Repositori Ilmiah Nasional: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26198764; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Repositori ilmiah nasional''' (RIN) adalah [[bank data]] tingkat nasional yang mengumpulkan data primer penelitian dari berbagai sumber. Diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh [[Pemerintah Indonesia]]. Merupakan perwujudan dari mandat [[Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi]] (UU Sisnas Iptek), repositori ini bertujuan untuk membuat komunitas akademik lebih mudah mengakses data riset sehingga mempermudah mereka melakukan verifikasi penemuan ilmiah dan melanjutkan kontribusi di bidang penelitian. | '''Repositori ilmiah nasional''' (RIN) adalah [[bank data]] tingkat nasional yang mengumpulkan data primer penelitian dari berbagai sumber. Diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh [[Pemerintah Indonesia]]. Merupakan perwujudan dari mandat [[Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi]] (UU Sisnas Iptek),<ref>[https://penelitian.ugm.ac.id/2019/08/21/undang-undang-no-11-tahun-2019-tentang-sistem-nasional-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi/ Undang Undang No. 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi].</ref> repositori ini bertujuan untuk membuat komunitas akademik lebih mudah mengakses data riset sehingga mempermudah mereka melakukan verifikasi penemuan ilmiah dan melanjutkan kontribusi di bidang penelitian.<ref>Luthfi T. Dzulfikar. [http://theconversation.com/rin-sebagai-bank-data-ilmiah-pertama-indonesia-perkuat-budaya-sains-terbuka-126744 RIN sebagai bank data ilmiah pertama Indonesia perkuat budaya ‘sains terbuka’]. ''The Conversation''. 2019-11-11.</ref> | ||
== Fungsi == | == Fungsi == | ||
Repositori Ilmiah Nasional berfungsi sebagai sarana untuk menyimpan, melestarikan, mengutip, menganalisis dan berbagi data penelitian secara dalam jaringan. [[Peneliti]], penulis data, penerbit, distributor data, dan institusi afiliasi semuanya menerima kredit akademis dan visibilitas web. Peneliti, Instansi, dan Pemberi Dana memiliki kendali penuh terhadap data penelitian. | Repositori Ilmiah Nasional berfungsi sebagai sarana untuk menyimpan, melestarikan, mengutip, menganalisis dan berbagi data penelitian secara dalam jaringan. [[Peneliti]], penulis data, penerbit, distributor data, dan institusi afiliasi semuanya menerima kredit akademis dan visibilitas web. Peneliti, Instansi, dan Pemberi Dana memiliki kendali penuh terhadap data penelitian.<ref>[https://rin.brin.go.id/ RIN Data Repository]. ''rin.brin.go.id''.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Repositori+Ilmiah+Nasional&oldid=26198764 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26198764 (2024-08-21T06:01:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Repositori+Ilmiah+Nasional&oldid=26198764 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26198764 (2024-08-21T06:01:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.00
Repositori ilmiah nasional (RIN) adalah bank data tingkat nasional yang mengumpulkan data primer penelitian dari berbagai sumber. Diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh Pemerintah Indonesia. Merupakan perwujudan dari mandat Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (UU Sisnas Iptek),[1] repositori ini bertujuan untuk membuat komunitas akademik lebih mudah mengakses data riset sehingga mempermudah mereka melakukan verifikasi penemuan ilmiah dan melanjutkan kontribusi di bidang penelitian.[2]
Fungsi
Repositori Ilmiah Nasional berfungsi sebagai sarana untuk menyimpan, melestarikan, mengutip, menganalisis dan berbagi data penelitian secara dalam jaringan. Peneliti, penulis data, penerbit, distributor data, dan institusi afiliasi semuanya menerima kredit akademis dan visibilitas web. Peneliti, Instansi, dan Pemberi Dana memiliki kendali penuh terhadap data penelitian.[3]
Referensi
- ↑ Undang Undang No. 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
- ↑ Luthfi T. Dzulfikar. RIN sebagai bank data ilmiah pertama Indonesia perkuat budaya ‘sains terbuka’. The Conversation. 2019-11-11.
- ↑ RIN Data Repository. rin.brin.go.id.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26198764 (2024-08-21T06:01:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.