<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Unsur_periode_7</id>
	<title>Unsur periode 7 - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Unsur_periode_7"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T07:34:37Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;diff=16239&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;diff=16239&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T23:02:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;amp;diff=16239&amp;amp;oldid=15840&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;diff=15840&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29303022; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Unsur_periode_7&amp;diff=15840&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-26T22:26:21Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29303022; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Sebuah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;unsur periode 7&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu dari [[unsur kimia]] pada baris (atau [[Periode tabel periodik|periode]]) ketujuh dalam [[Tabel periodik|susunan berkala unsur kimia]], termasuk [[aktinida]]. Tabel periodik disusun dalam baris-baris untuk menggambarkan keberulangan tren (periodik) perilaku kimia unsur-unsur sejalan dengan kenaikan nomor atom: baris baru dimulai ketika perilaku kimia mulai berulang, artinya bahwa unsur dengan perilaku yang sama terdapat pada kolom vertikal yang sama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Periode 7 mengandung 32 unsur, dimulai dari [[fransium]] dan diakhiri oleh [[oganeson]], unsur paling berat yang sudah ditemukan saat ini. Sesuai kaidah, unsur periode 7 mengisi [[Kelopak elektron|kulit]] 7s terlebih dahulu, kemudian berturut-turut kulit 5f, 6d, dan 7p, tetapi terdapat perkecualian, seperti [[uranium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sifat-sifat ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh unsur periode 7 adalah [[radioaktif]]. Periode ini berisi [[aktinida]], yang mengandung unsur alami terberat, [[californium]]; unsur berikutnya harus disintesis secara artifisial. Meskipun salah satu dari ini ([[einsteinium]]) sekarang tersedia dalam jumlah makroskopik, sebagian besar lainnya sangat langka, hanya dibuat dalam jumlah mikrogram atau kurang. Terakhir, [[unsur transaktinida]] hanya telah diidentifikasi di laboratorium sebagai tumpukan sedikit atom pada suatu waktu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Meskipun kelangkaan dari banyak unsur ini menunjukkan bahwa hasil eksperimen yang tidak terlalu luas, pendefinisian tren periodik dan golongan mereka kurang baik dibandingkan periode lainnya. Sementara [[fransium]] dan [[radium]] menunjukkan sifat khas golongan masing-masing, [[aktinida]] menampilkan variasi yang jauh lebih besar dalam hal perilaku dan tingkat oksidasi daripada [[lantanida]]. Keanehan ini disebabkan berbagai faktor, termasuk derajat [[penggandengan spin-orbit]] () yang besar serta efek relativistik, utamanya disebabkan oleh muatan listrik positif yang sangat tinggi dalam [[inti atom]] mereka yang masif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Unsur kimia ==&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(?) Prediksi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
(*) Perkecualian dari [[Aturan Madelung]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fransium dan radium ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fransium dan radium merupakan unsur-unsur blok-s pada periode 7.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Sebelumnya dikenal sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[Unsur-unsur prediksi Mendeleev|eka-]][[sesium]]&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;[[aktinium]] K&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Fransium adalah salah satu dari dua unsur yang paling kurang [[elektronegatif]], lainnya adalah [[sesium]]. Fransium adalah logam yang sangat [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] yang meluruh menjadi astatin, [[radium]], dan [[radon]]. Sebagai suatu [[logam alkali]], ia mempunyai satu [[elektron valensi]]. Fransium ditemukan oleh [[Marguerite Perey]] di [[Prancis]] (rujukan nama unsur ini) pada tahun 1939. Fransium adalah unsur terakhir yang ditemukan di [[alam]], dan bukan karena sintesis. Di luar laboratorium, fransium teramat sangat langka, dengan sejumlah renik dijumpai dalam bijih [[uranium]] dan [[torium]], tempat [[isotop]] fransium-223 terus terbentuk dan meluruh secara kontinu. Sejumlah 20–30&amp;amp;nbsp;g (satu ounce) ada pada waktu tertentu di seluruh [[kerak bumi]]; isotop lainnya sepenuhnya sintetis. Jumlah terbesar yang diproduksi di laboratorium adalah suatu gugusan dengan lebih dari 300.000 atom.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
 Radium adalah [[logam alkali tanah]] yang hampir putih murni, tetapi mudah ter[[oksidasi]] ketika terpapar udara, menjadi berwarna hitam. Seluruh isotop radium sangat [[radioaktif]], dengan [[isotop]] yang paling stabil adalah [[radium-226]], dengan [[waktu paruh]] 1601 tahun dan [[Peluruhan radioaktif|meluruh]] menjadi gas [[radon]]. Oleh karena ketakstabilannya, radium [[Luminesensi|berluminesensi]], memancarkan cahaya biru samar. Radium, dalam bentuk [[radium klorida]], [[Penemuan unsur kimia|ditemukan]] oleh [[Marie Curie|Marie Skłodowska-Curie]] dan [[Pierre Curie]] pada tahun 1898. Mereka mengekstraksi senyawa radium dari [[uraninite]] dan memublikasikan penemuannya pada &amp;#039;&amp;#039;[[French Academy of Sciences]]&amp;#039;&amp;#039; lima hari kemudian. Radium diisolasi dalam kondisi [[logam]]nya oleh Marie Curie dan [[André-Louis Debierne]] melalui [[elektrolisis]] radium klorida pada tahun 1910. Sejak ditemukannya, radium telah diberi nama seperti [[Radon-222|radium A]] dan [[Talium-210|radium C]] untuk beberapa isotop unsur lain yang merupakan [[produk peluruhan]] radium-226. di alam, radium dijumpai dalam bijih [[uranium]] dalam jumlah renik yaitu sepertujuh gram per ton [[uraninite]]. Radium tidak diperlukan bagi organisme hidup, dan efek kesehatannya merugikan ketika terlibat ke dalam proses biokimia karena radioaktivitasnya dan reaktivitas kimianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aktinida ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deret &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;aktinida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;aktinoid&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; ([[Tata nama IUPAC]]) merujuk pada 15 [[Unsur kimia|unsur]] [[logam]] dengan [[nomor atom]] dari 89 hingga 103, [[aktinium]] hingga [[lawrencium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deret aktinida mendapat namanya dari [[unsur golongan 3]] aktinium. Seluruh aktinida, kecuali satu, adalah unsur-unsur [[blok-f]], merujuk pada pengisian [[Kelopak elektron|kulit elektron]] 5f; lawrencium, sebuah unsur [[blok-d]], juga umumnya dianggap sebagai suatu aktinida. Jika dibandingkan dengan [[lantanida]], yang juga sebagian besar adalah unsur [[blok-f]], aktinida menunjukkan lebih banyak variasi dalam hal [[valensi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara seluruh aktinida, [[torium]] dan [[uranium]] terjadi secara alami dalam jumlah yang substansial, [[Nuklida primordial|primordial]], dan sejumlah kecil [[plutonium]] alami juga telah diidentifikasi. Peluruhan radioaktif uranium menghasilkan sejumlah transien [[aktinium]] dan [[protaktinium]], serta atom-atom [[neptunium]], [[amerisium]], [[curium]], [[berkelium]] dan [[californium]] kadang-kadang dihasilkan dari reaksi [[Transmutasi nuklir|transmutasi]] dalam [[bijih uranium]]. Aktinida lainnya adalah murni [[unsur sintetis]]. Uji senjata nuklir telah membebaskan setidaknya enam aktinida yang lebih berat daripada plutonium ke [[lingkungan]]; analisis puing-puing dari 1.952 ledakan [[bom hidrogen]] menunjukkan adanya [[amerisium]], [[curium]], [[berkelium]], [[californium]], [[einsteinium]] dan [[fermium]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seluruh aktinida adalah [[radioaktif]] dan membebaskan energi saat peluruhan radioaktif; uranium dan torium alami, serta plutonium yang diproduksi secara sintetik adalah aktinida paling melimpah di Bumi. Ketiganya digunakan dalam [[reaktor nuklir]] dan [[senjata nuklir]]. Uranium dan torium juga memiliki beragam penggunaan, baik saat ini maupun dalam sejarahnya, dan amerisium digunakan dalam [[bejana ionisasi]] [[detektor asap]] paling modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam penyajian [[tabel periodik]], lantanida dan aktinida umumnya disajikan sebagai dua baris tambahan di bawah tabel utama, dengan penanda letak atau unsur tunggal yang terpilih dari masing-masing deret (baik [[lantanum]] atau [[lutesium]], dan [[aktinium]] atau [[lawrencium]]) ditampilkan dalam sel tunggal pada tabel utama, di antara [[barium]] dan [[hafnium]], dan di antra [[radium]] dan [[rutherfordium]]. Konvensi ini sepenuhnya berdasarkan [[estetika]] dan kepraktisan format; [[tabel periodil (lebar, besar)|tabel periodik format lebar]] (32 kolom) yang jarang digunakan menunjukkan deret lantanida dan aktinida dalam kolom-kolom mereka yang sesuai, sebagai bagian dari baris (periode) keenam dan ketujuh tabel periodik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Transaktinida ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Unsur transaktinida&amp;#039;&amp;#039; (disebut juga &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;transaktinida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;unsur super berat&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) adalah [[unsur kimia]] dengan [[nomor atom]] yang lebih besar daripada [[aktinida]], unsur terberat adalah [[lawrensium]] (103). Seluruh transaktinida periode 7 telah ditemukan, termasuk unsur 118.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Unsur transaktinida juga merupakan [[unsur transuranium]], yaitu, mempunyai nomor atom lebih besar daripada [[uranium]] (92), suatu aktinida. Perbedaan lebih lanjut untuk unsur dengan nomor atom yang lebih besar daripada aktinida menjadi signifikan dalam beberapa hal:&lt;br /&gt;
* Seluruh unsur transaktinida memiliki elektron pada [[Subkulit elektron|subkulit]] 6d pada keadaan dasar (dan oleh karena itu diletakkan pada [[blok-d]]). Aktinida terakhir, lawrensium, juga memiliki satu elektron pada subkulit 6d.&lt;br /&gt;
* Selain [[dubnium]], unsur-unsur transaktinida memiliki waktu paruh yang teramat sangat pendek, diukur dalam satuan detik atau lebih kecil, bahkan untuk isotop yang berusia panjang sekalipun.&lt;br /&gt;
* [[Kontroversi penamaan unsur]] melibatkan lima atau enam unsur pertama transaktinida. Unsur-unsur ini kemudian menggunakan tiga huruf [[Nama unsur sistematis|nama sistematis]] selama bertahun-tahun setelah diketemukan dan dikonfirmasi. (Biasanya nama tiga huruf digantikakn dengan nama dua huruf yang lebih pendek setelah penemuan dikonfirmasi.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Transaktinida adalah [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] dan hanya dapat diperoleh secara sintetis di laboratorium. Tak satupun unsur-unsur ini didapat sebagai sampel makroskopis. Unsur-unsur transaktinida seluruhnya dinamakan menggunakan nama fisikawan atau kimiawan atau lokasi penting yang terlibat dalam sintesis unsur tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kimiawan penerima penghargaan [[Nobel Kimia|Nobel]] [[Glenn T. Seaborg]], yang pertama kali mengajukan konsep aktinida sehingga muncul [[aktinida|deret aktinida]] yang diterima luas, juga mengusulkan adanya deret transaktinida mulai dari unsur 104 hingga 121 dan [[superaktinida|deret superaktinida]] dengan cakupan unsur 122 hingga 153. Transaktinida [[seaborgium]] dinamakan untuk menghormatinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;transaktinida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah kata sifat, dan tidak umum digunakan sendiri sebagai kata benda untuk merujuk pada unsur transaktinida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
IUPAC mendefinisikan suatu unsur dianggap ada jika umurnya lebih dari 10 detik, waktu yang diperlukan oleh inti atom untuk membentuk awan elektron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat juga ==&lt;br /&gt;
* [[Periode tabel periodik]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 1]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 2]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 3]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 4]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 5]]&lt;br /&gt;
** [[Unsur periode 6]]&lt;br /&gt;
** [[Tabel periodik perluasan|Unsur periode 8]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur+periode+7&amp;amp;oldid=29303022 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29303022 (2026-06-01T10:28:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>