Lompat ke isi

Kecerdasan buatan kuantum: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22406122; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kecerdasan buatan kuantum''', atau '''''Quantum artificial intelligence''''' '''''(QAI)''''' adalah bidang interdisipliner yang berfokus pada pembangunan [[algoritme]] [[kuantum]] untuk meningkatkan kinerja komputasi dalam [[kecerdasan buatan]]. Bidang ini juga bisa mencakup sub-bidang kecerdasan buatan lain seperti [[pemelajaran mesin]].
'''Kecerdasan buatan kuantum''', atau '''''Quantum artificial intelligence''''' '''''(QAI)''''' adalah bidang interdisipliner yang berfokus pada pembangunan [[algoritme]] [[kuantum]] untuk meningkatkan kinerja komputasi dalam [[kecerdasan buatan]]. Bidang ini juga bisa mencakup sub-bidang kecerdasan buatan lain seperti [[pemelajaran mesin]].


Fenomena [[mekanika kuantum]], [[superposisi]] dan [[keterkaitan kuantum]], memungkinkan [[komputer kuantum]] melakukan komputasi yang jauh lebih efisien daripada [[algoritme]] kecerdasan buatan klasik yang digunakan dalam [[penglihatan komputer]], [[pemrosesan bahasa alami]], dan [[robotika]]. Seluruh konsep algoritma AI yang didukung konsep fisika kuantum masih dalam ranah penelitian konseptual.  Berdasarkan proposal teoretis terbaru, eksperimen awal menunjukkan bahwa konsep ini memiliki kemungkinan untuk diterapkan di laboratorium, dalam kondisi yang dikontrol dengan ketat.
Fenomena [[mekanika kuantum]], [[superposisi]] dan [[keterkaitan kuantum]], memungkinkan [[komputer kuantum]] melakukan komputasi yang jauh lebih efisien daripada [[algoritme]] kecerdasan buatan klasik yang digunakan dalam [[penglihatan komputer]], [[pemrosesan bahasa alami]], dan [[robotika]].<ref>Kyriakos N. Sgarbas. ''The Road to Quantum Artificial Intelligence''. 2007-05-23.</ref> Seluruh konsep algoritma AI yang didukung konsep fisika kuantum masih dalam ranah penelitian konseptual.  Berdasarkan proposal teoretis terbaru, eksperimen awal menunjukkan bahwa konsep ini memiliki kemungkinan untuk diterapkan di laboratorium, dalam kondisi yang dikontrol dengan ketat.<ref>Vedran Dunjko. ''Machine learning & artificial intelligence in the quantum domain: a review of recent progress''. ''Reports on Progress in Physics''. Juni 2018. Vol. 81 (7). hlm. 074001. doi:10.1088/1361-6633/aab406.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecerdasan+buatan+kuantum&oldid=22406122 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22406122 (2022-12-21T12:16:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecerdasan+buatan+kuantum&oldid=22406122 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22406122 (2022-12-21T12:16:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.15

Kecerdasan buatan kuantum, atau Quantum artificial intelligence (QAI) adalah bidang interdisipliner yang berfokus pada pembangunan algoritme kuantum untuk meningkatkan kinerja komputasi dalam kecerdasan buatan. Bidang ini juga bisa mencakup sub-bidang kecerdasan buatan lain seperti pemelajaran mesin.

Fenomena mekanika kuantum, superposisi dan keterkaitan kuantum, memungkinkan komputer kuantum melakukan komputasi yang jauh lebih efisien daripada algoritme kecerdasan buatan klasik yang digunakan dalam penglihatan komputer, pemrosesan bahasa alami, dan robotika.[1] Seluruh konsep algoritma AI yang didukung konsep fisika kuantum masih dalam ranah penelitian konseptual. Berdasarkan proposal teoretis terbaru, eksperimen awal menunjukkan bahwa konsep ini memiliki kemungkinan untuk diterapkan di laboratorium, dalam kondisi yang dikontrol dengan ketat.[2]

Referensi

  1. Kyriakos N. Sgarbas. The Road to Quantum Artificial Intelligence. 2007-05-23.
  2. Vedran Dunjko. Machine learning & artificial intelligence in the quantum domain: a review of recent progress. Reports on Progress in Physics. Juni 2018. Vol. 81 (7). hlm. 074001. doi:10.1088/1361-6633/aab406.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22406122 (2022-12-21T12:16:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.