Lompat ke isi

Abrasif

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 09.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Abrasif adalah bahan, umumnya terbuat dari mineral, yang digunakan untuk membentuk atau memberikan sentuhan akhir pada suatu benda dengan cara menggosoknya.[1] Sentuhan akhir berupa pemolesan untuk mendapatkan permukaan yang halus dan mengilap.

Abrasif diproduksi dalam berbagai macam bentuk dan fungsi. Abrasif umumnya dibagi menjadi dua jenis utama, yakni abrasif berlapis (coated abrasives) dan abrasif berikat (bonded abrasives). Produsen abrasif menghasilkan barang yang berbeda karena mereka masing-masingnya memiliki tujuan yang beragam. Abrasif yang paling umum adalah kertas pasir. Abrasif tersebut tergolong abrasif berlapis karena permukaan yang akan dihaluskan tersebut melekat pada suatu material, yakni kertas. Biasanya abrasif menggunakan bahan pendukung, seperti kertas, logam, karet, atau kain, lalu bahan ini dilapisi perekat sebagai agen pengikat yang merekatkan mineral-mineral abrasif. Bagian tepi kotak korek api adalah contoh yang tepat dari abrasif berlapis.

Daftar pustaka

Pranala luar

Referensi

  1. PALANNA. ENGINEERING CHEMISTRY. Tata McGraw-Hill Education. ISBN 9781259081521.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27973355 (2025-10-15T14:40:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.