<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tranilsipromin</id>
	<title>Tranilsipromin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tranilsipromin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tranilsipromin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:17:15Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tranilsipromin&amp;diff=35501&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29589849; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tranilsipromin&amp;diff=35501&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T08:41:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29589849; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tranilsipromin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu [[penghambat oksidase monoamina]] (MAOI). Lebih khusus lagi, tranilsipromin bertindak sebagai [[penghambat enzim|penghambat]] nonselektif dan ireversibel dari enzim oksidase monoamina (MAO). Obat ini digunakan sebagai agen [[antidepresan]] dan [[anksiolitik]] dalam [[terapi]] [[klinik|klinis]] [[gangguan suasana hati]] dan [[gangguan kecemasan]]. Obat ini juga efektif dalam pengobatan [[Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas|ADHD]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin juga dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;trans&amp;#039;&amp;#039;-2-fenilsiklopropil-1-amina dan terbentuk secara &amp;#039;&amp;#039;pro forma&amp;#039;&amp;#039; dari [[senyawa siklik|siklisasi]] [[rantai samping]] isopropilamina [[amfetamin]]. Akibatnya, secara [[struktur kimia]] diklasifikasikan sebagai fenetilamina dan amfetamin tersubstitusi.&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
Tranilsipromin awalnya dikembangkan sebagai analog [[amfetamin]]. Meskipun pertama kali disintesis pada tahun 1948, aksi MAOI-nya baru ditemukan pada tahun 1959. Karena tranilsipromin bukan turunan [[hidrazina]] seperti [[isoniazid]] dan [[iproniazid]], minat klinisnya meningkat pesat, karena dianggap memiliki [[indeks terapeutik]] yang lebih dapat diterima daripada MAOI sebelumnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini diperkenalkan oleh Smith, Kline, dan French di Britania Raya pada tahun 1960, dan disetujui di Amerika Serikat pada tahun 1961. Obat ini ditarik dari pasaran pada Februari 1964 karena sejumlah kematian pasien yang melibatkan krisis [[tekanan darah tinggi|hipertensi]] disertai [[perdarahan]] intrakranial. Namun, obat ini diperkenalkan kembali pada akhir tahun yang sama dengan indikasi yang lebih terbatas dan peringatan risiko yang spesifik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kegunaan medis==&lt;br /&gt;
Tranilsipromin digunakan untuk mengobati [[gangguan depresi mayor]], termasuk depresi atipikal, terutama bila terdapat komponen [[gangguan kecemasan|kecemasan]], biasanya sebagai pengobatan lini kedua. Obat ini juga digunakan untuk depresi yang tidak responsif terhadap antidepresan penghambat penyerapan kembali seperti [[penghambat penyerapan kembali serotonin selektif|SSRI]], [[antidepresan trisiklik|TCA]], atau [[bupropion]]. Selain menjadi pengobatan yang diakui untuk gangguan depresi mayor, tranilsipromin telah terbukti efektif dalam mengobati [[gangguan obsesif kompulsif]] dan gangguan panik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Tinjauan sistematis]] dan [[metaanalisis]] telah melaporkan bahwa tranilsipromin secara signifikan lebih efektif dalam pengobatan depresi dibandingkan [[plasebo]] dan memiliki kemanjuran dibandingkan plasebo yang serupa dengan [[antidepresan]] lain seperti [[antidepresan trisiklik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Kontraindikasinya meliputi:&lt;br /&gt;
*[[Porfiria]]&lt;br /&gt;
*[[Penyakit kardiovaskular]] atau [[Penyakit serebrovaskular|serebrovaskular]]&lt;br /&gt;
*[[Feokromositoma]]&lt;br /&gt;
*[[Tiramin]], yang terdapat dalam beberapa makanan, di[[metabolisme]] oleh MAO. Konsumsi dan penyerapan tiramin menyebabkan pelepasan [[noradrenalin|norepinefrin]] yang berlebihan, yang dapat dengan cepat meningkatkan tekanan darah hingga menyebabkan krisis hipertensi.&lt;br /&gt;
*Penggunaan obat peningkat serotonin secara bersamaan termasuk SSRI, TCA serotonergik, [[dekstrometorfan]], dan [[petidina|meperidin]], dapat menyebabkan [[sindrom serotonin]].&lt;br /&gt;
*Penggunaan MRA secara bersamaan, (termasuk [[fenfluramin]], [[amfetamin]], dan [[pseudoefedrin]]) dapat menyebabkan toksisitas melalui sindrom serotonin atau krisis hipertensi.&lt;br /&gt;
*[[Levodopa]] yang diberikan tanpa [[karbidopa]] dapat menyebabkan krisis hipertensi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Pembatasan diet===&lt;br /&gt;
Tiramin adalah amina biogenik yang dihasilkan sebagai produk sampingan (umumnya tidak diinginkan) selama [[fermentasi]] makanan tertentu yang kaya tirosin. Tiramin dimetabolisme dengan cepat oleh MAO-A pada mereka yang tidak mengonsumsi obat penghambat MAO. Individu yang sensitif terhadap hipertensi yang diinduksi tiramin dapat mengalami peningkatan tekanan darah yang tidak nyaman, tetapi cepat berlalu, setelah mengonsumsi tiramin dalam jumlah yang relatif kecil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kemajuan dalam standar keamanan pangan di sebagian besar negara, serta meluasnya penggunaan kultur starter yang terbukti menghasilkan kadar tiramin yang tidak terdeteksi hingga rendah dalam produk fermentasi, telah membuat kekhawatiran akan krisis hipertensi serius jarang terjadi pada mereka yang mengonsumsi makanan modern. Mereka yang diobati dengan MAOI tetap harus berhati-hati, terutama di rumah, jika tidak yakin apakah makanan telah didinginkan dengan benar. Karena mikroba penghasil tiramin juga menghasilkan senyawa yang secara alami tidak disukai manusia, membuang makanan yang meragukan (terutama daging) seharusnya cukup untuk menghindari krisis hipertensi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;lt;big&amp;gt;Insidensi efek samping&amp;lt;/big&amp;gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
;Efek samping yang sangat umum (&amp;gt;10% insidensi) meliputi:&lt;br /&gt;
*Pusing akibat [[hipotensi ortostatik]] (17%)&lt;br /&gt;
;Efek samping yang umum (1-10% insidensi) meliputi:&lt;br /&gt;
*[[Takikardia]] (5–10%)&lt;br /&gt;
*[[Hipomania]] (7%)&lt;br /&gt;
*[[Parestesia]] (5%)&lt;br /&gt;
*Penurunan berat badan (2%)&lt;br /&gt;
*[[Kebingungan]] (2%)&lt;br /&gt;
*Mulut kering (2%)&lt;br /&gt;
*Gangguan fungsi seksual (2%)&lt;br /&gt;
*[[tekanan darah tinggi|Hipertensi]] (1–2 jam setelah konsumsi) (2%)&lt;br /&gt;
*[[Ruam]] (2%)&lt;br /&gt;
*[[Retensi urin]] (2%)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Efek samping lain (insiden tidak diketahui) meliputi:&lt;br /&gt;
*Peningkatan/penurunan nafsu makan&lt;br /&gt;
*Diskrasia darah&lt;br /&gt;
*[[Nyeri dada]]&lt;br /&gt;
*[[Diare]]&lt;br /&gt;
*[[sembap|Edema]]&lt;br /&gt;
*[[Halusinasi]]&lt;br /&gt;
*Hiperrefleksia&lt;br /&gt;
*Insomnia&lt;br /&gt;
*[[Jaundis]]&lt;br /&gt;
*[[Kram]] kaki&lt;br /&gt;
*[[Nyeri otot]]&lt;br /&gt;
*[[Palpitasi]]&lt;br /&gt;
*Sensasi dingin&lt;br /&gt;
*Keinginan bunuh diri&lt;br /&gt;
*[[Tremor]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perlu dicatat, belum ditemukan korelasi antara jenis kelamin dan usia di bawah 65 tahun terkait kejadian efek samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin tidak berhubungan dengan penambahan berat badan dan memiliki risiko hepatotoksisitas yang rendah dibandingkan dengan MAOI hidrazina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara umum, MAOI direkomendasikan untuk dihentikan sebelum [[pembiusan|anestesi]]; namun, hal ini menimbulkan risiko depresi berulang. Dalam studi kohort observasional retrospektif, pasien yang menerima tranilsipromin yang menjalani anestesi umum memiliki insiden hipotensi intraoperatif yang lebih rendah, sementara tidak ada perbedaan antara pasien yang tidak menggunakan MAOI terkait insiden [[bradikardia]], [[takikardia]], atau hipertensi intraoperatif. Penggunaan obat [[simpatomimetik]] tidak langsung atau obat yang memengaruhi penyerapan kembali serotonin seperti [[petidina|meperidin]] atau dekstrometorfan, menimbulkan risiko hipertensi dan sindrom serotonin, sehingga pengobatan alternatif direkomendasikan. Studi lain telah sampai pada kesimpulan serupa. Interaksi farmakokinetik dengan anestesi tidak mungkin terjadi, mengingat tranilsipromin adalah substrat afinitas tinggi untuk CYP2A6 dan tidak menghambat enzim CYP pada konsentrasi terapeutik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penyalahgunaan tranilsipromin telah dilaporkan pada dosis berkisar antara 120 hingga 600&amp;amp;nbsp;mg per hari. Diperkirakan bahwa dosis yang lebih tinggi memiliki efek yang lebih mirip amfetamin dan [[penyalahgunaan obat|penyalahgunaan]] didorong oleh onset yang cepat dan [[waktu paruh]] tranilsipromin yang pendek.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kasus ide bunuh diri dan perilaku bunuh diri telah dilaporkan selama terapi tranilsipromin atau segera setelah penghentian pengobatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gejala [[overdosis]] tranilsipromin umumnya merupakan manifestasi yang lebih intens dari efek biasanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Selain obat-obatan yang dikontraindikasikan bersamaan, tranilsipromin menghambat CYP2A6, yang dapat mengurangi [[metabolisme]] dan meningkatkan toksisitas substrat enzim ini, seperti:&lt;br /&gt;
*[[Deksmedetomidin]]&lt;br /&gt;
*[[nikotin]]&lt;br /&gt;
*TSNA (ditemukan dalam produk tembakau olahan, termasuk rokok)&lt;br /&gt;
*[[Asam valproat]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghambat penyerapan kembali norepinefrin mencegah penyerapan tiramin oleh neuron dan dapat mengurangi efek [[antihipotensi]]nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakodinamik===&lt;br /&gt;
Tranilsipromin bertindak sebagai MAOI yang nonselektif dan ireversibel. Mengenai isoform oksidase monoamina, ia menunjukkan sedikit preferensi untuk [[isoenzim]] MAOB daripada MAOA. Hal ini menyebabkan peningkatan ketersediaan monoamina seperti serotonin, norepinefrin, dan dopamin, [[adrenalin|epinefrin]] serta peningkatan yang nyata dalam ketersediaan amina jejak, seperti triptamin, oktopamin, dan fenetilamina. Relevansi klinis dari peningkatan ketersediaan amina jejak masih belum jelas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia juga dapat bertindak sebagai penghambat penyerapan kembali norepinefrin pada dosis terapeutik yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan amfetamin, tranilsipromin menunjukkan potensi yang rendah sebagai agen pelepas [[dopamin]], dengan potensi yang bahkan lebih lemah untuk pelepasan [[noradrenalin|norepinefrin]] dan [[serotonin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin juga telah terbukti menghambat [[histon]] demetilase, BHC110/LSD1. Tranilsipromin menghambat enzim ini dengan IC50 &amp;lt; 2 μM, sehingga bertindak sebagai penghambat molekul kecil demetilasi histon dengan efek derepresi aktivitas transkripsi gen target BHC110/LSD1. Relevansi klinis dari efek ini tidak diketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin telah ditemukan menghambat CYP46A1 pada konsentrasi nanomolar. Relevansi klinis dari efek ini tidak diketahui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Tranilsipromin mencapai konsentrasi maksimumnya (t&amp;lt;sub&amp;gt;max&amp;lt;/sub&amp;gt;) dalam 1–2 jam. Setelah dosis 20&amp;amp;nbsp;mg, konsentrasi plasma mencapai paling banyak 50-200&amp;amp;nbsp;ng/mL. Meskipun [[waktu paruh]]nya hanya sekitar 2 jam, efek farmakodinamiknya bertahan beberapa hari hingga beberapa minggu karena penghambatan MAO yang ireversibel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Metabolit tranilsipromin meliputi 4-hidroksitranilsipromin, &amp;#039;&amp;#039;N&amp;#039;&amp;#039;-asetiltranilsipromin, dan &amp;#039;&amp;#039;N&amp;#039;&amp;#039;-asetil-4-hidroksitranilsipromin, yang merupakan MAOI yang kurang poten dibandingkan tranilsipromin itu sendiri. [[Amfetamin]] pernah dianggap sebagai [[metabolit]] tranilsipromin, tetapi belum terbukti demikian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin menghambat CYP2A6 pada konsentrasi terapeutik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kimia==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
===Synthesis===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Penelitian==&lt;br /&gt;
Tranilsipromin diketahui menghambat LSD1, enzim yang secara selektif [[gugus metil|mendemetilasi]] dua [[lisin]] yang ditemukan pada [[histon]] H3. Gen yang dipromosikan ke hilir LSD1 terlibat dalam pertumbuhan dan [[metastasis]] sel kanker, dan beberapa sel tumor mengekspresikan LSD1 tingkat tinggi. Analog tranilsipromin dengan aktivitas penghambatan LSD1 yang lebih kuat dan selektif sedang diteliti dalam pengobatan potensial [[kanker]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tranilsipromin mungkin memiliki sifat neuroprotektif yang berlaku untuk pengobatan [[penyakit Parkinson]], mirip dengan penghambat MAO-B [[selegilin]] dan [[rasagilin]]. Pada tahun 2017, hanya satu uji klinis pada pasien Parkinson yang telah dilakukan, yang menemukan beberapa perbaikan pada awalnya dan hanya sedikit perburukan gejala setelah tindak lanjut 1,5 tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tranilsipromin&amp;amp;oldid=29589849 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29589849 (2026-08-16T17:36:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>