<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Unsur_periode_5</id>
	<title>Unsur periode 5 - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Unsur_periode_5"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T02:05:40Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;diff=16191&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;diff=16191&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T23:00:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;amp;diff=16191&amp;amp;oldid=15791&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;diff=15791&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29299198; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_5&amp;diff=15791&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:21:26Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29299198; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Unsur periode 5&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah unsur-unsur kimia pada baris (atau [[periode tabel periodik|periode]]) kelima [[tabel periodik]]. Tabel periodik disusun berdasarkan baris untuk menggambarkan tren keberulangan (periodik) perilaku kimia unsur-unsur seiring dengan kenaikan nomor atom: baris baru dimulai ketika perilaku kimia mulai berulang, artinya bahwa unsur-unsur dengan perilaku yang sama jatuh pada kolom yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periode 5 mengandung 18 unsur, dimulai dari [[rubidium]] dan diakhiri oleh [[xenon]]. Sesuai aturan, unsur-unsur periode 5 mengisi [[kelopak elektron|kulit]] 5s terlebih dahulu, disusul pengisian kulit-kulit 4d dan 5s. Urutannya seperti itu, tetapi ada perkecualian, seperti [[rodium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sifat-sifat fisika ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periode ini berisi [[teknesium]], salah satu dari dua unsur yang tidak mempunyai isotop stabil (unsur lainnya adalah [[prometium]]), serta [[molibenum]] dan [[iodium]], dua unsur terberat dengan peran biologis yang diketahui, dan [[Niobium]] yang memiliki kedalaman penetrasi magnetik terbesar diketahui di antara semua unsur. [[Zirkonium]] merupakan salah satu komponen utama dalam [[kristal zirkon]], saat ini merupakan mineral tertua yang dikenal dalam kerak bumi. Banyak [[logam transisi]] di bagian akhir periode, seperti rodium, sangat umum digunakan dalam perhiasan karena kenyataan bahwa mereka memiliki kilau yang menakjubkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periode ini diketahui memiliki jumlah penyimpangan dari [[aturan Madelung]] terbesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Unsur dan propertinya ==&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(*) Menyimpang dari [[aturan Madelung]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Unsur blok-s ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rubidium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Rubidium adalah unsur pertama yang ditempatkan dalam periode 5, dan merupakan [[logam alkali]], golongan paling reaktif dalam [[tabel periodik]], yang memiliki sifat dan kesamaan dengan logam alkali lainnya dan unsur periode 5 lainnya. Sebagai contoh, rubidium memiliki 5 kulit elektron, suatu sifat yang ditemukan dalam unsur-unsur periode 5 lainnya, sementara [[konfigurasi elektron]]nya diakhiri dengan kemiripan seperti logam alkali lainnya: s&amp;lt;sup&amp;gt;1&amp;lt;/sup&amp;gt;. [[Rubidium]] juga mengikuti tren kenaikan [[Reaktivitas (kimia)|reaktivitas]] seiring dengan kenaikan nomor atom dalam golongan logam alkali. Sesuai dengan hal tersebut, rubidium lebih reaktif daripada [[kalium]], tetapi kurang reaktif dibandingkan [[sesium]]. Sebagai tambahan, baik kalium maupun rubidium menghasilkan warna nyala yang sama ketika terbakar, sehingga peneliti harus menggunakan metode yang berbeda untuk membedakan kedua unsur golongan 1 ini. Rubidium sangat rentan terhadap [[Redoks|oksidasi]] di udara, sama dengan hampir semua logam alkali lainnya, sehingga sangat mudah berubah menjdai [[rubidium oksida]], suatu padatan kuning dengan [[rumus kimia]] Rb&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;O.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Stronsium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Stronsium adalah unsur kedua yang ditempatkan dalam [[periode tabel periodik|periode]] ke-5, dan merupakan [[logam alkali tanah]], sebuah golongan yang relatif reaktif, meskipun tidak sereaktif [[logam alkali]]. Seperti halnya rubidium, unsur ini memiliki 5 [[Kelopak elektron|kulit elektron]] atau [[tingkat energi]], dan sesuai dengan [[aturan Madelung]], ia memiliki dua elektron pada [[Kelopak elektron|subkulit]] 5s. [[Stronsium]] merupakan logam lunak dan sangat [[Reaktivitas (kimia)|reaktif]] jika terkena air. Meskipun tidak terkena air, stronsium akan bergabung dengan [[atom]] dari [[oksigen]] dan [[hidrogen]] membentuk [[stronsium hidroksida]] dan gas hidrogen murni yang secara cepat [[Difusi|berdifusi]] di [[udara]]. Sebagai tambahan, stronsium, seperti halnya rubidium, [[Redoks|teroksidasi]] di udara dan berubah warna menjadi [[kuning]]. Ketika dinyalakan, ia akan terbakar dengan [[nyala]] merah kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Unsur blok-d ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Itrium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Merupakan [[logam transisi]] berwarna perak metalik yang secara kimiawi mirip dengan [[lantanida|golongan lantanida]] dan sering diklasifikasikan sebagai &amp;quot;[[unsur tanah jarang]]&amp;quot; Itrium sering dijumpai selalu bergabung dengan lantanida dalam [[mineral tanah jarang]] dan tidak pernah dijumpaki sebagai unsur bebas. Satu-satunya [[isotop]] itrium yang stabil adalah &amp;lt;sup&amp;gt;89&amp;lt;/sup&amp;gt;Y, yang juga satu-satunya isotop alami itrium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1787, [[Carl Axel Arrhenius]] menemukan mineral baru di dekat [[Ytterby]], Swedia dan menamakannya &amp;#039;&amp;#039;[[gadolinit|iterbit]]&amp;#039;&amp;#039;, sesuai nama desanya. [[Johan Gadolin]] mengungkap adanya itrium oksida dalam sampel yang ditemukan Arrhenius pada tahun 1789, dan [[Anders Gustaf Ekeberg]] memberi nama oksida baru tersebut sebagai [[itria]] (&amp;#039;&amp;#039;yttria&amp;#039;&amp;#039;). Unsur itrium pertama kali diisolasi pada tahun 1828 oleh [[Friedrich Wöhler]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Manfaat penting itrium adalah dalam pembuatan [[fosfor]], seperti warna merah yang digunakan dalam layar [[tabung sinar katode]] (CRT) televisi dan dalam [[LED]]. Penggunaan lain meliputi produksi [[elektrode]], [[elektrolit]], [[saringan elektronik]], [[laser]], dan [[superkonduktor]]; beragam aplikasi medis; dan sebagai [[Unsur renik|bagian renik]] dalam berbagai bahan untuk meningkatkan sifat-sifatnya. Itrium tidak memiliki peran biologis, dan paparan terhadap senyawa intrium dapat menyebabkan penyakit paru-paru pada manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Zirkonium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Nama zirkonium diambil dari mineral &amp;#039;&amp;#039;[[zirkon]]&amp;#039;&amp;#039;. Massa atomnya adalah 91,224. Unsur ini merupakan [[logam transisi]] yang kuat, mengkilat, berwarna abu-abu putih, yang menyerupai [[titanium]]. Penggunaan utama zirkonium adalah sebagai [[refraktori]] dan &amp;#039;&amp;#039;[[opacifier]]&amp;#039;&amp;#039;, meskipun sejumlah kecil digunakan untuk logam paduan karena ketahanannya terhadap korosi. Sumber utama zirkonium adalah dari mineral [[zirkon]], yang merupakan bentuk paling penting zirkonium yang banyak digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Zirkoniium membentuk beragam senyawa [[Kimia anorganik|anorganik]] dan [[Senyawa organologam|organologam]] seperti [[zirkonium dioksida]] dan [[zirkonosena diklorida]]. Lima [[isotop]] zirkonium tersedia secara alami, tiga di antaranya stabil. Senyawa zirkonium tidak mempunyai peran biologis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Niobium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Ini merupakan [[logam transisi]] lunak, [[elastis]], dan berwarna abu-abu, yang sering dijumpai dalam mineral [[piroklor]], sumber komersial utama untuk niobium, dan [[kolumbit]]. Nama &amp;#039;&amp;#039;niobium&amp;#039;&amp;#039; diambil dari [[mitologi Yunani]]: &amp;#039;&amp;#039;[[Niobe]]&amp;#039;&amp;#039;, putri dari &amp;#039;&amp;#039;[[Tantalus]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Niobium mempunyai sifat fisika dan kimia yang sama seperti unsur [[tantalum]], dan oleh karena itu keduanya sulit dibedakan. Kimiawan Inggris [[Charles Hatchett]] melaporkan sebuah unsur baru yang mirip dengan tantalum pada tahun 1801, dan menamakannya kolumbium. Pada tahun 1809, kimiawan Inggris lainnya [[William Hyde Wollaston]] salah menyimpulkan bahwa tantalum dan kolumbium adalah identik. Kimiawan Jerman [[Heinrich Rose]] menentukan, pada tahun 1846, bahwa bijih tantalum mengandung sebuah unsur kedua, yang ia beri nama niobium. Pada tahun 1864 dan 1865, sejumlah temuan ilmiah menjelaskan bahwa niobium dan kolumbium adalah unsur yang sama (yang dibedakan dari tantalum), dan selama satu abad kedua nama digunakan bergantian. Nama niobium diakui secara resmi pada tahun 1949.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Niobium digunakan secara komersial pertama kali pada awal abad ke-20. [[Brasil]] adalah pemimpin produksi niobium dan [[feroniobium]], suatu [[logam paduan]] niobium dan besi. Niobium sebagian besar digunakan dalam logam paduan, bagian terbesar dalam [[baja]] khusus seperti yang digunakan dalam [[Pipa (saluran)|pipa untuk saluran]]. Meskipun logam paduan hanya mengandung maksimum 0,1% niobium, tetapi persentase yang kecil tersebut mampu memperbaiki kekuatan baja. Stabilitas temperatur [[superaloy]] yang mengandung niobium merupakan hal penting dalam penggunaannya untuk [[mesin jet]] dan [[roket]]. Niobium digunakan dalam berbagai bahan [[Superkonduktivitas|superkonduktor]]. [[Superkonduktor tipe-II|Aloy superkonduktor]], yang juga mengandung [[titanium]] dan [[timah]], banyak digunakan dalam [[magnet superkonduktor]] dalam [[Pencitraan resonansi magnetik|pemindai MRI]]. Aplikasi niobium lainnya antara lain pengelasan, industri nuklir, elektronika, optik, [[numismatika]] dan perhiasan. Untuk dua aplikasi terakhir, toksisitas niobium yang rendah dan kemampuannya untuk diwarnai dengan cara [[Penganodaan|anodisasi]] merupakan kelebihan utamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Molibdenum ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Nama tersebut berasal dari bahasa Neo-Latin &amp;#039;&amp;#039;Molybdaenum&amp;#039;&amp;#039;, dari [[Yunani kuno]]  &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, yang berarti &amp;#039;&amp;#039;timbal&amp;#039;&amp;#039;, yang diusulkan sebagai [[kata serapan]] dari [[bahasa Anatolia]], [[Bahasa Luvia|Luvia]], dan [[Bahasa Lydia|Lydia]], karena bijihnya sering dicampuradukkan dengan bijih timbal. Unsur bebasnya, berupa [[logam]] keperakan, yang mempunyai [[titik lebur]] [[Daftar unsur berdasarkan titik lebur|keenam tertinggi]] di antara unsur-unsur lainnya. Ia mudah membentuk [[karbida]] yang stabil dan keras, sehingga, berdasarkan alasan ini, sering digunakan dalam paduan [[baja]] berkekuatan tinggi. Molibdenum tidak terdapat sebagai [[Logam alami|logam bebas]] di bumi, tetapi terdapat dalam mineral dengan [[tingkat oksidasi]] yang berbeda-beda. Secara industri [[Senyawa kimia|senyawa]] molibdenum digunakan dalam aplikasi [[tekanan tinggi]] dan [[temperatur tinggi]], sebagai [[pigmen]] dan [[Katalisis|katalis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mineral molibdenum telah lama diketahui, tetapi unsurnya baru &amp;quot;terungkap&amp;quot; (dalam arti membedakannya sebagai sebuah entitas baru dari garam-garam mineral logam lainnya) pada tahun 1778 oleh [[Carl Wilhelm Scheele]]. Logamnya pertama kali diisolasi pada tahun 1781 oleh [[Peter Jacob Hjelm]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian besar senyawa molibdenum mempunyai [[kelarutan]] yang rendah dalam air, tetapi ion molibdat  dapat larut dan terbentuk ketika suatu mineral yang mengandung molibdenum terkena kontak dengan [[oksigen]] dan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Teknesium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Ini merupakan unsur dengan [[nomor atom]] paling rendah yang tidak memiliki [[isotop stabil]]; setiap bentuk unsur ini bersifat [[radioaktif]]. Hampir semua teknesium merupakan produk sintetis dan sedikit sekali yang dijumpai di alam. Teknesium alami terjadi sebagai [[produk fisi]] spontan dalam [[bijih uranium]] atau melalui [[penangkapan elektron]] dalam bijih [[molibdenum]]. Teknesium adalah [[logam transisi]] kristalin berwarna abu-abu keperakan, dan berada di antara [[renium]] dan [[mangan]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak sifat-sifat teknesium telah diprediksi oleh [[Dmitri Mendeleev]] sebelum unsur ini ditemukan. Mendeleev mencatat adanya kekosongan dalam [[tabel periodik]]nya dan memberi nama unsur yang belum ditemukan tersebut dengan nama provisi &amp;#039;&amp;#039;[[Unsur prediksi Mendeleev|ekamangan]]&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;Em&amp;#039;&amp;#039;). Pada tahun 1937 teknesium (khususnya isotop [[teknesium-97]]) menjadi unsur artifisial pertama yang diproduksi, sehingga dinamakan &amp;#039;&amp;#039;teknesium&amp;#039;&amp;#039; (berasal dari , yang berarti &amp;#039;&amp;#039;artifisial&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Isomer nuklir]]nya —[[teknesium-99m]]— yang berumur pendek dan memancarkan [[sinar gama]] digunakan dalam [[pengobatan nuklir]] untuk beragam bentuk uji diagnostik. Teknesium-99 digunakan sebagai sumber [[partikel beta]] bebas sinar gama. [[Isotop teknesium]] yang berumur panjang diproduksi secara komersial sebagai produk sampingan [[Fisi nuklir|fisi]] [[uranium-235]] dalan [[reaktor nuklir]] dan diekstraksi dari [[siklus bahan bakar nuklir|batang bahan bakar nuklir]]. Oleh karena tidak ada isotop teknesium yang memiliki [[waktu paruh]] lebih lama daripada 4,2&amp;amp;nbsp;juta tahun ([[teknesium-98]]), deteksinya dalam [[raksasa merah]] pada tahun 1952, yang berusia miliaran tahun, membantu menguatkan teori bahwa bintang dapat menghasilkan unsur yang lebih berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rutenium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Unsur ini adalah [[logam transisi]] langka dan termasuk [[golongan platina]] dalam [[tabel periodik]]. Seperti unsur logam lainnya dalam golongan platina, rutenium bersifat inert terhadap sebagian besar bahan kimia. Ilmuwan [[Rusia]] [[Karl Ernst Claus]] menemukan unsur ini pada tahun 1844 dan menamakannya dengan [[Rutenia]], dari bahasa Latin untuk [[Etimologi Rus dan turunannya|Rus&amp;#039;]]. Rutenium umumnya terdapat sebagai komponen minor bijih [[platina]] dan produksi globalnya hanya sekitar 12 [[ton]] per tahun. Sebagian besar rutenium digunakan untuk peralatan listrik tahan aus dan produksi resistor selaput tebal. Aplikasi minor rutenium adalah sebagai bahan campuran dalam [[logam paduan]] platina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Rodium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rodium&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () adalah sebuah [[unsur kimia]] yang langka, berwarna putih keperakan, keras, dan merupakan [[logam transisi]] [[inert]] serta termasuk dalam anggota [[golongan platina]]. Unsur ini memiliki [[simbol kimia]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Rh&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 45. Ia hanya memiliki satu [[isotop]] yaitu &amp;lt;sup&amp;gt;103&amp;lt;/sup&amp;gt;Rh. Rodium alami ditemukan sebagai logam bebas, berpadu dengan logam sejenis, dan tidak pernah dijumpai sebagai suatu senyawa kimia. Ini merupakan salah satu [[logam mulia]] dan salah satu yang paling mahal ([[emas]] telah mengambil alih rekor harga per ons).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Rodium juga disebut [[logam mulia]], tahan korosi, dijumpai dalam bijih platina atau nikel bersama-sama dengan anggota lain dari logam [[golongan platina]]. Unsur ini [[Penemuan unsur kimia|ditemukan]] pada tahun 1803 oleh [[William Hyde Wollaston]] dalam suatu bijih, dan dinamakan dinamakan karena warna yang muncul dari salah satu senyawa klorinnya, yang dihasilkan setelah direaksikan dengan campuran asam kuat [[aqua regia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan utama unsur ini (sekitar 88% dari produksi rodium dunia) adalah sebagai salah satu [[katalis]] dalam [[Konverter katalitik|konverter katalitik tiga arah]] untuk mobil. Oleh karena logam rodium inert terhadap korosi dan sebagian besar bahan kimia agresif, dan karena kelangkaannya, rodium biasanya dibuat sebagai [[logam paduan]] dengan [[platina]] dan [[paladium]] serta digunakan sebagai pelapis temperatur tinggi dan anti karat. [[Emas putih]] sering kali disalut dengan lapisan tipis rodium untuk meningkatkan kesan optik sementara [[perak murni]] sering kali disalut rodium agar tidak mudah pudar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Detektor rodium digunakan dalam [[Teknologi reaktor nuklir|reaktor nuklir]] untuk mengukur [[Deteksi neutron|tingkat fluks neutron]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Paladium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Ia merupakan logam langka berwarna putih berkilau keperakan yang ditemukan pada tahun 1803 oleh [[William Hyde Wollaston]]. Dia menamakannya sesuai nama [[2 Pallas|asteroid Pallas]], [[julukan]] dewi [[Mitologi Yunani|Yunani]] [[Athena]], yang diperolehnya ketika dia membunuh [[Pallas (putri Triton)|Pallas]]. Paladium, [[platina]], [[rodium]], [[rutenium]], [[iridium]], dan [[osmium]] membentuk golongan unsur yang dirujuk sebagai logam [[golongan platina]] (&amp;#039;&amp;#039;platinum group metal&amp;#039;&amp;#039;, PGM). Mereka memiliki kemiripan sifat kimia, tetapi paladium memiliki titik lebur paling dan kerapatan paling rendah di antara golongan ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih dari setengah dari pasokan paladium dan serupa platinum masuk ke dalam [[pengubah katalitik]], yang mengkonversi sampai 90% gas berbahaya dari gas buang kendaraan bermotor ([[hidrokarbon]], [[karbon monoksida]], dan [[nitrogen dioksida]]) menjadi zat yang kurang berbahaya ([[nitrogen]], [[karbon dioksida]] dan [[uap air]]). Paladium juga digunakan dalam elektronik, [[kedokteran gigi]], [[kedokteran]], [[pemurnian hidrogen]], aplikasi kimia, pemulihan air tanah dan perhiasan. Paladium memainkan peran kunci dalam teknologi yang digunakan untuk [[sel bahan bakar]], yang menggabungkan hidrogen dan oksigen untuk menghasilkan listrik, panas, dan air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Deposit (geologi)|Deposit]] [[bijih]] paladium dan PGM lainnya termasuk langka, dan deposit yang paling banyak telah ditemukan di sabuk norit &amp;#039;&amp;#039;[[Bushveld Igneous Complex]]&amp;#039;&amp;#039; yang meliputi &amp;#039;&amp;#039;[[Transvaal Basin]]&amp;#039;&amp;#039; di Afrika Selatan, [[Stillwater igneous complex|&amp;#039;&amp;#039;Stillwater Complex&amp;#039;&amp;#039;]] di [[Montana]], Amerika Serikat, &amp;#039;&amp;#039;[[Thunder Bay District]]&amp;#039;&amp;#039; di [[Ontario]], Canada, dan [[Norilsk|&amp;#039;&amp;#039;Norilsk Complex&amp;#039;&amp;#039;]] di Rusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Perak ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Perak&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; () adalah sebuah [[unsur kimia]] metalik dengan [[simbol kimia]] &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Ag&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (), dari [[Akar Proto-Indo-Eropa|akar]] [[Rumpun bahasa Indo-Eropa|PIE]] yang direkonstruksi sebagai &amp;#039;&amp;#039;*h₂erǵ-&amp;#039;&amp;#039;, &amp;quot;abu-abu&amp;quot; atau &amp;quot;bersinar&amp;quot;. Sebuah [[logam transisi]] lunak, putih, dan berkilau, ia memiliki [[konduktivitas listrik]], [[konduktivitas termal]], dan [[reflektivitas]] tertinggi di antara semua logam. Logam ini terjadi secara alamiah dalam bentuk murni, bentuk bebas (perak asli), sebagai [[Logam paduan|paduan]] dengan [[emas]] dan logam lainnya, dan dalam mineral seperti [[argentit]] dan [[klorargirit]]. Kebanyakan perak diproduksi sebagai produk samping penambangan [[tembaga]], [[emas]], [[timah]], dan [[seng]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perak telah lama dinilai sebagai [[logam mulia]]. Lebih melimpah daripada emas, logam perak telah berfungsi di banyak yang sistem moneter pramodern sebagai [[Mata uang logam|spesi]] koin, kadang-kadang bahkan [[Bimetalisme|bersama emas]]. Kemurniannya biasanya diukur berbasis [[per-mil]]; paduan murni 94% dijelaskan sebagai &amp;quot;0,940 fine&amp;quot;. Selain itu, perak memiliki berbagai aplikasi di luar [[mata uang]], seperti pada [[panel surya]], [[penyaringan air]], [[perhiasan]] dan ornamen, peralatan makan dan perabotan bernilai tinggi (muncullah istilah [[Perabot perak (rumah tangga)|&amp;#039;&amp;#039;silverware&amp;#039;&amp;#039;]]), dan juga sebagai [[investasi]] dalam bentuk [[Uang logam|koin]] dan [[bulion]]. Perak digunakan industri dalam [[stop kontak]] dan [[Penghantar listrik|konduktor listrik]], pada cermin khusus, pelapis jendela dan dalam [[katalisis]] reaksi kimia. Senyawanya digunakan dalam [[Film gulung|film fotografi]] dan [[sinar-X]]. Larutan [[perak nitrat]] encer dan senyawa perak lainnya digunakan sebagai [[disinfektan]] dan mikrobisida ([[efek oligodinamika]]), ditambahkan ke [[perban]] dan pembalut luka, [[kateter]] dan [[peralatan medis]] lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Kadmium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Logam lunak, putih kebiruan ini kimiawinya mirip dengan dua logam stabil lainnya dalam [[Unsur golongan 12|golongan 12]], [[seng]] dan [[raksa]]. Seperti seng, Cd memilih [[bilangan oksidasi|tingkat oksidasi]] +2 dalam sebagian besar senyawanya dan seperti raksa, ia menunjukkan titik leleh yang lebih rendah dibandingkan [[logam transisi]]. Kadmium dan [[Kongener (kimia)|kongenernya]] tidak selalu dianggap logam transisi, karena mereka tidak mengisi sebagian kulit elektron d atau f dalam tingkat oksidasi unsur atau umumnya. Konsentrasi rata-rata kadmium dalam kerak Bumi adalah antara 0,1 dan 0,5 bagian per juta (ppm). Unsur ini ditemukan pada tahun 1817 secara simultan oleh [[Friedrich Stromeyer|Stromeyer]] dan [[Karl Samuel Leberecht Hermann|Hermann]], keduanya di Germany, sebagai ketakmurnian dalam [[seng karbonat]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kadmium terdapat dalam hampir semua bijih seng sebagai komponen minor, sehingga merupakan produk samping dalam produksi seng. Cd telah lama digunakan sebagai [[pigmen]] dan sebagai pelapis anti korosi pada [[baja]], sementara senyawa kadmium digunakan untuk menstabilkan [[plastik]]. Selain untuk [[baterai nikel–kadmium]] dan [[panel surya]] [[kadmium telurida]], penggunaan kadmium secara umum mengali penurunan. Penurunan ini terjadi akibat persaingan teknologi, [[toksisitas]] kadmium dalam bentuk dan konsentrasi tertentu serta peraturan yang dihasilkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Unsur blok-p ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Indium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Logam yang langka, sangat lembut, mudah dibentuk dan mudah [[Aloi terleburkan|melebur]] [[Logam pasca-transisi|logam lainnya]] ini secara kimiawi mirip dengan [[galium]] dan [[talium]], serta menunjukkan sifat di antara keduanya. Indium ditemukan pada tahun 1863 dan dinamai garis [[Nila|biru indigo]] sesuai spektrumnya yang merupakan indikasi pertama keberadaannya dalam bijih seng, sebagai unsur baru dan tidak dikenal. Logam ini pertama kali diisolasi pada tahun berikutnya. Bijih seng terus menjadi sumber utama indium, tempat dijumpainya dalam bentuk senyawa. Unsur ini sangat jarang dijumpai sebagai logam butiran alami (bebas), tetapi hal ini bukan kepentingan komersial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Aplikasi utama indium saat ini adalah untuk membentuk elektrode transparan dari [[indium timah oksida]] dalam [[penampil kristal cair]] dan [[layar sentuh]], dan penggunaan ini sangat menentukan produksi pertambangan global. Indium banyak digunakan dalam film tipis untuk membentuk lapisan pelumasan (selama [[Perang Dunia II]] digunakan secara luas untuk melapisi bantalan dalam [[pesawat udara]] berkinerja tinggi). Indium juga digunakan untuk membuat aloy bertitik leleh sangat rendah, dan merupakan komponen dalam beberapa solder bebas timbal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Indium tidak diketahui manfaatnya untuk organisme. Dalam cara yang mirip dengan garam aluminium, ion indium(III) dapat menjadi racun bagi ginjal bila diberikan melalui suntikan, tetapi senyawa indium oral tidak memiliki toksisitas kronis garam logam berat, mungkin karena penyerapan yang buruk dalam kondisi dasar. Indium-111 radioaktif (dalam jumlah yang sangat kecil secara kimia) digunakan dalam tes [[kedokteran nuklir]], sebagai [[pelacak radioaktif]] untuk mengikuti gerakan protein berlabel dan [[Pencitraan lekosit indium|sel darah putih]] dalam tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Timah ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Ini adalah [[Unsur golongan utama|logam golongan utama]] dalam [[Golongan karbon|golongan 14]] [[tabel periodik]]. Timah menunjukkan kesamaan kimia untuk dua unsur yang bertetangga dalam golongan 14, [[germanium]] dan [[timbal]] serta memungkinkan memiliki dua [[tingkat oksidasi]], +2 dan yang sedikit lebih stabil +4. Timah adalah unsur yang paling melimpah ke-49 dan memiliki, dengan 10 isotop stabil, jumlah [[isotop]] stabil terbesar dalam tabel periodik. Timah diperoleh terutama dari [[mineral]] [[kasiterit]] sebagai [[timah dioksida]], .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Logam pasca transisi|Logam lain]] keperakan yang [[Keuletan (fisika)|mudah ditempa]] ini tidak mudah teroksidasi di udara dan digunakan untuk melapisi logam lainnya untuk mencegah korosi. [[Logam paduan|Aloy]] pertama, digunakan dalam skala besar sejak tahun 3000 SM, adalah [[perunggu]], paduan timah dan [[tembaga]]. Logam timah murni diproduksi setelah tahun 600 SM. [[Pyuter]] (), yang merupakan paduan dari 85-90% timah dengan sisanya umumnya terdiri dari [[tembaga]], [[antimon]] dan timbal, digunakan untuk [[peralatan makan]] sejak [[Zaman Perunggu]] sampai abad ke-20. Di zaman modern timah digunakan dalam banyak paduan, terutama [[solder]] lunak timah/timbal, biasanya mengandung 60% atau lebih dari timah. Aplikasi besar timah lainnya adalah [[pelapisan timah]] tahan korosi untuk baja. Oleh karena toksisitas yang rendah, logam berlapis timah juga digunakan untuk kemasan makanan, memberikan nama untuk [[kaleng]] (), yang sebagian besar terbuat dari baja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Antimon ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebuah [[unsur]] [[metaloid]] abu-abu berkilau, beracun, ditemukan di alam terutama sebagai [[mineral sulfida]] [[stibnit]] (). Senyawa antimon telah dikenal sejak zaman kuno dan digunakan untuk kosmetik, antimon logam juga dikenal tapi kebanyakan diidentifikasi sebagai [[timbal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk beberapa waktu China telah menjadi produsen terbesar antimon dan senyawanya, dengan sebagian besar produksi berasal dari [[Tambang Xikuangshan]] di [[Hunan]]. Senyawa antimon adalah aditif terkemuka untuk klorin dan bromin yang mengandung [[penghambat kebakaran]] yang ditemukan dalam banyak produk komersial dan domestik. Aplikasi terbesar untuk logam antimon adalah sebagai bahan paduan untuk timbal dan timah. Ia meningkatkan sifat-sifat paduan yang digunakan seperti pada [[solder]], peluru dan [[bantalan bola]]. Sebuah aplikasi yang muncul adalah penggunaan antimon di [[mikroelektronika]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Telurium ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebuah [[metaloid]] yang rapuh, sedikit beracun, langka, berwarna putih keperakan yang terlihat mirip [[timah]], telurium secara kimiawi terkait dengan [[selenium]] dan [[belerang]]. Ia kadang-kadang ditemukan dalam bentuk asli, sebagai kristal unsur. Telurium jauh lebih umum di alam semesta daripada di Bumi. [[Kelimpahan alami unsur|Kelangkaannya]] pada kerak bumi, sebanding dengan [[platina]], selain karena nomor atom yang tinggi, juga karena pembentukannya dari [[hidrida]] volatil yang menyebabkan unsur yang hilang ke angkasa sebagai gas selama pembentukan nebula panas planet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Telurium ditemukan di [[Transylvania]] (sekarang bagian dari [[Rumania]]) pada tahun 1782 oleh [[Franz-Joseph Müller von Reichenstein]] dalam mineral yang mengandung telurium dan [[emas]]. [[Martin Heinrich Klaproth]] menamakan unsur baru ini pada tahun 1798 dengan kata Latin untuk &amp;quot;bumi&amp;quot;, Tellus. Mineral emas telurida (yang bertanggung jawab untuk nama [[Telluride, Colorado]]) adalah senyawa emas alami yang paling terkenal. Namun, mereka bukanlah sumber komersial telurium yang signifikan, karena biasanya diekstrak sebagai produk sampingan dari produksi [[tembaga]] dan [[timbal]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaan utama telurium untuk komersial adalah untuk [[logam paduan]], terutama dalam baja dan tembaga untuk meningkatkan &amp;#039;&amp;#039;machinability&amp;#039;&amp;#039;. Aplikasi dalam [[panel surya]] dan sebagai bahan [[semikonduktor]] juga mengkonsumsi sebagian besar produksi telurium.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Iodin ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Iodin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah sebuah [[unsur kimia]] dengan simbol &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;I&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan [[nomor atom]] 53. Namanya dibaca   or  baik dalam bahasa Inggris Amerika dan Britania. Namanya diambil dari bahasa [[Yunani Kuno|Yunani]]  &amp;#039;&amp;#039;ioeidēs&amp;#039;&amp;#039;, yang berarti ungu, merujuk pada warna uap unsur iodin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iodin dan senyawanya terutama digunakan dalam [[nutrisi]], dan dalam industri untuk produksi [[asam asetat]] dan polimer tertentu. Nomor atom iodin yang relatif tinggi, toksisitas rendah, dan mudah berikatan dengan senyawa organik telah membuatnya menjadi bagian dari banyak bahan [[radiokontras|kontras sinar-X]] dalam kedokteran modern. Iodin hanya memiliki satu [[isotop stabil]]. Sejumlah radioisotop iodin juga digunakan dalam aplikasi medis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Iodin ditemukan di Bumi terutama sebagai iodida yang sangat larut dalam air I&amp;lt;sup&amp;gt;–&amp;lt;/sup&amp;gt;, yang terkonsentrasi dalam lautan dan kolam air garam. Seperti [[halogen]] yang lain, iodin bebas terdapat, utamanya, sebagai molekul [[diatomik]] I&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;, dan kemudian hanya sesaat setelah teroksidasi dari iodida oleh oksidan seperti oksigen bebas. Tingginya nomor atom iodin membuatnya menjadi [[Kelimpahan alami unsur|unsur yang relatif langka]], baik di alam semesta maupun di bumi. Namun, kehadirannya di air laut telah memberikan peran biologis (lihat di bawah).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== Xenon ===&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebagai [[gas mulia]] yang tidak berwarna, berat, dan tidak berbau, xenon terdapat di [[atmosfer bumi]] dalam jumlah renik. Meskipu secara umum tidak reaktif, xenon dapat mengalami sedikit [[reaksi kimia]] seperti pada pembentukan [[xenon heksafluoroplatinat]], [[senyawa gas mulia]] pertama yang disintesis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Xenon alami terdiri dari [[Isotop xenon|sembilan isotop stabil]]. Ada juga lebih dari 40 isotop tidak stabil yang menjalani [[peluruhan radioaktif]]. Rasio isotop xenon merupakan alat penting untuk mempelajari sejarah awal [[Tata Surya]]. [[Xenon-135]] radioaktif dihasilkan dari [[iodin-135]] sebagai hasil dari [[fisi nuklir]], dan bertindak sebagai [[penyerap neutron]] yang paling signifikan dalam [[reaktor nuklir]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Xenon digunakan dalam [[lampu kilat xenon|lampu kilat]] dan [[lampu busur xenon|lampu busur]], dan sebagai [[anastesi umum]]. [[Laser eksimer]] (&amp;#039;&amp;#039;excimer laser&amp;#039;&amp;#039;) pertama dirancang menggunakan xenon molekul [[Dimer (kimia)|dimer]] (Xe&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;) sebagai [[Medium laser aktif|mediumnya]], dan rancangan [[laser]] pada awalnya menggunakan lampu kilat xenon sebagai [[Pompa laser|pompa]]. Xenon juga digunakan untuk meneliti [[partikel masif interaksi lemah]] hipotetis dan sebagai [[propelan]] untuk [[pendorong ion]] pada [[wahana luar angkasa]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran biologis ==&lt;br /&gt;
Rubidium, stronsium, itrium, zirkonium, dan niobium tidak memiliki peran biologis. Itrium dapat menyebabkan penyakit paru-paru pada manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Enzim yang mengandung molibdenum digunakan sebagai katalis oleh beberapa bakteri untuk memecah [[ikatan kimia]] dalam [[nitrogen]] molekul atmosferik, yang memungkinkan [[fiksasi nitrogen]] biologis. Kini dikenal setidaknya 50 enzim yang mengandung molibdenum pada bakteri dan hewan, meskipun hanya enzim bakteri dan cyanobacteria yang terlibat dalam fiksasi nitrogen. Karena enzim lainnya mempunyai fungsi yang beragam, molibdenum adalah unsur yang diperlukan untuk hidup pada organisme yang lebih tinggi ([[eukariota]]), meskipun tidak semua bakteri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Teknesium, rutenium, rodium, paladium, perak, timah, dan antimon tidak memiliki peran biologis. Meskipun kadmium belum diketahui peran biologisnya dalam organisme yang lebih tinggi, suatu [[karbonik anhidrase]] yang bergantung kadmium telah ditemukan dalam [[diatom]] laut. Indium tidak memiliki peran biologis dan cenderung beracun, begitu pula antimon.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Periode tabel periodik]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 1]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 2]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 3]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 4]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 6]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 7]]&lt;br /&gt;
** [[Tabel periodik perluasan|Unsur periode 8]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+periode+5&amp;amp;oldid=29299198 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29299198 (2026-05-31T20:45:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>