Kurniawan Dwi Yulianto
Kurniawan Dwi Yulianto () adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola Indonesia yang pernah menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional U-17 Indonesia.
Biasa bermain sebagai striker, Kurniawan adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah bermain di Eropa. Pada awal kariernya dia sempat bermain di tim remaja Sampdoria sebelum kemudian pindah ke FC Luzern di Swiss akibat masalah dengan PSSI.
Karier
Pemain yang akrab dipanggil "Ade" dan juga sering dijuluki "Kurus" karena posturnya yang kecil ini lalu kembali ke Indonesia dan bermain di Liga Indonesia dan bermain dengan beberapa tim: PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, PSMS Medan, Tangerang Wolves FC, PPSM Magelang, dan sekarang bermain untuk Persipon Pontianak, salah satu klub di Kota Pontianak.
Antara Desember 2005 hingga Mei 2006, Kurniawan memperkuat Sarawak FC di Malaysia, tetapi ia dianggap gagal karena jarang mencetak gol dan diputus kontrak.
Saat ini Kurniawan adalah salah satu pencetak gol terbanyak untuk timnas sepak bola Indonesia dengan 33 gol di bawah Bambang Pamungkas dengan 37 gol.
Kontroversi
Karier Kurniawan pernah melorot akibat mengonsumsi narkoba pada sekitar akhir 1990-an, tetapi dia kemudian bangkit dan kembali memperoleh karier sepak bola yang sukses.
Karier internasional
Tim nasional
Statistik karier
Gol internasional
Prestasi dan penghargaan
Individu
- Pencetak gol terbanyak pada Pesta Olahraga Asia Tenggara 1997
- Juara liga Indonesia 1999/2000 bersama PSM Makassar
- Juara Liga Indonesia 2004 Bersama Persebaya Surabaya
- Runner Up Piala AFF 2000, 2002, dan 2004
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29510458 (2026-07-31T19:12:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.