Lompat ke isi

Indium(III) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.34 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18011788; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Indium(III) oksida adalah senyawa kimia bersifat amfoter dengan rumus In2O3.

Senyawa ini tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut di dalam asam, sementara kristalinnya tidak dapat larut dalam air dan asam. Terdapat dua bentuk kristal indium(III) oksida, yaitu kristal kubik dan rombohedral.

Sintesis

Sampel indium(III) oksida dapat dibuat dengan memanaskan indium(III) hidroksida atau indium nitrat, karbonat atau sulfat.

Reaksi

Jika dipanaskan hingga suhu 700 °C, Indium(III) oksida membentuk In2O (disebut indium(I) oksida atau indium suboksida), sementara pada suhu 2000 °C senyawa ini akan berdekomposisi. Senyawa ini dapat larut dalam asam, tetapi tidak dapat larut di dalam alkali. Jika direaksikan dengan amonia pada suhu yang tinggi, akan terbentuk indium nitrida:

In2O3 + 2 NH3 → 2 InN + 3 H2O

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18011788 (2021-02-22T05:17:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.