<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vinil_klorida</id>
	<title>Vinil klorida - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vinil_klorida"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vinil_klorida&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:24:20Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vinil_klorida&amp;diff=29396&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29621369; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vinil_klorida&amp;diff=29396&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-04T08:37:13Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29621369; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Vinil klorida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu [[organoklorida]] dengan rumus H&amp;lt;sub&amp;gt;2&amp;lt;/sub&amp;gt;C=CHCl yang juga disebut sebagai &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;monomer vinil klorida&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;vinyl chloride monomer&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;VCM&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;) atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;kloroetena&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;. Senyawa tak berwarna ini merupakan bahan kimia penting di industri yang digunakan dalam produksi [[polimer]] [[polivinil klorida]] (PVC). Sekitar 13 juta kilogram vinil klorida diproduksi setiap tahunnya. VCM berada di dalam 20 besar [[petrokimia]] (bahan kimia turunan-[[minyak bumi]]) dalam produksi dunia. Amerika Serikat saat ini masih menjadi kawasan penghasil VCM terbesar karena biaya produksinya yang rendah pada bahan mentah klorin dan etilena. Tiongkok juga merupakan produsen terbesar dan merupakan salah satu konsumen VCM terbesar. Vinil klorida adalah gas yang memiliki bau manis. Senyawa ini sangat beracun, mudah terbakar dan [[karsinogen]]ik. Senyawa ini dapat dibentuk di lingkungan saat organisme tanah memecah [[pelarut]] terklorinasi. Vinil klorida yang dilepas oleh industri atau dibentuk melalui pemecahan zat kimia terklorinasi lainnya dapat mencapai udara dan masuk dalam [[Penyediaan air|pasokan air minum]]. Vinil klorida adalah kontaminan yang umum ditemukan di dekat [[tempat pembuangan akhir]] sampah. Dahulu, VCM pernah digunakan sebagai [[refrigeran]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Produksi ==&lt;br /&gt;
Vinil klorida pertama kali diproduksi pada tahun 1835 oleh [[Justus von Liebig]] dan muridnya [[Henri Victor Regnault]]. Mereka memperoleh senyawa ini melalui reaksi [[1,2-Dikloroetana|1,2-dikloroetana]] dengan larutan [[kalium hidroksida]] dalam [[etanol]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1912, Fritz Klatte, seorang kimiawan Jerman yang bekerja untuk Griesheim-Elektron, mematenkan alat untuk memproduksi vinil klorida dari [[asetilena]] dan [[hidrogen klorida]] menggunakan [[raksa(II) klorida]] sebagai [[katalis]]. Metode ini banyak digunakan selama tahun 1930-an dan 1940-an di negara-negara Barat, tetapi kemudian digantikan oleh proses yang lebih ekonomis berbasis etilena di Amerika Serikat dan Eropa. Metode tersebut tetap menjadi metode produksi vinil klorida yang utama di Tiongkok.&lt;br /&gt;
:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vinil klorida diproduksi dalam skala besar—sekitar 31,1 juta ton diproduksi pada tahun 2000. Dua metode digunakan dalam produksi senyawa ini, melalui [[Hidrohalogenasi|hidroklorinasi]] asetilena dan [[Dehidrohalogenasi|dehidroklorinasi]] etilen diklorida (1,2-dikloroetana). Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengubah etana secara langsung menjadi vinil klorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vinil klorida juga dapat diperoleh sebagai produk sampingan dalam sintesis [[klorofluorokarbon]] ketika klorofluorokarbon jenuh dideklorinasi secara katalitik oleh etilena. [[Sulfoklorinasi]] etana telah diusulkan sebagai rute sintesis untuk memproduksi vinil klorida menggunakan belerang dan bukan oksigen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kegunaan ==&lt;br /&gt;
Vinyl klorida adalah [[zat antara]] kimia, dan bukan produk akhir. Karena sifat berbahaya dari vinil klorida bagi kesehatan manusia, tidak ada produk akhir yang menggunakan vinil klorida dalam bentuk monomernya. Polivinil klorida sangat stabil, dapat disimpan, dan sama sekali tidak berbahaya seperti monomernya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Cairan vinil klorida diumpankan ke reaktor polimerisasi yang dikonversi dari monomer menjadi polimer [[polivinil klorida|PVC]]. Produk akhir dari proses polimerisasi adalah PVC dalam bentuk serpihan atau pelet. Dari bentuk serpihan atau peletnya, PVC dijual kepada perusahaan yang memanaskan dan membentuk PVC menjadi produk akhir seperti [[pipa]] dan [[botol]] PVC. Beberapa juta ton PVC dijual di pasar global setiap tahun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai tahun 1974, vinil klorida digunakan dalam [[semprotan aerosol#Propelan|propelan semprotan aerosol]]. Vinil klorida pernah sesaat digunakan sebagai [[anestesi]] inhalasi, mirip dengan [[Kloroetana|etil klorida]], meskipun toksisitasnya memaksa praktek ini untuk ditinggalkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah kecil vinil klorida digunakan dalam pelapis furnitur dan mobil, penutup dinding, peralatan rumah tangga, dan suku cadang otomotif. Vinil klorida juga telah digunakan di masa lalu sebagai [[refrigeran]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bahaya kebakaran dan ledakan ==&lt;br /&gt;
Di Amerika Serikat, [[Occupational Safety and Health Administration|OSHA]] memasukkan vinil klorida sebagai Cairan Mudah terbakar Kelas IA, dengan [[National Fire Protection Association]] memasukkan senyawa ini dalam Tingkat Kemudahbakaran 4. Karena titik didihnya yang rendah, VCM cair akan mengalami [[penguapan cepat]] (yaitu, swarefrigerasi) pada rilisnya untuk tekanan atmosfer. Bagian yang diuapkan akan membentuk awan tebal (lebih dari dua kali lebih berat dari udara di sekitarnya). Risiko ledakan atau kebakaran selanjutnya bersifat signifikan. Menurut OSHA, [[titik nyala]] vinil klorida adalah −78&amp;amp;nbsp;°C (−108.4&amp;amp;nbsp;°F). Batas kemudahbakarannya di udara adalah: batas bawah 3.6 volume% dan batas atas 33.0 volume%. Batas ledakannya adalah: batas bawah 4.0%, batas atas 22.05 per volume udara. Api dapat melepaskan racun [[hidrogen klorida]] (HCl) dan [[karbon monoksida]] (CO). VCM dapat mempolimerisasi dengan cepat karena pemanasan dan di bawah pengaruh udara, cahaya dan kontak dengan katalis, pengoksidasi kuat dan logam seperti tembaga dan aluminium, dengan bahaya kebakaran atau ledakan. Sebagai gas yang bercampur dengan udara, VCM memiliki bahaya kebakaran dan ledakan. VCM dapat membentuk peroksida, yang kemudian dapat meledak. VCM akan bereaksi dengan besi dan baja dengan adanya uap air. Vinil klorida adalah gas pada suhu dan tekanan atmosfer normal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Senyawa ini mudah terbakar, dan melepaskan [[hidrogen klorida]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak bagi kesehatan ==&lt;br /&gt;
Vinil klorida digunakan utamanya dalam produksi PVC. Senyawa ini mudah menguap, dengan paparan utamanya adalah melalui inhalasi dibandingkan dengan melalui ingesti (makanan) atau air dengan bahaya pekerjaannya yang tertinggi. Sebelum 1974, pekerja yang biasa terpapar vinil klorida sebesar 1.000 ppm, menyebabkan &amp;quot;penyakit vinil klorida&amp;quot; seperti [[akroosteolisis]] dan [[Fenomena Raynaud]]. Gejala-gejala paparan vinil klorida diklasifikasikan berdasarkan kadar ppm di udara sekitar dengan 4.000 [[ppm]] memiliki efek ambang batas. Intensitas gejala paparan ini bervariasi dari tingkat akut (1.000-8.000 ppm), termasuk pusing, mual, gangguan penglihatan, sakit kepala, dan [[ataksia]], hingga kronis (di atas 12.000 ppm), termasuk efek narkotika, [[aritmia|aritmia kardiak]], dan [[kegagalan pernapasan]] yang fatal. [[RADS]] (&amp;#039;&amp;#039;Reactive Airway Dysfunction Syndrome&amp;#039;&amp;#039;; Sindrom Disfungsi Jalur Udara Reaktif) mungkin disebabkan oleh paparan akut vinil klorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vinil klorida adalah [[mutagen]] yang memiliki efek klastogenik yang mempengaruhi struktur kromosom limfosit. Vinil klorida adalah [[karsinogen]] manusia Kelompok 1 yang berisiko tinggi mengalami angiosarkoma, [[tumor|tumor otak dan paru]], serta tumor limfatik [[hemopoesis]] ganas. Paparan kronis senyawa ini dapat mengarah pada terjadinya gagal napas ([[emfisema]], [[fibrosis paru]]) dan hepatotoksisitas terfokus ([[hepatomegali]], [[sirosis hati]]). Paparan terus menerus dapat menyebabkan depresi SSP termasuk [[euforia]] dan disorientasi. Penurunan [[libido]] pria, [[aborsi]] spontan, dan [[cacat]] lahir dikenal sebagai cacat reproduksi utama terkait dengan vinil klorida.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vinil klorida dapat memiliki efek [[Kulit|dermal]] dan [[mata|okular]] akut. Efek paparan senyawa ini pada kulit adalah terjadinya penebalan kulit, edema, penurunan elastisitas kulit, radang dingin lokal, lepuh, dan iritasi. Hilangnya elastisitas kulit sepenuhnya diekspresikan dalam Fenomena Raynaud.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
OSHA AS membatasi paparan vinil klorida pada pekerja tidak lebih dari 1 ppm selama delapan jam atau 5 ppm selama 15 menit. US EPA dan FDA membatasi vinil klorida dalam air minum hingga 0,002 ppm. Makanan (ingesti) adalah sumber paparan trivial.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
* [[Gugus vinil]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
*  [http://www.chemicalindustryarchives.org/dirtysecrets/vinyl/5.asp Informasi mengenai kontroversi propelan aerosol]&lt;br /&gt;
*  [http://www.atsdr.cdc.gov/toxprofiles/tp.asp?id=282&amp;amp;tid=51 Profil Toksikologi ATSDR untuk kloroetena / vinil klorida]&lt;br /&gt;
*  [https://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0658.html CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards]&lt;br /&gt;
*  [http://cameochemicals.noaa.gov/chemical/1692 Pengidentifikasi Kimia untuk Vinil Klorida dari CAMEO Chemicals]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vinil+klorida&amp;amp;oldid=29621369 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29621369 (2026-08-23T12:08:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>