Fungsi penawaran: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28293920; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Fungsi penawaran''' adalah suatu [[Fungsi (matematika)|fungsi]] yang menunjukkan hubungan antara harga barang atau jasa yang ada di pasar dengan kuantitas penawaran yang ditawarkan oleh seorang produsen, fungsi ini berbentuk [[Persamaan linear|persaman matematika]] yang didapatkan dari 2 atau lebih data yang memperlihatkan banyak barang yang ditawarkan dengan harga barang tersebut pada suatu waktu. Fungsi penawaran digunakan oleh produsen dengan tujuan untuk menganalisis kemungkinan-kemungkinan banyaknya barang yang akan diproduksi dan menyusun [[strategi pemasaran]]. | '''Fungsi penawaran''' adalah suatu [[Fungsi (matematika)|fungsi]] yang menunjukkan hubungan antara harga barang atau jasa yang ada di pasar dengan kuantitas penawaran yang ditawarkan oleh seorang produsen,<ref>[https://bsd.pendidikan.id/data/SMA_10/Ekonomi_1_SMA_Kelas_10_Sri_Nur_Mulyati_Agus_Mahfudz_Leni_Permana_2009.pdf Salinan arsip].</ref> fungsi ini berbentuk [[Persamaan linear|persaman matematika]] yang didapatkan dari 2 atau lebih data yang memperlihatkan banyak barang yang ditawarkan dengan harga barang tersebut pada suatu waktu. Fungsi penawaran digunakan oleh produsen dengan tujuan untuk menganalisis kemungkinan-kemungkinan banyaknya barang yang akan diproduksi dan menyusun [[strategi pemasaran]]. | ||
Fungsi penawaran mengikuti [[Penawaran|hukum penawaran]]. Bila harga barang naik, dengan asumsi [[Ceteris paribus|cateris paribus]] (faktor-faktor lain dianggap tetap), maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan sebaliknya apabila harga barang menurun jumlah barang yang ditawarkan juga menurun. Jadi, dalam fungsi penawaran antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen memiliki hubungan positif, karenanya gradien dari fungsi penawaran selalu positif. | Fungsi penawaran mengikuti [[Penawaran|hukum penawaran]]. Bila harga barang naik, dengan asumsi [[Ceteris paribus|cateris paribus]] (faktor-faktor lain dianggap tetap), maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan sebaliknya apabila harga barang menurun jumlah barang yang ditawarkan juga menurun. Jadi, dalam fungsi penawaran antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen memiliki hubungan positif, karenanya gradien dari fungsi penawaran selalu positif.<ref>Tim Sigma. [https://books.google.co.id/books?id=GsRGDwAAQBAJ&pg=PA141&dq=materi+fungsi+penawaran+ips&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiOq7a2gZ3sAhUIWCsKHYEpAlcQuwUwAHoECAUQCQ#v=onepage&q=materi%20fungsi%20penawaran%20ips&f=false Supertrik Kisi-kisi UN SMA/MA IPS 2017]. Gramedia Widiasarana. 2016-11-14. ISBN 978-602-375-734-3.</ref> | ||
== Bentuk fungsi penawaran == | == Bentuk fungsi penawaran == | ||
Fungsi penawaran menghubungkan antara variabel harga dan varabel jumlah (barang/jasa) yang ditawarkan. Bentuk umum fungsi penawaran: <math>Q=a+bP</math> atau <math>P=a+bQ</math> | Fungsi penawaran menghubungkan antara variabel harga dan varabel jumlah (barang/jasa) yang ditawarkan.<ref>[https://books.google.co.id/books?id=MYOovq0jHSsC&pg=PA87&dq=fungsi+penawaran&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwimiLH1zJ3sAhWUbX0KHfUlDKAQuwUwAnoECAIQCA#v=onepage&q=fungsi%20penawaran&f=false Ekonomi Mikro (Edisi Baru)]. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-655-922-0.</ref> Bentuk umum fungsi penawaran: <math>Q=a+bP</math> atau <math>P=a+bQ</math> | ||
keterangan: | keterangan: | ||
| Baris 18: | Baris 18: | ||
Fungsi penawaran didapatkan dari 2 data atau lebih dari proses penawaran di pasar pada suatu waktu tertentu, berikut ini adalah rumus untuk menentukan fungsi penawaran <math>{P-P1\over P2-P1}={Q-Q1\over Q2-Q1}</math> | Fungsi penawaran didapatkan dari 2 data atau lebih dari proses penawaran di pasar pada suatu waktu tertentu, berikut ini adalah rumus untuk menentukan fungsi penawaran <math>{P-P1\over P2-P1}={Q-Q1\over Q2-Q1}</math> | ||
Berikut adalah contoh beberapa data yang menyatakan berapa banyak produsen bersedia menjual untuk tiap harga yang akan diterimanya di pasar. | Berikut adalah contoh<ref>[https://books.google.co.id/books?id=MYOovq0jHSsC&pg=PA87&dq=fungsi+penawaran&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwimiLH1zJ3sAhWUbX0KHfUlDKAQuwUwAnoECAIQCA#v=onepage&q=fungsi%20penawaran&f=false Ekonomi Mikro (Edisi Baru)]. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-655-922-0.</ref> beberapa data yang menyatakan berapa banyak produsen bersedia menjual untuk tiap harga yang akan diterimanya di pasar. | ||
{| class="wikitable" | |||
|+ | |||
!Harga per unit (ribuan Rp) | |||
!Jumlah yang ditawarkan | |||
|- | |||
|100 | |||
800 | |||
600 | |||
400 | |||
200 | |||
|350 | |||
300 | |||
250 | |||
200 | |||
150 | |||
|} | |||
Dari data tersebut kita dapat membuat bentuk fungsi penawarannya dengan memasukkan rumus <math>{P-P1\over P2-P1}={Q-Q1\over Q2-Q1}</math>, dengan menggambil 2 data sebarang misal P1 = 200, P2 = 400, dan Q1 = 150, Q2 = 200, | Dari data tersebut kita dapat membuat bentuk fungsi penawarannya dengan memasukkan rumus <math>{P-P1\over P2-P1}={Q-Q1\over Q2-Q1}</math>, dengan menggambil 2 data sebarang misal P1 = 200, P2 = 400, dan Q1 = 150, Q2 = 200, | ||
| Baris 41: | Baris 62: | ||
== Kurva penawaran == | == Kurva penawaran == | ||
Kurva penawaran adalah kebalikan dari [[kurva permintaan]]. Jika harga suatu barang naik, maka barang yang di tawarkan juga akan naik. Begitulah bunyi hukum pada kurva penawaran. Kurva ini memiliki ''gradient'' / kemiringan / ''slope'' positif, artinya ''slope'' pada kurva ini berjalan naik dari pojok bawah kiri ke pojok kanan atas.<ref>Seno Aji. [https://blog.ruangguru.com/kurva-penawaran-permintaan-pergerakan-serta-pergeserannya Ekonomi Kelas 10 Kurva Penawaran-Permintaan, Pergerakan serta Pergeserannya]. ''blog.ruangguru.com''.</ref> | |||
Kurva penawaran adalah kebalikan dari [[kurva permintaan]]. Jika harga suatu barang naik, maka barang yang di tawarkan juga akan naik. Begitulah bunyi hukum pada kurva penawaran. Kurva ini memiliki ''gradient'' / kemiringan / ''slope'' positif, artinya ''slope'' pada kurva ini berjalan naik dari pojok bawah kiri ke pojok kanan atas. | |||
=== Pergerakan dan pergesaran kurva penawaran === | === Pergerakan dan pergesaran kurva penawaran === | ||
| Baris 52: | Baris 72: | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Penawaran dan permintaan]] | * [[Penawaran dan permintaan]] | ||
* [[Fungsi permintaan]] | * [[Fungsi permintaan]] | ||
* [[Titik keseimbanggan pasar]] | * [[Titik keseimbanggan pasar]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fungsi+penawaran&oldid=28293920 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28293920 (2025-11-02T06:33:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fungsi+penawaran&oldid=28293920 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28293920 (2025-11-02T06:33:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 17.58
Fungsi penawaran adalah suatu fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga barang atau jasa yang ada di pasar dengan kuantitas penawaran yang ditawarkan oleh seorang produsen,[1] fungsi ini berbentuk persaman matematika yang didapatkan dari 2 atau lebih data yang memperlihatkan banyak barang yang ditawarkan dengan harga barang tersebut pada suatu waktu. Fungsi penawaran digunakan oleh produsen dengan tujuan untuk menganalisis kemungkinan-kemungkinan banyaknya barang yang akan diproduksi dan menyusun strategi pemasaran.
Fungsi penawaran mengikuti hukum penawaran. Bila harga barang naik, dengan asumsi cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap), maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan sebaliknya apabila harga barang menurun jumlah barang yang ditawarkan juga menurun. Jadi, dalam fungsi penawaran antara harga barang dan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen memiliki hubungan positif, karenanya gradien dari fungsi penawaran selalu positif.[2]
Bentuk fungsi penawaran
Fungsi penawaran menghubungkan antara variabel harga dan varabel jumlah (barang/jasa) yang ditawarkan.[3] Bentuk umum fungsi penawaran: atau
keterangan:
= Banyak barang yang ditawarkan
= Harga barang
= Konstanta
= Kemiringgan/slope/gradient
Fungsi penawaran didapatkan dari 2 data atau lebih dari proses penawaran di pasar pada suatu waktu tertentu, berikut ini adalah rumus untuk menentukan fungsi penawaran
Berikut adalah contoh[4] beberapa data yang menyatakan berapa banyak produsen bersedia menjual untuk tiap harga yang akan diterimanya di pasar.
| Harga per unit (ribuan Rp) | Jumlah yang ditawarkan |
|---|---|
| 100
800 600 400 200 |
350
300 250 200 150 |
Dari data tersebut kita dapat membuat bentuk fungsi penawarannya dengan memasukkan rumus , dengan menggambil 2 data sebarang misal P1 = 200, P2 = 400, dan Q1 = 150, Q2 = 200,
Kurva penawaran
Kurva penawaran adalah kebalikan dari kurva permintaan. Jika harga suatu barang naik, maka barang yang di tawarkan juga akan naik. Begitulah bunyi hukum pada kurva penawaran. Kurva ini memiliki gradient / kemiringan / slope positif, artinya slope pada kurva ini berjalan naik dari pojok bawah kiri ke pojok kanan atas.[5]
Pergerakan dan pergesaran kurva penawaran
Seperti kurva permintaan, kurva penawaran juga bisa bergeser atau mengalami pergerakan. Faktornya tetap sama, yaitu perubahan harga barang dan faktor ceteris paribus (faktor selain harga barang itu sendiri), misalnya biaya produksi dan teknologi.
Sebagai contoh, pada saat harga bakso Rp16.000,00 jumlah bakso yang ditawarkan adalah sebesar 160 mangkuk. Ketika harganya naik menjadi Rp18.000, mengakibatkan bertambahnya jumlah bakso yang ditawarkan dari 160 mangkuk menjadi 180 mangkuk. Sehingga jika dibentuk fungsi penawarannya akan menghasilkan sebuah kurva yang bergerak dari satu titik ke titik lainnya pada satu garis lurus.
Sementara itu, jika yang berubah adalah faktor ceteris paribus, sebagai contoh teknologi, maka akan terjadi pergeseran kurva permintaan (shifting). Bila teknologi meningkat (ditemukan teknologi baru yang semakin canggih yang memungkinkan produksi lebih banyak dan efisien), kurva penawaran bergeser sejajar ke kanan. Jika teknologi menurun, kurva penawaran bergeser sejajar ke kiri.
Lihat juga
Referensi
- ↑ Salinan arsip.
- ↑ Tim Sigma. Supertrik Kisi-kisi UN SMA/MA IPS 2017. Gramedia Widiasarana. 2016-11-14. ISBN 978-602-375-734-3.
- ↑ Ekonomi Mikro (Edisi Baru). Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-655-922-0.
- ↑ Ekonomi Mikro (Edisi Baru). Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-655-922-0.
- ↑ Seno Aji. Ekonomi Kelas 10 Kurva Penawaran-Permintaan, Pergerakan serta Pergeserannya. blog.ruangguru.com.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28293920 (2025-11-02T06:33:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.