Lompat ke isi

Hidroksil

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.54 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28206145; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hidroksil adalah gugus fungsional -OH yang digunakan sebagai subsituen di sebuah senyawa organik. Molekul yang mengandung gugus hidroksil dikenal dengan sebutan alkohol.

Radikal hidroksil

Radikal hidroksil, ·OH adalah bentuk netral dari ion hidroksida. Radikal ini sangat reaktif. radikal hidroksil yang paling sering dijumpai berasal dari dekomposisi dari hidroperoksida (ROOH) atau dalam kimia atmosfer, dengan reaksi oksigen yang tereksitasi dengan air. Radikal ini juga penting dalam kimia radiasi, karena radikal tersebut dapat membentuk hidrogen peroksida dan oksigen, yang mana dapat memulai pengkaratan dan radioaktif pada lingkungan.

Dalam sintesis organik, radikal hidroksil didapatkan dari fotolisis dari 1-hidroksi-2(1H)-piridintiona.

Masalah pada atmosfer

Radikal hidroksil dikenal sebagai "deterjen" troposfer karena dapat bereaksi dengan beberapa polutan. Reaksi pertama adalah pembuangan atom hidrogen sehingga terbentuk air dan radikal alkil (R·).

OH + RH → H2O + R·

Radikal alkil akan bereaksi cepat dengan oksigen dan membentuk radikal peroksi.

R· + O2 → RO2

Reaksi di troposfer ini berpengaruh oleh banyaknya cahaya matahari, polusi atmosfer.

Kepentingan biologis

Radikal hidroksil merupakan radikal dengan reaktivitas yang tinggi sehingga biasanya berbahaya bagi makhluk hidup. Tidak seperti superoksida, yang dapat dinetralisasi sifat toksiknya dengan superoksida dismustase, radikal hidroksil tidak dapat dieliminasi dengan reaksi enzimatik. Hal ini disebabkan difusi pada sisi aktif enzim lebih lambat daripada waktu paruhnya.

Radikal hidroksil dapat merusak semua tipe makromolekul seperti karbohidrat, asam nukleat, lipid dan asam amino. Cara satu-satunya untuk melindungi sel adalah dengan penggunaan antioksidan seperti glutation.


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28206145 (2025-10-28T15:08:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.