Lompat ke isi

Uji Hinsberg

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 03.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29523601; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Uji Hinsberg adalah suatu pengujian untuk membedakan amina primer, sekunder dan tersier. Uji ini pertama kali ditemukan oleh Oscar Hinsberg pada tahun 1890.

Proses pengujian

Uji Hinsberg dilakukan dengan mereaksikan zat yang diuji (1 gram) dengan 10 mL larutan NaOH 10% dan 2 mL benzensulfonilklorida dalam tabung reaksi. Campuran ini dikocok selama 10 menit sampai bercampur. Lalu, kelebihan benzensulfonilklorida dihidrolisis dengan memanaskan tabung reaksi selama 10 menit. Setelah itu larutan didinginkan pada suhu kamar.

Ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi, bergantung pada zat yang diuji :

  1. Amina primer akan membentuk garam sulfonamida yang larut dalam air.
  2. Amina sekunder akan membentuk garam sulfonamida yang tidak larut dalam air.
  3. Amina tersier tidak akan bereaksi sama sekali. Amine tersier akan tampak seperti minyak yang mengambang pada lapisan atas tabung reaksi.


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29523601 (2026-08-04T08:50:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.