<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tropisme</id>
	<title>Tropisme - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tropisme"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tropisme&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T00:44:48Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tropisme&amp;diff=31554&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29590824; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tropisme&amp;diff=31554&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T08:46:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29590824; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tropisme&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; pergerakan dalam pertumbuhan sel (umumnya pada [[sel tumbuhan]]) yang menyebabkan pergerakan [[organ]] tumbuhan utuh menuju atau menjauhi sumber rangsangan (stimulus). Apabila pergerakan pertumbuhan menuju ke arah sumber rangsangan maka disebut tropisme positif, sedangkan pergerakan pertumbuhan yang menjauhi sumber rangsangan disebut tropisme negatif. Secara etimologis, tropisme berasal dari bahasa [[Yunani]] &amp;quot;tropos&amp;quot; yang memiliki makna &amp;quot;berputar&amp;quot;. Saat ini telah ditemukan beberapa macam tropisme berdasarkan sumber [[stimulus]] atau rangsangannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis tropisme ==&lt;br /&gt;
=== [[Fototropisme]] ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fototropisme adalah gerak sebagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh rangsang cahaya Contoh dari fototropisme adalah pertumbuhan [[koleoptil]] [[rumput]] menuju arah datangnya cahaya. [[Koleoptil]] merupakan daun pertama yang tumbuh dari tanaman [[monokotil]] yang berfungsi sebagai pelindung lembaga yang baru tumbuh. Beberapa [[hipotesis]] menyebutkan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh kecepatan pemanjangan sel-sel pada sisi batang yang lebih gelap adalah lebih cepat dibandingkan dengan sel-sel pada sisi yang lebih terang karena adanya penyebaran [[auksin]] yang tidak merata dari ujung tunas. [[Hipotesis]] lainnya menyatakan bahwa ujung tunas merupakan [[fotoreseptor]] yang memicu respons pertumbuhan. [[Fotoreseptor]] adalah molekul [[pigmen]] yang disebut [[kriptokrom]] dan sangat sensitif terhadap cahaya biru. tube&lt;br /&gt;
Tigmotropisme adalah Kata ini berasal dari bahasa [[Yunani]] &amp;quot;thigma&amp;quot; yang berarti &amp;quot;sentuhan&amp;quot;. Contoh dari tigmotropisme adalah pertumbuhan [[tanaman sulur]] seperti [[anggur]] dan tanaman yang pertumbuhannya merambat dan memiliki [[sulur]] yang membelit bagian penopangnya. [[Sulur]] tanaman akan tumbuh lurus hingga menyentuh sesuatu. Adanya kontak sulur tersebut merangsang sulur untuk tumbuh melilit, karena terjadi perbedaan kecepatan pertumbuhan. Hal ini dikarenakan sel-sel yang terkena sentuhan akan memproduksi [[auksin]] sehingga pertumbuhannya menjadi lebih cepat hingga membengkok dan melilit sumber sentuhan. Contoh lainnya adalah sentuhan angin kencang pada tebing bukit membuat pohon-pohon yang tumbuh di sekitarnya memiliki batang yang lebih pendek dan gemuk apabila dibandingakan dengan pohon yang sama pada daerah yang terlindungi dari [[angin]] kencang. Respon perkembangan tumbuhan terhadap gangguan mekanis ini biasa disebut [[tigmomorfogenesis]] dan umumnya disebabkan peningkatan produksi [[etilen]]. Gas [[etilen]] ini merupakan [[hormon]] yang dibentuk sebagai respon terhadap rangsangan sentuhan yang hebat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Gravitropisme]] (Geotropisme) ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gravitropisme]] adalah pertumbuhan sel-sel tanaman karena dipengaruhi oleh [[gravitasi]]. Bila suatu [[benih]] diletakkan dalam keadaan sembarang, maka [[tunas]] akan tumbuh membengkok ke atas dan [[akar]] akan tumbuh ke bawah. Pertumbuhan [[akar]] merupakan gravitropisme positif, sedangkan pertumbuhan [[tunas]] adalah gravitropisme negatif. Gravitropisme ini mulai terjadi setelah proses perkecambahan [[biji]]. Tumbuhan dapat membedakan arah atas dan bawah dengan pengendapan [[statolit]]. Statolit adalah [[plastida]] khusus yang mengandung butiran [[pati]] padat dan terletak pada posisi rendah, misalnya pada bagian [[tudung akar]]. Adanya penumpukan statolit pada akar dapat memicu distribusi [[kalsium]] dan [[auksin]]. Namun, tanaman yang tidak memiliki statolit pun masih dapat mengalami gravitropisme yang disebabkan kinerja sel akar yang dapat berfungsi sebagai indra dan menginduksi perenggangan [[protein]] sel ke atas dan penekanan [[protein]] sel tanaman ke sisi bawah akar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Termotropisme]] ===&lt;br /&gt;
Termotropisme adalah pergerakan pertumbuhan tanaman yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa [[panas]] atau perubahan panas. Salah satu contoh termotropisme adalah pertumbuhan daun tanaman &amp;#039;&amp;#039;[[Rhododendron]]&amp;#039;&amp;#039; yang dapat menjadi keriting dan menunduk ke bawah apabila suhu lingkungan mencapai -1&amp;amp;nbsp;°C. Hal ini diduga merupakan salah satu cara menghindari [[kekeringan]] daun di [[musim dingin]] dan mencegah pembukaan [[stomata]]. Pada pagi hari di musim dingin, [[daun]] &amp;#039;&amp;#039;[[Rhododendron]]&amp;#039;&amp;#039; akan merunduk ke arah bawah karena adanya kenaikan suhu yang disebabkan [[sinar matahari]] pagi. Hal ini berakibat pada [[membran]] seluler yang membeku akan mencair. Peristiwa ini terjadi berulang setiap hari pada [[musim dingin]]. Untuk menghindari kerusakan membran seluler karena peristiwa pencairan-beku berulang, daun tanaman ini akan menghadap ke bawah dan berbentuk keriting. Sebagian dari ujung batang tanaman akan tumbuh dan bergerak ke arah sumber panas apabila suhunya rendah, namun bila suhunya tinggi, ujung batang akan menjauhi sumber panas tersebut. Sementara itu, pertumbuhan akar terhadap rangsangan panas belum ditemukan dengan jelas karena setiap tanaman memiliki karakteristik pergerakan pertumbuhan yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== [[Skototropisme]] ===&lt;br /&gt;
Skototropisme (bahasa Yunani, &amp;#039;&amp;#039;skotos&amp;#039;&amp;#039;, berarti kegelapan, kekelaman) adalah pergerakan pertumbuhan ke arah kegelapan. Hal ini merupakan kebalikan dari fototropisme sehingga disebut sebagai fototropisme negatif. Contohnya adalah beberapa tumbuhan tropis merambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kemotropisme ===&lt;br /&gt;
Pertumbuhan tanaman yang terjadi sebagai respons terhadap bahan kimia disebut kemotropisme. Contohnya adalah pertumbuhan tabung serbuk sari setelah bunga diserbuki. Tabung serbuk sari tumbuh dari butiran serbuk sari dan turun melalui kepala [[putik]] dan menuju ke bakal biji, menuju peningkatan konsentrasi bahan kimia yang dihasilkan oleh bakal biji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tropisme&amp;amp;oldid=29590824 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29590824 (2026-08-17T02:22:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>