Lompat ke isi

Kesetimbangan uap–cair

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 23.06 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kesetimbangan uap–cair (bahasa Inggris: vapor–liquid equilibrium, VLE) adalah kondisi di mana cairan dan uapnya berada pada kesetimbangan satu sama lain, kondisi di mana kecepatan evaporasi sama dengan kecepatan kondensasi pada level molekuler. Suatu substansi yang berada pada kesetimbangan uap-cair umumnya disebut fluida jenuh. Untuk spesies kimia murni, hal ini sama dengan kondisi spesies pada titik didihnya.[1]

Penjelasan termodinamika

Termodinamika menjelaskan berbagai properti kesetimbangan uap-cair untuk komponen murni maupun campuran.

Sistem satu komponen (komponen murni

Jika liquid dan uap murni, maka keadaan kesetimbangan antar 2 fase dijelaskan oleh persamaan:

Pliq=Pvap;
Tliq=Tvap; and
G~liq=G~vap

dengan Pliq dan Pvap adalah tekanan liquid dan uap, Tliq dan Tvap adalah suhu liquid dan uap, dan G~liq dan G~vap adalah energi bebas Gibbs molar liquid dan uap.[2] Temperatur, tekanan, dan energi bebas Gibbs liquid dan uap nilainya sama untuk komponen murni dalam kesetimbangan.

Kondisi kesetimbangan uap-cair juga dapat menggunakan konsep fugasitas. Kesetimbangan dapat dijelaskan melalui persamaan berikut:

fliq(Ts,Ps)=fvap(Ts,Ps)

dengan fliq(Ts,Ps) dan fvap(Ts,Ps) adalah fugasitas liquid dan uap, pada suhu dan tekanan sistem.[3]

Diagram titik jenuh

Data campuran biner VLE pada data tertentu, menunjukkan fraksi mol uap dan liquid pada beberapa temperatur untuk tekanan tetap. Fraksi mol komponen 1 pada campuran dilambangkan dengan . Fraksi mol komponen 2 dilambangkan dengan , dengan hubungan sebagai berikut:

Untuk campuran multi komponen dengan n komponen, menjadi:

Pada diagram titik jenuh larutan biner, temperatur () digrafikkan vs. . Pada suhu berapapun di mana kedua fase eksis, uap dengan fraksi molnya berada pada kesetimbangan dengan liquid dengan fraksi mol tertentu. Kedua fraksi mol ini nilainya berbeda. Fraksi mol uap dan liquid ditunjukkan pada 2 titik pada garis horizontal (suhu) yang sama. Garis yang dibawah, menunjukkan fraksi mol liquid mendidih pada berbagai temperatur, disebut kurva bubble point. Garis yang atas, menunjukkan fraksi mol uap pada berbagai temperatur, disebut kurva dew point.[4]

Nilai K dan volatilitas relatif

Kecenderungan spesies kimia untuk memisahkan diri antara fase uap dan liquid adalah rasio kesetimbangan Ki.[5]

Data campuran VLE bisa sampai 4 komponen atau lebih, dan diagram titik didih susah disajikan. Maka, data kesetimbangan uap-cair diberikan dalam bentuk nilai K (rasio distribusi uap-cair)[6][7] didefinisikan sebagai

Ki=yixi

dengan dan adalah fraksi mol pada fasa gas dan cair.

Untuk hukum Raoult

Ki=PiP

Untuk hukum Raoult modifikasi

Ki=γiPiP

dengan γi adalah koefisien aktivitas, tekanan parsial dan adalah tekanan.

Nilai rasio dikorelasikan secara empiris atau teoretis dalam bentuk persamaan, tabel, atau grafik seperti diagram DePriester charts (Shown on the right).[8]

Untuk campuran biner, rasio nilai untuk 2 komponen disebut volatilitas relatif ditandai dengan

α=KiKj=(yi/xi)(yj/xj)

yang menunjukkan ukuran relatif susah atau mudahnya memisahkan kedua komponen. Distilasi industri skala besar jarang dilakukan untuk volatilitas relatif kurang dari 1,05.[9]

Nilai digunakan luas pada perhitungan desain kolom distilasi kontinu untuk pemisahan campuran multikomponen.

Pranala luar

Referensi

  1. "Thermodynamics: An Engineering Approach" by Yunus A. Çengel, Michael A. Boles, p. 65, ISBN 0-07-121688-X
  2. Balzhiser et al. (1972), Chemical Engineering Thermodynamics, p. 215.
  3. Balzhiser et al. (1972), Chemical Engineering Thermodynamics, p. 216.
  4. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  5. Smith, J. M., Van Ness, H. C., & Abbott, M. M. (2005)."Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics (Seventh ed.)". Boston: McGraw Hill
  6. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  7. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  8. DePriester, C.L., Chem. Eng. Prog. Symposium Series, 7, 49, pages 1–43
  9. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29464889 (2026-07-16T09:18:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.