Lompat ke isi

Antimon trifluorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22928838; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Antimon trifluorida adalah senyawa anorganik dengan rumus SbF3. Senyawa ini kadang-kadang disebut reagen Swart dan merupakan salah satu dari dua senyawa antimon fluorida; senyawa lainnya adalah antimon pentafluorida (SbF5). Senyawa ini tampak sebagai senyawa padat berwarna putih.

Pembuatan

SbF3 dibuat dengan mereaksikan antimon trioksida dengan hidrogen fluorida:

Sb2O3 + 6 HF → 2 SbF3 + 3 H2O

Reaktivitas

Senyawa ini dapat dianggap sebagai asam Lewis. Jika bereaksi dengan fluorin, senyawa ini akan teroksidasi dan menghasilkan antimon pentafluorida:

SbF3 + F2 → SbF5

Kegunaan

Senyawa ini digunakan sebagai reagen fluorinasi dalam bidang kimia organik. Pemanfaatan antimon trifluorida untuk mengubah senyawa klorida menjadi fluorida pertama kali ditemukan oleh seorang kimiawan Belgia yang bernama Frédéric Jean Edmond Swarts pada tahun 1892, Senyawa ini juga biasanya digunakan untuk pembuatan senyawa organofluorin, tetapi percobaan telah dilakukan dengan menggunakan silana. Di bidang perindustrian, senyawa ini pernah dipakai untuk membuat freon.

Keamanan

Dosis mematikan senyawa ini tercatat sebesar 100 mg/kg (pada marmut, lewat mulut).

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22928838 (2023-02-12T03:21:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.