Lompat ke isi

Kurkumin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.17 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28797654; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kurkumin atau diferuloilmetana adalah senyawa aktif yang ditemukan pada kunyit, berupa polifenol dengan rumus kimia C21H20O6. Kurkumin memiliki dua bentuk tautomer: keton dan enol. Struktur keton lebih dominan dalam bentuk padat, sedangkan struktur enol ditemukan dalam bentuk cairan. Kurkumin merupakan senyawa yang berinteraksi dengan asam borat menghasilkan senyawa berwarna merah yang disebut rososiania.

Senyawa turunan kurkumin disebut "kurkuminoid", yang hanya terdapat dua macam, yaitu desmetoksikurkumin dan bis-desmetoksikurkumin. Secara in vivo, kurkumin berubah menjadi senyawa metabolit berupa dihidrokurkumin atau tetrahidrokurkumin sebelum dikonversi menjadi senyawa konjugasi monoglusuronida.

Kurkumin dikenal karena sifat antitumor dan antioksidan yang dimilikinya, selain banyak kegunaan medis seperti;

Selain itu, kurkumin juga:

Defisiensi COX dapat mengakibatkan sindrom Leigh, SCO2 (hypertrophic cardiomyopathy), SCO1 (gagal hati, koma ketoasidosis), and COX10 (encephalopathy, tubulopathy).

Rujukan

Lihat pula


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28797654 (2026-01-10T02:36:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.