Lompat ke isi

Melatonin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Melatonin

Melatonin () adalah hormon neurotropik dengan gugus antioksidan indolamina,[1] yang disintesis oleh kelenjar pineal yang terletak di dalam otak dari senyawa asam amino triptofan.[2] Melalui pencerapnya, melatonin berperan dalam berbagai proses fisiologis seperti ritme biologis, regulasi tekanan darah, onkogenesis, retina, reproduksi, ovarium, sistem kekebalan dan diferensiasi osteoblas.[3] transduksi sinyal pada lintasan melatonin meningkatkan rasio enzim antioksidan seperti superoksida dismutase, peroksidase, glutathion dan meredam enzim prooksidan seperti nitrogen monoksida sintase dan liposigenase.[4] Melatonin adalah hormon yang dikenal berperan vital pada siklus tidur-bangun yang secara alami level tertinggi melatonin adalah pada malam hari[5]

Pranala luar

Referensi

  1. Molecular tools to study melatonin pathways and actions. Pharmacologie Moléculaire et Cellulaire, Institut de Recherches Servier; Boutin JA, Audinot V, Ferry G, Delagrange P.
  2. Melatonin. Sleepdex.
  3. Melatonin: therapeutic and clinical utilization. Department of Cardiology, Medical School, Trakya University; Altun A, Ugur-Altun B.
  4. Antioxidative protection by melatonin: multiplicity of mechanisms from radical detoxification to radical avoidance. tute of Zoology, Anthropology and Developmental Biology, University of Göttingen; Hardeland R.
  5. Pros and cons of melatonin. Mayo Clinic.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28408939 (2025-11-11T07:58:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.