Lompat ke isi

Entropi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496212; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Entropi''' adalah suatu [[Daftar besaran termodinamika|besaran termodinamika]] yang merujuk pada tingkat ketidakteraturan atau keacakan dalam suatu sistem. Konsep ini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari [[termodinamika klasik]] di mana konsep ini pertama kali dikenal, hingga [[fisika statistik]] dan [[teori informasi]]. Penerapannya luas mulai dari [[kimia]], [[fisika]], dalam sistem [[biologi]]s dan kehidupan, [[kosmologi]], [[ekonomika]], dan [[sistem informasi]] termasuk bagaimana transmisi informasi diterapkan dalam [[telekomunikasi]].
[[File:Ice_water.jpg|thumb|right|280px|Ice water]]
 
'''Entropi''' adalah suatu [[Daftar besaran termodinamika|besaran termodinamika]] yang merujuk pada tingkat ketidakteraturan atau keacakan dalam suatu sistem. Konsep ini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari [[termodinamika klasik]] di mana konsep ini pertama kali dikenal, hingga [[fisika statistik]] dan [[teori informasi]]. Penerapannya luas mulai dari [[kimia]], [[fisika]], dalam sistem [[biologi]]s dan kehidupan, [[kosmologi]], [[ekonomika]], dan [[sistem informasi]] termasuk bagaimana transmisi informasi diterapkan dalam [[telekomunikasi]].<ref>Alfred Wehrl. [https://link.aps.org/doi/10.1103/RevModPhys.50.221 General properties of entropy]. ''Reviews of Modern Physics''. 1 April 1978. Vol. 50 (2). hlm. 221–260. doi:10.1103/RevModPhys.50.221.</ref>


Entropi menjadi pusat dalam [[hukum kedua termodinamika]] yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem yang terisolasi yang dibiarkan berevolusi secara spontan tidak dapat berkurang seiring waktu. Sehingga sistem yang terisolasi tersebut akan bervolusi menuju [[kesetimbangan termodinamika]] di mana entropi mencapai titik tertingginya. Entropi tinggi bermakna energi semakin tidak beraturan dan semakin tersebar, sedangkan entropi rendah bermakna energi lebih beraturan dan terpusat. Konsekuensi dari hukum kedua trmodinamika ini adalah proses tertentu dapat dikatakan [[proses takterbalikkan|takterbalikkan]].
Entropi menjadi pusat dalam [[hukum kedua termodinamika]] yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem yang terisolasi yang dibiarkan berevolusi secara spontan tidak dapat berkurang seiring waktu. Sehingga sistem yang terisolasi tersebut akan bervolusi menuju [[kesetimbangan termodinamika]] di mana entropi mencapai titik tertingginya. Entropi tinggi bermakna energi semakin tidak beraturan dan semakin tersebar, sedangkan entropi rendah bermakna energi lebih beraturan dan terpusat. Konsekuensi dari hukum kedua trmodinamika ini adalah proses tertentu dapat dikatakan [[proses takterbalikkan|takterbalikkan]].


Konsep termodinamika ini disebutkan oleh ilmuwan dan insinyur Skotlandia [[William Rankine]], di tahun 1850 dengan nama "fungsi termodinamika" dan "potensial panas". Di tahun 1865, fisikawan Jerman [[Rudolf Clausius]], salah satu pelopor bidang ilmu termodinamika, mendefinisikannya sebagai hasil bagi sejumlah panas yang teramat sangat kecil dengan temperatur sesaat. Ia awalnya mendeskripsikannya sebagai "konten transformasi" (''Verwandlungsinhalt'' dalam bahasa Jerman), dan lalu menggunakan '''entropi''', dari bahasa Yunani Kuno, εντροπία [entropía], yang bermakna "transformasi" atau "perubahan".
Konsep termodinamika ini disebutkan oleh ilmuwan dan insinyur Skotlandia [[William Rankine]], di tahun 1850 dengan nama "fungsi termodinamika" dan "potensial panas".<ref>C. Truesdell. [https://archive.org/details/tragicomicalhist0000unse The Tragicomical History of Thermodynamics, 1822–1854]. Springer-Verlag. 1980. hlm. 215. ISBN 0387904034.</ref> Di tahun 1865, fisikawan Jerman [[Rudolf Clausius]], salah satu pelopor bidang ilmu termodinamika, mendefinisikannya sebagai hasil bagi sejumlah panas yang teramat sangat kecil dengan temperatur sesaat. Ia awalnya mendeskripsikannya sebagai "konten transformasi" (''Verwandlungsinhalt'' dalam bahasa Jerman), dan lalu menggunakan '''entropi''', dari bahasa Yunani Kuno, εντροπία [entropía], yang bermakna "transformasi" atau "perubahan".<ref>Brush, S.G. (1976). ''The Kind of Motion We Call Heat: a History of the Kinetic Theory of Gases in the 19th Century, Book 2, Statistical Physics and Irreversible Processes'', Elsevier, Amsterdam, , pp. 576–577.</ref><ref>[http://www.etymonline.com/index.php?term=entropy Entropy]. Online Etymology Dictionary.</ref>


Fisikawan Austria [[Ludwig Boltzmann]] menjelaskan entropi sebagai ukuran jumlah kemungkinan susunan mikroskopis atau keadaan atom dan molekul individual dalam suatu sistem yang sesuai dengan kondisi makroskopis sistem tersebut. Dengan demikian, ia memperkenalkan konsep ketidakteraturan statistik dan [[distribusi probabilitas]] ke dalam bidang ilmu termodinamika baru, yang disebut [[mekanika statistik]], dan menemukan hubungan antara interaksi mikroskopis, yang berfluktuasi di sekitar konfigurasi rataan, dengan perilaku yang dapat diamati secara makroskopis, dalam bentuk hukum [[logaritma]] sederhana, dengan [[proporsionalitas (matematika)|konstanta proporsionalitas]], yaitu [[konstanta Boltzmann]], yang telah menjadi salah satu konstanta universal yang menentukan [[Sistem Satuan Internasional]] modern.
Fisikawan Austria [[Ludwig Boltzmann]] menjelaskan entropi sebagai ukuran jumlah kemungkinan susunan mikroskopis atau keadaan atom dan molekul individual dalam suatu sistem yang sesuai dengan kondisi makroskopis sistem tersebut. Dengan demikian, ia memperkenalkan konsep ketidakteraturan statistik dan [[distribusi probabilitas]] ke dalam bidang ilmu termodinamika baru, yang disebut [[mekanika statistik]], dan menemukan hubungan antara interaksi mikroskopis, yang berfluktuasi di sekitar konfigurasi rataan, dengan perilaku yang dapat diamati secara makroskopis, dalam bentuk hukum [[logaritma]] sederhana, dengan [[proporsionalitas (matematika)|konstanta proporsionalitas]], yaitu [[konstanta Boltzmann]], yang telah menjadi salah satu konstanta universal yang menentukan [[Sistem Satuan Internasional]] modern.<ref>Kannan Jagannathan. ''Anxiety and the Equation: Understanding Boltzmann's Entropy''. ''American Journal of Physics''. 2019. Vol. 87 (9). hlm. 765. doi:10.1119/1.5116583.</ref>


== Catatan ==
== Catatan ==
== Referensi ==
== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
* [[b:Entropy for beginners|Entropy for beginners]]
* [[b:Entropy for beginners|Entropy for beginners]]
* Biel, R. and Mu-Jeong Kho (2009) "[http://webu2.upmf-grenoble.fr/regulation/wp/document/RR_serieID_2009-1.pdf The Issue of Energy within a Dialectical Approach to the Regulationist Problematique] ," Recherches & Régulation Working Papers, RR Série ID 2009-1, Association Recherche & Régulation: 1–21.
* Biel, R. and Mu-Jeong Kho (2009) "[http://webu2.upmf-grenoble.fr/regulation/wp/document/RR_serieID_2009-1.pdf The Issue of Energy within a Dialectical Approach to the Regulationist Problematique] ," Recherches & Régulation Working Papers, RR Série ID 2009-1, Association Recherche & Régulation: 1–21.


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.spiraxsarco.com/resources/steam-engineering-tutorials/steam-engineering-principles-and-heat-transfer/entropy-a-basic-understanding.asp Entropy – A Basic Understanding] A primer for entropy from a chemical perspective
* [http://www.spiraxsarco.com/resources/steam-engineering-tutorials/steam-engineering-principles-and-heat-transfer/entropy-a-basic-understanding.asp Entropy – A Basic Understanding] A primer for entropy from a chemical perspective
* [http://www.7stones.com/Homepage/Publisher/entropy.html Interactive Shockwave Animation on Entropy]
* [http://www.7stones.com/Homepage/Publisher/entropy.html Interactive Shockwave Animation on Entropy]
* [[Max Jammer]] (1973). [http://etext.lib.virginia.edu/cgi-local/DHI/dhi.cgi?id=dv2-12 ''Dictionary of the History of Ideas'': Entropy]
* [[Max Jammer]] (1973). [http://etext.lib.virginia.edu/cgi-local/DHI/dhi.cgi?id=dv2-12 ''Dictionary of the History of Ideas'': Entropy]  
* Frank L. Lambert; [http://entropysite.oxy.edu/ entropysite.oxy.edu]  – links to articles including simple introductions to entropy [http://www.entropysite.com/students_approach.html for chemistry students]  and [http://www.entropysimple.com/ for general readers] .
* Frank L. Lambert; [http://entropysite.oxy.edu/ entropysite.oxy.edu]  – links to articles including simple introductions to entropy [http://www.entropysite.com/students_approach.html for chemistry students]  and [http://www.entropysimple.com/ for general readers] .
* [http://www.lightandmatter.com/html_books/0sn/ch05/ch05.html Thermodynamics]  – a chapter from an online textbook
* [http://www.lightandmatter.com/html_books/0sn/ch05/ch05.html Thermodynamics]  – a chapter from an online textbook
Baris 37: Baris 33:
* [http://en.wikibooks.org/wiki/An_Intuitive_Guide_to_the_Concept_of_Entropy_Arising_in_Various_Sectors_of_Science ''An Intuitive Guide to the Concept of Entropy Arising in Various Sectors of Science''] – a wikibook on the interpretation of the concept of entropy.
* [http://en.wikibooks.org/wiki/An_Intuitive_Guide_to_the_Concept_of_Entropy_Arising_in_Various_Sectors_of_Science ''An Intuitive Guide to the Concept of Entropy Arising in Various Sectors of Science''] – a wikibook on the interpretation of the concept of entropy.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Entropi&oldid=29496212 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496212 (2026-07-26T16:36:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Entropi&oldid=29496212 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496212 (2026-07-26T16:36:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 18.12

Ice water

Entropi adalah suatu besaran termodinamika yang merujuk pada tingkat ketidakteraturan atau keacakan dalam suatu sistem. Konsep ini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari termodinamika klasik di mana konsep ini pertama kali dikenal, hingga fisika statistik dan teori informasi. Penerapannya luas mulai dari kimia, fisika, dalam sistem biologis dan kehidupan, kosmologi, ekonomika, dan sistem informasi termasuk bagaimana transmisi informasi diterapkan dalam telekomunikasi.[1]

Entropi menjadi pusat dalam hukum kedua termodinamika yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem yang terisolasi yang dibiarkan berevolusi secara spontan tidak dapat berkurang seiring waktu. Sehingga sistem yang terisolasi tersebut akan bervolusi menuju kesetimbangan termodinamika di mana entropi mencapai titik tertingginya. Entropi tinggi bermakna energi semakin tidak beraturan dan semakin tersebar, sedangkan entropi rendah bermakna energi lebih beraturan dan terpusat. Konsekuensi dari hukum kedua trmodinamika ini adalah proses tertentu dapat dikatakan takterbalikkan.

Konsep termodinamika ini disebutkan oleh ilmuwan dan insinyur Skotlandia William Rankine, di tahun 1850 dengan nama "fungsi termodinamika" dan "potensial panas".[2] Di tahun 1865, fisikawan Jerman Rudolf Clausius, salah satu pelopor bidang ilmu termodinamika, mendefinisikannya sebagai hasil bagi sejumlah panas yang teramat sangat kecil dengan temperatur sesaat. Ia awalnya mendeskripsikannya sebagai "konten transformasi" (Verwandlungsinhalt dalam bahasa Jerman), dan lalu menggunakan entropi, dari bahasa Yunani Kuno, εντροπία [entropía], yang bermakna "transformasi" atau "perubahan".[3][4]

Fisikawan Austria Ludwig Boltzmann menjelaskan entropi sebagai ukuran jumlah kemungkinan susunan mikroskopis atau keadaan atom dan molekul individual dalam suatu sistem yang sesuai dengan kondisi makroskopis sistem tersebut. Dengan demikian, ia memperkenalkan konsep ketidakteraturan statistik dan distribusi probabilitas ke dalam bidang ilmu termodinamika baru, yang disebut mekanika statistik, dan menemukan hubungan antara interaksi mikroskopis, yang berfluktuasi di sekitar konfigurasi rataan, dengan perilaku yang dapat diamati secara makroskopis, dalam bentuk hukum logaritma sederhana, dengan konstanta proporsionalitas, yaitu konstanta Boltzmann, yang telah menjadi salah satu konstanta universal yang menentukan Sistem Satuan Internasional modern.[5]

Catatan

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Referensi

  1. Alfred Wehrl. General properties of entropy. Reviews of Modern Physics. 1 April 1978. Vol. 50 (2). hlm. 221–260. doi:10.1103/RevModPhys.50.221.
  2. C. Truesdell. The Tragicomical History of Thermodynamics, 1822–1854. Springer-Verlag. 1980. hlm. 215. ISBN 0387904034.
  3. Brush, S.G. (1976). The Kind of Motion We Call Heat: a History of the Kinetic Theory of Gases in the 19th Century, Book 2, Statistical Physics and Irreversible Processes, Elsevier, Amsterdam, , pp. 576–577.
  4. Entropy. Online Etymology Dictionary.
  5. Kannan Jagannathan. Anxiety and the Equation: Understanding Boltzmann's Entropy. American Journal of Physics. 2019. Vol. 87 (9). hlm. 765. doi:10.1119/1.5116583.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29496212 (2026-07-26T16:36:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.