Lompat ke isi

Dony Oskaria

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 13.55 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Dony Oskaria - foto Denas

Dony Oskaria () adalah seorang profesional Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara. Sebelumnya ia menjabat sebagai pelaksana tugas Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia menggantikan Erick Thohir yang diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia oleh presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih. Ia juga dipercaya sebagai Direktur Operasional Danantara (sejak 2025) dan Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia (2021-2024).[1] Sebelumnya, ia merupakan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia (2020-2021).[2]

Kehidupan awal

Dony lahir di Tanjung Alam, Tanah Datar, Sumatera Barat pada tahun 1969. Setelah menempuh pendidikan dasarnya di kampung halaman, ia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya di Padang dan kemudian Jakarta. Dony sempat kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Andalas, Padang. Namun karena kurang cocok di jurusan tersebut, ia lalu pindah ke Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Ia menyelesaikan program Magister Administrasi Bisnis pada tahun 2009 di The Asian Institute of Management, Filipina.[3]

Karier

Dony memulai kariernya di Bank Universal sebagai petugas layanan pelanggan hingga menjadi kepala divisi perbankan pribadi. Pada tahun 2004 ia pindah ke Bank Mega hingga dipercaya menjadi Direktur di berbagai anak perusahaan CT Corp, antara lain sebagai Direktur Bank Mega (2012-2014),[4] Presiden Direktur Trans Studio Mall (2014-2020), Direktur Utama AntaVaya (2014-2020), dan Direktur Hospitality & Entertainment CT Corp (2018-2020). Hasil dari investasi CT Corp di Garuda Indonesia, ia dipercaya sebagai anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia (2014-2019), lalu sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia (2020-2021), dan Komisaris Citilink (2019-2022).

Pada Januari 2016, Presiden Jokowi mengangkatnya menjadi anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sebagai Ketua Kelompok Kerja untuk industri pariwisata yang bertanggung jawab mengembangkan industri pariwisata di Indonesia.[5][6][7]

Tahun 2021, ia juga diminta untuk menjabat sebagai Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia hingga tahun 2024. Posisinya diganti setelah ia diangkat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia.[8]

Pada 24 Februari 2025, Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan ia ditunjuk sebagai Direktur Operasional bersama Rosan Roeslani sebagai Direktur Utama dan Pandu Patria Sjahrir sebagai Direktur Investasi.[9]

Bersama Muhammad Lutfi, saat ini Dony mengembangkan beberapa hotel, restoran, dan resort di Jakarta dan Padang. Dony juga aktif mengembangkan agroindustri di Sumatera Barat.

Pendidikan

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29127084 (2026-04-13T18:15:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.