Lompat ke isi

Tritium

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 18.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Hydrogen 3

Tritium Tritium (/ ˈtrɪtiəm / atau / ˈtrɪʃiəm /; simbol T atau H, juga dikenal sebagai hidrogen-3 ) adalah isotop radioaktif hidrogen. Inti atom dari tritium (kadang-kadang disebut triton ) mengandung 1 proton dan 2 neutron dengan 1 elektron, sedangkan inti protium (isotop hidrogen paling melimpah) mengandung satu proton dan tidak ada neutron. Tritium yang terjadi secara alami sangat langka di Bumi, di mana jumlah jejak terbentuk oleh interaksi atmosfer dengan sinar kosmik. Ini dapat diproduksi oleh logam lithium yang iradiasi atau batu kerikil lithium-bearing di reaktor nuklir. Tritium digunakan sebagai pelacak radioaktif, dalam sumber cahaya radioluminescent untuk jam tangan dan instrumen, dan, bersama dengan deuterium, sebagai bahan bakar untuk reaksi fusi nuklir dengan aplikasi dalam pembangkit energi dan senjata.

Dan Tritium tidak terlalu membahaya bagi manusia dikarenakan Radiasi dari Tritium tidak dapat menembus kulit manusia, sehingga tidak terlalu membahayakan saat mengalami kontak dengan tubuh. Tritium sering juga digunakan dalam industri jam tangan dan termasuk salah satu bahan termahal di bumi dengan harga US$ 30.000 per gram.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29478041 (2026-07-20T02:52:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.