<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tumbuhan</id>
	<title>Tumbuhan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Tumbuhan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tumbuhan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:04:42Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tumbuhan&amp;diff=32123&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496392; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Tumbuhan&amp;diff=32123&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-05T17:22:51Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496392; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tumbuhan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; merupakan [[eukariota|&amp;#039;&amp;#039;eukariota&amp;#039;&amp;#039;]] yang termasuk dalam [[Kerajaan (biologi)|kerajaan]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Plantae&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;; sebagian besar di antaranya bersifat [[Fotosintesis|fotosintetik]]. Artinya, tumbuhan memperoleh energi dari [[cahaya matahari]] dengan memanfaatkan [[kloroplas]] yang berasal dari hasil [[endosimbiosis]] dengan [[sianobakteri]], guna menghasilkan [[gula]] dari [[karbon dioksida]] dan air melalui pigmen hijau yang disebut [[klorofil]]. Beberapa pengecualian terdapat pada [[tumbuhan parasit]] yang telah kehilangan gen untuk klorofil dan kemampuan fotosintesis, sehingga memperoleh energi dengan bergantung pada tumbuhan lain atau [[jamur]]. Sebagian besar tumbuhan bersifat [[organisme multiseluler|multiseluler]], meskipun terdapat beberapa [[alga hijau]] yang bersel tunggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara historis, sebagaimana dalam [[biologi Aristoteles]], kerajaan tumbuhan mencakup seluruh makhluk hidup yang bukan [[hewan]], termasuk pula [[alga]] dan [[fungi]]. Namun, definisi tersebut telah mengalami penyempitan seiring waktu; pengertian modern kini mengecualikan fungi dan sebagian jenis alga. Berdasarkan definisi yang digunakan dalam artikel ini, tumbuhan membentuk &amp;#039;&amp;#039;[[klad]] [[Viridiplantae]]&amp;#039;&amp;#039; (tumbuhan hijau), yang terdiri atas [[alga hijau]] serta kelompok &amp;#039;&amp;#039;[[Embryophyta]]&amp;#039;&amp;#039; atau tumbuhan darat (seperti [[lumut tanduk]], [[lumut hati]], [[lumut sejati]], [[Lycopodiophyta|likofit]], [[paku-pakuan]], [[konifer]] dan kelompok [[Gymnospermae]] lainnya, serta [[tumbuhan berbunga]]). Sementara itu, definisi yang didasarkan pada [[genom]] mencakup Viridiplantae bersama [[alga merah]] dan [[Glaucophyta|glaukofit]], yang keseluruhannya tergabung dalam klad &amp;#039;&amp;#039;[[Archaeplastida]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan terdapat sekitar 380.000 [[spesies]] tumbuhan yang telah dikenal, dengan sebagian besar di antaranya, sekitar 260.000 spesies, merupakan [[Tumbuhan berbiji|penghasil biji]]. Tumbuhan menunjukkan keragaman luar biasa dalam ukuran, mulai dari sel tunggal hingga [[pohon]] tertinggi di dunia. Tumbuhan hijau berperan penting dalam menghasilkan sebagian besar oksigen molekuler di Bumi. Gula yang yang dihasilkan tumbuhan menjadi sumber energi utama bagi sebagian besar [[ekosistem]] di Bumi. Makhluk hidup lainnya, termasuk hewan, baik secara langsung sebagai [[herbivora|pemakan tumbuhan]] maupun tidak langsung, sangat bergantung pada tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Biji-bijian]], [[buah]], dan [[sayuran]] merupakan bahan pangan pokok manusia dan telah mengalami proses [[domestikasi]] selama ribuan tahun. Manusia memanfaatkan tumbuhan [[Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia|untuk berbagai keperluan]], antara lain sebagai [[bahan bangunan]], hiasan, [[bahan tulis]], serta, dalam ragam yang luas, sebagai sumber [[tumbuhan obat|obat-obatan]]. Kajian ilmiah mengenai tumbuhan dikenal sebagai [[botani]], yang merupakan salah satu cabang dari [[biologi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Definisi ==&lt;br /&gt;
=== Sejarah taksonomi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh makhluk hidup pada mulanya secara tradisional digolongkan ke dalam dua kelompok besar: tumbuhan dan [[hewan]]. Pengelompokan ini berakar dari pemikiran [[Aristoteles]] (384–322&amp;amp;nbsp;SM), yang dalam [[biologi Aristoteles#Klasifikasi|kajian biologinya]] membedakan tingkatan-tingkatan kehidupan, berdasarkan ada tidaknya &amp;quot;jiwa perasa&amp;quot; (&amp;#039;&amp;#039;sensitive soul&amp;#039;&amp;#039;) atau hanya &amp;quot;jiwa vegetatif&amp;quot; (&amp;#039;&amp;#039;vegetative soul&amp;#039;&amp;#039;) seperti halnya pada tumbuhan. [[Theophrastus]], murid Aristoteles, melanjutkan karya gurunya dalam bidang taksonomi dan klasifikasi tumbuhan. Berabad-abad kemudian, [[Carl Linnaeus|Linnaeus]] (1707–1778) merumuskan dasar-dasar sistem [[klasifikasi ilmiah]] modern, tetapi tetap mempertahankan pembagian kerajaan antara hewan dan tumbuhan, dengan menamai kerajaan tumbuhan sebagai &amp;#039;&amp;#039;Vegetabilia&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Konsep alternatif ===&lt;br /&gt;
Ketika istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Plantae&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;quot;tumbuhan&amp;quot; diterapkan pada kelompok organisme atau [[takson|taksa]] tertentu, istilah tersebut biasanya merujuk pada salah satu dari empat konsep utama. Dari yang paling sempit hingga yang paling luas, keempat pengelompokan tersebut adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Evolusi ==&lt;br /&gt;
=== Keanekaragaman ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terdapat sekitar 382.000 [[spesies]] tumbuhan yang telah diakui secara ilmiah, dan sebagian besar di antaranya, sekitar 283.000 spesies, merupakan tumbuhan [[Spermatophyta|penghasil biji]]. Tabel di bawah ini menampilkan perkiraan jumlah spesies dari berbagai [[Divisi (botani)|divisi]] tumbuhan hijau (Viridiplantae). Sekitar 85–90% dari seluruh tumbuhan di Bumi merupakan tumbuhan berbunga. Sejumlah proyek ilmiah tengah berupaya mengumpulkan seluruh data spesies tumbuhan ke dalam basis data daring, seperti proyek [[World Flora Online]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ukuran tumbuhan sangat beragam, mulai dari [[organisme uniseluler]] seperti [[desmid]] (berukuran sekitar ) dan [[picozoa]] (kurang dari ), hingga tumbuhan terbesar di dunia ([[megaflora]]) seperti konifer &amp;#039;&amp;#039;[[Sequoia sempervirens]]&amp;#039;&amp;#039; (dapat mencapai ) dan tumbuhan berbunga &amp;#039;&amp;#039;[[Eucalyptus regnans]]&amp;#039;&amp;#039; (mencapai sekitar ).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penamaan tumbuhan diatur oleh [[Kode Tata Nama Internasional untuk Alga, Fungi, dan Tumbuhan]] serta &amp;#039;&amp;#039;[[International Code of Nomenclature for Cultivated Plants]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sejarah evolusi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Nenek moyang tumbuhan darat berevolusi di dalam air. Lapisan tipis alga telah terbentuk di daratan sekitar , tetapi baru pada masa [[Ordovisium]], kira-kira , tumbuhan darat pertama muncul dengan tingkat organisasi yang mirip dengan bryophyta. Namun demikian, fosil organisme dengan [[talus]] yang pipih pada batuan [[Prakambrium]] menunjukkan bahwa eukariota multiseluler air tawar telah ada lebih dari satu miliar tahun yang lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan darat primitif mulai mengalami diversifikasi pada akhir periode [[Silur]], sekitar . Jejak [[bryophyta]], [[paku kawat]] (&amp;#039;&amp;#039;club mosses&amp;#039;&amp;#039;), dan [[paku-pakuan]] mulai muncul dalam catatan fosil. Anatomi tumbuhan purba yang terawetkan hingga ke tingkat seluler ditemukan pada fosil [[Devon]] awal di [[Rhynie chert]]. Tumbuhan-tumbuhan awal ini membatu akibat proses pengendapan silika di sumber air panas vulkanik yang kaya silika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menjelang akhir periode Devon, sebagian besar ciri dasar tumbuhan modern telah terbentuk, termasuk akar, daun, dan [[Xylem|kayu sekunder]] pada pohon seperti &amp;#039;&amp;#039;[[Archaeopteris]]&amp;#039;&amp;#039;. Pada masa [[Karbon]], terbentuk hutan-hutan lebat di lahan rawa yang didominasi oleh paku kawat dan [[ekor kuda (tumbuhan)|ekor kuda]], beberapa di antaranya tumbuh setinggi pohon. Periode ini juga menandai kemunculan awal [[gymnospermae]], yakni [[Spermatophyta|tumbuhan berbiji]] pertama. Peristiwa [[kepunahan massal Permo-Trias]] kemudian mengubah struktur komunitas tumbuhan secara drastis. Perubahan ini mungkin membuka jalan bagi [[Tumbuhan berbunga#Sejarah fosil|evolusi tumbuhan berbunga]] pada masa [[Trias]] (~), yang kemudian mengalami [[radiasi adaptif]] begitu cepat pada [[Kapur]] sehingga [[Charles Darwin]] menyebutnya sebagai suatu &amp;quot;[[misteri yang mengerikan]]&amp;quot;. [[Konifer]] kemudian mengalami diversifikasi sejak Akhir Trias dan menjadi unsur dominan dalam flora [[Jura]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Filogeni ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 2019, sebuah [[filogeni]] yang disusun berdasarkan data [[genom]] dan [[transkriptomika|transkriptom]] dari 1.153 spesies tumbuhan telah diajukan.&lt;br /&gt;
Penempatan kelompok alga dalam filogeni ini diperkuat oleh analisis berbasis genom dari [[Mesostigmatophyceae]] dan [[Chlorokybophyceae]] yang telah berhasil diurutkan. Dalam analisis tersebut, baik “alga klorofit” maupun “alga streptofit” diperlakukan sebagai kelompok [[parafiletik]] (ditandai dengan garis vertikal di samping diagram pohon filogenetik), karena tumbuhan darat (&amp;#039;&amp;#039;Embryophyta&amp;#039;&amp;#039;) berevolusi dari dalam kelompok-kelompok tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Klasifikasi [[Bryophyta]] (tumbuhan lumut) juga didukung oleh penelitian Puttick &amp;#039;&amp;#039;et al.&amp;#039;&amp;#039; tahun 2018, serta oleh filogeni yang melibatkan genom [[lumut tanduk]] (&amp;#039;&amp;#039;Anthocerotophyta&amp;#039;&amp;#039;) yang juga telah berhasil diurutkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fisiologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sel tumbuhan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sel-sel tumbuhan memiliki ciri khas yang membedakannya dari sel eukariot lain, seperti sel [[hewan]]. Ciri tersebut mencakup keberadaan [[vakuola]] sentral besar yang berisi air, [[kloroplas]], serta [[dinding sel]] yang kuat tetapi lentur dan terletak di luar [[membran sel]]. Kloroplas merupakan hasil [[simbiogenesis|proses simbiogenesis]] antara sel non-fotosintetik dengan [[sianobakteri]] fotosintetik. Dinding sel yang tersusun terutama dari [[selulosa]] memungkinkan sel tumbuhan menahan tekanan osmotik tinggi dan [[tekanan turgor|mengembang oleh air]] tanpa pecah. Sementara itu, vakuola berperan menjaga ukuran sel dengan memungkinkan perubahan volume tanpa mengubah jumlah [[sitosol|sitoplasma]] yang signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Struktur tumbuhan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar tumbuhan bersifat [[multiseluler]]. Sel-sel tumbuhan mengalami proses [[Diferensiasi sel|diferensiasi]] menjadi berbagai jenis sel yang membentuk jaringan, seperti [[jaringan pembuluh]] dengan [[xilem]] dan [[floem]] yang terspesialisasi pada tulang daun dan [[batang]]. Jaringan-jaringan tersebut kemudian menyusun organ-organ yang memiliki fungsi fisiologis berbeda: [[akar]] untuk menyerap air dan mineral, batang sebagai penopang serta saluran transportasi air dan hasil fotosintesis, [[daun]] sebagai tempat terjadinya fotosintesis, dan [[bunga]] sebagai organ reproduksi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Fotosintesis ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan melakukan proses [[fotosintesis]], yaitu pembuatan molekul-molekul makanan (terutama [[gula]]) dengan memanfaatkan energi yang diperoleh dari [[cahaya]]. Sel-sel tumbuhan mengandung [[klorofil]] di dalam kloroplasnya, yaitu pigmen hijau yang berfungsi menangkap energi cahaya. Persamaan kimia keseluruhan dari fotosintesis adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
:&amp;lt;chem&amp;gt;6CO2{} + 6H2O{} -&amp;gt;[\text{cahaya}] C6H12O6{} + 6O2{}&amp;lt;/chem&amp;gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proses ini menyebabkan tumbuhan melepaskan [[oksigen]] ke atmosfer. Tumbuhan hijau menghasilkan sebagian besar oksigen molekuler di Bumi, bersama dengan kontribusi dari alga fotosintetik dan [[sianobakteri]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tumbuhan yang secara sekunder beradaptasi menjadi [[tumbuhan parasit]] dapat kehilangan gen-gen yang berperan dalam fotosintesis dan produksi klorofil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pertumbuhan dan perbaikan ===&lt;br /&gt;
Pertumbuhan tumbuhan ditentukan oleh interaksi antara [[genom]] tumbuhan dengan lingkungan fisik maupun biotik di sekitarnya.&lt;br /&gt;
Faktor-faktor lingkungan abiotik meliputi [[suhu]], [[air]], cahaya, [[karbon dioksida]], serta [[unsur hara]] di dalam tanah.&lt;br /&gt;
Sementara itu, faktor biotik yang memengaruhi pertumbuhan mencakup kepadatan populasi tumbuhan, perumputan oleh hewan, keberadaan bakteri dan jamur simbiotik yang menguntungkan, serta serangan dari serangga atau [[patologi tumbuhan|penyakit tumbuhan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suhu beku dan dehidrasi dapat merusak atau bahkan mematikan tumbuhan. Beberapa spesies memiliki [[protein antibeku]], [[protein kejut panas]], dan gula dalam sitoplasmanya yang memungkinkan mereka [[Ketahanan tumbuhan|bertahan menghadapi tekanan lingkungan]] tersebut.&lt;br /&gt;
Sepanjang hidupnya, tumbuhan senantiasa terpapar berbagai tekanan fisik dan biotik yang dapat menyebabkan [[Kerusakan DNA alami|kerusakan DNA]]. Namun, mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk menoleransi dan memperbaiki sebagian besar kerusakan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Reproduksi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan bereproduksi untuk menghasilkan keturunan, baik secara [[Morfologi reproduksi tumbuhan|seksual]], dengan melibatkan [[gamet]], maupun secara [[Reproduksi aseksual|aseksual]] melalui proses pertumbuhan biasa. Banyak spesies tumbuhan yang memanfaatkan kedua mekanisme ini sekaligus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Seksual ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam reproduksi seksual, tumbuhan menjalani siklus hidup yang kompleks dengan [[pergiliran keturunan]]. Salah satu generasi, yaitu [[sporofit]], bersifat [[diploid]] (memiliki dua set [[kromosom]]), dan menghasilkan generasi berikutnya, yaitu [[gametofit]], yang [[haploid]] (memiliki satu set kromosom). Beberapa tumbuhan juga bereproduksi aseksual melalui [[spora]].&lt;br /&gt;
Pada tumbuhan tak berbunga seperti lumut, fase gametofit yang seksual membentuk sebagian besar struktur tumbuhan yang tampak.&lt;br /&gt;
Sedangkan pada tumbuhan berbiji (baik [[gymnospermae]] maupun tumbuhan berbunga), fase sporofit merupakan bentuk utama yang tampak, sementara gametofit berukuran sangat kecil.&lt;br /&gt;
Tumbuhan berbunga bereproduksi secara seksual menggunakan bunga, yang mengandung bagian jantan dan betina: keduanya bisa terdapat pada bunga yang sama ([[bunga hermafrodit]]), pada [[tumbuhan berumah satu|bunga berbeda dalam satu individu]], atau pada [[tumbuhan berumah dua|individu yang berbeda]]. [[Benang sari]] menghasilkan [[serbuk sari]] yang membawa gamet jantan untuk membuahi sel telur dalam [[ovulum]] dari gametofit betina. Pembuahan terjadi di dalam [[putik]] atau [[bakal biji]], yang kemudian berkembang menjadi [[buah]] berisi [[biji]]. Buah dapat tersebar secara utuh, atau pecah untuk menyebarkan [[penyebaran biji|bijinya]] satu per satu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==== Aseksual ====&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan dapat bereproduksi secara aseksual dengan menumbuhkan beragam struktur yang mampu berkembang menjadi individu baru. Dalam bentuk yang paling sederhana, tumbuhan seperti lumut atau lumut hati dapat terpecah menjadi bagian-bagian kecil, dan setiap potongannya berpotensi tumbuh kembali menjadi tumbuhan utuh. Perbanyakan tumbuhan berbunga melalui [[stek]] merupakan proses serupa.&lt;br /&gt;
Struktur seperti [[stolon]] atau geragih memungkinkan tumbuhan menjalar dan menutupi suatu area, membentuk suatu [[klon]]. Banyak tumbuhan juga menumbuhkan organ penyimpan cadangan makanan seperti [[umbi]] atau [[umbi lapis]], yang masing-masing dapat berkembang menjadi individu baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tumbuhan tak berbunga, seperti berbagai jenis lumut hati, lumut daun, dan sebagian [[paku kawat]], serta sejumlah kecil tumbuhan berbunga, menghasilkan gumpalan kecil sel yang disebut [[gema (botani)|gema]] (&amp;#039;&amp;#039;gemmae&amp;#039;&amp;#039;). Gema ini dapat terlepas dari induknya dan tumbuh menjadi individu baru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Ketahanan terhadap penyakit ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan memiliki reseptor pengenal pola (&amp;#039;&amp;#039;pattern-recognition receptors&amp;#039;&amp;#039;) yang berfungsi mengenali [[patogen]] seperti bakteri penyebab penyakit tumbuhan. Ketika patogen terdeteksi, tumbuhan akan memicu respons pertahanan untuk melindungi dirinya.&lt;br /&gt;
Reseptor tumbuhan pertama yang diidentifikasi ditemukan pada [[padi]] dan pada &amp;#039;&amp;#039;[[Arabidopsis thaliana]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Genomika ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan memiliki beberapa genom terbesar di antara seluruh organisme yang dikenal.&lt;br /&gt;
Genom tumbuhan terbesar (dalam hal jumlah gen) dimiliki oleh [[gandum]] (&amp;#039;&amp;#039;Triticum aestivum&amp;#039;&amp;#039;), yang diperkirakan mengandung sekitar 94.000 gen, hampir lima kali lipat lebih banyak dibandingkan [[genom manusia]].&lt;br /&gt;
Genom tumbuhan pertama yang berhasil disekuens adalah genom &amp;#039;&amp;#039;Arabidopsis thaliana&amp;#039;&amp;#039;, yang diketahui mengode sekitar 25.500 gen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika dilihat dari ukuran keseluruhan urutan DNA-nya, genom terkecil yang telah dipublikasikan adalah milik tumbuhan karnivor &amp;#039;&amp;#039;[[Utricularia gibba|bladderwort]]&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;Utricularia gibba&amp;#039;&amp;#039;), dengan panjang hanya 82 Mb, meskipun tetap mengode sekitar 28.500 gen.&lt;br /&gt;
Sebaliknya, genom terbesar ditemukan pada [[Picea abies|cemara Norwegia]] (&amp;#039;&amp;#039;Picea abies&amp;#039;&amp;#039;), dengan ukuran mencapai lebih dari 19,6 Gb dan mengandung sekitar 28.300 gen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ekologi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Sebaran ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Mereka menempati beragam [[bioma]] yang masing-masing dapat dibagi lagi menjadi banyak [[ekoregion]] berbeda.&lt;br /&gt;
Namun, hanya tumbuhan yang sangat tangguh dari [[flora Antarktika]], yang terdiri atas alga, lumut, lumut hati, liken, serta hanya dua spesies tumbuhan berbunga, yang mampu beradaptasi dengan kondisi ekstrem di benua selatan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan sering kali menjadi komponen fisik dan struktural utama dari habitat tempat mereka tumbuh. Banyak bioma di Bumi dinamai berdasarkan jenis vegetasi yang mendominasi di dalamnya, karena tumbuhan merupakan organisme yang paling berpengaruh dalam membentuk karakter bioma tersebut, seperti pada [[padang rumput]], [[sabana]], dan [[hutan hujan tropis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Hubungan ekologis ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hewan yang berevolusi bersama tumbuhan; tumbuhan berbunga mengembangkan beragam bentuk [[sindrom penyerbukan]], yakni seperangkat ciri bunga yang berevolusi untuk [[seleksi berbasis penyerbuk|memperbesar peluang reproduksi mereka]]. Banyak di antaranya, seperti [[entomofili|serangga]] dan [[ornitofili|burung]], berperan sebagai [[penyerbuk]], yang mengunjungi bunga dan tanpa sengaja memindahkan serbuk sari sebagai imbalan atas makanan berupa serbuk sari atau [[nektar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak hewan pula yang [[penyebaran biologis|menyebarkan biji]] tumbuhan yang telah berevolusi menyesuaikan diri untuk jenis penyebaran tersebut. Beragam mekanisme penyebaran telah berevolusi: beberapa buah memiliki lapisan luar yang bergizi dan menarik bagi hewan, sementara bijinya dirancang untuk tetap utuh melewati saluran pencernaan hewan; lainnya memiliki kait atau duri kecil yang memungkinkannya menempel pada bulu mamalia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Mirmekofit]] adalah tumbuhan yang berevolusi bersama [[semut]]. Tumbuhan menyediakan tempat tinggal, dan terkadang juga sumber makanan bagi semut. Sebagai gantinya, semut melindungi tumbuhan dari [[herbivora]] maupun dari tumbuhan pesaing. Kotoran semut juga berfungsi sebagai [[pupuk]] organik yang memperkaya tanah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar spesies tumbuhan memiliki asosiasi dengan jamur pada sistem perakarannya dalam hubungan [[simbiosis]] [[Mutualisme (biologi)|mutualistik]] yang disebut [[mikoriza]]. Jamur membantu tumbuhan menyerap air dan unsur hara dari tanah, sementara tumbuhan memberikan karbohidrat hasil fotosintesis sebagai balasannya.&lt;br /&gt;
Beberapa tumbuhan juga menjadi tempat tinggal bagi jamur [[endofit]] yang melindungi inangnya dari herbivora dengan menghasilkan senyawa toksik. Endofit jamur &amp;#039;&amp;#039;[[Neotyphodium coenophialum]]&amp;#039;&amp;#039; pada rumput &amp;#039;&amp;#039;[[Lolium arundinaceum]]&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;tall fescue&amp;#039;&amp;#039;) bahkan dianggap sebagai hama dalam industri peternakan sapi di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak [[leguminosae]] yang memiliki bakteri pengikat nitrogen dari genus &amp;#039;&amp;#039;[[Rhizobium]]&amp;#039;&amp;#039; di dalam [[bintil akar]] mereka, yang mampu mengikat nitrogen dari udara agar dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan; sebagai imbalannya, tumbuhan menyediakan gula hasil fotosintesis untuk bakteri tersebut. Nitrogen yang diikat dengan cara ini dapat dimanfaatkan pula oleh tumbuhan lain, dan memiliki peran penting dalam pertanian. Misalnya, petani sering menerapkan sistem [[rotasi tanaman]] dengan menanam leguminosae seperti kacang-kacangan, diikuti tanaman serealia seperti gandum, untuk menyediakan [[tanaman komersial|tanaman utama]] dengan kebutuhan [[pupuk nitrogen]] yang lebih sedikit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 1% dari seluruh [[tumbuhan parasit]] memperoleh sebagian atau seluruh kebutuhan makanannya dari tumbuhan lain. Tingkat ketergantungan ini beragam: [[mistletoe]] bersifat semi-parasit, hanya mengambil sebagian nutrisi dari inangnya sambil tetap melakukan fotosintesis; sedangkan [[Orobanche|bunga sapu]] dan [[Lathraea|toothwort]] sepenuhnya parasit, bergantung total pada akar tumbuhan lain untuk memperoleh seluruh unsur hara, dan karenanya kehilangan seluruh [[klorofil]]-nya. Parasit sejati semacam itu dapat sangat merugikan tumbuhan inangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan yang tumbuh di atas tumbuhan lain tanpa mengambil zat makanannya disebut [[epifit]]. Jenis ini biasanya hidup pada batang atau cabang pohon dan dapat membentuk ekosistem pepohonan yang sangat beragam. Beberapa epifit dapat menimbulkan dampak tidak langsung bagi inangnya, misalnya dengan menghalangi cahaya matahari. [[Hemiepifit]] seperti [[beringin]] memulai hidupnya sebagai epifit, tetapi kemudian menumbuhkan akar ke tanah dan pada akhirnya menindih serta membunuh pohon inangnya. Banyak [[anggrek]], [[bromelia]], paku, dan lumut yang hidup sebagai epifit.&lt;br /&gt;
Beberapa di antaranya, seperti bromelia, menampung air pada ketiak daunnya; [[fitotelma|genangan air]] kecil ini dapat menopang jaring-jaring makanan akuatik yang kompleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 630 spesies tumbuhan diketahui bersifat [[tumbuhan karnivor|karnivor]], seperti [[perangkap lalat Venus]] (&amp;#039;&amp;#039;Dionaea muscipula&amp;#039;&amp;#039;) dan [[drosera]] (&amp;#039;&amp;#039;Drosera&amp;#039;&amp;#039; sp.). Mereka menangkap hewan kecil dan mencernanya untuk memperoleh unsur hara mineral, terutama [[nitrogen]] dan [[fosfor]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kompetisi ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Persaingan untuk mendapatkan sumber daya yang sama akan menurunkan laju pertumbuhan suatu tumbuhan.&lt;br /&gt;
Sumber daya yang diperebutkan antara lain cahaya matahari, air, dan unsur hara. Cahaya merupakan faktor yang sangat penting karena dibutuhkan dalam proses fotosintesis.&lt;br /&gt;
Tumbuhan menggunakan daunnya untuk menaungi tumbuhan lain dari sinar matahari, dan tumbuh dengan cepat guna memaksimalkan paparan cahaya bagi dirinya sendiri.&lt;br /&gt;
Air juga esensial bagi fotosintesis; oleh karena itu, akar-akar tumbuhan saling bersaing untuk menyerap air sebanyak mungkin dari dalam tanah.&lt;br /&gt;
Sebagian tumbuhan memiliki akar yang sangat dalam, memungkinkan mereka mencapai cadangan air yang tersimpan jauh di bawah permukaan tanah; sementara yang lain memiliki akar dangkal yang menjalar jauh ke samping untuk mengumpulkan air hujan yang baru turun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mineral juga berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.&lt;br /&gt;
Unsur hara yang umum menjadi objek persaingan di antara tumbuhan meliputi nitrogen, fosfor, dan kalium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pentingnya tumbuhan bagi manusia ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Pangan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembudidayaan tumbuhan oleh manusia merupakan inti dari kegiatan [[pertanian]], yang pada gilirannya [[Sejarah pertanian|memegang peranan penting dalam perjalanan sejarah peradaban dunia]].&lt;br /&gt;
Manusia bergantung pada tumbuhan berbunga sebagai sumber [[pangan]], baik secara langsung maupun tidak langsung, misalnya sebagai pakan dalam [[peternakan]].&lt;br /&gt;
Dalam cakupan yang lebih luas, kegiatan pertanian meliputi bidang [[agronomi]] untuk tanaman pangan lahan kering, [[hortikultura]] untuk sayuran dan buah-buahan, serta [[kehutanan]], yang mencakup baik tumbuhan berbunga maupun [[konifer]], untuk menghasilkan kayu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekitar 7.000 spesies tumbuhan pernah dimanfaatkan sebagai sumber pangan, tetapi sebagian besar makanan modern kini berasal hanya dari sekitar 30 spesies utama.&lt;br /&gt;
Tanaman [[pangan pokok]] yang paling penting antara lain [[serealia]] seperti padi dan gandum; umbi-umbian bertepung seperti [[singkong]] dan [[kentang]]; serta [[polong-polongan]] seperti [[kacang polong]] dan [[kacang merah]].&lt;br /&gt;
[[Minyak nabati]] seperti [[minyak zaitun]] dan [[minyak sawit]] menjadi sumber [[lipida]], sementara buah dan [[sayuran]] menyediakan berbagai [[vitamin]] dan mineral penting bagi tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tanaman seperti [[kopi]], [[teh]], dan [[kakao]] merupakan komoditas utama dunia, yang produknya mengandung [[kafeina]] dan berfungsi sebagai stimulan ringan.&lt;br /&gt;
Bidang ilmu yang mempelajari pemanfaatan tumbuhan oleh manusia dikenal sebagai botani ekonomi atau [[etnobotani]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Obat-obatan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Tumbuhan obat]] merupakan sumber utama [[senyawa organik]], baik untuk keperluan pengobatan maupun penelitian fisiologis, serta menjadi bahan dasar dalam [[sintesis organik]] industri yang menghasilkan beragam bahan kimia organik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ratusan jenis obat, termasuk pula zat [[narkotika]], berasal dari tumbuhan, baik yang digunakan dalam pengobatan tradisional seperti [[herbalisme]], maupun dari bahan kimia murni yang diisolasi dari tumbuhan atau pertama kali ditemukan melalui penelitian [[etnobotani]], kemudian disintesis untuk digunakan dalam pengobatan modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat-obatan modern yang berasal dari tumbuhan antara lain [[aspirin]], [[taksol]], [[morfin]], [[kina]], [[reserpin]], [[kolkisin]], [[digitalis]], dan [[vinkristin]].&lt;br /&gt;
[[Daftar tumbuhan yang digunakan dalam herbalisme|Tumbuhan yang digunakan dalam herbalisme]] meliputi [[Ginkgo biloba|ginkgo]], [[echinacea]], &amp;#039;&amp;#039;[[Tanacetum parthenium|feverfew]]&amp;#039;&amp;#039;, dan &amp;#039;&amp;#039;[[Hypericum perforatum|St. John&amp;#039;s wort]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karya monumental [[farmakope]] Dioscorides, &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, yang ditulis antara tahun 50 dan 70 M, memuat deskripsi sekitar 600 jenis tumbuhan obat dan digunakan secara luas di Eropa serta Timur Tengah hingga sekitar tahun 1600 M.&lt;br /&gt;
Karya tersebut menjadi cikal bakal seluruh farmakope modern yang ada saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Produk nonpangan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan yang dibudidayakan sebagai tanaman industri menjadi sumber bagi beragam produk yang digunakan dalam berbagai proses manufaktur.&lt;br /&gt;
Produk nonpangan yang dihasilkan mencakup [[minyak atsiri]], [[pewarna alami]], pigmen, [[lilin]], [[resin]], [[tanin]], alkaloid, [[ambar]], dan [[gabus]]. Dari berbagai bahan nabati ini dihasilkan pula sabun, sampo, parfum, kosmetik, cat, pernis, terpentin, karet, [[lateks]], pelumas, linoleum, plastik, tinta, serta [[gom]] alami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber energi terbarukan yang berasal dari tumbuhan meliputi [[kayu bakar]], [[gambut]], dan berbagai jenis [[bahan bakar hayati]].&lt;br /&gt;
[[Bahan bakar fosil]] seperti [[batubara]], [[minyak bumi]], dan [[gas alam]] pada dasarnya juga berasal dari sisa-sisa organisme akuatik, termasuk [[fitoplankton]], yang terurai dan mengalami transformasi kimia selama rentang waktu [[geologi]].&lt;br /&gt;
Banyak ladang batubara terbentuk pada masa [[Karbon]], salah satu periode penting dalam [[sejarah Bumi]]. Tumbuhan darat juga menghasilkan [[Kerogen#Type III: humic|kerogen tipe III]], yang menjadi sumber utama [[gas alam]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber daya struktural dan serat yang berasal dari tumbuhan juga digunakan untuk membangun tempat tinggal dan memproduksi pakaian. [[Kayu]] dimanfaatkan dalam pembangunan rumah, kapal, dan perabotan, serta dalam pembuatan benda-benda kecil seperti [[alat musik]] dan perlengkapan olahraga. Kayu diolah menjadi [[pulp]] untuk memproduksi [[kertas]] dan [[karton]].&lt;br /&gt;
Kain kerap dibuat dari [[kapas]], [[flaks]], [[rami]], atau serat sintetis seperti [[rayon]] yang berasal dari selulosa tumbuhan. [[Benang (serat)|Benang]] untuk menjahit kain pun sebagian besar bersumber dari kapas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Tanaman hias ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ribuan spesies tumbuhan dibudidayakan karena keindahannya, serta untuk memberikan keteduhan, menstabilkan suhu, mengurangi hembusan angin, meredam kebisingan, menjaga privasi, dan mencegah erosi tanah. Tumbuhan menjadi fondasi bagi industri pariwisata bernilai miliaran dolar setiap tahunnya, yang meliputi perjalanan ke [[pariwisata taman|taman-taman bersejarah]], [[taman nasional]], [[hutan hujan]], hingga [[hutan]] dengan dedaunan musim gugur yang berwarna-warni, serta perayaan seperti [[Hanami|festival bunga sakura Jepang]] dan [[National Cherry Blossom Festival|Festival Bunga Sakura Amerika Serikat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan dapat ditanam di dalam ruangan sebagai [[tanaman hias dalam ruangan]], atau di bangunan khusus seperti [[rumah kaca]]. Beberapa tumbuhan, seperti perangkap lalat Venus, [[mimosa pudica]] (putri malu), dan [[tumbuhan kebangkitan]], dijual sebagai tanaman unik yang menarik rasa ingin tahu. Seni yang berfokus pada penataan tumbuhan hidup atau potongan bunga meliputi [[bonsai]], [[ikebana]], serta seni merangkai bunga segar dan kering.&lt;br /&gt;
Sejarah dunia bahkan pernah berubah karena tumbuhan hias, seperti yang terjadi pada masa [[tulip mania|tulipomania]] di Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dalam ilmu pengetahuan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Sejarah botani|Kajian tradisional tentang tumbuhan]] merupakan cabang ilmu pengetahuan yang dikenal sebagai [[botani]].&lt;br /&gt;
Dalam penelitian biologi dasar, tumbuhan sering digunakan sebagai [[organisme model]]. Dalam bidang [[genetika]], persilangan tanaman kacang polong memungkinkan [[Gregor Mendel]] merumuskan [[pewarisan Mendel|hukum-hukum dasar pewarisan sifat]].&lt;br /&gt;
Sementara itu, pengamatan terhadap kromosom pada tanaman jagung memungkinkan [[Barbara McClintock]] membuktikan hubungan antara kromosom dan sifat-sifat yang diwariskan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan &amp;#039;&amp;#039;Arabidopsis thaliana&amp;#039;&amp;#039; digunakan secara luas di laboratorium sebagai organisme model untuk memahami bagaimana [[gen]] mengendalikan pertumbuhan dan pembentukan struktur tumbuhan.&lt;br /&gt;
[[Cincin pertumbuhan pohon]] juga digunakan dalam [[arkeologi]] sebagai metode penanggalan dan sebagai catatan [[Paleoklimatologi|perubahan iklim masa lalu]].&lt;br /&gt;
Kajian tentang fosil tumbuhan, atau [[Paleobotani]], memberikan wawasan tentang evolusi tumbuhan, [[Paleogeografi|rekonstruksi kondisi geografis masa purba]], serta perubahan iklim pada masa lampau. Fosil tumbuhan juga membantu para ahli geologi dalam menentukan usia lapisan batuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dalam mitologi, agama, dan kebudayaan ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tumbuhan, termasuk [[Pohon dalam mitologi|pohon-pohon dalam mitologi]], kerap hadir dalam kisah-kisah keagamaan dan karya [[daftar tumbuhan fiktif|sastra]]. Dalam berbagai tradisi [[agama Indo-Eropa]], Siberia, dan [[agama penduduk asli Amerika]], muncul sebuah motif yang disebut [[pohon dunia]], digambarkan sebagai pohon raksasa yang tumbuh dari bumi, menyangga langit, dan menembus hingga ke [[alam baka]] dengan akar-akarnya. Pohon ini kerap muncul pula sebagai pohon kosmis, atau sebagai pohon yang menjadi tempat burung elang dan ular bertemu dalam simbolisme kuno.&lt;br /&gt;
Beragam bentuk dari pohon dunia ini mencakup arketipe [[pohon kehidupan]], yang berakar dari konsep Eurasia tentang [[pohon suci]]. Motif kuno lainnya yang tersebar luas, misalnya di Iran, menampilkan gambaran tentang pohon kehidupan yang diapit oleh sepasang [[hewan yang saling berhadapan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bunga sering digunakan sebagai tanda penghormatan, hadiah, atau untuk menandai peristiwa penting seperti kelahiran, kematian, pernikahan, dan hari-hari perayaan. Dalam [[bahasa bunga]], rangkaian bunga bahkan dapat menyampaikan pesan tersembunyi yang sarat makna.&lt;br /&gt;
Tumbuhan, khususnya bunga, juga menjadi subjek utama dalam banyak karya lukisan, dari representasi ilmiah hingga simbolisme estetika dalam seni Eropa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Dampak negatif ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Gulma]] adalah tumbuhan yang dianggap tidak diinginkan, baik secara ekonomi maupun estetika, karena tumbuh di lingkungan yang dikelola manusia seperti area pertanian dan taman.&lt;br /&gt;
Manusia telah memindahkan banyak jenis tumbuhan melampaui wilayah asalnya, sebagian dari tumbuhan ini kemudian menjadi [[spesies invasif]] yang merusak ekosistem dengan menyingkirkan spesies asli, bahkan terkadang berubah menjadi gulma yang serius dalam lahan budidaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa tumbuhan yang menghasilkan [[anemofili|serbuk sari yang terbawa angin]], seperti rumput-rumputan, dapat memicu [[reaksi alergi]] pada orang yang menderita [[rinitis alergi|alergi serbuk sari]].&lt;br /&gt;
Banyak tumbuhan juga [[daftar tumbuhan beracun|menghasilkan racun]] sebagai bagian dari mekanisme [[pertahanan tumbuhan terhadap herbivora|pertahanan diri terhadap herbivora]]. Kelas utama racun tumbuhan mencakup [[alkaloid]], [[terpenoid]], dan [[fenol|senyawa fenolik]].&lt;br /&gt;
Zat-zat ini dapat membahayakan manusia maupun hewan ternak bila tertelan atau, seperti pada kasus [[racun ivy]], melalui kontak langsung dengan kulit.&lt;br /&gt;
Selain itu, beberapa tumbuhan juga dapat memberikan dampak negatif terhadap tumbuhan lain di sekitarnya, dengan menghambat pertumbuhan bibit atau vegetasi di sekitarnya melalui pelepasan senyawa kimia [[alelopati|alelopatik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Tumbuhan air]]&lt;br /&gt;
* [[Penghilangan karbon dioksida]]&lt;br /&gt;
* [[Suksesi ekologi]]&lt;br /&gt;
* [[Bentang pangan]]&lt;br /&gt;
* [[Lingkungan alami]]&lt;br /&gt;
* [[Tumbuhan tahunan]]&lt;br /&gt;
* [[Fitoremediasi]]&lt;br /&gt;
* [[Identifikasi tumbuhan]]&lt;br /&gt;
* [[Persepsi tumbuhan (fisiologi)]]&lt;br /&gt;
* [[Terarium]]&lt;br /&gt;
* [[Hari Lingkungan Hidup Sedunia]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*  (membutuhkan [[Microsoft Silverlight]])&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://ucjeps.berkeley.edu/INA.html Index Nominum Algarum]&lt;br /&gt;
* [http://florabase.calm.wa.gov.au/phylogeny/cronq88.html Interactive Cronquist classification]&lt;br /&gt;
* [http://www.prota.org/uk/About+Prota/ Plant Resources of Tropical Africa]&lt;br /&gt;
* [http://tolweb.org/Green_plants Tree of Life]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
;Basis data botani dan vegetasi&lt;br /&gt;
* [http://www.aluka.org/action/doBrowse?sa=1&amp;amp;sa_sel= African Plants Initiative database]&lt;br /&gt;
* [http://www.anbg.gov.au/cpbr/databases/ Australia]&lt;br /&gt;
* [http://www.chilebosque.cl/ Chilean plants at &amp;#039;&amp;#039;Chilebosque&amp;#039;&amp;#039;]&lt;br /&gt;
* [http://www.efloras.org/index.aspx e-Floras (Flora of China, Flora of North America and others)]&lt;br /&gt;
* [http://rbg-web2.rbge.org.uk/FE/fe.html Flora Europaea]&lt;br /&gt;
* [http://www.floraweb.de/ Flora of Central Europe]&lt;br /&gt;
* [http://www.efloras.org/flora_page.aspx?flora_id=1 Flora of North America]&lt;br /&gt;
* [http://www.alpine-plants-jp.com/botanical_name/list_of_japanese_wild_plants_abelia_buxus.htm List of Japanese Wild Plants Online]&lt;br /&gt;
* [http://www.ntbg.org/plants/choose_a_plant.php Meet the Plants-National Tropical Botanical Garden]&lt;br /&gt;
* [http://www.wildflower.org/ Lady Bird Johnson Wildflower Center - Native Plant Information Network at University of Texas, Austin]&lt;br /&gt;
* [http://www.theplantlist.org/ The Plant List]&lt;br /&gt;
* [http://plants.usda.gov/ United States Department of Agriculture] not limited to continental US species&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tumbuhan&amp;amp;oldid=29496392 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496392 (2026-07-26T19:00:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>