<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Wabah_Yustinianus</id>
	<title>Wabah Yustinianus - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Wabah_Yustinianus"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Wabah_Yustinianus&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-15T14:56:19Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Wabah_Yustinianus&amp;diff=36482&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29355625; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Wabah_Yustinianus&amp;diff=36482&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-09-07T17:55:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29355625; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Wabah Yustinianus&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[pandemik|pandemi]] yang menyerang [[Kekaisaran Bizantium|Kekaisaran Romawi Timur (Kekaisaran Bizantium)]], termasuk ibu kotanya [[Konstantinopel]], pada tahun 541–542 M hingga 750 M. Ahli mengatakan bahwa ini merupakan pandemi pertama yang bersifat global, dengan jumlah korban mencapai jutaan orang. Penyebab penyakit adalah &amp;#039;&amp;#039;[[Yersinia pestis]]&amp;#039;&amp;#039;, organisme yang menyebabkan penyakit [[pes]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengaruh sosial dan kultural dari wabah ini dapat disamakan dengan [[Wabah Hitam]]. Dalam pandangan sejarawan abad keenam, cakupan wabahnya hampir seluruh dunia, terutama menyerang [[Asia Selatan]] dan [[Asia Tengah|Tengah]], [[Afrika Utara]], [[Timur Tengah]], dan [[Eropa]] (di utara sejauh [[Denmark]] dan di barat sejauh [[Irlandia]]. Studi genetis memperkirakan sumber penularan dari [[Tiongkok]] atau [[Asia Tengah]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sampai sekitar tahun 750, wabah ini kembali di tiap generasi di [[Mediterania]]. Gelombang penyakit juga berpengaruh terhadap masa depan [[sejarah Eropa]]. Sejarawan modern menamai wabah ini berdasarkan nama Kaisar Romawi [[Yustinianus I]], yang berkuasa pada saat itu. Yustinianus I juga mengidap penyakit tersebut, tetapi merupakan satu dari sedikit orang yang berhasil bertahan hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Organisme &amp;#039;&amp;#039;Yersinia pestis&amp;#039;&amp;#039; yang mengakibatkan wabah ini dideteksi pada DNA manusia dari era Neolitikum akhir (4500-2000 SM).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Catatan sejarah mengenai wabah ini mulai muncul pada sekitar 541-542 M pada masa kekuasaan Yustinianus I (526-565 M). Setidaknya ada tiga orang yang menulis catatan sejarah tentang wabah ini, yakni [[Prokopios]], [[Yohanes dari Ephesus]], dan [[Evagrius Scholasticus]]. Karena ada beberapa pandemi pes bubo yang tercatat dalam sejarah, sejawaran kerap menyebut wabah ini sebagai &amp;quot;Pandemi Pes Pertama&amp;quot; untuk membedakannya dari &amp;quot;Pandemi Pes Kedua&amp;quot; (Wabah Hitam) dan &amp;quot;Pandemi Pes Ketiga&amp;quot; pada abad ke-19.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diperkirakan wabah Yustinianus ini berasal dari wilayah kekuasaan [[Kekaisaran Romawi Timur|Bizantium]] bagian timur. Prokopios berasumsi bahwa wabah berasal dari [[Mesir]], sementara Evagrius menganggap wabah berasal dari [[Etiopia|Ethiopia]]. Wabah ini kemudian masuk [[Konstantinopel]] sekitar 542, lalu menyebar ke [[Antiokhia]] dan [[Suriah]]. Tak membutuhkan waktu lama sebelum wabah ini menyebar ke sebagian besar wilayah Eropa, hingga meluluhlantakkan Inggris dan Irlandia pada 664.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yohanes dan Prokopius mendeskripsikan bahwa penyakit ini biasanya didahului oleh halusinasi. Di hari pertama, pasien akan mengalami [[demam]], tanpa inflamasi, dan merasa lelah. Kemudian, akan muncul &amp;#039;&amp;#039;bubo&amp;#039;&amp;#039; (kelenjar bengkak) di pangkal paha, ketiak, atau telinga, yang disertai dengan demam tinggi. Namun, kemunculan bubo tidak selalu terjadi; pada beberapa kasus pasien mengalami mata berdarah dan bengkak, diikuti sakit [[Tenggorokan|tengkorokan]]; pada kasus lainnya pasien menderita [[diare]] hebat. Setelah kemunculan bubo, pasien bisa mengalami koma atau delirium. Gejala lain adalah kemunculan pustula hitam yang dapat menyebabkan [[kematian]] langsung.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Deskripsi dari Prokopios dan Evagrius cenderung menggambarkan wabah 542 adalah [[pes bubo]], tetapi kemungkinan dari varian yang menyebabkan komplikasi. Evagrius mendeskripsikan wabah ini bisa ditularkan ke sesama menusia, yang menunjukkan elemen penularan yang kuat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Catatan kaki ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
* Drancourt M, Roux V, Dang LV, Tran-Hung L, Castex D, Chenal-Francisque V, et al. [http://www.cdc.gov/ncidod/EID/vol10no9/03-0933.htm&amp;quot;Genotyping, Orientalis-like Yersinia pestis, and plague pandemics&amp;quot;]. &amp;#039;&amp;#039;Emerging Infectious Diseases&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
* Little, Lester K., ed., &amp;#039;&amp;#039;Plague and the End of Antiquity: The Pandemic of 541–750&amp;#039;&amp;#039;, Cambridge, 2006. ISBN 0-521-84639-0.&lt;br /&gt;
* [[William McNeill|McNeill, William H.]] &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;Plagues and Peoples&amp;#039;&amp;#039;.&amp;quot; Bantam Doubleday Dell Publishing Group, Inc., New York, NY, 1976, ISBN 0-385-12122-9.&lt;br /&gt;
* Moorhead, J., &amp;#039;&amp;#039;Justinian&amp;#039;&amp;#039;, London 1994.&lt;br /&gt;
* Orent, Wendy. &amp;#039;&amp;#039;Plague, The Mysterious Past and Terrifying Future of the World&amp;#039;s Most Dangerous Disease&amp;#039;&amp;#039;., Simon &amp;amp; Schuster, Inc., New York, NY, 2004, ISBN 0-7432-3685-8.&lt;br /&gt;
* Edward Walford, translator, &amp;#039;&amp;#039;The Ecclesiastical History of Evagrius: A History of the Church from AD 431 to AD 594&amp;#039;&amp;#039;, 1846. Reprinted 2008. Evolution Publishing, ISBN 978-1-889758-88-6. [http://www.evolpub.com/CRE/CREseries.html#CRE5]—The author, Evagrius, was himself stricken by the plague as a child and lost several family members to it.&lt;br /&gt;
* [[Procopius]]. &amp;#039;&amp;#039;History of the Wars, Books I and II (The Persian War)&amp;#039;&amp;#039;. Trans. [[H. B. Dewing]]. Vol. 1. Cambridge: Loeb-Harvard UP, 1954.—Chapters XXII and XXIII of Book II (pages 451–473) are Procopius&amp;#039;s famous description of the Plague of Justinian. This includes the famous statistic of 10,000 people per day dying in Constantinople (page 465).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wabah+Yustinianus&amp;amp;oldid=29355625 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29355625 (2026-06-17T03:09:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>