Lompat ke isi

Radiometri

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.45 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28068481; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Radiometri adalah serangkaian teknik untuk mengukur radiasi elektromagnetik, termasuk cahaya tampak. Teknik radiometrik dalam optik mengkarakterisasi distribusi daya radiasi di ruang angkasa, berbeda dengan teknik fotometri, yang mengkarakterisasi interaksi cahaya dengan mata manusia. Perbedaan mendasar antara radiometri dan fotometri adalah bahwa radiometri memberikan seluruh spektrum radiasi optik, sedangkan fotometri terbatas pada spektrum tampak. Radiometri berbeda dari teknik kuantum seperti penghitungan foton.

Penggunaan radiometer untuk menentukan suhu benda dan gas dengan mengukur fluks radiasi disebut pirometri. Perangkat pirometer genggam sering dipasarkan sebagai termometer inframerah.

Radiometri penting dalam astronomi, terutama astronomi radio, dan memainkan peran penting dalam penginderaan jarak jauh Bumi. Teknik pengukuran yang dikategorikan sebagai radiometri dalam optik disebut fotometri dalam beberapa aplikasi astronomi, berbeda dengan penggunaan istilah optik.

Spektroradiometri adalah pengukuran kuantitas radiometrik absolut dalam pita panjang gelombang yang sempit.

Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28068481 (2025-10-17T13:19:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.