Lompat ke isi

Dikromasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 13.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28475663; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dikromasi (dari kata di yang berarti "dua" dan chroma yang berarti "warna") adalah suatu keadaan ketika mata hanya mempunyai dua reseptor warna saja. Organisme yang dikromatik disebut dikromat. Penglihatan warna dikromat merupakan hasil dari penggabungan dua spektrum cahaya saja, sementara penglihatan trikromat merupakan penggabungan tiga spektrum.

Manusia pada dasarnya adalah organisme trikromat, sehingga dikromasi merupakan suatu kelainan. Dikromasi diturunkan secara genetik dan utamanya memengaruhi laki-laki. Dikromasi muncul ketika salah satu pigmen kerucut pada mata tidak ada dan warna tereduksi menjadi dua dimensi.

Hewan yang dikromat

Meskipun nenek moyang mereka pada masa Triasik merupakan hewan yang trikromat, hewan berplacenta merupakan hewan dikromat; kemampuan untuk melihat panjang gelombang yang panjang (dan maka hijau dan merah yang terpisah) telah hilang pada nenek moyang mereka, walaupun kemampuan ini masih ada pada marsupialia yang umumnya trikromat. Bukti genetik dan perilaku menunjukkan bahwa marsupialia Didelphis albiventris dari Amerika Selatan merupakan hewan dikromat, dan hanya terdapat dua kelompok opsin kerucut yang ditemukan pada genus Didelphis. Kemampuan dikromatik dapat meningkatkan kemampuan hewan untuk membedakan warna dalam cahaya redup; maka, sifat yang nokturnal mungkin mengakibatkan evolusi dikromasi pada hewan berplacenta.

Hewan berplacenta yang tidak dikromat adalah primata yang berkerabat erat dengan manusia (yang biasanya trikromat) dan mamalia laut (baik pinniped maupun cetacea) yang monokromat. Monyet Dunia Baru dapat menjadi pengecualian: pada beberapa spesies, monyet jantan merupakan dikromat, sementara 60% betina merupakan trikromat; tetapi, monyet malam merupakan hewan monokromat, dan monyet howler merupakan monyet trikromat.

Penyelidikan terkini menunjukkan bahwa beberapa tupai tanah merupakan dikromat. Gajah juga merupakan hewan dikromat.

Catatan kaki

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28475663 (2025-11-14T04:51:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.