Lompat ke isi

Duodesimal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27462968; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Numeral_Systems_of_the_World.svg|thumb|right|280px|Numeral Systems of the World]]
Sistem '''duodesimal''' atau '''basis 12''' adalah sebuah [[sistem bilangan]] dengan 12 [[digit]] khas untuk mewakili angka-angkanya, alih-alih 10 seperti pada sistem [[desimal]]. Dengan kata lain, sistem duodesimal dapat mewakili angka dari nol hingga 11 dengan hanya satu digit.
Sistem '''duodesimal''' atau '''basis 12''' adalah sebuah [[sistem bilangan]] dengan 12 [[digit]] khas untuk mewakili angka-angkanya, alih-alih 10 seperti pada sistem [[desimal]]. Dengan kata lain, sistem duodesimal dapat mewakili angka dari nol hingga 11 dengan hanya satu digit.


Baris 4: Baris 6:


== Mewakili 10 dan 11 ==
== Mewakili 10 dan 11 ==
Tidak ada simbol numerik untuk 10 dan 11 dalam sistem duodesimal, sehingga huruf dari alfabet Inggris dapat digunakan, terkhususnya X (dari [[angka romawi]] untuk 10) dan E (inisial dari sebelas, "''eleven''"). Beberapa menggunakan A dan B untuk 10 dan 11.
Tidak ada simbol numerik untuk 10 dan 11 dalam sistem duodesimal, sehingga huruf dari alfabet Inggris dapat digunakan, terkhususnya X (dari [[angka romawi]] untuk 10) dan E (inisial dari sebelas, "''eleven''"). Beberapa menggunakan A dan B untuk 10 dan 11.<ref>Michael De Vlieger. [http://www.dozenal.org/drupal/sites_bck/default/files/DuodecimalBulletinIssue4a2_0.pdf Symbology Overview]. ''The Duodecimal Bulletin''. 2010. Vol. 4X [58] (2).</ref>


Edna Kramer di dalam bukunya ''The Main Stream of Mathematics'' (1951) menggunakan * dan # untuk 10 dan 11. Kedua simbol tersebut digunakan karena tersedia di [[mesin tik]] dan telefon dengan tombol angka.
Edna Kramer di dalam bukunya ''The Main Stream of Mathematics'' (1951) menggunakan * dan # untuk 10 dan 11. Kedua simbol tersebut digunakan karena tersedia di [[mesin tik]] dan telefon dengan tombol angka.<ref>Michael De Vlieger. [http://www.dozenal.org/drupal/sites_bck/default/files/DuodecimalBulletinIssue4a2_0.pdf Symbology Overview]. ''The Duodecimal Bulletin''. 2010. Vol. 4X [58] (2).</ref>


Dozenal Society of Great Britain mengusulkan penggunaan '''↊''' (dec) dan '''↋''' (elf) untuk 10 dan 11.
Dozenal Society of Great Britain mengusulkan penggunaan '''↊''' (dec) dan '''↋''' (elf) untuk 10 dan 11.<ref>Michael De Vlieger. [http://www.dozenal.org/drupal/sites_bck/default/files/DuodecimalBulletinIssue4a2_0.pdf Symbology Overview]. ''The Duodecimal Bulletin''. 2010. Vol. 4X [58] (2).</ref>


== Satuan duodesimal ==
== Satuan duodesimal ==
{| class="wikitable"
!Desimal
!Duodesimal
|-
| align="right" |0
| align="right" |0
|-
| align="right" |1
| align="right" |1
|-
| align="right" |2
| align="right" |2
|-
| align="right" |3
| align="right" |3
|-
| align="right" |4
| align="right" |4
|-
| align="right" |5
| align="right" |5
|-
| align="right" |6
| align="right" |6
|-
| align="right" |7
| align="right" |7
|-
| align="right" |8
| align="right" |8
|-
| align="right" |9
| align="right" |9
|-
| align="right" |10
| align="right" |↊
|-
| align="right" |11
| align="right" |↋
|-
| align="right" |12
| align="right" |10
|-
| align="right" |13
| align="right" |11
|-
| align="right" |23
| align="right" |1↋
|-
| align="right" |24
| align="right" |20
|-
| align="right" |25
| align="right" |21
|-
| align="right" |50
| align="right" |42
|-
| align="right" |60
| align="right" |50
|-
| align="right" |100
| align="right" |84
|-
| align="right" |140
| align="right" |↋8
|-
| align="right" |500
| align="right" |358
|-
| align="right" |720
| align="right" |500
|-
| align="right" |1,000
| align="right" |6↋4
|-
| align="right" |1,727
| align="right" |↋↋↋
|-
| align="right" |1,728
| align="right" |1,000
|}


{| class="wikitable"
!Pecahan desimal
!Desimal
!Duodesimal
|-
| align="left" |1/2
| align="left" |0.5
| align="left" |0;6
|-
| align="left" |1/3
| align="left" |0.
| align="left" |0;4
|-
| align="left" |2/3
| align="left" |0.
| align="left" |0;8
|-
| align="left" |1/4
| align="left" |0.25
| align="left" |0;3
|-
| align="left" |1/5
| align="left" |0.2
| align="left" |0;
|-
| align="left" |1/6
| align="left" |0.1
| align="left" |0;2
|-
| align="left" |1/7
| align="left" |0.
| align="left" |0;
|-
| align="left" |1/8
| align="left" |0.125
| align="left" |0;16
|-
| align="left" |1/9
| align="left" |0.
| align="left" |0;14
|-
| align="left" |1/10
| align="left" |0.1
| align="left" |0;
|-
| align="left" |1/11
| align="left" |0.
| align="left" |0;
|-
| align="left" |1/12
| align="left" |0.08
| align="left" |0;1
|-
| align="left" |1/13
| align="left" |0.0
| align="left" |0;
|-
| align="left" |1/24
| align="left" |0.041
| align="left" |0;06
|-
| align="left" |1/144
| align="left" |0.0069
| align="left" |0;01
|}


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Duodesimal&oldid=27462968 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27462968 (2025-06-26T07:06:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Duodesimal&oldid=27462968 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27462968 (2025-06-26T07:06:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.03

Numeral Systems of the World

Sistem duodesimal atau basis 12 adalah sebuah sistem bilangan dengan 12 digit khas untuk mewakili angka-angkanya, alih-alih 10 seperti pada sistem desimal. Dengan kata lain, sistem duodesimal dapat mewakili angka dari nol hingga 11 dengan hanya satu digit.

Dua belas memiliki lebih banyak faktor dari angka-angka lainnya yang lebih kecil. Oleh karena itu, sistem duodesimal dianggap lebih baik daripada desimal mengenai pecahan. Hal ini karena duodesimal dapat mewakili setengah, sepertiga, seperempat dan seperenam dengan pecahan-pecahan sederhana. Desimal hanya memiliki pecahan yang sangat sederhana untuk seperlima dan setengah.

Mewakili 10 dan 11

Tidak ada simbol numerik untuk 10 dan 11 dalam sistem duodesimal, sehingga huruf dari alfabet Inggris dapat digunakan, terkhususnya X (dari angka romawi untuk 10) dan E (inisial dari sebelas, "eleven"). Beberapa menggunakan A dan B untuk 10 dan 11.[1]

Edna Kramer di dalam bukunya The Main Stream of Mathematics (1951) menggunakan * dan # untuk 10 dan 11. Kedua simbol tersebut digunakan karena tersedia di mesin tik dan telefon dengan tombol angka.[2]

Dozenal Society of Great Britain mengusulkan penggunaan (dec) dan (elf) untuk 10 dan 11.[3]

Satuan duodesimal

Desimal Duodesimal
0 0
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10
11
12 10
13 11
23 1↋
24 20
25 21
50 42
60 50
100 84
140 ↋8
500 358
720 500
1,000 6↋4
1,727 ↋↋↋
1,728 1,000
Pecahan desimal Desimal Duodesimal
1/2 0.5 0;6
1/3 0. 0;4
2/3 0. 0;8
1/4 0.25 0;3
1/5 0.2 0;
1/6 0.1 0;2
1/7 0. 0;
1/8 0.125 0;16
1/9 0. 0;14
1/10 0.1 0;
1/11 0. 0;
1/12 0.08 0;1
1/13 0.0 0;
1/24 0.041 0;06
1/144 0.0069 0;01

Referensi

  1. Michael De Vlieger. Symbology Overview. The Duodecimal Bulletin. 2010. Vol. 4X [58] (2).
  2. Michael De Vlieger. Symbology Overview. The Duodecimal Bulletin. 2010. Vol. 4X [58] (2).
  3. Michael De Vlieger. Symbology Overview. The Duodecimal Bulletin. 2010. Vol. 4X [58] (2).

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27462968 (2025-06-26T07:06:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.