan telurium.&lt;br /&gt;
==Karakteristik==&lt;br /&gt;
===Sifat fisik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium memiliki dua [[alotropi|alotrop]], yaitu [[kristal]]in dan amorf. Dalam bentuk kristalin, telurium memiliki warna putih keperakan dengan kilau logam. Kristalnya berbentuk [[Keluarga kristal heksagonal|trigonal]] dan [[kiralitas|kiral]] ([[grup ruang]] 152 atau 154, bergantung pada kiralitas), seperti bentuk abu-abu selenium. Telurium merupakan metaloid yang [[kegetasan|getas]] dan mudah dihancurkan menjadi bubuk. Telurium amorf adalah bubuk berwarna hitam kecokelatan yang dibuat dengan mengendapkannya dari larutan [[asam telurit]] atau [[asam telurat]] (Te(OH)&amp;lt;sub&amp;gt;6&amp;lt;/sub&amp;gt;). Telurium merupakan [[semikonduktor]] yang menunjukkan konduktivitas listrik lebih besar pada arah tertentu, bergantung pada susunan [[atom]]nya; konduktivitasnya sedikit meningkat ketika terkena cahaya ([[fotokonduktivitas]]). Dalam keadaan cair, telurium bersifat korosif terhadap tembaga, [[besi]], dan [[baja nirkarat]]. Di antara kalkogen (unsur-unsur golongan oksigen), telurium memiliki titik lebur dan titik didih tertinggi, masing-masing sebesar .&lt;br /&gt;
===Sifat kimia===&lt;br /&gt;
Telurium kristalin terdiri atas rantai heliks atom-atom Te yang sejajar, dengan tiga atom dalam setiap putaran. Material berwarna abu-abu ini tahan terhadap oksidasi oleh udara dan tidak mudah menguap.&lt;br /&gt;
===Isotop===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium yang terdapat secara alami memiliki delapan isotop. Enam di antaranya, yaitu Te, Te, Te, Te, Te, dan Te, bersifat stabil. Dua lainnya, yaitu Te dan Te, bersifat sedikit [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] dengan [[waktu paruh]] yang sangat panjang, termasuk 2,2&amp;amp;nbsp;×&amp;amp;nbsp;10&amp;lt;sup&amp;gt;24&amp;lt;/sup&amp;gt; tahun untuk Te. Ini merupakan waktu paruh terpanjang yang diketahui di antara semua [[radionuklida]] dan sekitar 160 triliun (10&amp;lt;sup&amp;gt;12&amp;lt;/sup&amp;gt;) kali [[Umur alam semesta|usia alam semesta yang diketahui]]. Peluruhan melalui [[penangkapan elektron]] diperkirakan terjadi pada Te, tetapi hingga kini belum teramati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebanyak 31 [[radionuklida|radioisotop]] buatan telurium lainnya telah diketahui, dengan [[massa atom]] berkisar antara 104 hingga 142 dan waktu paruh hingga 19,31&amp;amp;nbsp;hari untuk Te. Selain itu, diketahui pula 17 [[isomer nuklir]], dengan waktu paruh hingga 164,7&amp;amp;nbsp;hari untuk isotop yang sama. Dengan pengecualian [[Berilium-8|Be]] dan cabang emisi alfa yang tertunda-beta pada beberapa [[nuklida]] yang lebih ringan, telurium (Te hingga Te) merupakan unsur paling ringan yang isotop-isotopnya diketahui mengalami peluruhan alfa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Massa atom telurium () melebihi massa atom [[iodin]] (), yaitu unsur berikutnya dalam tabel periodik. Pembalikan seperti ini dahulu dianggap paradoks oleh sebagian ilmuwan sebelum [[nomor atom]] ditemukan.&lt;br /&gt;
===Keterjadian===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan kelimpahan di [[Kerak (geologi)|kerak]] Bumi yang sebanding dengan platina (sekitar 1&amp;amp;nbsp;μg/kg), telurium merupakan salah satu unsur padat stabil yang paling langka. Sebagai perbandingan, bahkan [[tulium]]—yang merupakan [[lantanida]] stabil paling langka—memiliki kelimpahan kristal sebesar 500&amp;amp;nbsp;μg/kg (lihat [[Kelimpahan unsur|Kelimpahan unsur kimia]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kelangkaan telurium di kerak Bumi bukan merupakan cerminan dari kelimpahannya di alam semesta. Di kosmos, telurium lebih melimpah daripada [[rubidium]], meskipun rubidium 10.000 kali lebih melimpah di kerak Bumi. Kelangkaan telurium di Bumi diperkirakan disebabkan oleh kondisi selama pemilahan sebelum akresi di nebula Matahari. Pada kondisi tersebut, tanpa adanya [[oksigen]] dan [[air]], bentuk stabil unsur-unsur tertentu dikendalikan oleh daya reduksi [[hidrogen]] bebas. Dalam skenario ini, unsur-unsur tertentu yang membentuk [[hidrida]] mudah menguap, seperti telurium, mengalami pengurangan yang sangat besar akibat penguapan hidrida tersebut. Telurium dan selenium merupakan unsur berat yang paling banyak berkurang akibat proses ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium terkadang ditemukan dalam bentuk aslinya (elemental), tetapi lebih sering ditemukan sebagai emas telurida, seperti [[kalaverit]] dan [[krennerit]] (dua [[polimorf]] berbeda dari AuTe&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;), [[petzit]], Ag&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;AuTe&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan [[silvanit]], AgAuTe&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;. Kota [[Telluride, Colorado|Telluride]] di Colorado dinamai dengan harapan akan ditemukannya endapan emas telurida (yang tidak pernah terwujud, meskipun bijih emas logam ditemukan). Emas sendiri biasanya ditemukan dalam keadaan tidak berikatan dengan unsur lain, tetapi ketika ditemukan sebagai senyawa kimia, emas sering kali berikatan dengan telurium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun telurium lebih sering ditemukan bersama emas daripada dalam bentuk tidak berikatan, telurium bahkan lebih sering ditemukan sebagai telurida dari logam-logam yang lebih umum (misalnya [[melonit]], NiTe&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;). Mineral [[telurit]] dan [[telurat]] alami juga ditemukan, yang terbentuk melalui oksidasi telurida di dekat permukaan Bumi. Berbeda dengan selenium, telurium biasanya tidak menggantikan belerang dalam mineral karena perbedaan jari-jari ion yang besar. Oleh karena itu, banyak mineral sulfida yang umum mengandung selenium dalam jumlah cukup besar, tetapi hanya sedikit telurium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam demam emas tahun 1893, para penambang di [[Kalgoorlie]] membuang material pirit ketika mereka mencari emas murni. Material tersebut kemudian digunakan untuk menimbun lubang-lubang di jalan dan membangun trotoar. Pada tahun 1896, limbah tambang tersebut diketahui sebagai kalaverit, suatu emas telurida, dan penemuan ini memicu demam emas kedua yang bahkan mencakup penambangan di jalan-jalan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2023, para astronom mendeteksi pembentukan telurium selama [[Tabrakan bintang neutron|penggabungan bintang neutron]].&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium ([[bahasa Latin]] &amp;#039;&amp;#039;tellus&amp;#039;&amp;#039; yang berarti &amp;quot;bumi&amp;quot;) ditemukan pada abad ke-18 dalam bijih emas dari tambang di Kleinschlatten (sekarang Zlatna), dekat kota [[Alba Iulia]] di Rumania. Bijih ini dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;Faczebajer weißes blättriges Golderz&amp;#039;&amp;#039; (bijih emas berlembar putih dari Faczebaja, nama Jerman untuk Facebánya, sekarang Fața Băii di [[Provinsi Alba]]) atau &amp;#039;&amp;#039;antimonalischer Goldkies&amp;#039;&amp;#039; (pirit emas antimon), dan menurut [[Anton von Rupprecht]], bijih tersebut merupakan &amp;#039;&amp;#039;Spießglaskönig&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;argent molybdique&amp;#039;&amp;#039;), yang mengandung [[antimon]] asli. Pada tahun 1782, Franz-Joseph M. von Reichenstein, yang saat itu menjabat sebagai kepala inspektur pertambangan Austria di Transilvania, menyimpulkan bahwa bijih tersebut tidak mengandung antimon, melainkan [[Bismut(III) sulfida|bismut sulfida]]. Pada tahun berikutnya, dia melaporkan bahwa kesimpulan tersebut keliru dan bahwa bijih itu sebagian besar mengandung emas serta suatu logam yang tidak diketahui yang sangat mirip dengan antimon. Setelah melakukan penelitian menyeluruh selama tiga tahun yang mencakup lebih dari lima puluh pengujian, von Reichenstein menentukan [[massa jenis relatif|rapat jenis]] mineral tersebut dan mengamati bahwa ketika dipanaskan, logam baru itu menghasilkan asap putih dengan bau seperti [[lobak]]; memberikan warna merah pada [[asam sulfat]]; dan ketika larutan ini diencerkan dengan air, terbentuk endapan hitam. Namun, dia tidak dapat mengidentifikasi logam tersebut dan memberinya nama &amp;#039;&amp;#039;aurum paradoxum&amp;#039;&amp;#039; (emas paradoks) dan &amp;#039;&amp;#039;metallum problematicum&amp;#039;&amp;#039; (logam bermasalah), karena logam itu tidak menunjukkan sifat-sifat yang diperkirakan dimiliki oleh antimon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1789, ilmuwan Hungaria [[Pál Kitaibel]] menemukan unsur tersebut secara independen dalam bijih dari [[Nagybörzsöny|Deutsch-Pilsen]] yang sebelumnya dianggap sebagai [[molibdenit]] yang mengandung perak, tetapi kemudian dia memberikan kredit atas penemuan tersebut kepada von Reichenstein. Pada tahun 1798, unsur ini diberi nama oleh Martin H. Klaproth, yang sebelumnya telah berhasil mengisolasinya dari mineral kalaverit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awal tahun 1920-an, [[Thomas Midgley Jr.]] menemukan bahwa telurium dapat mencegah [[detonasi|ketukan mesin]] ketika ditambahkan ke bahan bakar, tetapi dia mengesampingkannya karena baunya sulit dihilangkan. Midgley kemudian menemukan dan memopulerkan penggunaan [[Tetraetiltimbal|tetraetil timbal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1960-an, terjadi peningkatan penggunaan telurium dalam aplikasi termoelektrik (sebagai [[bismut telurida]]), dan dalam paduan [[baja]] yang mudah dikerjakan dengan mesin, yang kemudian menjadi penggunaan utamanya. Penggunaan-penggunaan tersebut kemudian dilampaui oleh semakin pentingnya CdTe dalam [[sel surya film tipis]] pada tahun 2000-an.&lt;br /&gt;
==Produksi==&lt;br /&gt;
Sebagian besar Te (dan Se) diperoleh dari [[endapan tembaga porfiri]], tempat unsur-unsur tersebut terdapat dalam jumlah renik. Unsur ini diperoleh kembali dari [[Endapan lumpur|lumpur]] [[anoda]] yang dihasilkan dalam pemurnian elektrolitik tembaga lepuh. Telurium juga merupakan salah satu komponen debu dari proses pemurnian timbal dalam [[tanur tiup]]. Pengolahan 1.000&amp;amp;nbsp;ton bijih tembaga menghasilkan sekitar  telurium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lumpur anoda mengandung [[selenida]] dan telurida [[logam mulia]] dalam senyawa dengan rumus M&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Se atau M&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te (M = Cu, Ag, Au). Pada suhu 500&amp;amp;nbsp;°C lumpur anoda dipanggang bersama [[natrium karbonat]] di udara. Ion-ion logam direduksi menjadi logamnya, sedangkan telurida diubah menjadi [[natrium telurit]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurit dapat dilindi dari campuran menggunakan air dan biasanya terdapat dalam larutan sebagai hidrotelurit . [[Selenit (ion)|Selenit]] juga terbentuk selama proses ini, tetapi dapat dipisahkan dengan menambahkan asam sulfat. Hidrotelurit diubah menjadi [[telurium dioksida]] yang tidak larut, sementara selenit tetap berada dalam larutan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logam tersebut dihasilkan dari oksidanya melalui reduksi, baik dengan elektrolisis maupun dengan mereaksikan telurium dioksida dengan [[belerang dioksida]] dalam asam sulfat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium kelas komersial biasanya dipasarkan dalam bentuk bubuk 200 [[Mesh (skala)|mesh]], tetapi juga tersedia dalam bentuk lempengan, pasak, batangan, atau bongkahan. Harga telurium pada akhir tahun 2000 adalah [[Dolar Amerika Serikat|US$]]30 per kilogram. Dalam beberapa tahun berikutnya, harga telurium terdorong naik akibat meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan, hingga mencapai US$220 per pon pada tahun 2006. Harga tahunan rata-rata telurium dengan kemurnian 99,99% meningkat dari US$38 per kilogram pada 2017 menjadi US$74 per kilogram pada 2018. Meskipun diperkirakan bahwa metode produksi yang lebih baik akan menggandakan produksi, [[Departemen Energi Amerika Serikat|Departemen Energi AS]] (DOE) memperkirakan akan terjadi kekurangan pasokan telurium pada tahun 2025.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2020-an, [[Tiongkok]] memproduksi sekitar 50% telurium dunia dan merupakan satu-satunya negara yang menambang Te sebagai target utama, bukan sebagai produk sampingan. Dominasi ini didorong oleh ekspansi pesat industri sel surya di Tiongkok. Pada tahun 2022, pemasok telurium terbesar berdasarkan volume adalah Tiongkok (340&amp;amp;nbsp;ton), [[Rusia]] (80&amp;amp;nbsp;ton), [[Jepang]] (70&amp;amp;nbsp;ton), [[Kanada]] (50&amp;amp;nbsp;ton), [[Uzbekistan]] (50&amp;amp;nbsp;ton), [[Swedia]] (40&amp;amp;nbsp;ton), dan [[Amerika Serikat]] (tidak ada data resmi).&lt;br /&gt;
==Senyawa==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium termasuk dalam keluarga unsur kalkogen (golongan 16) pada tabel periodik, yang juga mencakup oksigen, belerang, selenium, dan [[polonium]]. Senyawa telurium dan selenium memiliki kemiripan. Telurium menunjukkan [[bilangan oksidasi]] −2, +2, +4, dan +6, dengan +4 sebagai bilangan oksidasi yang paling umum.&lt;br /&gt;
===Telurida===&lt;br /&gt;
Reduksi logam Te menghasilkan [[telurida]] dan politelurida, . Bilangan oksidasi −2 ditemukan dalam senyawa biner dengan banyak logam, seperti [[seng telurida]], , yang dihasilkan dengan memanaskan telurium bersama [[seng]]. Penguraian  dengan [[asam klorida]] menghasilkan [[hidrogen telurida]] (), suatu analog yang sangat tidak stabil dari hidrida kalkogen lainnya, yaitu , [[Hidrogen sulfida|Hidrogen sulfida]] dan [[Hidrogen selenida|Hidrogen selenida]]:&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
===Halida===&lt;br /&gt;
Bilangan oksidasi +2 ditunjukkan oleh dihalida , , dan . Di­halida tersebut belum diperoleh dalam bentuk murni, meskipun diketahui sebagai produk penguraian tetrahalida dalam pelarut organik, dan tetrahalotelurat yang berasal darinya telah dikarakterisasi dengan baik:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
dengan X = Cl, Br, atau I. Anion-anion ini memiliki geometri [[Geometri molekul planar persegi|planar persegi]]. Spesies anion polinuklir juga ditemukan, seperti  yang berwarna cokelat tua dan  yang berwarna hitam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan [[fluorin]], telurium membentuk senyawa dengan [[kompleks valensi campuran|valensi campuran]]  dan . Dalam bilangan oksidasi +6, gugus struktural  terdapat dalam sejumlah senyawa seperti , , , , dan . Anion  dengan geometri [[antiprisma persegi]] juga telah diketahui. Halogen lainnya tidak membentuk halida telurium dalam bilangan oksidasi +6, melainkan hanya membentuk tetrahalida (, , dan ) dalam bilangan oksidasi +4, serta halida lain dengan bilangan oksidasi yang lebih rendah (, , , , dan dua bentuk TeI). Dalam bilangan oksidasi +4, dikenal anion halotelurat, seperti  dan . Kation halotelurium juga telah diketahui, termasuk , yang ditemukan dalam .&lt;br /&gt;
===Senyawa okso===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Telurium monoksida]] pertama kali dilaporkan pada tahun 1883 sebagai padatan amorf berwarna hitam yang terbentuk melalui dekomposisi termal  dalam kondisi vakum. Ketika dipanaskan, senyawa ini mengalami disproporsionasi menjadi telurium dioksida () dan telurium elemental. Namun, sejak saat itu, keberadaan telurium monoksida dalam fase padat masih diragukan dan menjadi bahan perdebatan, meskipun diketahui sebagai fragmen dalam bentuk uap. Padatan hitam tersebut mungkin sebenarnya hanya merupakan campuran ekuimolar antara telurium elemental dan telurium dioksida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium dioksida terbentuk ketika telurium dipanaskan di udara, dan telurium akan terbakar dengan nyala api berwarna biru. Telurium trioksida (β-) diperoleh melalui dekomposisi termal . Dua bentuk trioksida lainnya yang pernah dilaporkan dalam literatur, yaitu bentuk α dan γ, ternyata bukan oksida telurium yang sebenarnya dengan bilangan oksidasi +6, melainkan campuran , , dan . Telurium juga memiliki oksida dengan valensi campuran, yaitu  dan .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oksida telurium dan oksida terhidratnya membentuk sejumlah asam, termasuk [[asam telurit]] (), [[Asam telurat|asam ortotelurat]] () dan asam metatelurat (). Dua bentuk asam telurat membentuk garam &amp;#039;&amp;#039;telurat&amp;#039;&amp;#039; yang masing-masing mengandung anion  dan . Asam telurit membentuk garam &amp;#039;&amp;#039;telurit&amp;#039;&amp;#039; yang mengandung anion .&lt;br /&gt;
===Kation Zintl===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika telurium direaksikan dengan asam sulfat pekat, terbentuk larutan berwarna merah yang mengandung [[Fase Zintl#Ion Zintl|ion Zintl]] . Oksidasi telurium oleh [[Arsen pentafluorida|Arsen pentafluorida]] dalam  cair menghasilkan kation yang sama dengan geometri planar persegi, serta  berwarna kuning-oranye dengan geometri [[Geometri molekul oktahedral#Geometri prisma segitiga|prisma segitiga]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kation Zintl telurium lainnya meliputi  yang bersifat polimerik dan  berwarna biru kehitaman, yang terdiri atas dua cincin telurium beranggota lima yang menyatu. Kation  terbentuk melalui reaksi antara telurium dan [[wolfram heksaklorida|wolfram heksaklorida]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kation interkalkogen juga dapat terbentuk, seperti  (dengan geometri kubik terdistorsi) dan . Senyawa-senyawa ini terbentuk melalui oksidasi campuran telurium dan selenium menggunakan  atau .&lt;br /&gt;
===Senyawa organotelurium===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium tidak mudah membentuk analog [[alkohol]] dan [[tiol]], yang memiliki gugus fungsi –TeH, yang disebut [[telurol]]. Gugus fungsi –TeH juga dapat dinamai menggunakan awalan &amp;#039;&amp;#039;telanil-&amp;#039;&amp;#039;. Seperti H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te, spesi-spesi ini tidak stabil terhadap hilangnya hidrogen. Teluraeter (R–Te–R) lebih stabil, demikian pula [[teluroksida]].&lt;br /&gt;
===Material kuantum tritelurida===&lt;br /&gt;
Baru-baru ini, para fisikawan dan ilmuwan material menemukan berbagai sifat kuantum yang tidak biasa pada senyawa berlapis yang tersusun dari telurium yang dikombinasikan dengan [[logam tanah jarang|unsur-unsur tanah jarang]] tertentu, serta [[itrium]] (Y).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Material-material baru ini memiliki rumus umum &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; Te&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;, dengan &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; &amp;quot; mewakili unsur lantanida tanah jarang (atau Y). Keluarga lengkapnya terdiri atas &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; = Y, [[lantanum]] (La), [[serium]] (Ce), [[praseodimium]] (Pr), [[neodimium]] (Nd), [[samarium]] (Sm), [[gadolinium]] (Gd), [[terbium]] (Tb), [[disprosium]] (Dy), [[holmium]] (Ho), [[erbium]] (Er), dan tulium (Tm). Senyawa yang mengandung [[prometium]] (Pm), [[europium]] (Eu), [[iterbium]] (Yb), dan [[lutesium]] (Lu) sejauh ini belum diamati. Material-material ini memiliki karakter dua dimensi dalam struktur kristal [[Sistem kristal ortorombik#Dalam dua dimensi|ortorombik]], dengan lapisan &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; Te yang dipisahkan oleh lembaran telurium murni.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan bahwa struktur berlapis 2D inilah yang menyebabkan sejumlah karakteristik kuantum menarik, seperti [[gelombang kerapatan muatan]], [[mobilitas elektron|mobilitas pembawa muatan yang tinggi]], [[superkonduktivitas]] dalam kondisi tertentu, serta berbagai sifat unik lainnya yang baru mulai dipahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, pada tahun 2022, sekelompok kecil fisikawan di [[Kolese Boston]], Massachusetts, yang memimpin tim internasional, menggunakan metode optik untuk menunjukkan adanya mode aksial baru dari partikel mirip [[Boson Higgs|Higgs]] dalam senyawa &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; Te&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; yang mengandung salah satu dari dua unsur tanah jarang, yaitu &amp;#039;&amp;#039;R&amp;#039;&amp;#039; = La atau Gd. Partikel mirip Higgs aksial yang telah lama dihipotesiskan ini juga menunjukkan sifat magnetik dan mungkin dapat menjadi salah satu kandidat untuk [[materi gelap]].&lt;br /&gt;
==Aplikasi==&lt;br /&gt;
Pada tahun 2022, aplikasi utama telurium adalah sel surya film tipis (40%), termoelektrik (30%), metalurgi (15%), dan karet (5%). Dua aplikasi pertama mengalami peningkatan pesat karena adanya kecenderungan di seluruh dunia untuk mengurangi ketergantungan pada [[bahan bakar fosil]]. Dalam bidang metalurgi, telurium ditambahkan ke paduan besi, baja tahan karat, tembaga, dan timbal. Telurium meningkatkan kemampuan mesin tembaga tanpa mengurangi konduktivitas listriknya yang tinggi. Telurium juga meningkatkan ketahanan terhadap getaran dan kelelahan pada timbal, serta menstabilkan berbagai karbida dan membantu menstabilkan besi mampu tempa.&lt;br /&gt;
===Katalis heterogen===&lt;br /&gt;
Oksida telurium merupakan komponen dalam katalis oksidasi komersial. Katalis yang mengandung telurium digunakan dalam proses [[amoksidasi]] untuk menghasilkan [[akrilonitril]] (CH&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;=CH–C≡N):&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Katalis terkait juga digunakan dalam produksi [[1,4-Butanadiol|tetrametilena glikol]]:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Aplikasi khusus===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* Karet sintetis yang di[[vulkanisasi]] menggunakan telurium menunjukkan sifat mekanik dan termal yang dalam beberapa aspek lebih unggul dibandingkan material yang [[Vulkanisasi belerang|divulkanisasi menggunakan belerang]].&lt;br /&gt;
* Senyawa telurium digunakan sebagai pigmen khusus untuk [[keramik]].&lt;br /&gt;
* Selenida dan telurida dapat meningkatkan indeks bias optik kaca secara signifikan. Kaca jenis ini banyak digunakan pada [[serat optik]] untuk telekomunikasi.&lt;br /&gt;
* Campuran selenium dan telurium digunakan bersama [[barium peroksida]] sebagai oksidator dalam bubuk penunda pada [[detonator]] listrik.&lt;br /&gt;
* Pemborbardiran [[neutron]] terhadap telurium merupakan cara yang paling umum untuk menghasilkan [[iodin-131]]. Iodin-131 kemudian digunakan untuk mengobati beberapa gangguan [[Kelenjar tiroid|tiroid]] dan sebagai senyawa pelacak dalam [[rekahan hidraulis|rekahan hidraulik]], di antara berbagai aplikasi lainnya.&lt;br /&gt;
===Semikonduktor dan elektronik===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Fotovoltaik|Panel surya]] kadmium telurida (CdTe) memiliki salah satu tingkat efisiensi tertinggi di antara generator listrik tenaga surya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2018, Tiongkok memasang panel surya film tipis dengan total kapasitas daya 175&amp;amp;nbsp;GW, lebih banyak daripada negara mana pun di dunia. Sebagian besar panel tersebut dibuat dari CdTe. Pada Juni 2022, Tiongkok menetapkan target untuk menghasilkan 25% dari konsumsi energinya dan memasang kapasitas 1,2 miliar&amp;amp;nbsp;kW untuk pembangkit listrik tenaga angin dan surya pada tahun 2030. Rencana ini akan meningkatkan permintaan terhadap telurium serta produksinya di seluruh dunia, terutama di Tiongkok, tempat volume pemurnian telurium tahunan meningkat dari 280&amp;amp;nbsp;ton pada 2017 menjadi 340&amp;amp;nbsp;ton pada 2022.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 merupakan material yang efisien untuk mendeteksi [[sinar-X]]. Material ini digunakan pada teleskop sinar-X berbasis ruang angkasa milik NASA, [[NuSTAR]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Raksa kadmium telurida]] merupakan material semikonduktor yang digunakan dalam perangkat pencitraan termal.&lt;br /&gt;
===Senyawa organotelurium===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyawa organotelurium terutama menarik dalam konteks penelitian. Beberapa senyawa telah diteliti sebagai prekursor untuk pertumbuhan [[Daftar bahan semikonduktor#Semikonduktor senyawa|semikonduktor senyawa]] II-VI melalui [[Deposisi uap kimia metal organik|epitaksi uap kimia logam organik]] (MOVPE). Prekursor tersebut meliputi dimetil telurida, dietil telurida, diisopropil telurida, dialil telurida, dan metil alil telurida. Diisopropil telurida (DIPTe) merupakan prekursor yang lebih disukai untuk pertumbuhan CdHgTe pada suhu rendah menggunakan MOVPE. Dalam proses ini digunakan [[senyawa logam organik]] selenium dan telurium dengan tingkat kemurnian yang sangat tinggi. Senyawa-senyawa tersebut digunakan dalam industri semikonduktor dan dipersiapkan melalui [[pemurnian aduk]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Telurium monoksida|Telurium suboksida]] digunakan pada lapisan media [[cakram optik]] yang dapat ditulis ulang, termasuk ReWritable [[Cakram padat|Compact Disc]] ([[CD-RW]]), ReWritable [[DVD|Digital Video Disc]] ([[DVD-RW]]), dan ReWritable [[Cakram Blu-ray|Blu-ray Disc]] ([[BD-RE]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium juga digunakan dalam cip [[memori perubahan fase]] yang dikembangkan oleh [[Intel]]. [[Bismut telurida]] (Bi&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;) dan [[timbal telurida]] (PbTe) merupakan elemen aktif dalam perangkat termoelektrik. Timbal telurida juga memiliki potensi untuk digunakan pada detektor [[inframerah]] jauh (FIR).&lt;br /&gt;
===Fotokatoda===&lt;br /&gt;
Telurium digunakan dalam sejumlah [[fotokatoda]] yang digunakan pada [[tabung fotopengganda]] yang tidak sensitif terhadap cahaya matahari serta pada [[fotoinjektor]] dengan kecerahan tinggi yang menggerakkan akselerator partikel modern. Fotokatoda Cs-Te, yang sebagian besar terdiri atas [[Sesium telurida|Cs&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te]], memiliki ambang fotoemisi sebesar 3,5&amp;amp;nbsp;eV dan menunjukkan kombinasi yang tidak umum antara efisiensi kuantum tinggi (&amp;gt;10%) dan daya tahan tinggi dalam lingkungan vakum yang kurang baik. Fotokatoda ini dapat bertahan selama berbulan-bulan ketika digunakan pada senjata elektron RF. Karakteristik tersebut menjadikan Cs-Te sebagai pilihan utama untuk senjata elektron fotoemisi yang digunakan untuk menggerakkan [[laser elektron bebas]].  Dalam aplikasi ini, fotokatoda biasanya dioperasikan pada panjang gelombang 267&amp;amp;nbsp;nm, yang merupakan harmonik ketiga dari [[Laser titanium-nilam|laser Ti-nilam]] yang umum digunakan. Fotokatoda yang mengandung lebih banyak telurium juga telah dibuat menggunakan logam alkali lainnya, seperti rubidium, [[kalium]], dan [[natrium]]. Namun, fotokatoda tersebut belum memperoleh popularitas yang sama seperti Cs-Te.&lt;br /&gt;
===Material termoelektrik===&lt;br /&gt;
Telurium murni dapat digunakan sebagai material termoelektrik elemental berkinerja tinggi. Telurium segitiga dengan grup ruang P3&amp;lt;sub&amp;gt;1&amp;lt;/sub&amp;gt;dapat berubah menjadi fase isolator topologis, yang sesuai untuk digunakan sebagai material termoelektrik. Meskipun sering tidak dianggap sebagai material termoelektrik jika digunakan sendiri, telurium polikristalin menunjukkan kinerja termoelektrik yang sangat baik, dengan angka mutu termoelektrik, zT, yang dapat mencapai 1,0. Nilai ini bahkan lebih tinggi daripada beberapa material termoelektrik konvensional lainnya, seperti [[Silikon–germanium|SiGe]] dan [[Bismut antimonida|BiSb]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurida, yaitu bentuk senyawa dari telurium, merupakan material termoelektrik yang lebih umum digunakan. Penelitian yang umum dilakukan dan masih terus berkembang mencakup material seperti Bi&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan La&amp;lt;sub&amp;gt;3−x&amp;lt;/sub&amp;gt;Te&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt;. Bi&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt; banyak digunakan, mulai dari konversi energi, penginderaan, hingga pendinginan, karena memiliki sifat termoelektrik yang sangat baik. Material termoelektrik berbasis BiTe dapat mencapai efisiensi konversi sebesar 8%, dengan nilai rata-rata zT sebesar 1,05 untuk paduan telurium bismut tipe-p dan 0,84 untuk tipe-n. Lantanum telurida berpotensi digunakan di ruang angkasa jauh sebagai generator termoelektrik karena adanya perbedaan suhu yang sangat besar di ruang angkasa. Nilai zT dapat mencapai maksimum sekitar 1,0 untuk sistem La&amp;lt;sub&amp;gt;3−x&amp;lt;/sub&amp;gt;Te&amp;lt;sub&amp;gt;4&amp;lt;/sub&amp;gt; dengan x mendekati 0,2. Komposisi ini juga memungkinkan terjadinya substitusi kimia dengan unsur lain yang dapat meningkatkan kinerja termoelektrik. Sebagai contoh, penambahan Yb dapat meningkatkan nilai zT dari 1,0 menjadi 1,2 pada suhu 1275&amp;amp;nbsp;K, yang lebih tinggi daripada sistem tenaga SiGe yang digunakan saat ini.&lt;br /&gt;
==Peran biologis==&lt;br /&gt;
Telurium tidak memiliki fungsi biologis yang diketahui, meskipun fungi dapat memasukkannya sebagai pengganti belerang dan selenium ke dalam asam amino seperti telurosisteina dan telurometionina. Organisme menunjukkan tingkat toleransi yang sangat beragam terhadap senyawa telurium. Banyak bakteri, seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Pseudomonas aeruginosa]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[Gayadomonas]]&amp;#039;&amp;#039; sp., menyerap telurit kemudian mereduksinya menjadi telurium elemental. Telurium tersebut terakumulasi dan menyebabkan perubahan warna sel menjadi gelap, yang sering kali terlihat secara jelas. Pada ragi, proses reduksi ini diperantarai oleh [[asimilasi belerang|jalur asimilasi sulfat]]. Akumulasi telurium tampaknya menjadi salah satu penyebab utama efek toksiknya. Beberapa spesies memetabolisme telurium sehingga membentuk dimetil telurida atau dimetil ditelurida. Dimetil telurida juga telah ditemukan dalam [[mata air panas]], meskipun dalam konsentrasi yang sangat rendah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Agar Hoyle|Agar telurit]] digunakan untuk mengidentifikasi anggota genus &amp;#039;&amp;#039;[[corynebacterium]]&amp;#039;&amp;#039;, terutama &amp;#039;&amp;#039;[[Corynebacterium diphtheriae]]&amp;#039;&amp;#039;, yaitu patogen yang menyebabkan [[difteri]].&lt;br /&gt;
==Pencegahan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium dan senyawa telurium dianggap sedikit [[Toksisitas|beracun]] dan harus ditangani dengan hati-hati, meskipun keracunan akut jarang terjadi. Keracunan telurium sangat sulit ditangani karena banyak [[Pengelatan|zat pengelat]] yang digunakan untuk mengobati keracunan logam justru dapat meningkatkan toksisitas telurium. Telurium belum dilaporkan bersifat karsinogenik, tetapi dapat berakibat fatal jika terhirup, tertelan, atau terserap melalui kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia yang terpapar telurium di udara dalam konsentrasi serendah 0,01&amp;amp;nbsp;mg/m&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt; atau kurang dapat mengeluarkan bau tidak sedap menyerupai [[bawang putih]] yang dikenal sebagai &amp;quot;napas telurium&amp;quot;. Hal ini disebabkan tubuh mengubah telurium, dalam berbagai bilangan oksidasi, menjadi dimetil telurida, (CH&amp;lt;sub&amp;gt;3&amp;lt;/sub&amp;gt;)&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;Te, yaitu senyawa volatil dengan bau menyengat seperti bawang putih. Relawan yang diberikan 15&amp;amp;nbsp;mg telurium masih memiliki bau khas tersebut pada napasnya hingga delapan bulan kemudian. Di laboratorium, bau ini bahkan dapat digunakan untuk mengetahui ilmuwan mana yang bekerja dengan kimia telurium, dan bahkan buku mana yang pernah mereka pegang. Meskipun jalur metabolisme telurium belum diketahui, secara umum diasumsikan bahwa jalur tersebut menyerupai jalur metabolisme selenium yang telah diteliti lebih luas, karena produk metabolisme akhir yang mengalami metilasi dari kedua unsur tersebut memiliki kemiripan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manusia dapat terpapar telurium di tempat kerja melalui inhalasi, tertelan, kontak dengan kulit, dan kontak dengan mata. [[Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja]] AS (OSHA) menetapkan [[batas paparan yang diperbolehkan]] (&amp;#039;&amp;#039;permissible exposure limit&amp;#039;&amp;#039;, PEL) untuk telurium di tempat kerja sebesar 0,1&amp;amp;nbsp;mg/m&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt; selama delapan jam kerja. [[Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja]] AS (NIOSH) menetapkan [[batas paparan yang direkomendasikan]] (&amp;#039;&amp;#039;recommended exposure limit&amp;#039;&amp;#039;, REL) sebesar 0,1&amp;amp;nbsp;mg/m&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt; selama delapan jam kerja. Pada konsentrasi 25&amp;amp;nbsp;mg/m&amp;lt;sup&amp;gt;3&amp;lt;/sup&amp;gt;, telurium dianggap [[IDLH|segera berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan]].&lt;br /&gt;
==Lihat pula==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Sejarah tabel periodik#Formalisasi yang komprehensif|Heliks telurat]] tahun 1862 karya [[Alexandre-Émile Béguyer de Chancourtois|Alexandre-Émile B. de Chancourtois]].&lt;br /&gt;
==Catatan==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sumber kutipan==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
==Pranala luar==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  [https://minerals.er.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/selenium Informasi Mineral USGS tentang Selenium dan Telurium]&lt;br /&gt;
*  [http://www.periodicvideos.com/videos/052.htm Tellurium] di &amp;#039;&amp;#039;[[The Periodic Table of Videos]]&amp;#039;&amp;#039; (Universitas Nottingham)&lt;br /&gt;
*  [https://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0587.html CDC – Panduan Saku NIOSH tentang Bahaya Kimia – Telurium]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Telurium&amp;amp;oldid=29611818 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29611818 (2026-08-21T19:18:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>