Lompat ke isi

Juli

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 03.28 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29613623; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Juli bulan ketujuh dalam sistem penanggalan masehi. Bulan Juli menandai hari ke-182 hingga hari ke-212 (atau hari ke-183 hingga ke-213 pada tahun kabisat). Nama asli dari bulan ini adalah Quintilis , yang berarti "kelima" dalam bahasa Latin karena dahulunya berada di urutan kelima dalam perhitungan bulan Kalender Romawi, di mana awal tahun masih dirayakan pada Maret sebelum diganti ke Januari. Bulan ini adalah salah satu dari tujuh bulan yang memiliki 31 hari.

Penamaan Juli didedikasikan oleh Markus Antonius untuk Kaisar legendaris Romawi sekaligus penggagas sistem penanggalan Kalender Julian, Julius Caesar, yang lahir pada hari ke-12 di bulan ini. Juli merupakan bulan pertama musim panas di Belahan Bumi utara dan bulan pertama musim dingin di bumi bagian selatan serta Antarktika.

Juli adalah bulan ketujuh dalam kalender Masehi (Gregorian). Bulan ini memiliki 31 hari dan terletak di antara bulan Juni dan Agustus.Asal Usul NamaNama Juli berasal dari Julius Caesar, pemimpin Romawi. Dulunya bulan ini bernama Quintilis (artinya kelima) dalam kalender Romawi lama. Akhirnya Namanya diganti untuk menghormati Julius Caesar yang lahir pada bulan ini.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29613623 (2026-08-22T04:58:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.