Abraham Pais

Abraham Pais adalah seorang fisikawan teoretis dan sejarawan fisika abad ke-20.
Biografi
Lahir dari pasangan dokter dan perawat pada 18 Agustus 1904 di Butte, Montana. Ia memperoleh gelar Ph.D pertama dalam bidang mekanika kuantum dari University of California di Berkeley di bawah bimbingan Robert Oppenheimer.[1] Pada tahun 1973, ia pensiun dari NASA saat menjabat sebagai kepala ilmuwan di Program Apollo.[2]
Pekerjaan
Abraham Pais bekerja sebagai fisikawan teoretis sekitar 20 tahun. Setelah itu, ia mulai bekerja sebagai sejarawan fisika. Penulisan sejarah fisika oleh Abraham Pais utamanya mengenai para fisikawan yang pernah berinteraksi secara langsung dengannya. Abraham Pais menulis biografi dari para fisikawan teoretis khususnya yang hidup semasa dengannya atau hidup satu masa lebih awal darinya.[3]
Karya tulis
The Genius of Science: A Portrait Gallery
The Genius of Science: A Portrait Gallery membahas tentang karya dan karakter dari 17 fisikawan yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan fisika pada abad ke-20. Ketujuh belas tokoh ini ialah Niels Bohr, Max Born, Paul Dirac, Albert Einstein, Mitchell Feigenbaum, Res Jost, Oskar Klein, Hendrik Kramersjsung Dao Lee and Chen NingYang, Wolfgang Pauli, Isidor Rabi, Robert Serber, John von Neumann, Viktor Weisskopf, Eugene Wigner and George Uhlenbeck.[4]
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ ‘Bram’ Pais and the Physicists Who Occupied His Time. Physics Today. American Institute of Physics. September 2000. hlm. 61.
- ↑ Don Cundy. The Genius of Science: A Portrait Gallery by Abraham Pais, Oxford University Press, ISBN 0198506147, hbk £26.50. CERN Courier. Desember 2001. hlm. 41.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27973344 (2025-10-15T14:39:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.