<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Triklabendazol</id>
	<title>Triklabendazol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Triklabendazol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Triklabendazol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:44:15Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Triklabendazol&amp;diff=36386&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26229748; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Triklabendazol&amp;diff=36386&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:45:23Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26229748; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Triklabendazol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;triclabendazol&amp;#039;&amp;#039;e) adalah obat dari kelompok benzimidazol yang digunakan untuk mengobati [[fascioliasis]] (infeksi cacing &amp;#039;&amp;#039;[[Fasciola hepatica]]&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;[[Fasciola gigantica]]&amp;#039;&amp;#039;) dan [[paragonimiasis]] (infeksi cacing &amp;#039;&amp;#039;Paragonimus&amp;#039;&amp;#039;). Triklabendazol termasuk dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia|daftar obat esensial Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)]] pada tahun 1977.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping dari obat ini umumnya sedikit, tetapi dapat mencakup sakit perut dan sakit kepala. Selain itu, efek samping [[kolik bilier]] (&amp;#039;&amp;#039;biliary colic&amp;#039;&amp;#039;) dapat terjadi karena cacing yang mati. Meskipun tidak ada bahaya yang dilaporkan pada penggunaan selama kehamilan dan masa menyusui, belum ada penelitian mendalam mengenai efek samping triklabendazol pada ibu hamil dan menyusui.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur Kimia ==&lt;br /&gt;
Obat ini merupakan anggota dari keluarga obat cacing [[benzimidazol]]. Obat-obatan benzimidazol memiliki struktur molekul yang mirip satu sama lain, kecuali triklabendazol yang memiliki cincin [[benzena]] terklorinasi tetapi tidak memiliki gugus karbamat. Benzimidazol seperti triklabendazol dapat berikatan dengan [[beta-tubulin]] sehingga mencegah polimerisasi [[mikrotubulus]] pada sel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme kerja ==&lt;br /&gt;
Mekanisme kerja obat ini pada spesies &amp;#039;&amp;#039;Fasciola&amp;#039;&amp;#039; belum sepenuhnya dipahami saat ini. Penelitian &amp;#039;&amp;#039;in vitro&amp;#039;&amp;#039; dan penelitian &amp;#039;&amp;#039;in vivo&amp;#039;&amp;#039; pada hewan menunjukkan bahwa triklabendazol dan metabolit aktifnya (sulfoksida dan sulfon) diserap oleh lapisan luar tubuh cacing (baik yang belum dewasa maupun yang sudah dewasa), menyebabkan penurunan potensial membran istirahat (&amp;#039;&amp;#039;resting membrane potential&amp;#039;&amp;#039;), penghambatan fungsi tubulin serta penghambatan sintesis protein yang diperlukan untuk kelangsungan hidup. Gangguan metabolisme ini menyebabkan penghambatan motilitas, gangguan pada permukaan luar cacing, serta penghambatan spermatogenesis dan oogenesis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek samping ==&lt;br /&gt;
Triklobendazol, sebuah obat antiparasit, dapat menyebabkan beberapa efek samping pada penggunanya. Efek samping yang lebih umum termasuk pusing atau kepala terasa ringan, perasaan seolah-olah diri atau lingkungan bergerak konstan, dan sensasi berputar. Sedangkan efek samping yang kurang umum dan lebih parah meliputi nyeri punggung, nyeri dada, rasa tidak nyaman atau sesak, batuk, kesulitan bernapas, demam, mual, sakit perut kanan atas atau sakit perut, muntah, dan perubahan warna kulit atau mata menjadi kuning.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interaksi obat ==&lt;br /&gt;
Mengonsumsi triklabendazol bersama obat siponimod, amiodarone, efavirenz, quinidine, atau bepridil dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan irama jantung yang bisa berakibat fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triklabendazol&amp;amp;oldid=26229748 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26229748 (2024-08-28T15:22:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>