<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Waring_Wera_Wanua</id>
	<title>Waring Wera Wanua - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Waring_Wera_Wanua"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;action=history"/>
	<updated>2026-09-16T04:14:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.46.0</generator>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;diff=4325&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;diff=4325&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T23:02:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi&lt;/p&gt;
&lt;a href=&quot;https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;amp;diff=4325&amp;amp;oldid=3925&quot;&gt;Lihat perubahan&lt;/a&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;diff=3925&amp;oldid=prev</id>
		<title>Maintenance script: Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29423034; atribusi sumber disertakan.</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://wiki.unissula.ac.id/index.php?title=Waring_Wera_Wanua&amp;diff=3925&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2026-08-23T22:37:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29423034; atribusi sumber disertakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Waring Wera Wanua&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; (&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;WWW&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; atau &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;W3&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, ) adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut [[Pengidentifikasi Sumber Seragam]] untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW sering dianggap sama dengan [[Internet]] secara keseluruhan, walaupun sebenarnya WWW hanyalah bagian daripada Internet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
WWW merupakan kumpulan [[peladen web|peladen Web]] dari seluruh [[dunia]] yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan [[data]] dan [[informasi]] untuk dapat digunakan bersama. WWW adalah bagian yang paling menarik dari [[Internet]]. Melalui Web, para pengguna dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa [[gambar]], [[audio]], [[video]] dan [[animasi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penggunaannya tergolong baru dibandingkan [[surel]], sebenarnya WWW merupakan kumpulan [[dokumen]] yang tersimpan di peladen Web, dan yang peladennya tersebar di lima [[benua]] yang terhubung menjadi [[1 (angka)|satu]] melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format [[HTML]] (&amp;#039;&amp;#039;Hypertext Markup Language&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri dari teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman melalui teks inilah yang disebut sebagai [[pranala]]. Dokumen informasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut &amp;#039;&amp;#039;hipermedia&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen [[multimedia]] yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hiperteks. Dengan mengklik pranala, maka para pengguna bisa beralih dari satu dokumen ke dokumen yang lainnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Etimologi ==&lt;br /&gt;
Kata &amp;quot;Waring Wera Wanua&amp;quot; berasal dari bahasa [[Jawa Kuno]] yaitu &amp;#039;&amp;#039;waring&amp;#039;&amp;#039; yang bermakna [[jala]], &amp;#039;&amp;#039;wera&amp;#039;&amp;#039; yang bermakna luas, dan &amp;#039;&amp;#039;wanua&amp;#039;&amp;#039; menggambarkan daerah atau wilayah yang dihuni. Dalam bahasa Indonesia &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; paling mendekati maknanya adalah [[Jaring ikan|jaring]] dan &amp;#039;&amp;#039;wanua&amp;#039;&amp;#039; kata yang mendekati maknanya adalah [[benua]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sistem informasi global saling terhubung yang dibayangkan [[Tim Berners-Lee]] terwujud pada paruh akhir 1980-an. Pada tahun 1985, [[Penggunaan Internet global|Internet global]] mulai berkembang di Eropa dan &amp;#039;&amp;#039;[[Domain Name System]]/DNS&amp;#039;&amp;#039; (dasar &amp;#039;&amp;#039;[[Uniform Resource Locator]]/URL&amp;#039;&amp;#039;) dilahirkan. Tahun 1988, IP antara Eropa dan Amerika Utara tersambung secara langsung untuk pertama kalinya dan Berners-Lee mulai membahas potensi sistem jejaring (&amp;#039;&amp;#039;web&amp;#039;&amp;#039;) di CERN. Tanggal 12 Maret 1989, Berners-Lee mengirim sebuah proposal berjudul &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Information Management: A Proposal&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; kepada dewan manajemen CERN. Ia mengusulkan sistem bernama &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;Mesh&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; yang menggunakan [[ENQUIRE]], proyek [[pangkalan data]] dan perangkat lunak yang ia buat pada tahun 1980. Proposalnya mencantumkan istilah &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;web&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; dan menjelaskan sistem manajemen informasi berbasis tautan yang tertanam di dalam teks biasa: &amp;quot;Bayangkan semua referensi dokumen ini tertaut dengan [[alamat jaringan]] halaman yang dikandungnya. Jadi, saat membaca dokumen ini, Anda bisa mengakses referensinya dengan sekali klik.&amp;quot; Katanya, sistem seperti itu sudah ada sebutannya, &amp;#039;&amp;#039;[[hiperteks|hypertext]]&amp;#039;&amp;#039;, istilah yang diciptakannya pada tahun 1950-an. Menurut proposal tersebut, tautan hiperteks seharusnya bisa mencakup semua dokumen multimedia, termasuk grafis, suara, dan video, sehingga Berners-Lee mengadopsi istilah &amp;#039;&amp;#039;[[hipermedia|hypermedia]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bantuan rekannya sekaligus pegiat hiperteks, [[Robert Cailliau]], Berners-Lee merilis proposal resmi pada 12 November 1990 untuk membangun sebuah &amp;quot;proyek hiperteks&amp;quot; bernama &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;WorldWideWeb&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; (satu kata) sebagai &amp;quot;jejaring dokumen-dokumen hiperteks&amp;quot; yang dibaca menggunakan &amp;quot;[[peramban web|peramban]]&amp;quot; menggunakan [[arsitektur klien–server]]. Waktu itu, &amp;#039;&amp;#039;HTML&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[HTTP]]&amp;#039;&amp;#039; sudah dikembangkan selama dua bulan dan peladen web pertama akan diuji satu bulan kemudian. Proposal tersebut memperkirakan bahwa tampilan web (&amp;#039;&amp;#039;read-only&amp;#039;&amp;#039;) akan dikembangkan dalam kurun tiga bulan. Mereka butuh enam bulan untuk membangun teknologi yang memungkinkan &amp;quot;pembuatan tautan dan materi baru oleh pembaca [agar] kesempatan menulis terbuka selebar-lebarnya&amp;quot; sekaligus &amp;quot;pemberitahuan otomatis kepada pembaca setiap kali ada materi baru yang menarik bagi mereka&amp;quot;. Meski target tampilan web tercapai, target kesempatan menulis konten dicapai dalam waktu yang lama (konsep &amp;#039;&amp;#039;[[wiki]], [[WebDAV]], [[blog]], [[Web 2.0]],&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[RSS]]/[[Atom (standar)|Atom]]&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Proposal WWW dirancang menyerupai pembaca [[SGML]], [[Dynatext]], yang dibuat oleh &amp;#039;&amp;#039;Electronic Book Technology&amp;#039;&amp;#039;, pecahan &amp;#039;&amp;#039;[[Institute for Research in Information and Scholarship]]&amp;#039;&amp;#039; di [[Universitas Brown]]. Sistem Dynatext yang dilisensi CERN berperan penting dalam sistem, tetapi dinilai terlalu mahal dan kebijakan lisensinya tidak cocok bagi kalangan fisikawan di bidang energi tinggi karena setiap dokumen dan perubahan dokumen dipatok tarif. Berners-Lee menggunakan [[NeXT Computer]] sebagai [[peladen web]] pertama di dunia dan alat untuk menulis program [[peramban web]] pertama, [[WorldWideWeb]], pada tahun 1990. Pada Natal 1990, Berners-Lee telah membangun semua perangkat yang diperlukan untuk operasi web: [[WorldWideWeb|peramban web pertama]] (sekaligus penyunting web) dan peladen web pertama. Situs web pertama yang berisi penjelasan proyek WWW diterbitkan pada 20 Desember 1990.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Halaman web pertama diduga hilang, tetapi [[Paul Jones (ahli teknologi komputer)|Paul Jones]] dari [[UNC-Chapel Hill]] di North Carolina mengatakan pada Mei 2013 bahwa Berners-Lee pernah menunjukkan halaman web tertua saat berkunjung ke UNC tahun 1991. Jones menyimpannya di sebuah [[penggerak magnet optik]] dan komputer NeXT miliknya. Pada 6 Agustus 1991, Berners-Lee menerbitkan ringkasan proyek World Wide Web di [[milis]] &amp;#039;&amp;#039;alt.hypertext&amp;#039;&amp;#039;. Orang sering salah mengira tanggal ini sebagai tanggal peresmian peladen web pertama untuk publik, padahal diresmikan beberapa bulan sebelumnya. Contoh salah kaprah lainnya adalah sejumlah kantor berita melaporkan bahwa foto pertama di Web diterbitkan oleh Berners-Lee pada tahun 1992, foto band [[Les Horribles Cernettes]] di CERN yang diambil oleh Silvano de Gennaro; Gennaro membantah klaim tersebut dan mengatakan bahwa media &amp;quot;memelintir sejarah kami demi artikel sensasional murahan&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Server pertama di luar Eropa dipasang di &amp;#039;&amp;#039;[[SLAC National Accelerator Laboratory|Stanford Linear Accelerator Center]] (SLAC)&amp;#039;&amp;#039;, Palo Alto, California, untuk menaungi pangkalan data &amp;#039;&amp;#039;[[SPIRES]]-HEP&amp;#039;&amp;#039;. Tanggal dipasangnya tidak diketahui pasti. &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web Consortium&amp;#039;&amp;#039; mencantumkan Desember 1992, sedangkan &amp;#039;&amp;#039;SLAC&amp;#039;&amp;#039; sendiri mengklaim Desember 1991, demikian pula dokumen &amp;#039;&amp;#039;A Little History of the World Wide Web&amp;#039;&amp;#039; yang diterbitkan W3C. Konsep dasar hiperteks berasal dari proyek-proyek sebelumnya pada tahun 1960-an, antara lain &amp;#039;&amp;#039;[[Hypertext Editing System]] (HES)&amp;#039;&amp;#039; di Universitas Brown, &amp;#039;&amp;#039;[[Project Xanadu]]&amp;#039;&amp;#039; yang dirintis [[Ted Nelson]], dan &amp;#039;&amp;#039;[[NLS (sistem komputer)|oN-Line System]] (NLS)&amp;#039;&amp;#039; yang dirintis [[Douglas Engelbart]]. Nelson dan Engelbart sama-sama terinspirasi oleh &amp;#039;&amp;#039;[[memex]]&amp;#039;&amp;#039; berbasis [[mikrofilm]] yang dijelaskan oleh [[Vannevar Bush]] dalam esai &amp;#039;&amp;#039;&amp;quot;[[As We May Think]]&amp;quot;&amp;#039;&amp;#039; (1945).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terobosan terbesar Berners-Lee adalah memadukan hiperteks dengan Internet. Dalam bukunya, &amp;#039;&amp;#039;[[Weaving the Web: The Original Design and Ultimate Destiny of the World Wide Web by its inventor|Weaving The Web]]&amp;#039;&amp;#039;, ia menceritakan bahwa ia berkali-kali mengatakan kepada komunitas hiperteks dan Internet bahwa kedua teknologi ini bisa dipadukan. Namun, karena tidak ada yang mau menerima tantangannya, ia melanjutkan sendiri proyeknya. Ia mengembangkan tiga teknologi utama:&lt;br /&gt;
* sistem pengidentifikasi unik global untuk sumber-sumber di web dan tempat lain bernama pengidentifikasi dokumen universal (UDI), kelak berganti nama menjadi [[lokator sumber seragam]] (URL) dan [[pengidentifikasi sumber seragam]] (URI);&lt;br /&gt;
* bahasa tampilan [[Bahasa Markah Hiperteks]] (&amp;#039;&amp;#039;HTML&amp;#039;&amp;#039;);&lt;br /&gt;
* [[Protokol Transfer Hiperteks]] (&amp;#039;&amp;#039;HTTP&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
World Wide Web jauh berbeda dengan sistem hiperteks lainnya yang sudah ada waktu itu. Web hanya memerlukan tautan searah (&amp;#039;&amp;#039;unidirectional&amp;#039;&amp;#039;). Jadi, seseorang bisa membuat tautan ke sumber lain tanpa campur tangan pemilik sumbernya. Tautan searah mengurangi beban pembangunan peladen dan peramban web, tetapi menjadi sumber masalah kronis baru bernama &amp;#039;&amp;#039;[[link rot]]&amp;#039;&amp;#039; (tautan putus). Berbeda dengan pendahulu-pendahulunya seperti &amp;#039;&amp;#039;[[HyperCard]]&amp;#039;&amp;#039;, &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web&amp;#039;&amp;#039; bebas hak milik (&amp;#039;&amp;#039;non-proprietary&amp;#039;&amp;#039;) sehingga orang-orang bisa membangun server dan klien secara terpisah dan menambahkan ekstensi tanpa lisensi. Pada 30 April 1993, &amp;#039;&amp;#039;CERN&amp;#039;&amp;#039; mengumumkan bahwa &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web&amp;#039;&amp;#039; dapat diakses gratis oleh siapa saja tanpa tarif apapun. Dua bulan usai pengumuman berakhirnya masa gratis protokol [[Gopher (protokol)|&amp;#039;&amp;#039;Gopher&amp;#039;&amp;#039;]], pengguna langsung beralih dari Gopher ke Web. Peramban web awal yang populer waktu itu adalah &amp;#039;&amp;#039;[[ViolaWWW]]&amp;#039;&amp;#039; di sistem operasi &amp;#039;&amp;#039;[[Unix]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[X Window System]]&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarawan umumnya sepakat bahwa titik balik World Wide Web terjadi ketika peramban web [[Mosaic (peramban web)|&amp;#039;&amp;#039;Mosaic&amp;#039;&amp;#039;]] diperkenalkan tahun 1993. Mosaic adalah peramban grafis yang dikembangkan oleh tim bentukan [[Marc Andreessen]] di &amp;#039;&amp;#039;[[National Center for Supercomputing Applications]]-[[University of Illinois at Urbana–Champaign]] (NCSA-UIUC)&amp;#039;&amp;#039;. Anggaran pengembangan Mosaic berasal dari &amp;#039;&amp;#039;US High-Performance Computing and Communications Initiative&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[High Performance Computing Act of 1991]]&amp;#039;&amp;#039;, salah satu [[Al Gore dan teknologi informasi|proyek komputasi yang dirintis Senator Al Gore]]. Sebelum Mosaic dirilis, tampilan grafis jarang dipadukan dengan teks di dalam halaman web. Selain itu, web tidak begitu populer bila dibandingkan dengan protokol-protokol Internet lama seperti [[Gopher (protokol)|&amp;#039;&amp;#039;Gopher&amp;#039;&amp;#039;]] dan &amp;#039;&amp;#039;[[Wide Area Information Servers]] (WAIS)&amp;#039;&amp;#039;. Antarmuka pengguna grafis Mosaic memungkinkan web menjelma sebagai protokol Internet terpopuler. &amp;#039;&amp;#039;[[World Wide Web Consortium]] (W3C)&amp;#039;&amp;#039; didirikan oleh Tim Berners-Lee setelah ia keluar dari Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN) pada Oktober 1994. W3C dibentuk di &amp;#039;&amp;#039;[[Massachusetts Institute of Technology]] Laboratory for Computer Science (MIT/LCS)&amp;#039;&amp;#039; atas bantuan &amp;#039;&amp;#039;[[Defense Advanced Research Projects Agency]] (DARPA)&amp;#039;&amp;#039; yang sebelumnya ikut merintis Internet; satu tahun kemudian, cabang kedua didirikan di [[INRIA]] (laboratorium penelitian komputer nasional Perancis) atas bantuan Direktorat Jenderal Masyarakat Informasi (&amp;#039;&amp;#039;DG InfSo&amp;#039;&amp;#039;) [[Komisi Eropa]]; lalu pada tahun 1996, cabang ketiga didirikan di [[Universitas Keio]], Jepang. Pada akhir 1994, jumlah situs web masih sedikit, tetapi banyak [[daftar situs web yang dibuat sebelum 1995|situs besar]] yang merintis atau menginspirasi situs-situs populer saat ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring populernya Internet, situs web dikembangkan di seluruh penjuru dunia. Perkembangan ini mendorong pembuatan standar protokol dan format web global. Berners-Lee tetap memandu pengembangan beberapa standar web seperti [[bahasa markah]] untuk membuat halaman web. Ia juga mengusung konsep [[Web Semantik]]. &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web&amp;#039;&amp;#039; memungkinkan informasi tersebar melalui Internet dengan format yang ramah pengguna dan fleksibel. WWW berperan penting dalam memasyarakatkan Internet. Meski kedua istilah itu sering dianggap sama, &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web&amp;#039;&amp;#039; berbeda dengan &amp;#039;&amp;#039;Internet&amp;#039;&amp;#039;. Web adalah [[ruang informasi]] yang mengandung dokumen dan [[sumber web|sumber]] yang saling tertaut (&amp;#039;&amp;#039;hyperlinked&amp;#039;&amp;#039;) dan ditandai oleh URI. Web dijalankan sebagai perangkat lunak klien-server menggunakan protokol-protokol Internet seperti &amp;#039;&amp;#039;[[TCP/IP]]&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;[[HTTP]].&amp;#039;&amp;#039; Berners-Lee [[Order of the British Empire|dianugerahi gelar ksatria]] pada tahun 2004 oleh Ratu [[Elizabeth II]] atas &amp;quot;jasa-jasanya dalam pengembangan Internet global&amp;quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0, 2.0,&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;3.0&amp;#039;&amp;#039; ==&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut &amp;#039;&amp;#039;Uniform Resource Identifier (URI)&amp;#039;&amp;#039;. Secara umum, &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0&amp;#039;&amp;#039; dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0&amp;#039;&amp;#039; adalah &amp;#039;&amp;#039;Read&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu, tak lama kemudian muncullah &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai &amp;#039;&amp;#039;platform&amp;#039;&amp;#039;, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 adalah &amp;#039;&amp;#039;Read-Write&amp;#039;&amp;#039;. Era &amp;#039;&amp;#039;Web 2.0&amp;#039;&amp;#039; tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Namun era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas daring besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan letak perbedaan &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;Web 2.0&amp;#039;&amp;#039; yaitu:&lt;br /&gt;
# Perilaku pengguna Membaca Menulis&lt;br /&gt;
# Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas&lt;br /&gt;
# Hubungan dengan &amp;#039;&amp;#039;server Client-server Peer to peer&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
# Bahasa pemrograman penampil konten &amp;#039;&amp;#039;HTML, XML&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
# Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif&lt;br /&gt;
# Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag&lt;br /&gt;
# Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi&lt;br /&gt;
# Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring&lt;br /&gt;
# Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Yang menjadi kunci perbedaan dalam &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 dan &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 1.0 adalah keterbatasan pada &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0&amp;#039;&amp;#039; yang mengharuskan pengguna &amp;#039;&amp;#039;internet&amp;#039;&amp;#039; untuk datang ke dalam situs Web tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya. Sedangkan &amp;#039;&amp;#039;Web 2.0&amp;#039;&amp;#039; memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu situs Web tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan &amp;#039;&amp;#039;web 2.0&amp;#039;&amp;#039; dalam melakukan aktivitas &amp;#039;&amp;#039;drag and drop, auto complete, chat, voice&amp;#039;&amp;#039; dapat dilakukan layaknya aplikasi &amp;#039;&amp;#039;desktop&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selanjutnya adalah &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039;. Konsep ini dapat diandaikan sebuah situs &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; sebagai sebuah intelektualitas buatan (&amp;#039;&amp;#039;Artificial Intelligence&amp;#039;&amp;#039;). Aplikasi–aplikasi daring dalam situs &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya &amp;#039;&amp;#039;web service&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039; ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia Web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton TV di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saat ini adaptasi &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039; mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti &amp;#039;&amp;#039;[[secondlife]], Google Co-Ops&amp;#039;&amp;#039;, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu &amp;#039;&amp;#039;Li’L Online (LILO) Communit&amp;#039;&amp;#039;y.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Permasalahan yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadai dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039; masih harus menarik nafas panjang. Namun karena &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &amp;#039;&amp;#039;Web 1.0&amp;#039;&amp;#039; ===&lt;br /&gt;
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Situs web yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Situs web seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &amp;#039;&amp;#039;Web 2.0&amp;#039;&amp;#039; ===&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 Istilah &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh &amp;#039;&amp;#039;O’Reilly Media&amp;#039;&amp;#039; pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara daring. Menurut Tim &amp;#039;&amp;#039;O’Reilly, Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “&amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut”&lt;br /&gt;
Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) adalah teknologi &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada umumnya, Situs web yang dibangun dengan menggunakan teknologi &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;[[Cascading Style Sheets|CSS]] (Cascading Style Sheets)&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Aplikasi &amp;#039;&amp;#039;Rich Internet&amp;#039;&amp;#039; atau berbasis &amp;#039;&amp;#039;Ajax&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Markup &amp;#039;&amp;#039;XHTML&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;URL&amp;#039;&amp;#039; yang valid&lt;br /&gt;
* Folksonomies&lt;br /&gt;
* Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Situs web&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;XML Web-Service API&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=== &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039; &amp;#039;&amp;#039;/ Semantic Web&amp;#039;&amp;#039; ===&lt;br /&gt;
Walaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara &amp;#039;&amp;#039;mobile&amp;#039;&amp;#039; sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat &amp;#039;&amp;#039;on-demand&amp;#039;&amp;#039;. Namun, menurut John Markoff, &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039; adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data daring.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya &amp;#039;&amp;#039;Semantic Web&amp;#039;&amp;#039; memiliki tujuan yang sama karena &amp;#039;&amp;#039;Semantic Web&amp;#039;&amp;#039; memiliki isi &amp;#039;&amp;#039;Web&amp;#039;&amp;#039; yang tidak dapat hanya diekspresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (&amp;#039;&amp;#039;software agents&amp;#039;&amp;#039;). Melalui &amp;#039;&amp;#039;Semantic Web&amp;#039;&amp;#039; inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembuatan &amp;#039;&amp;#039;Semantic Web&amp;#039;&amp;#039; dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh &amp;#039;&amp;#039;World Wide Web Consortium (W3C)&amp;#039;&amp;#039;. Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah &amp;#039;&amp;#039;XML, XML Schema, RDF, OWL,&amp;#039;&amp;#039; dan &amp;#039;&amp;#039;SPARQL&amp;#039;&amp;#039;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berikut adalah beberapa karakteristik utama dari &amp;#039;&amp;#039;Web 3.0&amp;#039;&amp;#039;:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Transformasi penyimpanan&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Perubahan dari tempat penyimpanan data yang terpisah-pisah menjadi satu kesatuan yang terintegrasi.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Konektivitas di mana saja (&amp;#039;&amp;#039;Ubiquitous connectivity&amp;#039;&amp;#039;)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Memungkinkan informasi diakses melalui berbagai media dan perangkat secara luas.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Layanan Web modern&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Mencakup komputasi jaringan, model bisnis perangkat lunak sebagai layanan (SaaS), interoperabilitas layanan web, komputasi terdistribusi, komputasi &amp;#039;&amp;#039;grid&amp;#039;&amp;#039;, dan komputasi awan.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Teknologi terbuka&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Sebagian besar berjalan pada platform sumber terbuka (&amp;#039;&amp;#039;open source&amp;#039;&amp;#039;) atau gratis.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Identitas terbuka (&amp;#039;&amp;#039;OpenID&amp;#039;&amp;#039;)&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Seluruh informasi bersifat bebas dan dapat diakses secara terbuka.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Web cerdas&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Penggunaan teknologi Web Semantik seperti RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, platform aplikasi semantik, serta penyimpanan data berbasis pernyataan (&amp;#039;&amp;#039;statement-based datastores&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Basis data terdistribusi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Penerimaan basis data terdistribusi dalam WWD (&amp;#039;&amp;#039;World Wide Database&amp;#039;&amp;#039;).&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Aplikasi cerdas&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;: Penggunaan aplikasi yang lebih intuitif dan responsif.&lt;br /&gt;
Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Lihat pula ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [[Penerbitan elektronik]]&lt;br /&gt;
* [[Metafora Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Keamanan Internet]]&lt;br /&gt;
* [[Daftar situs web]]&lt;br /&gt;
* [[Prestel]]&lt;br /&gt;
* [[Media pengaliran]]&lt;br /&gt;
* [[Alat pengembangan web]]&lt;br /&gt;
* [[Literasi web]]&lt;br /&gt;
* [[World Wide Telecom Web]]&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Referensi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bacaan lebih lanjut ==&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* Niels Brügger, ed. &amp;#039;&amp;#039;Web History&amp;#039;&amp;#039; (2010) 362 pages; Historical perspective on the World Wide Web, including issues of culture, content, and preservation.&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pranala luar ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
* [http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html Situs web pertama]&lt;br /&gt;
* [http://www.w3.org/History/19921103-hypertext/hypertext/WWW/ Arsip situs web pertama]&lt;br /&gt;
* [http://www.mit.edu/people/mkgray/net/ Internet Statistics: Growth and Usage of the Web and the Internet]&lt;br /&gt;
* [http://www.livinginternet.com/w/w.htm Living Internet] , sejarah Internet dan World Wide Web&lt;br /&gt;
*&lt;br /&gt;
* [http://www.w3.org/ World Wide Web Consortium (W3C)]&lt;br /&gt;
* [http://www.w3.org/Protocols/NL-PerfNote.html W3C Recommendations Reduce &amp;quot;World Wide Wait&amp;quot;]&lt;br /&gt;
* [http://www.worldwidewebsize.com/ World Wide Web Size], perkiraan ukuran World Wide Web setiap hari&lt;br /&gt;
* [https://web.archive.org/web/20110501162838/http://cle.ens-lyon.fr/40528325/0/fiche___pagelibre/ Antonio A. Casilli, Some Elements for a Sociology of Online Interactions]&lt;br /&gt;
* [http://web-graph.org/ The Erdős Webgraph Server]&lt;br /&gt;
* [http://techchange.org/work/u-s-global-development-lab-25th-anniversary-of-the-world-wide-web/ The 25th Anniversary of the World Wide Web] , video animasi [[USAID]] dan [[TechChange]] yang mendalami peran WWW dalam menangani [[kemiskinan]] ekstrem&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber dan atribusi ==&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Waring+Wera+Wanua&amp;amp;oldid=29423034 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29423034 (2026-07-05T16:37:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Maintenance script</name></author>
	</entry>
</feed>