Gerak harmonik sederhana: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29132400; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Gerak harmonik sederhana''' adalah [[gerak]] bolak - balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya [[getaran]] benda dalam setiap sekon selalu konstan. | [[File:Simple_harmonic_motion_animation.gif|thumb|right|280px|Simple harmonic motion animation]] | ||
'''Gerak harmonik sederhana''' adalah [[gerak]] bolak - balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya [[getaran]] benda dalam setiap sekon selalu konstan.<ref>Praktis Belajar Fisika. Penulis Aip Saripudin, dkk. Penerbit PT Grafindo Media Pratama</ref> | |||
== Jenis, Contoh, dan Besaran Fisika pada Gerak Harmonik Sederhana == | == Jenis, Contoh, dan Besaran Fisika pada Gerak Harmonik Sederhana == | ||
=== Jenis Gerak Harmonik Sederhana === | === Jenis Gerak Harmonik Sederhana === | ||
Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu: | Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu:<ref>Praktis Belajar Fisika. Penulis Aip Saripudin, dkk. Penerbit PT Grafindo Media Pratama</ref> | ||
* Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya pengisap dalam silinder [[gas]], gerak [[osilasi]] [[air]] [[raksa]] / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya. | * Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya pengisap dalam silinder [[gas]], gerak [[osilasi]] [[air]] [[raksa]] / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya. | ||
* Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan [[torsi]], dan sebagainya. | * Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan [[torsi]], dan sebagainya. | ||
=== Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana === | === Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana === | ||
* Gerak harmonik pada bandul | * Gerak harmonik pada bandul | ||
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan [[gaya]], maka benda akan diam di titik keseimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana. | Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan [[gaya]], maka benda akan diam di titik keseimbangan B.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> | ||
* Gerak harmonik pada pegas | * Gerak harmonik pada pegas | ||
Semua [[pegas]] memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar. Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang). | Semua [[pegas]] memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang).<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> | ||
=== Besaran Fisika pada Ayunan Bandul === | === Besaran Fisika pada Ayunan Bandul === | ||
==== Periode (T) ==== | ==== Periode (T) ==== | ||
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki [[periode]].<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Benda dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Satuan periode adalah sekon atau detik.<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> | |||
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki [[periode]]. Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Benda dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Satuan periode adalah sekon atau detik. | |||
==== Frekuensi (f) ==== | ==== Frekuensi (f) ==== | ||
[[Frekuensi]] adalah banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik, yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap. Satuan frekuensi adalah [[hertz]]. | [[Frekuensi]] adalah banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik, yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap.<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> Satuan frekuensi adalah [[hertz]].<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> | ||
==== Hubungan antara Periode dan Frekuensi ==== | ==== Hubungan antara Periode dan Frekuensi ==== | ||
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah:<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> | |||
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah: | |||
<math>\frac{1 getaran}{f getaran}1 sekon = \frac{1}{f}sekon</math> | <math>\frac{1 getaran}{f getaran}1 sekon = \frac{1}{f}sekon</math> | ||
Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut: | Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut:<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> | ||
<math>T = \frac{1}{f}</math> | <math>T = \frac{1}{f}</math> | ||
| Baris 37: | Baris 36: | ||
==== Amplitudo ==== | ==== Amplitudo ==== | ||
Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga [[amplitudo]]. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan. | Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga [[amplitudo]]. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.<ref>Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga</ref> | ||
== Gaya Pemulih == | == Gaya Pemulih == | ||
Gaya pemulih dimiliki oleh setiap benda [[elastis]] yang terkena gaya sehingga benda elastis tersebut berubah bentuk. Gaya yang timbul pada benda elastis untuk menarik kembali benda yang melekat padanya di sebut gaya pemulih. | Gaya pemulih dimiliki oleh setiap benda [[elastis]] yang terkena gaya sehingga benda elastis tersebut berubah bentuk.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Gaya yang timbul pada benda elastis untuk menarik kembali benda yang melekat padanya di sebut gaya pemulih.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> | ||
=== Gaya Pemulih pada Pegas === | === Gaya Pemulih pada Pegas === | ||
Pegas adalah salah satu contoh benda elastis. Oleh sifat elastisnya ini, suatu pegas yang diberi [[gaya tekan]] atau [[gaya regang]] akan kembali pada keadaan setimbangnya mula- mula apabila gaya yang bekerja padanya dihilangkan. Gaya pemulih pada pegas banyak dimanfaatkan dalam bidang [[teknik]] dan kehidupan sehari- hari. Misalnya di dalam ''[[shockbreaker]]'' dan ''[[springbed]]''. Sebuah pegas berfungsi meredam getaran saat [[roda]] [[kendaraan]] melewati jalan yang tidak rata. Pegas - pegas yang tersusun di dalam springbed akan memberikan kenyamanan saat orang [[tidur]]. | Pegas adalah salah satu contoh benda elastis.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Oleh sifat elastisnya ini, suatu pegas yang diberi [[gaya tekan]] atau [[gaya regang]] akan kembali pada keadaan setimbangnya mula- mula apabila gaya yang bekerja padanya dihilangkan.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Gaya pemulih pada pegas banyak dimanfaatkan dalam bidang [[teknik]] dan kehidupan sehari- hari.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Misalnya di dalam ''[[shockbreaker]]'' dan ''[[springbed]]''.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Sebuah pegas berfungsi meredam getaran saat [[roda]] [[kendaraan]] melewati jalan yang tidak rata.<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> Pegas - pegas yang tersusun di dalam springbed akan memberikan kenyamanan saat orang [[tidur]].<ref>Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728</ref> | ||
==== Hukum Hooke ==== | ==== Hukum Hooke ==== | ||
Jika gaya yang bekerja pada sebuah pegas dihilangkan, pegas tersebut akan kembali pada keadaan semula.<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> [[Robert Hooke]], ilmuwan berkebangsaan [[Inggris]] menyimpulkan bahwa sifat elastis pegas tersebut ada batasnya dan besar gaya pegas sebanding dengan pertambahan panjang pegas.<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa besar gaya pegas pemulih sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Secara [[matematis]], dapat dituliskan sebagai:<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> | |||
Jika gaya yang bekerja pada sebuah pegas dihilangkan, pegas tersebut akan kembali pada keadaan semula. [[Robert Hooke]], ilmuwan berkebangsaan [[Inggris]] menyimpulkan bahwa sifat elastis pegas tersebut ada batasnya dan besar gaya pegas sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa besar gaya pegas pemulih sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Secara [[matematis]], dapat dituliskan sebagai: | |||
<math>F = -k \Delta\ x</math>, dengan k = tetapan pegas (N / m) | <math>F = -k \Delta\ x</math>, dengan k = tetapan pegas (N / m) | ||
| Baris 54: | Baris 52: | ||
==== Susunan Pegas ==== | ==== Susunan Pegas ==== | ||
Konstanta pegas dapat berubah nilainya, apabila pegas-pegas tersebut disusun menjadi rangkaian. Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas, yaitu rangkaian pegas seri atau paralel. | Konstanta pegas dapat berubah nilainya, apabila pegas-pegas tersebut disusun menjadi rangkaian.<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas, yaitu rangkaian pegas seri atau paralel.<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> | ||
* Seri / Deret | * Seri / Deret | ||
Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F, sehingga pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesar <math>\Delta\ x_1</math> dan <math>\Delta\ x_2</math>. Secara umum, konstanta total pegas yang disusun seri dinyatakan dengan persamaan: | Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F, sehingga pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesar <math>\Delta\ x_1</math> dan <math>\Delta\ x_2</math>. Secara umum, konstanta total pegas yang disusun seri dinyatakan dengan persamaan:<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> | ||
<math>\frac{1} {k_total} = \frac{1}{k_1} + \frac{1}{k_2} + \frac{1}{k_3} +.... + \frac{1}{k_n}</math>, dengan k<sub>n</sub> = konstanta pegas ke - n. | <math>\frac{1} {k_total} = \frac{1}{k_1} + \frac{1}{k_2} + \frac{1}{k_3} +.... + \frac{1}{k_n}</math>, dengan k<sub>n</sub> = konstanta pegas ke - n. | ||
* Paralel | * Paralel | ||
Jika rangkaian pegas ditarik dengan gaya sebesar F, setiap pegas akan mengalami gaya tarik sebesar <math>F_1</math> dan <math>F_2</math>, pertambahan panjang sebesar <math>\Delta\ x_1</math> dan <math>\Delta\ x_2</math>. Secara umum, konstanta total pegas yang dirangkai paralel dinyatakan dengan persamaan: | Jika rangkaian pegas ditarik dengan gaya sebesar F, setiap pegas akan mengalami gaya tarik sebesar <math>F_1</math> dan <math>F_2</math>, pertambahan panjang sebesar <math>\Delta\ x_1</math> dan <math>\Delta\ x_2</math>.<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> Secara umum, konstanta total pegas yang dirangkai paralel dinyatakan dengan persamaan:<ref>Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399</ref> | ||
k<sub>total</sub> = k<sub>1</sub> + k<sub>2</sub> + k<sub>3</sub> +....+ k<sub>n</sub>, | k<sub>total</sub> = k<sub>1</sub> + k<sub>2</sub> + k<sub>3</sub> +....+ k<sub>n</sub>, | ||
| Baris 68: | Baris 66: | ||
=== Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Matematis === | === Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Matematis === | ||
Ayunan matematis merupakan suatu partikel massa yang tergantung pada suatu titik tetap pada seutas [[tali]], di mana massa tali dapat diabaikan dan tali tidak dapat bertambah panjang.<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> Dari gambar tersebut, terdapat sebuah beban bermassa <math>m</math> tergantung pada seutas kawat halus sepanjang <math>l</math> dan massanya dapat diabaikan. Apabila bandul itu bergerak vertikal dengan membentuk sudut <math>\theta</math>, gaya pemulih bandul tersebut adalah <math>mg sin \theta</math>.<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> Secara matematis dapat dituliskan:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | |||
Ayunan matematis merupakan suatu partikel massa yang tergantung pada suatu titik tetap pada seutas [[tali]], di mana massa tali dapat diabaikan dan tali tidak dapat bertambah panjang. Dari gambar tersebut, terdapat sebuah beban bermassa <math>m</math> tergantung pada seutas kawat halus sepanjang <math>l</math> dan massanya dapat diabaikan. Apabila bandul itu bergerak vertikal dengan membentuk sudut <math>\theta</math>, gaya pemulih bandul tersebut adalah <math>mg sin \theta</math>. Secara matematis dapat dituliskan: | |||
<math>F = mg \sin \theta</math> | <math>F = mg \sin \theta</math> | ||
| Baris 79: | Baris 76: | ||
== Persamaan, Kecepatan, dan Percepatan Gerak Harmonik Sederhana == | == Persamaan, Kecepatan, dan Percepatan Gerak Harmonik Sederhana == | ||
=== Persamaan Gerak Harmonik Sederhana === | === Persamaan Gerak Harmonik Sederhana === | ||
Persamaan Gerak Harmonik Sederhana adalah: | Persamaan Gerak Harmonik Sederhana adalah:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | ||
<math>Y = A \sin \omega\ t</math> | <math>Y = A \sin \omega\ t</math> | ||
| Baris 89: | Baris 86: | ||
* t = waktu | * t = waktu | ||
Jika posisi sudut awal adalah <math>\theta_0</math>, maka persamaan gerak harmonik sederhana menjadi: | Jika posisi sudut awal adalah <math>\theta_0</math>, maka persamaan gerak harmonik sederhana menjadi:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | ||
<math>Y = A \sin (\omega\ t + \theta_0) | <math>Y = A \sin (\omega\ t + \theta_0) | ||
| Baris 95: | Baris 92: | ||
</math> | </math> | ||
Kecepatan gerak harmonik sederhana: | Kecepatan gerak harmonik sederhana:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | ||
<math>v = \frac{dy}{dt}</math> <math>(\sin A \sin \omega\ t)</math> | <math>v = \frac{dy}{dt}</math> <math>(\sin A \sin \omega\ t)</math> | ||
| Baris 104: | Baris 101: | ||
=== Kecepatan untuk Berbagai Simpangan === | === Kecepatan untuk Berbagai Simpangan === | ||
<math>Y = A \sin \omega\ t</math> | <math>Y = A \sin \omega\ t</math> | ||
Persamaan tersebut dikuadratkan | Persamaan tersebut dikuadratkan | ||
<math>Y^2 = A^2 \sin^2 \omega\ t</math>, maka: | <math>Y^2 = A^2 \sin^2 \omega\ t</math>, maka:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | ||
<math>Y^2 = A^2 (1 - \cos^2 \omega\ t)</math> | <math>Y^2 = A^2 (1 - \cos^2 \omega\ t)</math> | ||
| Baris 130: | Baris 126: | ||
=== Percepatan Gerak Harmonik Sederhana === | === Percepatan Gerak Harmonik Sederhana === | ||
Dari persamaan kecepatan: <math>v = A \omega\ cos \omega\ t</math>, maka:<ref>Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026</ref> | |||
Dari persamaan kecepatan: <math>v = A \omega\ cos \omega\ t</math>, maka: | |||
<math>a = \frac{dv}{dt} = \frac{d}{dt}</math> | <math>a = \frac{dv}{dt} = \frac{d}{dt}</math> | ||
| Baris 149: | Baris 144: | ||
== Hubungan Gerak Harmonik Sederhana (GHS) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) == | == Hubungan Gerak Harmonik Sederhana (GHS) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) == | ||
[[Gerak melingkar|Gerak Melingkar]] Beraturan dapat dipandang sebagai gabungan dua gerak harmonik sederhana yang saling tegak lurus, memiliki Amplitudo (A) dan frekuensi yang sama namun memiliki beda fase relatif <math>\frac{\phi}{2}</math> atau kita dapat memandang Gerak Harmonik Sederhana sebagai suatu komponen Gerak Melingkar Beraturan.<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> Jadi dapat disimpulkan bahwa pada suatu garis lurus, proyeksi sebuah benda yang melakukan Gerak Melingkar Beraturan merupakan Gerak Harmonik Sederhana.<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> Frekuensi dan periode Gerak Melingkar Beraturan sama dengan Frekuensi dan periode Gerak Harmonik Sederhana yang diproyeksikan.<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> | |||
Misalnya sebuah benda bergerak dengan [[laju tetap]] (v) pada sebuah [[lingkaran]] yang memiliki jari-jari A sebagaimana tampak pada gambar di samping.<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> Benda melakukan [[Gerak Melingkar Beraturan]], sehingga kecepatan sudutnya bernilai konstan.<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> Hubungan antara kecepatan [[Lincoln Near-Earth Asteroid Research|linear]] dengan kecepatan [[Sudut dalam dan luar|sudut dalam]] Gerak Melingkar Beraturan dinyatakan dengan persamaan:<ref>Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga</ref> | |||
Misalnya sebuah benda bergerak dengan [[laju tetap]] (v) pada sebuah [[lingkaran]] yang memiliki jari-jari A sebagaimana tampak pada gambar di samping. Benda melakukan [[Gerak Melingkar Beraturan]], sehingga kecepatan sudutnya bernilai konstan. Hubungan antara kecepatan [[Lincoln Near-Earth Asteroid Research|linear]] dengan kecepatan [[Sudut dalam dan luar|sudut dalam]] Gerak Melingkar Beraturan dinyatakan dengan persamaan: | |||
<math>\omega = \frac{v}{\gamma}</math> | <math>\omega = \frac{v}{\gamma}</math> | ||
| Baris 188: | Baris 182: | ||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
=== Peredam kejut === | === Peredam kejut === | ||
[[Peredam kejut]] (''shock absorber'') pada [[mobil]] memiliki komponen pada bagian atasnya terhubung dengan [[piston]] dan dipasangkan dengan rangka kendaraan. Bagian bawahnya, terpasang dengan [[silinder]] bagian bawah yang dipasangkan dengan [[as roda]]. [[Fluida kental]] menyebabkan gaya redaman yang bergantung pada kecepatan relatif dari kedua ujung unit tersebut. Hal ini membantu untuk mengendalikan guncangan pada roda. | [[Peredam kejut]] (''shock absorber'') pada [[mobil]] memiliki komponen pada bagian atasnya terhubung dengan [[piston]] dan dipasangkan dengan rangka kendaraan.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> Bagian bawahnya, terpasang dengan [[silinder]] bagian bawah yang dipasangkan dengan [[as roda]].<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> [[Fluida kental]] menyebabkan gaya redaman yang bergantung pada kecepatan relatif dari kedua ujung unit tersebut.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> Hal ini membantu untuk mengendalikan guncangan pada roda.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> | ||
=== Jam mekanik === | === Jam mekanik === | ||
Roda keseimbangan dari suatu [[jam]] [[mekanik]] memiliki komponen pegas.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> Pegas akan memberikan suatu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> Gerak ini dinamakan Gerak Harmonik Sederhana [[sudut]] (angular).<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> | |||
Roda keseimbangan dari suatu [[jam]] [[mekanik]] memiliki komponen pegas. Pegas akan memberikan suatu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan. Gerak ini dinamakan Gerak Harmonik Sederhana [[sudut]] (angular). | |||
=== Garpu tala === | === Garpu tala === | ||
Garpu tala dengan ukuran yang berbeda menghasilkan bunyi dengan pola titinada yang berbeda.<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> Makin kecil massa m pada gigi garpu tala, makin tinggi frekuensi [[osilasi]] dan makin tinggi pola titinada dari bunyi yang dihasilkan [[garpu tala]].<ref>Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882</ref> | |||
Garpu tala dengan ukuran yang berbeda menghasilkan bunyi dengan pola titinada yang berbeda. Makin kecil massa m pada gigi garpu tala, makin tinggi frekuensi [[osilasi]] dan makin tinggi pola titinada dari bunyi yang dihasilkan [[garpu tala]]. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Gaya]] | * [[Gaya]] | ||
* [[Torsi]] | * [[Torsi]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://doodlescience.com/] | * [http://doodlescience.com/] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gerak+harmonik+sederhana&oldid=29132400 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29132400 (2026-04-15T18:21:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.12

Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak - balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap sekon selalu konstan.[1]
Jenis, Contoh, dan Besaran Fisika pada Gerak Harmonik Sederhana
Jenis Gerak Harmonik Sederhana
Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu:[2]
- Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya pengisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya.
- Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.
Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana
- Gerak harmonik pada bandul
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya, maka benda akan diam di titik keseimbangan B.[3] Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A.[4] Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.[5]
- Gerak harmonik pada pegas
Semua pegas memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar.[6] Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang).[7]
Besaran Fisika pada Ayunan Bandul
Periode (T)
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode.[8] Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Benda dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Satuan periode adalah sekon atau detik.[9]
Frekuensi (f)
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik, yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap.[10] Satuan frekuensi adalah hertz.[11]
Hubungan antara Periode dan Frekuensi
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah:[12]
Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut:[13]
Amplitudo
Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga amplitudo. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.[14]
Gaya Pemulih
Gaya pemulih dimiliki oleh setiap benda elastis yang terkena gaya sehingga benda elastis tersebut berubah bentuk.[15] Gaya yang timbul pada benda elastis untuk menarik kembali benda yang melekat padanya di sebut gaya pemulih.[16]
Gaya Pemulih pada Pegas
Pegas adalah salah satu contoh benda elastis.[17] Oleh sifat elastisnya ini, suatu pegas yang diberi gaya tekan atau gaya regang akan kembali pada keadaan setimbangnya mula- mula apabila gaya yang bekerja padanya dihilangkan.[18] Gaya pemulih pada pegas banyak dimanfaatkan dalam bidang teknik dan kehidupan sehari- hari.[19] Misalnya di dalam shockbreaker dan springbed.[20] Sebuah pegas berfungsi meredam getaran saat roda kendaraan melewati jalan yang tidak rata.[21] Pegas - pegas yang tersusun di dalam springbed akan memberikan kenyamanan saat orang tidur.[22]
Hukum Hooke
Jika gaya yang bekerja pada sebuah pegas dihilangkan, pegas tersebut akan kembali pada keadaan semula.[23] Robert Hooke, ilmuwan berkebangsaan Inggris menyimpulkan bahwa sifat elastis pegas tersebut ada batasnya dan besar gaya pegas sebanding dengan pertambahan panjang pegas.[24] Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa besar gaya pegas pemulih sebanding dengan pertambahan panjang pegas. Secara matematis, dapat dituliskan sebagai:[25]
, dengan k = tetapan pegas (N / m)
Tanda (-) diberikan karena arah gaya pemulih pada pegas berlawanan dengan arah gerak pegas tersebut.
Susunan Pegas
Konstanta pegas dapat berubah nilainya, apabila pegas-pegas tersebut disusun menjadi rangkaian.[26] Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas, yaitu rangkaian pegas seri atau paralel.[27]
- Seri / Deret
Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F, sehingga pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesar dan . Secara umum, konstanta total pegas yang disusun seri dinyatakan dengan persamaan:[28]
, dengan kn = konstanta pegas ke - n.
- Paralel
Jika rangkaian pegas ditarik dengan gaya sebesar F, setiap pegas akan mengalami gaya tarik sebesar dan , pertambahan panjang sebesar dan .[29] Secara umum, konstanta total pegas yang dirangkai paralel dinyatakan dengan persamaan:[30]
ktotal = k1 + k2 + k3 +....+ kn,
- dengan kn = konstanta pegas ke - n.
Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Matematis
Ayunan matematis merupakan suatu partikel massa yang tergantung pada suatu titik tetap pada seutas tali, di mana massa tali dapat diabaikan dan tali tidak dapat bertambah panjang.[31] Dari gambar tersebut, terdapat sebuah beban bermassa tergantung pada seutas kawat halus sepanjang dan massanya dapat diabaikan. Apabila bandul itu bergerak vertikal dengan membentuk sudut , gaya pemulih bandul tersebut adalah .[32] Secara matematis dapat dituliskan:[33]
Oleh karena , maka:
Persamaan, Kecepatan, dan Percepatan Gerak Harmonik Sederhana
Persamaan Gerak Harmonik Sederhana
Persamaan Gerak Harmonik Sederhana adalah:[34]
Keterangan:
- Y = simpangan
- A = simpangan maksimum (amplitudo)
- F = frekuensi
- t = waktu
Jika posisi sudut awal adalah , maka persamaan gerak harmonik sederhana menjadi:[35]
Kecepatan gerak harmonik sederhana:[36]
Kecepatan maksimum diperoleh jika nilai atau , sehingga:
Kecepatan untuk Berbagai Simpangan
Persamaan tersebut dikuadratkan
, maka:[37]
...(1)
Dari persamaan:
...(2)
Persamaan (1) dan (2) dikalikan, sehingga didapatkan:
Keterangan:
- v =kecepatan benda pada simpangan tertentu
- = kecepatan sudut
- A = amplitudo
- Y = simpangan
Percepatan Gerak Harmonik Sederhana
Dari persamaan kecepatan: , maka:[38]
Percepatan maksimum jika atau = 900 =
Keterangan:
- a maks = percepatan maksimum
- A = amplitudo
- = kecepatan sudut
Hubungan Gerak Harmonik Sederhana (GHS) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB)
Gerak Melingkar Beraturan dapat dipandang sebagai gabungan dua gerak harmonik sederhana yang saling tegak lurus, memiliki Amplitudo (A) dan frekuensi yang sama namun memiliki beda fase relatif atau kita dapat memandang Gerak Harmonik Sederhana sebagai suatu komponen Gerak Melingkar Beraturan.[39] Jadi dapat disimpulkan bahwa pada suatu garis lurus, proyeksi sebuah benda yang melakukan Gerak Melingkar Beraturan merupakan Gerak Harmonik Sederhana.[40] Frekuensi dan periode Gerak Melingkar Beraturan sama dengan Frekuensi dan periode Gerak Harmonik Sederhana yang diproyeksikan.[41]
Misalnya sebuah benda bergerak dengan laju tetap (v) pada sebuah lingkaran yang memiliki jari-jari A sebagaimana tampak pada gambar di samping.[42] Benda melakukan Gerak Melingkar Beraturan, sehingga kecepatan sudutnya bernilai konstan.[43] Hubungan antara kecepatan linear dengan kecepatan sudut dalam Gerak Melingkar Beraturan dinyatakan dengan persamaan:[44]
Karena jari-jari (r) pada Gerak Melingkar Beraturan di atas adalah A, maka persamaan ini diubah menjadi:
, ... (1)
Simpangan sudut (teta) adalah perbandingan antara jarak linear x dengan jari-jari lingkaran (r), dan dinyatakan dengan persamaan:
... (2), x adalah jarak linear, v adalah kecepatan linear dan t adalah waktu tempuh (x = vt adalah persamaan Gerak Lurus alias Gerak Linear). Kemudian v pada persamaan 2 digantikan dengan v pada persamaan 1 dan jari-jari r digantikan dengan A:
Dengan demikian, simpangan sudut benda relatif terhadap sumbu x dinyatakan dengan persamaan:
... (3) ( adalah simpangan waktu pada t = 0})
Pada gambar di atas, posisi benda pada sumbu x dinyatakan dengan persamaan:
...(4)
Persamaan posisi benda pada sumbu y:
Keterangan:
- A = amplitudo
- = kecepatan sudut
- = simpangan sudut pada saat t = 0
Aplikasi
Peredam kejut
Peredam kejut (shock absorber) pada mobil memiliki komponen pada bagian atasnya terhubung dengan piston dan dipasangkan dengan rangka kendaraan.[45] Bagian bawahnya, terpasang dengan silinder bagian bawah yang dipasangkan dengan as roda.[46] Fluida kental menyebabkan gaya redaman yang bergantung pada kecepatan relatif dari kedua ujung unit tersebut.[47] Hal ini membantu untuk mengendalikan guncangan pada roda.[48]
Jam mekanik
Roda keseimbangan dari suatu jam mekanik memiliki komponen pegas.[49] Pegas akan memberikan suatu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan.[50] Gerak ini dinamakan Gerak Harmonik Sederhana sudut (angular).[51]
Garpu tala
Garpu tala dengan ukuran yang berbeda menghasilkan bunyi dengan pola titinada yang berbeda.[52] Makin kecil massa m pada gigi garpu tala, makin tinggi frekuensi osilasi dan makin tinggi pola titinada dari bunyi yang dihasilkan garpu tala.[53]
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ Praktis Belajar Fisika. Penulis Aip Saripudin, dkk. Penerbit PT Grafindo Media Pratama
- ↑ Praktis Belajar Fisika. Penulis Aip Saripudin, dkk. Penerbit PT Grafindo Media Pratama
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penerbit Erlangga
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Fisika Universitas Jl. 1/10. Penerbit Erlangga. ISBN 979-688-472-0, 9789796884728
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Cerdas Belajar Fisika. Penulis Kamajaya. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-758-439-9, 9789797584399
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Mudah dan Aktif Belajar Fisika. Penulis Dudi Indrajit. Penerbit PT Grafindo Media Pratama. ISBN 979-1192-02-2, 9789791192026
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta: Penebit Erlangga
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
- ↑ Mengerti Fisika. Penulis Dra. Lea Prasetio,M.Sc., Drs. Sandi Setiawan, Drs. Tan Kian Hien. Penerbit Penerbit Andi. ISBN 979-533-088-8, 9789795330882
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29132400 (2026-04-15T18:21:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.