Fahrenheit
Skala Fahrenheit () skala suhu yang diusulkan pada 1724 oleh fisikawan Eropa Daniel Gabriel Fahrenheit (1686–1736).[1] Skala ini menggunakan derajat Fahrenheit (simbol: °F) sebagai satuannya. Beberapa informasi tentang bagaimana ia mendefinisikan skalanya tersedia, tapi makalah aslinya menunjukkan definisi titik bawah, 0 °F, didasarkan pada suhu beku dari solusi air garam yang dibuat dari campuran air, es, dan amonium klorida (garam).[2][3] Limit lainnya didasari oleh estimasi terbaiknya dari rerata suhu badan manusia, awalnya ditetapkan di 90 °F, lalu 96 °F (sekitar 2.6 °F lebih rendah dari nilai redefinisi skala modern).[4]
Pada abad ke-20, skala Fahrenheit didefinisikan oleh dua titik tetap dengan pemisahan 180 °F: suhu air murni membeku didefinisikan sebagai 32 °F dan suhu mendidih air didefinisikan sebagai 212 °F, keduanya pada permukaan laut dan tekanan atmosfer standar. Skala Fahrenheit sekarang didefinisikan secara formal menggunakan skala Kelvin.[5][6]
Fahrenheit masih digunakan di Amerika Serikat (termasuk wilayah taktergabungnya), negara kerja sama bebasnya di Pasifik Barat (Palau, Federasi Mikronesia, dan Kepulauan Marshall), Kepulauan Cayman, dan Liberia.
Fahrenheit biasanya masih digunakan bersamaan dengan skala Celsius di negara-negara lain yang menggunakan layanan metrologi Amerika Serikat, seperti Antigua dan Barbuda, Saint Kitts dan Nevis, Bahama, dan Belize. Wilayah Seberang Laut Britania Raya, termasuk Kepulauan Virgin, Montserrat, Anguilla, dan Bermuda, juga masih menggunakan kedua skala suhu tersebut.[7] Semua negara lain sekarang menggunakan Celsius (atau "centigrade" hingga 1948), yang diciptakan 18 tahun setelah skala Fahrenheit.[8]
Sejarah
Fahrenheit mengusulkan skala suhunya pada 1724, didasari pada dua titik referensi suhu. Pada skala awalnya (yang tidak menjadi skala Fahrenheit akhir), titik nol didefinisikan dengan menaruh termometer pada "campuran es, air, dan salis Armoniaci (terjemahan: amonium klorida) atau bahkan garam laut".[9] Kombinasi ini membentuk sistem eutektik yang menstabilkan suhunya secara otomatis; 0 °F didefinisikan sebagai suhu stabil tersebut. Titik kedua, 96 °F, diperkirakan sebagai suhu badan manusia.[10] Titik ketiga, 32 °F, ditandai sebagai suhu dari es dan air "tanpa garam yang sebelumnya disebut".[11]
Menurut surat yang Fahrenheit tulis kepada temannya, Herman Boerhaave,[12] skala Fahrenheit dibuat berdasarkan karya dari Ole Rømer, yang ia temui sebelumnya. Pada skala Rømer, air garam membeku pada titik nol, air membeku dan mencair pada suhu 7,5 derajat, dan suhu tubuh berada pada 22,5 derajat, dan air mendidih pada 60 derajat. Fahrenheit mengalikan semua nilai dengan 4 untuk mengeliminasi pecahan dan membuatnya lebih presisi. Ia lalu mengalibrasi skalanya dengan titik cair dari es dan suhu normal tubuh manusia (yaitu 30 dan 90 derajat saat itu). Ia juga menyesuaikan skalanya sehingga titik cair es menjadi 32 derajat, dan suhu tubuh menjadi 96 derajat, yang membuat terdapat 64 interval yang memisahkan keduanya. Hal ini memudahkannya untuk menandai garis derajat pada instrumennya, dengan membagi interval tersebut 6 kali (karena 64 = 26).[13][14]
Fahrenheit selanjutnya mengamati bahwa air mendidih di sekitar 212 derajat menggunakan skalanya.[15] Penggunaan titik beku dan didih dari air sebagai titik referensi tetap termometer menjadi populer setelah karya Anders Celsius, dan titik referensi tersebut diadopsi oleh komite Royal Society yang dipimpin oleh Henry Cavendish pada 1776–1777.[16][17] Di bawah sistem ini, skala Fahrenheit didefinisikan kembali hingga titik beku air menjadi persis 32 °F dan titik didih air tepat 212 °F, atau 180 derajat lebih tinggi. Ini yang menjadi alasan mengapa suhu tubuh manusia normal sekitar 98,6 °F (suhu mulut) pada skala yang direvisi (sedangkan 90 °F pada skala multiplikasi Rømer dan 96 °F pada skala aslinya).[18]
Pada skala Fahrenheit sekarang, 0 °F tidak lagi sesuai dengan suhu eutektik dari air garam amonium klorida seperti yang dideskripsikan di atas. Sebagai gantinya, suhu eutektik tersebut berada pada titik sekitar 4 °F pada skala Fahrenheit terbaru.
Skala Rankine didasarkan pada skala suhu Fahrenheit, dengan nilai nolnya merepresentasikan nol absolut.
Perbandingan dengan skala temperatur lainnya
| Keterangan | Kelvin | Celsius | Fahrenheit | Rankine | Delisle | Newton | Réaumur | Rømer |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nol mutlak | 0 | −273.15 | −459.67 | 0 | 559.725 | −90.14 | −218.52 | −135.90 |
| Campuran es dan garam Fahrenheit | 255.37 | −17.78 | 0 | 459.67 | 176.67 | −5.87 | −14.22 | −1.83 |
| Air membeku (pada tekanan normal) | 273.15 | 0 | 32 | 491.67 | 150 | 0 | 0 | 7.5 |
| Suhu tubuh manusia rata-rata | 310.0 | 36.8 | 98.2 | 557.9 | 94.5 | 12.21 | 29.6 | 26.925 |
| Air mendidih (pada tekanan normal) | 373.15 | 100 | 212 | 671.67 | 0 | 33 | 80 | 60 |
| Titanium melebur | 1941 | 1668 | 3034 | 3494 | −2352 | 550 | 1334 | 883 |
| Suhu permukaan matahari | 5800 | 5526 | 9980 | 10440 | −8140 | 1823 | 4421 | 2909 |
Simbol representasi Unicode
Unicode memberikan simbol Fahrenheit pada titik kode . Namun, karakter tersebut adalah karakter kompatibilas yang disandikan untuk kompatibilitas bolak-balik dengan penyandi lama. Standar Unicode secara eksplisit tidak merekomendasikan penggunaan karakter ini: "Penulisan urutan + lebih direkomendasikan dbandingkan dengan , dan dua karakter tersebut harus diperlakukan secara identik saat pencarian."[19]
Referensi
- ↑ Robert T. Balmer. Modern Engineering Thermodynamics. Academic Press. 2010. hlm. 9. ISBN 978-0-12-374996-3.
- ↑ Fahrenheit temperature scale.
- ↑ Fahrenheit: Facts, History & Conversion Formulas. Live Science.
- ↑ Fahrenheit temperature scale.
- ↑ Elizabeth Benham. Busting Myths about the Metric System. US National Institute of Standards and Technology (NIST). 6 Oktober 2020.
- ↑ NIST Handbook 44 -Specifications, Tolerances, and Other Technical Requirements for Weighing and Measuring Devices - 2022. US National Institute of Standards and Technology (NIST). 29 November 2021.
- ↑ 50 years of Celsius weather forecasts – time to kill off Fahrenheit for good? | Metric Views.
- ↑ Celsius. Observationer om twänne beständiga grader på en thermometer. Kungliga Svenska Vetenskapsakademiens Handlingar. 1742. Vol. 3. dan Fig. 1.
- ↑ Daniele Gabriel Fahrenheit. Experimenta & observationes de congelatione aquæ in vacuo factæ a D. G. Fahrenheit, R. S. S. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Maret–April 1724. Vol. 33 (382). Dirujuk dan diterjemahkan pada http://www.sizes.com:80/units/temperature_Fahrenheit.htm.
- ↑ Daniele Gabriel Fahrenheit. Experimenta & observationes de congelatione aquæ in vacuo factæ a D. G. Fahrenheit, R. S. S. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Maret–April 1724. Vol. 33 (382). Dirujuk dan diterjemahkan pada http://www.sizes.com:80/units/temperature_Fahrenheit.htm.
- ↑ Daniele Gabriel Fahrenheit. Experimenta & observationes de congelatione aquæ in vacuo factæ a D. G. Fahrenheit, R. S. S. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. Maret–April 1724. Vol. 33 (382). Dirujuk dan diterjemahkan pada http://www.sizes.com:80/units/temperature_Fahrenheit.htm.
- ↑ Ernst Cohen. Chemisch Weekblad. 1936. Vol. 33. disitasi dan diterjemahkan pada http://www.sizes.com:80/units/temperature_Fahrenheit.htm
- ↑ Steven C. Frautschi. The mechanical universe: mechanics and heat. Cambridge University Press. 14 Janari 2008. hlm. 502. ISBN 978-0-521-71590-4.
- ↑ Cecil Adams. On the Fahrenheit scale, do 0 and 100 have any special significance?. The Straight Dope.
- ↑ Daniele Gabriel Fahrenheit. Experimenta circa gradum caloris liquorum nonnullorum ebullientium instituta. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. 1724. Vol. 33.. Untuk terjemahan bahasa Inggris, lihat: Le Moyne College (Syracuse, New York).
- ↑ Hasok Chang. Inventing Temperature: Measurement and Scientific Progress. Oxford University Press. 2004. ISBN 0198038240.
- ↑ Henry Cavendish. XXXVII. The report of the Committee appointed by the Royal Society to consider of the best method of adjusting the fixed points of thermometers; and of the precautions necessary to be used in making experiments with those instruments. Philosophical Transactions of the Royal Society of London. 28 Desember 1777. Vol. 67. hlm. 816–857. doi:10.1098/rstl.1777.0038.
- ↑ Glenn Elert. Temperature of a Healthy Human (Body Temperature). Scandinavian Journal of Caring Sciences. 2002. Vol. 16 (2). hlm. 122–8. doi:10.1046/j.1471-6712.2002.00069.x.
- ↑ The Unicode Standard, Version 8.0. The Unicode Consortium. Agustus 2015. ISBN 978-1-936213-10-8.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27632308 (2025-08-03T18:59:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.