Lompat ke isi

Prinsip ketidakpastian Heisenberg

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 08.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28065285; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Prinsip ketidakpastian (juga dikenal sebagai prinsip ketidakpastian Heisenberg) dalam mekanika kuantum adalah salah satu dari berbagai pertidaksamaan matematis yang menyatakan bahwa adalah (hampir) tidak mungkin untuk mengukur dua besaran secara bersamaan, misalnya posisi dan momentum suatu partikel. Prinsip ini pertama kali dicetuskan oleh fisikawan Jerman bernama Werner Heisenberg pada tahun 1927.

Prinsip ketidakpastian menyatakan bahwa semakin tepat posisi suatu partikel ditentukan, semakin tidak tepat momentumnya yang dapat diprediksi dari kondisi awal, begitu pula sebaliknya. Dalam jurnal yang diterbitkan tahun 1927, Heisenberg awalnya menyimpulkan prinsip ketidakpastiannya dengan rumus ΔpΔq ~ h menggunakan konstanta Planck. Ketidaksetaraan formal yang menghubungkan simpangan baku posisi σx dan simpangan baku momentum σp diturunkan oleh Earle Hesse Kennard pada akhir tahun 1927 dan oleh Hermann Weyl pada tahun 1928 menjadi:


di mana adalah konstanta Planck tereduksi, ).

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28065285 (2025-10-17T11:47:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.