<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vorikonazol</id>
	<title>Vorikonazol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vorikonazol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vorikonazol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T03:29:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vorikonazol&amp;diff=35822&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29422157; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Vorikonazol&amp;diff=35822&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T13:31:12Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29422157; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Vorikonazol&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah obat [[antijamur]] yang digunakan untuk mengobati sejumlah [[Mikosis|infeksi jamur]], termasuk [[aspergilosis]], [[kandidiasis]], [[koksidioidomikosis]], [[histoplasmosis]], [[penisiliosis]], dan infeksi akibat jamur &amp;#039;&amp;#039;[[Scedosporium]]&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;[[Fusarium]]&amp;#039;&amp;#039;. Obat ini dapat [[Oral (rute pemberian obat)|diminum]] atau digunakan melalui [[Infus|suntikan ke pembuluh darah]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum termasuk masalah penglihatan, mual, sakit perut, ruam, sakit kepala, dan [[Halusinasi|melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada]]. Penggunaan selama kehamilan dapat membahayakan bayi. Obat ini termasuk dalam kelompok obat triazol. Ia bekerja dengan memengaruhi metabolisme jamur dan [[membran sel]] jamur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Vorikonazol dipatenkan pada tahun 1990 dan disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 2002. Obat ini ada dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Sejarah==&lt;br /&gt;
[[Pfizer]] memasarkan obat ini dengan nama Vfend. Versi generik dari bentuk tablet vorikonazol diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 2011 setelah Pfizer dan Mylan menyelesaikan litigasi berdasarkan &amp;#039;&amp;#039;Hatch-Waxman Act&amp;#039;&amp;#039;; versi generik dari bentuk suntikan diperkenalkan pada tahun 2012. Di Eropa, perlindungan paten berakhir pada tahun 2011 dan eksklusivitas administrasi pediatrik berakhir di Eropa pada tahun 2016.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==kegunaan dalam medis==&lt;br /&gt;
Vorikonazol digunakan untuk mengobati aspergilosis invasif dan kandidiasis, serta infeksi jamur yang disebabkan oleh spesies &amp;#039;&amp;#039;Scedosporium&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;Fusarium&amp;#039;&amp;#039; yang dapat terjadi pada pasien [[Imunodefisiensi|dengan sistem kekebalan yang lemah]], termasuk orang yang menjalani transplantasi sumsum tulang alogenik (BMT), yang menderita kanker hematologi atau yang menjalani [[transplantasi organ]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga digunakan untuk mencegah infeksi jamur pada orang yang menjalani BMT.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini juga merupakan pengobatan yang direkomendasikan untuk infeksi jamur [[Sistem saraf pusat|SSP]] yang ditularkan melalui suntikan epidural steroid yang terkontaminasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Obat ini dapat diminum atau diberikan di ruang praktik dokter atau klinik melalui infus intravena.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Kontraindikasi==&lt;br /&gt;
Obat ini beracun bagi janin; dan wanita tidak boleh meminumnya ketika dalam keadaan hamil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang yang memiliki intoleransi herediter terhadap [[galaktosa]], defisiensi Lapp laktase, atau malabsorpsi glukosa-galaktosa sebaiknya tidak menggunakan obat ini. Obat ini harus digunakan dengan hati-hati pada penderita aritmia atau QT panjang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada gangguan ginjal atau usia lanjut, namun anak-anak tampaknya menghilangkan vorikonazol lebih cepat dibandingkan orang dewasa dan kadar obat mungkin memerlukan pemantauan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Efek samping==&lt;br /&gt;
Labelnya memuat beberapa peringatan tentang risiko reaksi di tempat suntikan, reaksi [[hipersensitivitas]]; kerusakan ginjal, hati, dan [[pankreas]]; masalah penglihatan; dan efek buruk pada kulit termasuk kerusakan akibat fototoksisitas, kanker kulit sel skuamosa, dan [[sindrom Stevens-Johnson]]; dalam penggunaan jangka panjang terdapat peringatan akan risiko fluorosis tulang dan periostitis terutama pada pasien usia lanjut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, efek samping yang sangat umum terjadi pada lebih dari 10% orang, termasuk edema perifer, sakit kepala, kesulitan bernapas, diare, muntah, sakit perut, mual, ruam, dan demam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Efek samping yang umum, terjadi pada antara 1 dan 10% orang, termasuk infeksi sinus, rendahnya jumlah sel darah putih dan merah ([[agranulositosis]], pansitopenia, [[trombositopenia]], [[leukopenia]], dan [[anemia]]), gula darah rendah, berkurangnya jumlah kalium dan natrium, depresi, halusinasi, kecemasan, insomnia, agitasi, kebingungan, kejang, pingsan, gemetar, lemah, kesemutan, mengantuk, pusing, pendarahan retina, detak jantung tidak teratur, detak jantung lambat atau cepat, tekanan darah rendah, peradangan pembuluh darah, sindrom gangguan pernapasan akut , edema paru, bibir meradang, wajah bengkak, sakit perut, sembelit, radang gusi, penyakit kuning, rambut rontok, kulit terkelupas, gatal, kulit merah, sakit punggung, nyeri dada, dan menggigil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Interaksi==&lt;br /&gt;
Obai ini dimetabolisme oleh [[sitokrom P450]] hati, vorikonazol berinteraksi dengan banyak obat. Vorikonazol tidak boleh digunakan bersamaan dengan banyak obat (termasuk sirolimus, [[rifampisin]], rifabutin, [[karbamazepin]], quinidine, dan [[alkaloid]] [[ergot]]) dan penyesuaian dosis dan/atau pemantauan harus dilakukan bila diberikan bersamaan dengan obat lain (termasuk [[flukonazol]], [[warfarin]], [[siklosporin]], [[takrolimus]], [[omeprazol]] , dan [[fenitoin]]). Vorikonazol dapat diberikan dengan aman bersama [[simetidin]], [[ranitidin]], [[indinavir]], [[antibiotik]] [[makrolida]], mikofenolat, [[digoksin]], dan [[prednisolon]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Farmakologi==&lt;br /&gt;
===Farmakokinetik===&lt;br /&gt;
Vorikonazol diserap dengan baik secara oral dengan [[bioavailabilitas]] 96%, memungkinkan pasien untuk beralih antara pemberian intravena dan oral.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Dalam budaya masyarakat==&lt;br /&gt;
===Merek===&lt;br /&gt;
Pada Juli 2017, obat ini dipasarkan dengan nama berikut di seluruh dunia: Cantex, Pinup, Vedilozin, Vfend, Vodask, Volric, Voramol, Voriconazol, Voriconazole, Voriconazolum, Voricostad, Vorikonazol, Voritek, Voriz, Vornal, dan Vosicaz.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
==Referensi==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vorikonazol&amp;amp;oldid=29422157 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29422157 (2026-07-05T13:01:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>