<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teorema_Terakhir_Fermat</id>
	<title>Teorema Terakhir Fermat - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teorema_Terakhir_Fermat"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T06:29:40Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;diff=8933&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;diff=8933&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-25T03:57:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;amp;diff=8933&amp;amp;oldid=8533&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;diff=8533&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29587285; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Teorema_Terakhir_Fermat&amp;diff=8533&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-25T03:17:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29587285; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[teori bilangan]], &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Teorema Terakhir Fermat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (kadang disebut juga &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;konjektur Fermat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, terutama dalam teks-teks lama) menyatakan bahwa tidak ada tiga [[bilangan positif]] bulat , , dan  yang dapat memenuhi persamaan  untuk setiap bilangan bulat  yang lebih besar daripada . Kasus  dan  telah lama diketahui sejak zaman kuno memiliki tak terhingga banyaknya solusi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan ini pertama kali dikemukakan sebagai sebuah teorema oleh [[Pierre de Fermat]] sekitar tahun 1637 pada catatan pinggir sebuah salinan &amp;#039;&amp;#039;[[Arithmetica]]&amp;#039;&amp;#039;. Fermat menambahkan bahwa ia memiliki sebuah pembuktian yang “terlalu besar untuk dimuat di pinggiran halaman”. Walaupun sejumlah klaim Fermat lain yang ia tuliskan tanpa bukti kemudian berhasil dibuktikan oleh [[matematikawan]] setelahnya dan kini dikenal sebagai teorema-teorema Fermat (misalnya [[Teorema Fermat tentang jumlah dua kuadrat]]), Teorema Terakhir Fermat tetap bertahan tanpa pembuktian. Hal ini menimbulkan keraguan apakah Fermat benar-benar memiliki bukti yang sahih. Karena itu, pernyataan tersebut lebih sering disebut [[konjektur]] ketimbang teorema. Setelah 358 tahun upaya tak henti dari para matematikawan, [[pembuktian Wiles atas Teorema Terakhir Fermat|pembuktian yang berhasil]] pertama kali diumumkan pada tahun 1994 oleh [[Andrew Wiles]] dan diterbitkan secara resmi pada 1995. Dalam kutipan penghargaan [[Hadiah Abel]] tahun 2016, pembuktian itu disebut sebagai sebuah &amp;quot;lompatan menakjubkan&amp;quot; dalam matematika. Pembuktian tersebut juga mengonfirmasi sebagian besar dari konjektur Taniyama–Shimura, yang kemudian dikenal sebagai [[teorema modularitas]], sekaligus membuka jalan baru bagi pendekatan terhadap banyak persoalan lain serta melahirkan teknik [[pengangkatan modularitas]] yang sangat kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Masalah terbuka]] ini telah merangsang perkembangan [[teori bilangan aljabar]] sepanjang abad ke-19 dan ke-20. Karena pengaruhnya yang begitu luas, baik di ranah matematika maupun budaya secara umum, teorema ini termasuk salah satu yang paling menonjol dalam [[sejarah matematika]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
=== Pencetusan oleh Fermat ===&lt;br /&gt;
Sekitar tahun 1637, [[Pierre de Fermat|Fermat]] menulis teorema tersebut pada pinggiran salah satu halaman buku &amp;#039;&amp;#039;Arithmetica&amp;#039;&amp;#039; (karangan [[Diophantus]]) miliknya, yang artinya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, tidak diketahui apakah Fermat benar-benar menemukan bukti untuk semua pangkat &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;. Satu-satunya bukti Fermat tentang itu yang masih bertahan adalah bukti untuk &amp;lt;math&amp;gt;n=4&amp;lt;/math&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Bukti untuk pangkat tertentu ===&lt;br /&gt;
==== Untuk bilangan pangkat 4 ====&lt;br /&gt;
Kasus untuk bilangan pangkat &amp;lt;math&amp;gt;4&amp;lt;/math&amp;gt; dibuktikan oleh Fermat sendiri. Ia menggunakan teknik &amp;#039;&amp;#039;infinite descent&amp;#039;&amp;#039; untuk membuktikan bahwa persamaan &amp;lt;math&amp;gt;x^4-y^4=z^2&amp;lt;/math&amp;gt; tidak memiliki solusi primitif (solusi dengan &amp;lt;math&amp;gt;x,y,z&amp;lt;/math&amp;gt; tiap pasangnya relatif prima). Hal tersebut mengakibatkan Teorema Fermat Terakhir berlaku untuk &amp;lt;math&amp;gt;n=4&amp;lt;/math&amp;gt;, karena persamaan &amp;lt;math&amp;gt;a^4+b^4=c^4&amp;lt;/math&amp;gt; bisa ditulis &amp;lt;math&amp;gt;c^4-b^4=(a^2)^2&amp;lt;/math&amp;gt;.&lt;br /&gt;
==== Bilangan pangkat lain ====&lt;br /&gt;
Setelah Fermat membuktikan kasus &amp;lt;math&amp;gt;n=4&amp;lt;/math&amp;gt;, tersisa untuk membuktikan kasus bahwa &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt; prima ganjil. Dengan kata lain, tersisa untuk membuktikan bahwa persamaan &amp;lt;math&amp;gt;a^n+b^n=c^n&amp;lt;/math&amp;gt; tidak memiliki solusi bulat &amp;lt;math&amp;gt;(a,b,c)&amp;lt;/math&amp;gt; jika &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt; [[bilangan prima]] yang ganjil. Hal ini karena jika ada suatu solusi &amp;lt;math&amp;gt;(a,b,c)&amp;lt;/math&amp;gt; untuk pangkat &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;, maka ada solusi untuk pangkat semua faktor positif &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai contoh, misalkan &amp;lt;math&amp;gt;n=de&amp;lt;/math&amp;gt;, dengan &amp;lt;math&amp;gt;d&amp;lt;/math&amp;gt; dan &amp;lt;math&amp;gt;e&amp;lt;/math&amp;gt; faktor &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;. Maka, &amp;lt;math&amp;gt;a^n+b^n=c^n&amp;lt;/math&amp;gt; ekuivalen dengan &amp;lt;math&amp;gt;(a^d)^e+(b^d)^e=(c^d)^e&amp;lt;/math&amp;gt;. Jadi, ada solusi untuk pangkat &amp;lt;math&amp;gt;e&amp;lt;/math&amp;gt; yang merupakan faktor &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi, untuk membuktikan bahwa persamaan Fermat tidak memiliki solusi untuk &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;gt;2&amp;lt;/math&amp;gt;, cukup untuk membuktikan bahwa tidak ada solusi untuk faktor prima manapun dari setiap &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt;. Setiap bilangan bulat &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;gt;2&amp;lt;/math&amp;gt; habis dibagi &amp;lt;math&amp;gt;4&amp;lt;/math&amp;gt; atau bilangan prima ganjil (atau keduanya). Jadi, Teorema Terakhir Fermat bisa dibuktikan untuk semua &amp;lt;math&amp;gt;n&amp;lt;/math&amp;gt; jika bisa dibuktikan untuk &amp;lt;math&amp;gt;n=4&amp;lt;/math&amp;gt; dan semua &amp;lt;math&amp;gt;n=p&amp;lt;/math&amp;gt; dengan &amp;lt;math&amp;gt;p&amp;lt;/math&amp;gt; prima ganjil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Hubungan dengan kurva eliptik ===&lt;br /&gt;
Strategi yang pada akhirnya menghasilkan bukti Teorema Terakhir Fermat muncul dari Konjektur Taniyama-Shimura-Weil (sekarang bernama &amp;#039;&amp;#039;teorema modularitas&amp;#039;&amp;#039; ([[Bahasa Inggris|Inggris]]: &amp;#039;&amp;#039;modularity theorem&amp;#039;&amp;#039;)), yang dicetuskan sekitar 1955. Pada tahun 1980-an, Gerhard Frey, [[Jean-Pierre Serre]], dan Ken Ribet menghubungkan konjektur tersebut dengan persamaan yang dicetuskan Fermat. Dengan menemukan bukti sebagian dari konjektur tersebut pada 1994, [[Andrew Wiles]] akhirnya berhasil membuktikan Teorema Terakhir Fermat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Konjektur Taniyama-Shimura-Weil ====&lt;br /&gt;
Sekitar 1955, matematikawan [[Jepang]] Goro Shimura dan Yutaka Taniyama mengamati kemungkinan hubungan antara dua bidang berbeda dalam matematika, yaitu [[kurva eliptik]] dan [[bentuk modular]]. Mereka mencetuskan suatu konjektur yang disebut Konjektur Taniyama-Shimura-Weil, yang menyatakan bahwa setiap kurva eliptik bersifat modular, yang berarti ia bisa dihubungkan dengan tepat satu bentuk modular.&lt;br /&gt;
==== Teorema Ribet untuk kurva Frey ====&lt;br /&gt;
Dalam 1984, Gerhard Frey mengamati suatu hubungan antara persamaan Fermat dan Konjektur Taniyama-Shimura-Weil (sekarang bernama &amp;#039;&amp;#039;teorema modularitas&amp;#039;&amp;#039;). Jika persamaan Fermat memiliki solusi &amp;lt;math&amp;gt;(a,b,c)&amp;lt;/math&amp;gt; untuk pangkat &amp;lt;math&amp;gt;p&amp;gt;2&amp;lt;/math&amp;gt;, maka dapat ditunjukkan bahwa kurva eliptik semistabil&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;y^2=x(x-a^p)(x+b^p)&amp;lt;/math&amp;gt; (yang sekarang disebut kurva Frey)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
memiliki sifat-sifat yang tidak biasa, sehingga Frey menduga bahwa kurva eliptik tersebut tidak modular. Hal ini berlawanan dengan teorema modularitas yang menyatakan bahwa semua kurva eliptik bersifat modular. Oleh karena itu, jika teorema modularitas berhasil dibuktikan, maka Teorema Terakhir Fermat mungkin juga terbukti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mengikuti strategi ini, sebuah bukti Teorema Terakhir Fermat membutuhkan dua langkah. Pertama, membuktikan teorema modularitas, setidaknya untuk kurva eliptik semistabil. Kedua, menunjukkan bahwa dugaan Frey benar: jika suatu kurva eliptik dibuat dengan cara ini, dengan bilangan-bilangan yang merupakan solusi persamaan Fermat, maka kurva eliptik yang dihasilkan tidak modular. Hal ini disebut &amp;#039;&amp;#039;konjektur epsilon&amp;#039;&amp;#039; (Inggris: &amp;#039;&amp;#039;epsilon conjecture&amp;#039;&amp;#039;). Pada 1986, konjektur ini dibuktikan oleh Ken Ribet, dan sekarang disebut sebagai Teorema Ribet (Inggris: &amp;#039;&amp;#039;Ribet&amp;#039;s theorem&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
==== Bukti umum oleh Wiles ====&lt;br /&gt;
Setelah mendengar keberhasilan Ribet membuktikan Teorema Ribet, [[Andrew Wiles]], seorang matemtikawan Inggris, memutuskan untuk menyelesaikan langkah berikutnya: membuktikan teorema modularitas untuk kurva eliptik semistabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1993, Wiles merasa telah meyelesaikan bukti Teorema Terakhir Fermat. Namun, kemudian ditemukan suatu kesalahan dalam bukti Wiles. Sekitar satu tahun kemudian, pada 1994 Wiles berhasil memperbaiki buktinya. Pada akhirnya, Teorema Terakhir Fermat terbukti, 357 tahun setelah dicetuskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan dengan masalah lain dan generalisasi ==&lt;br /&gt;
Teorema Terakhir Fermat mempertimbangkan solusi untuk persamaan Fermat:  with [[bilangan bulat]] positif , , dan  dan bilangan bulat  lebih besar dari 2. Ada beberapa generalisasi dari persamaan Fermat ke persamaan yang lebih umum yang memungkinkan adanya eksponen  menjadi bilangan bulat negatif atau rasional, atau untuk mempertimbangkan tiga eksponen berbeda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persamaan Fermat Umum ===&lt;br /&gt;
Persamaan Fermat menggeneralisasi pernyataan teorema terakhir Fermat dengan mempertimbangkan solusi [[Bilangan asli|bilangan bulat positif]] &amp;#039;&amp;#039;a, b, c, m, n, k&amp;#039;&amp;#039; sebagai bilangan yang memuaskan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara khusus, bilangan beksponen &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; tidak seharusnya sama, sedangkan teorema terakhir Fermat mempertimbangkan kasus bilangan bulat tersebut&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Dugaan Beal]], atau dikenal juga sebagai dugaan Mauldin dan dugaan Tijdeman-Zagier, menyatakan bahwa tidak ada solusi untuk persamaan Fermat umum dalam bilangan bulat positif &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; karena &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039; menjadi [[Koprima (bilangan)|koprima]] berpasangan dan semua &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039; lebih besar dari 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Konjektur Fermat–Catalan]] menggeneralisasi teorema terakhir Fermat dengan ide-ide dari [[konjektur Catalan]]. Dugaan tersebut menyatakan bahwa persamaan Fermat yang digeneralisasi hanya memiliki solusi ``hasil tak hingga&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039;) dengan triplet nilai yang berbeda (&amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sup&amp;gt;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sup&amp;gt;, &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sup&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;/sup&amp;gt;), di mana &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039; adalah bilangan bulat koprima positif dan &amp;#039;&amp;#039; m &amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039; n &amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039; k &amp;#039;&amp;#039; adalah bilangan bulat positif yang memuaskan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pernyataan tersebut tentang keterbatasan himpunan solusi karena ada 10 [[konjektur Fermat-Catalan#Solusi yang diketahui|solusi yang diketahui]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Persamaan Fermat Invers ===&lt;br /&gt;
Ketika kita mengizinkan eksponen  menjadi kebalikan dari bilangan bulat, yaitu  untuk beberapa bilangan bulat , kita memiliki persamaan Fermat invers&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;a^{1/m} + b^{1/m} = c^{1/m}.&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
Semua solusi persamaan ini dihitung oleh [[Hendrik Lenstra]] pada tahun 1992. Dalam kasus di mana akar &amp;#039;&amp;#039; m &amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;sup&amp;gt;th&amp;lt;/sup&amp;gt; harus nyata dan positif, semua solusi diberikan oleh&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;a=rs^m&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;b=rt^m&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;c=r(s+t)^m&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
untuk bilangan bulat positif &amp;#039;&amp;#039; r, s, t &amp;#039;&amp;#039; dengan &amp;#039;&amp;#039; s &amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039; t &amp;#039;&amp;#039; koprima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Eksponen rasional ===&lt;br /&gt;
Untuk persamaan Diophantine &amp;lt;math&amp;gt;a^{n/m} + b^{n/m} = c^{n/m}&amp;lt;/math&amp;gt; dengan &amp;#039;&amp;#039; n &amp;#039;&amp;#039; tidak sama dengan 1, Bennett, Glass, dan Székely membuktikan pada tahun 2004 untuk &amp;#039;&amp;#039; n &amp;#039;&amp;#039;&amp;gt; 2, bahwa jika &amp;#039;&amp;#039; n &amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039; m &amp;#039;&amp;#039; koprima, maka ada solusi bilangan bulat jika dan hanya jika 6 membagi &amp;#039;&amp;#039; m &amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;lt;math&amp;gt;a^{1/m}&amp;lt;/math&amp;gt;, &amp;lt;math&amp;gt;b^{1/m},&amp;lt;/math&amp;gt; dan &amp;lt;math&amp;gt;c^{1/m}&amp;lt;/math&amp;gt; adalah akar kompleks keenam yang berbeda dari bilangan riil yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Eksponen bilangan bulat negatif ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; =&amp;amp;nbsp;−1====&lt;br /&gt;
Semua solusi bilangan bulat primitif (yaitu, solusi tanpa faktor prima yang sama untuk semua &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;) ke [[persamaan optik]] &amp;lt;math&amp;gt;a^{-1} + b^{-1} = c^{-1}&amp;lt;/math&amp;gt; dapat ditulis sebagai&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;a = mk + m^2,&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;b = mk + k^2,&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;c = mk&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
untuk bilangan bulat positif pada koprima &amp;#039;&amp;#039;m&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;k&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; =&amp;amp;nbsp;−2====&lt;br /&gt;
Kasus selanjutnya &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; =&amp;amp;nbsp;−2 juga memiliki solusi tak terhingga, dan ini memiliki interpretasi geometris dalam istilah [[Segitiga bilangan bulat#Segitiga Pythagoras dengan ketinggian bilangan bulat dari sisi miring|segitiga siku-siku dengan sisi bilangan bulat dan ketinggian bilangan bulat ke sisi miring]]. All primitive solutions to &amp;lt;math&amp;gt;a^{-2} + b^{-2} = d^{-2}&amp;lt;/math&amp;gt; maka rumus nya ialah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;a = (v^2 - u^2)(v^2 + u^2),&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;b = 2uv(v^2 + u^2),&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;d = 2uv(v^2 - u^2),&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
untuk bilangan bulat koprima &amp;#039;&amp;#039; u &amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039; v &amp;#039;&amp;#039; dengan &amp;#039;&amp;#039;v&amp;#039;&amp;#039;&amp;amp;nbsp;&amp;gt;&amp;amp;nbsp;&amp;#039;&amp;#039;u&amp;#039;&amp;#039;. Interpretasi geometrisnya adalah bahwa &amp;#039;&amp;#039; a &amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039; b &amp;#039;&amp;#039; adalah kaki bilangan bulat dari segitiga siku-siku dan &amp;#039;&amp;#039; d &amp;#039;&amp;#039; adalah ketinggian bilangan bulat ke sisi miring. Kemudian sisi miring itu sendiri adalah bilangan bulat&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
: &amp;lt;math&amp;gt;c = (v^2 + u^2)^2,&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
demikian (&amp;#039;&amp;#039;a, b, c&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[Triple Pythagoras]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
====&amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; &amp;lt;&amp;amp;nbsp;−2====&lt;br /&gt;
Tidak ada solusi dalam bilangan bulat untuk &amp;lt;math&amp;gt;a^n + b^n = c^n&amp;lt;/math&amp;gt; untuk bilangan bulat &amp;#039;&amp;#039;n&amp;#039;&amp;#039; &amp;lt;&amp;amp;nbsp;−2. Bila ada, persamaan dapat dikalikan dengan &amp;lt;math&amp;gt;a^ b^ c^&amp;lt;/math&amp;gt; untuk memperoleh &amp;lt;math&amp;gt;(bc)^ + (ac)^ = (ab)^&amp;lt;/math&amp;gt;, which is mustahil oleh Teorema Terakhir Fermat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== dugaan abc ===&lt;br /&gt;
[[Dugaan abc]] secara kasar menyatakan bahwa jika tiga bilangan bulat positif &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039; (karena itu namanya) adalah koprime dan memuaskan &amp;#039;&amp;#039;a&amp;#039;&amp;#039; + &amp;#039;&amp;#039;b&amp;#039;&amp;#039; = &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;, maka [[bilangan bulat radikal|radikal]] &amp;#039;&amp;#039; d &amp;#039;&amp;#039; dari &amp;#039;&amp;#039; abc &amp;#039;&amp;#039; biasanya tidak lebih kecil dari &amp;#039;&amp;#039;c&amp;#039;&amp;#039;. Secara khusus, konjektur abc dalam formulasi paling standarnya menyiratkan teorema terakhir Fermat untuk &amp;#039;&amp;#039; n &amp;#039;&amp;#039; yang cukup besar. [[Dugaan Szpiro#Konjektur Szpiro yang dimodifikasi|konjektur Szpiro yang dimodifikasi]] setara dengan konjektur abc dan oleh karena itu memiliki implikasi yang sama. Versi efektif dari dugaan abc, atau versi efektif dari dugaan Szpiro yang dimodifikasi, menyiratkan Teorema Terakhir Fermat secara langsung..&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hadiah dan bukti yang salah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1816, dan lagi pada tahun 1850, [[Akademi Ilmu Pengetahuan Prancis]] menawarkan hadiah untuk bukti umum Teorema Terakhir Fermat. Pada tahun 1857, Akademi memberikan 3.000 franc dan medali emas kepada Kummer untuk penelitiannya tentang angka-angka ideal, meskipun dia belum mengirimkan entri untuk hadiah tersebut. Hadiah lain ditawarkan pada tahun 1883 oleh Akademi Brussel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1908, industrialis dan matematikawan amatir Jerman [[Paul Wolfskehl]] mewariskan 100.000 [[Mark Jerman (1871)|mark emas]]—jumlah uang yang besar pada saat itu—dan diberikan kepada Göttingen Academy of Sciences untuk menawarkan sebagai hadiah atas bukti lengkap Teorema Terakhir Fermat. Pada 27 Juni 1908, Akademi menerbitkan sembilan aturan pemberian hadiah. Antara lain, aturan ini mengharuskan bukti dipublikasikan dalam jurnal peer-review; hadiah tidak akan diberikan sampai dua tahun setelah publikasi; dan bahwa tidak ada hadiah yang akan diberikan setelah 13 September 2007, kira-kira satu abad setelah kompetisi dimulai. Wiles menerima  hadiah uang Wolfskehl, saat itu senilai $50.000, pada 27 Juni 1997. Pada bulan Maret 2016, Wiles dianugerahi [[Hadiah Abel]] dari pemerintah Norwegia senilai €600.000 untuk &amp;quot;bukti menakjubkan dari Teorema Terakhir Fermat melalui dugaan modularitas untuk eliptik semistabel.&amp;quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum pembuktian oleh Wiles, ada ribuan pembuktian yang tidak benar telah diserahkan kepada komite Wolfskehl, yang berjumlah kira-kira 10 kaki (3 meter) korespondensi. Pada tahun pertama saja (1907–1908), 621 percobaan pembuktian telah diserahkan, meskipun pada tahun 1970-an, tingkat pengajuan telah menurun menjadi sekitar 3–4 percobaan pembuktian per bulan. Menurut F. Schlichting, reviewer Wolfskehl, sebagian besar pembuktian didasarkan pada metode dasar yang diajarkan di sekolah, dan sering diajukan oleh &amp;quot;orang dengan pendidikan teknis tetapi kariernya gagal&amp;quot;. Dalam kata-kata sejarawan matematika [[Howard Eves]], &amp;quot;Teorema Terakhir Fermat memiliki perbedaan yang khas sebagai masalah matematika yang memiliki jumlah terbesar dari bukti salah&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dalam budaya populer ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam &amp;#039;&amp;#039;[[The Simpsons]]&amp;#039;&amp;#039; episode &amp;quot;[[The Wizard of Evergreen Terrace]],&amp;quot; [[Homer Simpson]] menulis persamaan&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;math&amp;gt;3987^{12} + 4365^{12} = 4472^{12}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
di [[papan tulis]], yang tampaknya merupakan contoh berlawanan dengan Teorema Terakhir Fermat. Persamaan yang salah, tetapi tampaknya benar jika dimasukkan dalam kalkulator dengan 10 [[angka penting]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Dugaan abc]]&lt;br /&gt;
* [[Dugaan Beal]]&lt;br /&gt;
* [[Diofantin II.VIII]]&lt;br /&gt;
* [[Jumlah perkiraan kekuatan Euler]]&lt;br /&gt;
* [[Dugaan Fermat–Catalan]]&lt;br /&gt;
* [[Teorema Modularitas]]&lt;br /&gt;
* [[Bukti ketidakmungkinan]]&lt;br /&gt;
* [[Triple Pythagoras]]&lt;br /&gt;
* [[Prima Sophie Germain]]&lt;br /&gt;
* [[Jumlah kekuatan]], daftar dugaan dan teorema terkait&lt;br /&gt;
* [[Prima Dinding–Matahari–Matahari]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bibliografi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*  [[Blog]] that covers the history of Fermat&amp;#039;s Last Theorem from Fermat to Wiles.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*  Membahas berbagai materi yang berhubungan dengan pembuktian Teorema Terakhir Fermat: kurva elips, bentuk modular, representasi Galois dan deformasi mereka, konstruksi Frey, dan dugaan Serre dan Taniyama – Shimura.&lt;br /&gt;
*  The story, the history and the mystery.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*  The title of one edition of the PBS television series NOVA, discusses Andrew Wiles&amp;#039;s effort to prove Fermat&amp;#039;s Last Theorem.&lt;br /&gt;
*  Simon Singh and John Lynch&amp;#039;s film tells the story of Andrew Wiles.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teorema+Terakhir+Fermat&amp;amp;oldid=29587285 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29587285 (2026-08-16T07:58:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>