<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Testosteron_enantat</id>
	<title>Testosteron enantat - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Testosteron_enantat"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Testosteron_enantat&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:11:27Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Testosteron_enantat&amp;diff=29624&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28729605; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Testosteron_enantat&amp;diff=29624&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T09:02:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28729605; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Testosteron enantat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, diketahui pula dengan nama dagang seperti &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Delatestryl&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Xyosted&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, adalah obat [[androgen]] dan [[steroid anabolik]] (&amp;#039;&amp;#039;anabolic steroid&amp;#039;&amp;#039;, AAS) yang utamanya digunakan untuk mengobati tingkat [[hipogonadisme laki-laki|testosteron yang rendah pada pria]]. Testosteron enantat juga digunakan dalam [[terapi hormon maskulin]] bagi [[pria trans]]gender. Obat ini diberikan melalui [[suntik]]an [[intramuskular|ke dalam otot]], biasanya sekali setiap satu hingga empat minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Efek samping]] dari testosteron enantat antara lain adalah beberapa gejala [[virilisasi|maskulinisasi]] seperti [[jerawat]], [[hirsutisme|pertumbuhan bulu yang bertambah]], [[perubahan suara|suara menjadi berat]], dan meningkatnya [[libido]]. Obat ini merupakan androgen dan steroid anabolik [[senyawa sintetik|sintetik]] sehingga merupakan [[agonis]] [[reseptor androgen]] (AR)—[[target biologis]] dari androgen seperti [[testosteron]] dan [[dihidrotestosteron]] (DHT). Testosteron enantat memiliki efek androgen yang kuat dan efek anabolik yang sedang sehingga membuatnya berguna dalam pemunculan maskulinisasi pada [[terapi penyulihan androgen]]. Testosteron enantat merupakan [[ester testosteron]] serta merupakan [[bakal obat]] dari [[testosteron (obat)|testosteron]] yang dapat bertahan lama dalam tubuh. Karena itu, testosteron enantat dinilai sebagai bentuk natural dan bioidentik dari testosteron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Testosteron enantat pertama kali digunakan secara medis pada tahun 1954. Obat ini merupakan salah satu ester testosteron yang paling banyak digunakan selain dari dengan [[testosteron sipionat]], [[testosteron undekanoat]], dan [[testosteron propionat]]. Penggunaan testosteron enantat diatur sebagai bukan obat bebas di banyak negara. Testosteron enantat juga digunakan sebagai [[obat peningkat performa]] serta merupakan salah satu obat [[doping]] yang dilarang penggunaannya dalam kompetisi olahraga oleh [[World Anti-Doping Agency]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kegunaan medis ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Testosteron enantat utamanya digunakan dalam [[terapi penyulihan androgen]] dan merupakan bentuk tetosteron yang paling banyak digunakan dalam terapi tersebut. Di [[Amerika Serikat]], testosteron enantat secara spesifik diperuntukkan untuk pengobatan [[hipogonadisme]] pada pria, [[pubertas tertunda]], serta [[kanker payudara]] pada wanita. Obat ini juga digunakan dalam [[terapi hormon maskulin]] untuk [[pria trans]]gender.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek samping ==&lt;br /&gt;
Efek samping dari testosteron enantat salah satunya adalah [[virilisasi]]. Testosteron enantat yang dikonversi oleh tubuh menjadi dihidrotestosteron (DHT) dapat memunculkan atau menguatkan karaktersitik maskulin pada laki-laki dan perempuan seperti pembesaran [[klitoris]], [[alopesia]], pertumbuhan bulu badan, dan memberatnya suara. DHT juga berperan penting pada fungsi seksual laki-laki serta dapat menjadi salah satu faktor dari [[priapisme]] [[iskemia|iskemik]] pada laki-laki. Testosteron enantat juga dapat meningkatkan [[IGF-1]] dan [[IGF-BP|protein pengikatnya]]. Testosteron enantat juga dapat dikonversi menjadi [[estradiol]] oleh [[aromatase]], yang dapat menyebabkan [[ginekomastia]] pada laki-laki. Inhibitor aromatase dapat digunakan untuk mencegah aktivitas estrogenik dari testosteron enantat dalam tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Testosteron+enantat&amp;amp;oldid=28729605 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28729605 (2025-12-23T02:52:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>