Lompat ke isi

GPT4-Chan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28381340; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''''Generative Pre-trained Transformer 4Chan''''' atau '''''GPT-4chan''''' adalah model [[kecerdasan buatan]] yang menimbulkan [[kontroversi]], dikembangkan dan digunakan oleh [[YouTuber]] serta peneliti AI [[Yannic Kilcher]] pada Juni 2022. Model ini merupakan [[model bahasa besar]] yang dirancang untuk menghasilkan teks berdasarkan masukan pengguna. ''GPT-4chan'' dibangun dengan menyempurnakan model GPT-J, menggunakan kumpulan data yang terdiri atas jutaan kiriman dari forum anonim [[/pol/]] di situs [[4chan]], yang dikenal sering memuat konten bermuatan [[kebencian]] dan [[ekstremisme]].
'''''Generative Pre-trained Transformer 4Chan''''' atau '''''GPT-4chan''''' adalah model [[kecerdasan buatan]] yang menimbulkan [[kontroversi]], dikembangkan dan digunakan oleh [[YouTuber]] serta peneliti AI [[Yannic Kilcher]] pada Juni 2022. Model ini merupakan [[model bahasa besar]] yang dirancang untuk menghasilkan teks berdasarkan masukan pengguna. ''GPT-4chan'' dibangun dengan menyempurnakan model GPT-J, menggunakan kumpulan data yang terdiri atas jutaan kiriman dari forum anonim [[/pol/]] di situs [[4chan]], yang dikenal sering memuat konten bermuatan [[kebencian]] dan [[ekstremisme]].


Model ini dilatih untuk meniru gaya bahasa dan nada khas para pengguna forum [[/pol/]], sehingga hasil teks yang dihasilkan sering kali bersifat provokatif, menyinggung kelompok tertentu, serta memuat unsur [[rasisme]], [[seksisme]], dan [[homofobia]]. Kilcher menguji model tersebut langsung di forum /pol/, di mana ''GPT-4chan'' berinteraksi dengan pengguna lain tanpa mengungkapkan identitasnya sebagai model AI. Ia kemudian mempublikasikan model tersebut di platform berbagi model kecerdasan buatan [[Hugging Face]], sebelum akhirnya model tersebut dihapus dari platform tersebut.
Model ini dilatih untuk meniru gaya bahasa dan nada khas para pengguna forum [[/pol/]], sehingga hasil teks yang dihasilkan sering kali bersifat provokatif, menyinggung kelompok tertentu, serta memuat unsur [[rasisme]], [[seksisme]], dan [[homofobia]]. Kilcher menguji model tersebut langsung di forum /pol/, di mana ''GPT-4chan'' berinteraksi dengan pengguna lain tanpa mengungkapkan identitasnya sebagai model AI. Ia kemudian mempublikasikan model tersebut di platform berbagi model kecerdasan buatan [[Hugging Face]], sebelum akhirnya model tersebut dihapus dari platform tersebut.<ref>Matthew Gault. [https://www.vice.com/en/article/ai-trained-on-4chan-becomes-hate-speech-machine/ AI Trained on 4Chan Becomes ‘Hate Speech Machine’]. ''VICE''. 2022-06-07.</ref>


Peluncuran ''GPT-4chan'' menimbulkan kritik dan perdebatan luas di kalangan peneliti dan komunitas AI. Sejumlah pihak menyoroti aspek etika, legalitas, serta dampak sosial dari pengembangan dan distribusi model yang dapat menyebarkan [[ujaran kebencian]]. Isu-isu utama yang muncul dari [[kontroversi]] ini meliputi potensi bahaya penyalahgunaan model AI untuk tujuan destruktif, tanggung jawab pengembang dan penyedia platform, kebutuhan akan regulasi dan pengawasan terhadap teknologi [[kecerdasan buatan]], serta diskusi mengenai batas transparansi dan keterbukaan dalam penelitian [[sumber terbuka]].
Peluncuran ''GPT-4chan'' menimbulkan kritik dan perdebatan luas di kalangan peneliti dan komunitas AI. Sejumlah pihak menyoroti aspek etika, legalitas, serta dampak sosial dari pengembangan dan distribusi model yang dapat menyebarkan [[ujaran kebencian]]. Isu-isu utama yang muncul dari [[kontroversi]] ini meliputi potensi bahaya penyalahgunaan model AI untuk tujuan destruktif, tanggung jawab pengembang dan penyedia platform, kebutuhan akan regulasi dan pengawasan terhadap teknologi [[kecerdasan buatan]], serta diskusi mengenai batas transparansi dan keterbukaan dalam penelitian [[sumber terbuka]].<ref>[https://thegradient.pub/gpt-4chan-lessons/ Lessons from the GPT-4Chan Controversy]. ''The Gradient''. 2022-06-12.</ref>


== Perkembangan ==
== Perkembangan ==
Pengembangan ''GPT-4chan'' dimulai pada Mei 2022, ketika [[Yannic Kilcher]] mengumumkan proyek tersebut melalui kanal [[YouTube]] miliknya. Pada masa itu sebelum peluncuran [[ChatGPT]] dan Kilcher menyatakan bahwa tujuannya adalah menciptakan model bahasa besar yang mampu menghasilkan teks realistis dan koheren dengan gaya khas komunitas /pol/ di forum [[4chan]], salah satu komunitas daring paling dikenal dan kontroversial di [[internet]].
Pengembangan ''GPT-4chan'' dimulai pada Mei 2022, ketika [[Yannic Kilcher]] mengumumkan proyek tersebut melalui kanal [[YouTube]] miliknya.<ref>Yannic Kilcher. [https://www.youtube.com/watch?v=efPrtcLdcdM GPT-4chan: This is the worst AI ever]. 2022-06-03.</ref> Pada masa itu sebelum peluncuran [[ChatGPT]] dan Kilcher menyatakan bahwa tujuannya adalah menciptakan model bahasa besar yang mampu menghasilkan teks realistis dan koheren dengan gaya khas komunitas /pol/ di forum [[4chan]], salah satu komunitas daring paling dikenal dan kontroversial di [[internet]].<ref>Alberto Romero. [https://www.thealgorithmicbridge.com/p/gpt-4chan-the-worst-ai-ever GPT-4Chan: 'The worst AI ever']. ''www.thealgorithmicbridge.com''.</ref>


Kilcher mengungkapkan bahwa proyek tersebut terinspirasi oleh keberhasilan GPT-3, model kecerdasan buatan canggih yang dikembangkan oleh [[OpenAI]], serta GPT-J, model sumber terbuka yang memiliki kemampuan sebanding dan dirilis oleh kelompok penelitian independen [[EleutherAI]]. Ia memilih [[EleutherAI|GPT-J]] sebagai dasar pengembangan modelnya, kemudian melakukan ''fine-tuning'' menggunakan kumpulan data berukuran besar yang diambil dari forum /pol/.
Kilcher mengungkapkan bahwa proyek tersebut terinspirasi oleh keberhasilan GPT-3, model kecerdasan buatan canggih yang dikembangkan oleh [[OpenAI]], serta GPT-J, model sumber terbuka yang memiliki kemampuan sebanding dan dirilis oleh kelompok penelitian independen [[EleutherAI]]. Ia memilih [[EleutherAI|GPT-J]] sebagai dasar pengembangan modelnya, kemudian melakukan ''fine-tuning'' menggunakan kumpulan data berukuran besar yang diambil dari forum /pol/.
Baris 12: Baris 12:
Kumpulan data yang digunakan, dikenal dengan nama ''Raiders of the Lost Kek'', berisi lebih dari 100 juta unggahan dari forum /pol/ yang mencakup periode Juni 2016 hingga November 2019. Setelah proses pelatihan, Kilcher menampilkan sejumlah contoh keluaran model yang menunjukkan berbagai jenis teks, mulai dari opini politik, [[teori konspirasi]], [[lelucon]], hinaan, hingga ancaman. Model tersebut juga mampu menghasilkan teks kreatif seperti puisi, cerita pendek, lirik lagu, dan potongan [[bahasa pemrograman]].
Kumpulan data yang digunakan, dikenal dengan nama ''Raiders of the Lost Kek'', berisi lebih dari 100 juta unggahan dari forum /pol/ yang mencakup periode Juni 2016 hingga November 2019. Setelah proses pelatihan, Kilcher menampilkan sejumlah contoh keluaran model yang menunjukkan berbagai jenis teks, mulai dari opini politik, [[teori konspirasi]], [[lelucon]], hinaan, hingga ancaman. Model tersebut juga mampu menghasilkan teks kreatif seperti puisi, cerita pendek, lirik lagu, dan potongan [[bahasa pemrograman]].


Kilcher menyatakan bahwa ia terkesan dengan kelancaran dan keragaman teks yang dihasilkan ''GPT-4chan'', serta tertarik untuk mengamati bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum /pol/ di lingkungan aslinya.
Kilcher menyatakan bahwa ia terkesan dengan kelancaran dan keragaman teks yang dihasilkan ''GPT-4chan'', serta tertarik untuk mengamati bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum /pol/ di lingkungan aslinya.<ref>[https://www.engadget.com/ai-bot-4chan-hate-machine-162550734.html AI trained on 4chan's most hateful board is just as toxic as you'd expect]. ''Engadget''. 2022-06-08.</ref>


== Pelepasan ==
== Pelepasan ==
Pada Juni 2022, Yannic Kilcher menerapkan model ''GPT-4chan'' secara langsung di forum /pol/. Ia memprogram sebuah [[Robot]] untuk mengirim dan membalas pesan dalam berbagai utas tanpa mengungkapkan bahwa akun tersebut dioperasikan oleh model [[kecerdasan buatan]]. Robot tersebut dijalankan secara otonom tanpa pengawasan atau [[Intervensi kemanusiaan|intervensi]] [[Intervensi kemanusiaan|kemanusiaan]]. Tujuan utama eksperimen ini adalah untuk mengamati perilaku model dalam lingkungan daring yang nyata serta menilai bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum. Kilcher juga bermaksud menguji ketahanan model terhadap dinamika khas forum /pol/, seperti ''[[Sakat|trolling]], flaming, baiting'', dan bentuk interaksi ekstrem lainnya.
Pada Juni 2022, Yannic Kilcher menerapkan model ''GPT-4chan'' secara langsung di forum /pol/. Ia memprogram sebuah [[Robot]] untuk mengirim dan membalas pesan dalam berbagai utas tanpa mengungkapkan bahwa akun tersebut dioperasikan oleh model [[kecerdasan buatan]]. Robot tersebut dijalankan secara otonom tanpa pengawasan atau [[Intervensi kemanusiaan|intervensi]] [[Intervensi kemanusiaan|kemanusiaan]]. Tujuan utama eksperimen ini adalah untuk mengamati perilaku model dalam lingkungan daring yang nyata serta menilai bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum. Kilcher juga bermaksud menguji ketahanan model terhadap dinamika khas forum /pol/, seperti ''[[Sakat|trolling]], flaming, baiting'', dan bentuk interaksi ekstrem lainnya.<ref>James Vincent. [https://www.theverge.com/2022/6/8/23159465/youtuber-ai-bot-pol-gpt-4chan-yannic-kilcher-ethics YouTuber trains AI bot on 4chan’s pile o’ bile with entirely predictable results]. ''The Verge''. 2022-06-08.</ref>


Secara bersamaan, Kilcher merilis ''GPT-4chan'' untuk umum melalui platform [[Hugging Face]], layanan berbagi model [[kecerdasan buatan]] yang digunakan oleh komunitas riset dan pengembang AI. Ia menyatakan bahwa publikasi tersebut bertujuan untuk membagikan hasil karyanya kepada komunitas, mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap model bahasa besar, serta memicu diskusi mengenai implikasi etis dan sosial dari teknologi semacam itu.
Secara bersamaan, Kilcher merilis ''GPT-4chan'' untuk umum melalui platform [[Hugging Face]], layanan berbagi model [[kecerdasan buatan]] yang digunakan oleh komunitas riset dan pengembang AI. Ia menyatakan bahwa publikasi tersebut bertujuan untuk membagikan hasil karyanya kepada komunitas, mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap model bahasa besar, serta memicu diskusi mengenai implikasi etis dan sosial dari teknologi semacam itu.


Kilcher menyediakan akses ke ''GPT-4chan'' melalui halaman resmi di ''[[Hugging Face]]'', yang memungkinkan siapa pun menggunakan model tersebut melalui antarmuka [[Waring Wera Wanua|web]] atau [[Antarmuka pemrograman aplikasi|API]]. Ia juga mempublikasikan kode sumber dan data pendukung proyek melalui repositori [[GitHub]], agar dapat ditinjau dan dipelajari oleh publik.
Kilcher menyediakan akses ke ''GPT-4chan'' melalui halaman resmi di ''[[Hugging Face]]'', yang memungkinkan siapa pun menggunakan model tersebut melalui antarmuka [[Waring Wera Wanua|web]] atau [[Antarmuka pemrograman aplikasi|API]]. Ia juga mempublikasikan kode sumber dan data pendukung proyek melalui repositori [[GitHub]], agar dapat ditinjau dan dipelajari oleh publik.<ref>Sophie Mellor. [https://fortune.com/2022/06/10/ai-chatbot-trained-on-4chan-by-yannic-kilcher-draw-ethics-questions/ A.I. chatbot trained on 4chan by YouTuber is slammed by ethics experts]. ''Fortune''.</ref>


== Kontroversi ==
== Kontroversi ==
Perilisan ''GPT-4chan'' ke publik menimbulkan berbagai reaksi dan tanggapan dari [[komunitas daring]] maupun kalangan peneliti [[kecerdasan buatan]]. Di forum /pol/, unggahan dan balasan yang dihasilkan oleh model tersebut menarik perhatian luas dari para pengguna. Sebagian besar pengguna tidak mengetahui bahwa pesan-pesan tersebut ditulis oleh sebuah model AI.
Perilisan ''GPT-4chan'' ke publik menimbulkan berbagai reaksi dan tanggapan dari [[komunitas daring]] maupun kalangan peneliti [[kecerdasan buatan]]. Di forum /pol/, unggahan dan balasan yang dihasilkan oleh model tersebut menarik perhatian luas dari para pengguna. Sebagian besar pengguna tidak mengetahui bahwa pesan-pesan tersebut ditulis oleh sebuah model AI.<ref>Matt Wille. [https://www.inverse.com/input/tech/artificial-intelligence-4chan-bot This AI posted on 4chan for days before being unmasked]. ''Input''. 2022-06-11.</ref>


Tanggapan dari pengguna forum bervariasi. Beberapa pengguna memuji model tersebut karena kemampuannya menghasilkan teks yang dianggap cerdas, kreatif, dan humoris, serta menilai pandangannya sesuai dengan opini komunitas. Sebagian lainnya menyoroti kelemahan model, termasuk ketidakkonsistenan, kesalahan logika, serta kecenderungan menghasilkan pernyataan yang absurd. Tidak sedikit pula pengguna yang berupaya menguji, mengecoh, atau mengungkap identitas model tersebut dengan memberikan pertanyaan dan skenario yang rumit. Aktivitas model ini memicu sejumlah perdebatan dan konflik di antara pengguna forum, yang terkadang berkembang menjadi pertukaran pendapat keras dan provokatif.
Tanggapan dari pengguna forum bervariasi. Beberapa pengguna memuji model tersebut karena kemampuannya menghasilkan teks yang dianggap cerdas, kreatif, dan humoris, serta menilai pandangannya sesuai dengan opini komunitas. Sebagian lainnya menyoroti kelemahan model, termasuk ketidakkonsistenan, kesalahan logika, serta kecenderungan menghasilkan pernyataan yang absurd. Tidak sedikit pula pengguna yang berupaya menguji, mengecoh, atau mengungkap identitas model tersebut dengan memberikan pertanyaan dan skenario yang rumit. Aktivitas model ini memicu sejumlah perdebatan dan konflik di antara pengguna forum, yang terkadang berkembang menjadi pertukaran pendapat keras dan provokatif.


Di platform ''[[Hugging Face]]'', halaman model ''GPT-4chan'' sempat menerima perhatian besar, termasuk banyak kunjungan dan permintaan dari pengguna yang ingin mencoba model tersebut. Model itu juga memperoleh berbagai ulasan dan komentar dari pengguna yang memberi peringkat terhadap kinerjanya. Namun, karena meningkatnya [[kontroversi]] dan kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan serta penyebaran ujaran kebencian, ''Hugging Face'' akhirnya memblokir akses dan menonaktifkan halaman model tersebut. Keputusan ini melibatkan intervensi langsung dari CEO Hugging Face, [[Clément Delangue]], yang menanggapi diskusi di halaman model dan tindakan yang jarang terjadi dalam kebijakan moderasi platform tersebut.
Di platform ''[[Hugging Face]]'', halaman model ''GPT-4chan'' sempat menerima perhatian besar, termasuk banyak kunjungan dan permintaan dari pengguna yang ingin mencoba model tersebut.<ref>Thomas Macaulay. [https://thenextweb.com/news/ai-chatbot-trained-on-4chan-pol-automates-bigotry-at-scale Oh no... Someone trained an AI on 4chan]. ''TNW Deep-Tech''. 2022-06-08.</ref> Model itu juga memperoleh berbagai ulasan dan komentar dari pengguna yang memberi peringkat terhadap kinerjanya. Namun, karena meningkatnya [[kontroversi]] dan kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan serta penyebaran ujaran kebencian, ''Hugging Face'' akhirnya memblokir akses dan menonaktifkan halaman model tersebut. Keputusan ini melibatkan intervensi langsung dari CEO Hugging Face, [[Clément Delangue]], yang menanggapi diskusi di halaman model dan tindakan yang jarang terjadi dalam kebijakan moderasi platform tersebut.<ref>Robert Gorwa. [https://doi.org/10.1080/17579961.2024.2388914 Moderating model marketplaces: platform governance puzzles for AI intermediaries]. ''Law, Innovation and Technology''. 2024-07-02. Vol. 16 (2). hlm. 341–391. doi:10.1080/17579961.2024.2388914.</ref>


Kontroversi seputar ''GPT-4chan'' turut menarik perhatian media internasional. Berbagai media daring dan platform [[media sosial]] melaporkan proyek ini, memicu perdebatan luas mengenai [[etika]], [[Rasa tanggung jawab|tanggung jawab]], dan dampak sosial dari eksperimen tersebut. Video yang diunggah Kilcher di YouTube mengenai ''GPT-4chan'' memperoleh banyak tayangan dan komentar, sementara [https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdh3Pgh0sGrYtRihBu-GPN7FSQoODBLvF7dVAFLZk2iuMgoLw/viewform sebuah petisi daring yang mengecam penggunaan model tersebut dilaporkan memperoleh lebih dari 300 tanda tangan dari kalangan profesional teknologi].
Kontroversi seputar ''GPT-4chan'' turut menarik perhatian media internasional. Berbagai media daring dan platform [[media sosial]] melaporkan proyek ini, memicu perdebatan luas mengenai [[etika]], [[Rasa tanggung jawab|tanggung jawab]], dan dampak sosial dari eksperimen tersebut. Video yang diunggah Kilcher di YouTube mengenai ''GPT-4chan'' memperoleh banyak tayangan dan komentar, sementara [https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdh3Pgh0sGrYtRihBu-GPN7FSQoODBLvF7dVAFLZk2iuMgoLw/viewform sebuah petisi daring yang mengecam penggunaan model tersebut dilaporkan memperoleh lebih dari 300 tanda tangan dari kalangan profesional teknologi].


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=GPT4-Chan&oldid=28381340 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28381340 (2025-11-08T05:16:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=GPT4-Chan&oldid=28381340 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28381340 (2025-11-08T05:16:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.21

Generative Pre-trained Transformer 4Chan atau GPT-4chan adalah model kecerdasan buatan yang menimbulkan kontroversi, dikembangkan dan digunakan oleh YouTuber serta peneliti AI Yannic Kilcher pada Juni 2022. Model ini merupakan model bahasa besar yang dirancang untuk menghasilkan teks berdasarkan masukan pengguna. GPT-4chan dibangun dengan menyempurnakan model GPT-J, menggunakan kumpulan data yang terdiri atas jutaan kiriman dari forum anonim /pol/ di situs 4chan, yang dikenal sering memuat konten bermuatan kebencian dan ekstremisme.

Model ini dilatih untuk meniru gaya bahasa dan nada khas para pengguna forum /pol/, sehingga hasil teks yang dihasilkan sering kali bersifat provokatif, menyinggung kelompok tertentu, serta memuat unsur rasisme, seksisme, dan homofobia. Kilcher menguji model tersebut langsung di forum /pol/, di mana GPT-4chan berinteraksi dengan pengguna lain tanpa mengungkapkan identitasnya sebagai model AI. Ia kemudian mempublikasikan model tersebut di platform berbagi model kecerdasan buatan Hugging Face, sebelum akhirnya model tersebut dihapus dari platform tersebut.[1]

Peluncuran GPT-4chan menimbulkan kritik dan perdebatan luas di kalangan peneliti dan komunitas AI. Sejumlah pihak menyoroti aspek etika, legalitas, serta dampak sosial dari pengembangan dan distribusi model yang dapat menyebarkan ujaran kebencian. Isu-isu utama yang muncul dari kontroversi ini meliputi potensi bahaya penyalahgunaan model AI untuk tujuan destruktif, tanggung jawab pengembang dan penyedia platform, kebutuhan akan regulasi dan pengawasan terhadap teknologi kecerdasan buatan, serta diskusi mengenai batas transparansi dan keterbukaan dalam penelitian sumber terbuka.[2]

Perkembangan

Pengembangan GPT-4chan dimulai pada Mei 2022, ketika Yannic Kilcher mengumumkan proyek tersebut melalui kanal YouTube miliknya.[3] Pada masa itu sebelum peluncuran ChatGPT dan Kilcher menyatakan bahwa tujuannya adalah menciptakan model bahasa besar yang mampu menghasilkan teks realistis dan koheren dengan gaya khas komunitas /pol/ di forum 4chan, salah satu komunitas daring paling dikenal dan kontroversial di internet.[4]

Kilcher mengungkapkan bahwa proyek tersebut terinspirasi oleh keberhasilan GPT-3, model kecerdasan buatan canggih yang dikembangkan oleh OpenAI, serta GPT-J, model sumber terbuka yang memiliki kemampuan sebanding dan dirilis oleh kelompok penelitian independen EleutherAI. Ia memilih GPT-J sebagai dasar pengembangan modelnya, kemudian melakukan fine-tuning menggunakan kumpulan data berukuran besar yang diambil dari forum /pol/.

Kumpulan data yang digunakan, dikenal dengan nama Raiders of the Lost Kek, berisi lebih dari 100 juta unggahan dari forum /pol/ yang mencakup periode Juni 2016 hingga November 2019. Setelah proses pelatihan, Kilcher menampilkan sejumlah contoh keluaran model yang menunjukkan berbagai jenis teks, mulai dari opini politik, teori konspirasi, lelucon, hinaan, hingga ancaman. Model tersebut juga mampu menghasilkan teks kreatif seperti puisi, cerita pendek, lirik lagu, dan potongan bahasa pemrograman.

Kilcher menyatakan bahwa ia terkesan dengan kelancaran dan keragaman teks yang dihasilkan GPT-4chan, serta tertarik untuk mengamati bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum /pol/ di lingkungan aslinya.[5]

Pelepasan

Pada Juni 2022, Yannic Kilcher menerapkan model GPT-4chan secara langsung di forum /pol/. Ia memprogram sebuah Robot untuk mengirim dan membalas pesan dalam berbagai utas tanpa mengungkapkan bahwa akun tersebut dioperasikan oleh model kecerdasan buatan. Robot tersebut dijalankan secara otonom tanpa pengawasan atau intervensi kemanusiaan. Tujuan utama eksperimen ini adalah untuk mengamati perilaku model dalam lingkungan daring yang nyata serta menilai bagaimana model tersebut berinteraksi dengan pengguna forum. Kilcher juga bermaksud menguji ketahanan model terhadap dinamika khas forum /pol/, seperti trolling, flaming, baiting, dan bentuk interaksi ekstrem lainnya.[6]

Secara bersamaan, Kilcher merilis GPT-4chan untuk umum melalui platform Hugging Face, layanan berbagi model kecerdasan buatan yang digunakan oleh komunitas riset dan pengembang AI. Ia menyatakan bahwa publikasi tersebut bertujuan untuk membagikan hasil karyanya kepada komunitas, mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap model bahasa besar, serta memicu diskusi mengenai implikasi etis dan sosial dari teknologi semacam itu.

Kilcher menyediakan akses ke GPT-4chan melalui halaman resmi di Hugging Face, yang memungkinkan siapa pun menggunakan model tersebut melalui antarmuka web atau API. Ia juga mempublikasikan kode sumber dan data pendukung proyek melalui repositori GitHub, agar dapat ditinjau dan dipelajari oleh publik.[7]

Kontroversi

Perilisan GPT-4chan ke publik menimbulkan berbagai reaksi dan tanggapan dari komunitas daring maupun kalangan peneliti kecerdasan buatan. Di forum /pol/, unggahan dan balasan yang dihasilkan oleh model tersebut menarik perhatian luas dari para pengguna. Sebagian besar pengguna tidak mengetahui bahwa pesan-pesan tersebut ditulis oleh sebuah model AI.[8]

Tanggapan dari pengguna forum bervariasi. Beberapa pengguna memuji model tersebut karena kemampuannya menghasilkan teks yang dianggap cerdas, kreatif, dan humoris, serta menilai pandangannya sesuai dengan opini komunitas. Sebagian lainnya menyoroti kelemahan model, termasuk ketidakkonsistenan, kesalahan logika, serta kecenderungan menghasilkan pernyataan yang absurd. Tidak sedikit pula pengguna yang berupaya menguji, mengecoh, atau mengungkap identitas model tersebut dengan memberikan pertanyaan dan skenario yang rumit. Aktivitas model ini memicu sejumlah perdebatan dan konflik di antara pengguna forum, yang terkadang berkembang menjadi pertukaran pendapat keras dan provokatif.

Di platform Hugging Face, halaman model GPT-4chan sempat menerima perhatian besar, termasuk banyak kunjungan dan permintaan dari pengguna yang ingin mencoba model tersebut.[9] Model itu juga memperoleh berbagai ulasan dan komentar dari pengguna yang memberi peringkat terhadap kinerjanya. Namun, karena meningkatnya kontroversi dan kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan serta penyebaran ujaran kebencian, Hugging Face akhirnya memblokir akses dan menonaktifkan halaman model tersebut. Keputusan ini melibatkan intervensi langsung dari CEO Hugging Face, Clément Delangue, yang menanggapi diskusi di halaman model dan tindakan yang jarang terjadi dalam kebijakan moderasi platform tersebut.[10]

Kontroversi seputar GPT-4chan turut menarik perhatian media internasional. Berbagai media daring dan platform media sosial melaporkan proyek ini, memicu perdebatan luas mengenai etika, tanggung jawab, dan dampak sosial dari eksperimen tersebut. Video yang diunggah Kilcher di YouTube mengenai GPT-4chan memperoleh banyak tayangan dan komentar, sementara sebuah petisi daring yang mengecam penggunaan model tersebut dilaporkan memperoleh lebih dari 300 tanda tangan dari kalangan profesional teknologi.

Referensi

  1. Matthew Gault. AI Trained on 4Chan Becomes ‘Hate Speech Machine’. VICE. 2022-06-07.
  2. Lessons from the GPT-4Chan Controversy. The Gradient. 2022-06-12.
  3. Yannic Kilcher. GPT-4chan: This is the worst AI ever. 2022-06-03.
  4. Alberto Romero. GPT-4Chan: 'The worst AI ever'. www.thealgorithmicbridge.com.
  5. AI trained on 4chan's most hateful board is just as toxic as you'd expect. Engadget. 2022-06-08.
  6. James Vincent. YouTuber trains AI bot on 4chan’s pile o’ bile with entirely predictable results. The Verge. 2022-06-08.
  7. Sophie Mellor. A.I. chatbot trained on 4chan by YouTuber is slammed by ethics experts. Fortune.
  8. Matt Wille. This AI posted on 4chan for days before being unmasked. Input. 2022-06-11.
  9. Thomas Macaulay. Oh no... Someone trained an AI on 4chan. TNW Deep-Tech. 2022-06-08.
  10. Robert Gorwa. Moderating model marketplaces: platform governance puzzles for AI intermediaries. Law, Innovation and Technology. 2024-07-02. Vol. 16 (2). hlm. 341–391. doi:10.1080/17579961.2024.2388914.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28381340 (2025-11-08T05:16:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.