<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tralokinumab</id>
	<title>Tralokinumab - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tralokinumab"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tralokinumab&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T20:49:59Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tralokinumab&amp;diff=35697&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29505501; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tralokinumab&amp;diff=35697&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T09:05:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29505501; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tralokinumab&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[antibodi monoklonal]] manusia yang digunakan untuk pengobatan [[dermatitis atopik]]. Tralokinumab menargetkan sitokin [[interleukin 13]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang paling umum meliputi [[infeksi saluran napas atas]] (flu serta infeksi hidung dan tenggorokan lainnya), reaksi di tempat suntikan, serta kemerahan dan rasa tidak nyaman di mata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tralokinumab disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa dan di Britania Raya pada Juni 2021. Obat ini disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada Desember 2021. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menganggapnya sebagai obat pertama di kelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penggunaan medis==&lt;br /&gt;
Tralokinumab diindikasikan untuk pengobatan dermatitis atopik sedang hingga berat pada orang dewasa yang memenuhi syarat untuk terapi sistemik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di Amerika Serikat, tralokinumab [[indikasi (kedokteran)|diindikasikan]] untuk pengobatan dermatitis atopik sedang hingga berat pada orang dewasa yang penyakitnya tidak terkontrol secara memadai dengan terapi resep topikal atau ketika terapi tersebut tidak dianjurkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penemuan dan pengembangan==&lt;br /&gt;
Tralokinumab ditemukan oleh para ilmuwan Cambridge Antibody Technology menggunakan optimasi protein berdasarkan Ribosome Display. Mereka menggunakan kumpulan data ekstensif dari ribosome display untuk melindungi paten CAT-354 dalam klaim hubungan urutan-aktivitas pertama di dunia. Pada tahun 2004, pengembangan klinis CAT-354 dimulai dengan studi pertama yang selesai pada tahun 2005. Pada tanggal 21 Juli 2011, MedImmune LLC memulai studi Fase IIb, acak, buta ganda untuk mengevaluasi kemanjuran tralokinumab pada orang dewasa dengan asma.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2016, MedImmune dan AstraZeneca mulai mengembangkan tralokinumab untuk asma (Fase III) dan dermatitis atopik (Fase IIb) sementara pengembangan klinis untuk [[kolitis ulseratif]] sedang hingga berat dan fibrosis paru idiopatik (IPF) telah dihentikan. Pada bulan Juli tahun itu AstraZeneca memberikan lisensi tralokinumab kepada Leo Pharma untuk penyakit kulit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebuah studi fase IIb tralokinumab menemukan bahwa pengobatan dikaitkan dengan perbaikan dini dan berkelanjutan pada gejala dermatitis atopik dan tralokinumab memiliki profil keamanan dan tolerabilitas yang dapat diterima, sehingga memberikan bukti untuk menargetkan IL-13 pada pasien dengan dermatitis atopik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada Juni 2017, Leo Pharma memulai uji klinis fase III dengan tralokinumab pada dermatitis atopik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Masyarakat dan budaya==&lt;br /&gt;
===Status hukum===&lt;br /&gt;
Pada April 2021, Komite Produk Obat untuk Penggunaan Manusia dari Badan Pengawas Obat Eropa mengadopsi opini positif, merekomendasikan pemberian izin pemasaran untuk produk obat Adtralza, yang ditujukan untuk pengobatan dermatitis atopik sedang hingga berat. Pemohon untuk produk obat ini adalah LEO Pharma A/S. Tralokinumab disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa pada Juni 2021.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Nama===&lt;br /&gt;
Tralokinumab adalah [[nama Generik Internasional]] (INN) dan Nama yang Diadopsi di Amerika Serikat (USAN).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tralokinumab&amp;amp;oldid=29505501 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29505501 (2026-07-29T23:09:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>