Lompat ke isi

Nitrogen triklorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 04.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
NCl3 dimensions

Nitrogen triklorida, dikenal pula sebagai trikloramina, adalah suatu senyawa kimia dengan rumus NCl3. Cairan berwarna kuning, berminyak, berbau tajam ini paling sering dijumpai sebagai hasil sampingan dari reaksi kimia antara turunan-amonia dan klorin (misalnya, di kolam renang).

Preparasi dan struktur

Senyawa ini dibuat dengan memperlakukan garam amonium, seperti amonium nitrat dengan klorin.

Zat antara dalam konversi ini meliputi kloramina dan dikloramina, NH2Cl dan NHCl2, berturut-turut.

Seperti amonia, NCl3 adalah molekul piramidal. Jarak N-Cl adalah 1.76 Å, dan sudut Cl-N-Cl adalah 107°.[1]

Nitrogen triklorida dapat terbentuk dalam jumlah kecil ketika persediaan air publik didesinfeksi dengan monokloramina, dan di kolam renang dengan desinfektan klorin bereaksi dengan urea dalam air kencing dan keringat dari pemandian. Nitrogen triklorida, yang diberi merek dagang Agene, digunakan untuk pemutih buatan dan penua tepung, tetapi dilarang pada tahun 1949: pada manusia Agene ditemukan menyebabkan kelainan neurologis yang parah dan meluas yang menyebabkan pelarangannya pada tahun 1947. Anjing yang mengkonsumsi roti yang terbuat dari tepung terigu yang diberi perlakuan tersebut menderita seperti epilepsi; agen beracunnya adalah metionin sulfoksimina.[2]

Reaksi

Kimia NCl3 telah dieksplorasi dengan baik.[3] Senyawa ini cukup polar dengan momen dipol 0.6 D. Pusat nitrogen bersifat basa tapi jauh lebih sedikit daripada amonia. Senyawa ini dihidrolisis oleh air panas untuk melepaskan amonia dan asam hipoklorit.

NCl3 + 3 H2O → NH3 + 3 HOCl

NCl3 meledak untuk menghasilkan N2 dan gas klorin. Reaksi ini dihambat oleh gas encer.

Keamanan

Nitrogen triklorida dapat mengiritasi membran mukosa—senyawa ini adalah agen pembuat air mata, namun tidak pernah digunakan seperti itu.[4][5] Zat murni (jarang ditemui) adalah bahan peledak yang berbahaya, sensitif terhadap cahaya, panas, bahkan kejutan sedang, dan senyawa organik. Pierre Louis Dulong pertama kali mempersiapkannya pada tahun 1812, dan kehilangan dua jari dan dua ledakan.[6] Pada tahun 1813, suatu ledakan NCl3 membutakan Sir Humphry Davy sementara, mendorongnya untuk mempekerjakan Michael Faraday sebagai rekan kerja. Mereka berdua terluka dalam ledakan NCl3 lainnya tak lama setelah itu.[7]

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Referensi

  1. Holleman, A. F. Inorganic Chemistry. Academic Press. 2001. ISBN 0-12-352651-5.
  2. CA Shaw. Did consumption of flour bleached by the agene process contribute to the incidence of neurological disease?. Medical Hypotheses. 1998. Vol. 51 (6). hlm. 477–81. doi:10.1016/S0306-9877(98)90067-6.
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. White, G. C. The Handbook of Chlorination and Alternative Disinfectants. Wiley. 1999. hlm. 322. ISBN 978-0-471-29207-4.
  5. Health Hazard Evaluation Report: Investigation of Employee Symptoms at an Indoor Water Park. NIOSH eNews. National Institute for Occupational Safety and Health. August 2008. Vol. 6 (4).
  6. Thénard J. L. Report on the work of Pierre Louis Dulong. Annales de Chimie et de Physique. 1813. Vol. 86 (6). hlm. 37–43.
  7. Thomas, J.M. Michael Faraday and The Royal Institution: The Genius of Man and Place (PBK). CRC Press. 1991. hlm. 17. ISBN 978-0-7503-0145-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29572757 (2026-08-13T16:09:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.