Lompat ke isi

Kekerasan (fisika): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28029722; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 4: Baris 4:


== Definisi ==
== Definisi ==
[[Definisi]] kekerasan secara [[teori]] dibedakan menjadi dua. Definisi pertama bahwa kekerasan adalah tingkat perlawanan suatu material terhadap gaya [[Deformasi (fisika)|deformasi]] yang berasal dari luar. Definisi kedua bahwa kekerasan adalah kemampuan resistensi suatu material atas gaya tekan yang sifatnya isostatik. Kedua definis tersebut memberikan kesimpulan bahwa modulus kompresi berbanding lurus dengan tingkat kekerasan suatu material.
[[Definisi]] kekerasan secara [[teori]] dibedakan menjadi dua. Definisi pertama bahwa kekerasan adalah tingkat perlawanan suatu material terhadap gaya [[Deformasi (fisika)|deformasi]] yang berasal dari luar. Definisi kedua bahwa kekerasan adalah kemampuan resistensi suatu material atas gaya tekan yang sifatnya isostatik. Kedua definis tersebut memberikan kesimpulan bahwa modulus kompresi berbanding lurus dengan tingkat kekerasan suatu material.<ref>Keba Moto. [https://media.neliti.com/media/publications/146987-ID-prosedur-pengukuran-kekerasan-yang-benar.pdf Prosedur Pengukuran Kekerasan yang Benar pada Nanokomposit nc-TiN/a-Si3N4]. ''Makara Teknologi''. 2002. Vol. 6 (2). hlm. 80.</ref>


== Jenis pengujian ==
== Jenis pengujian ==
Secara umum, pengujian kekerasan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu kekerasan goresan, kekerasan lekukan dan kekerasan pantulan. Kekerasan goresan dapat diuji dengan cara menggoreskan material uji standar yang kekerasannya dibandingkan dengan spesimen. Kekerasan lekukan dapat diuji dengan cara memberikan [[gaya]] tekan oleh penekan terhadap material uji. Gaya tekan ini ditentukan nilainya menggunakan ukuran beban dan penekukan. Sedangkan uji kekerasan pantulan dapat diuji dengan cara menghitung ketinggian pantulan dari benda yang dijatuhkan pada permukaan spesimen.
Secara umum, pengujian kekerasan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu kekerasan goresan, kekerasan lekukan dan kekerasan pantulan.<ref>Hasan Bashori. [https://jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/jmmt/article/view/1878/1451 Uji Material Aluminium Paduan dengan Metode Kekerasan Rockwell]. ''Journal Mechanical and Manufacture Technology''. 2020. Vol. 1 (1). hlm. 25.</ref> Kekerasan goresan dapat diuji dengan cara menggoreskan material uji standar yang kekerasannya dibandingkan dengan spesimen.<ref>Budiyanto, E., dan Handono, S. D. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengujian_Material/YAYhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+goresan&pg=PA39&printsec=frontcover Pengujian Material]. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.</ref> Kekerasan lekukan dapat diuji dengan cara memberikan [[gaya]] tekan oleh penekan terhadap material uji. Gaya tekan ini ditentukan nilainya menggunakan ukuran beban dan penekukan.<ref>Budiyanto, E., dan Handono, S. D. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengujian_Material/YAYhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+goresan&pg=PA39&printsec=frontcover Pengujian Material]. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.</ref> Sedangkan uji kekerasan pantulan dapat diuji dengan cara menghitung ketinggian pantulan dari benda yang dijatuhkan pada permukaan spesimen.<ref>Budiyanto, E., dan Handono, S. D. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengujian_Material/YAYhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+goresan&pg=PA39&printsec=frontcover Pengujian Material]. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.</ref>


=== Kekerasan goresan ===
=== Kekerasan goresan ===
Skala pengukuran untuk kekerasan goresan menggunakan [[skala Mohs]] yang dibuat oleh Friedrich Mohs. Skala Mohs mulau dikembangkan sejak tahun 1800. Pembuatan skala Mohs selesai pada tahun 1812. Skala Mohs memiliki rentang nilai 1–10. Pemaikannya untuk pengukuran kekerasan mineral. Nilai 1 diberikan untuk tingkat kekerasan yang terendah dan nilai 10 diberikan untuk tingkat kekerasan yang tertinggi. Skala Mohs merupakan jenis skala yang non-linear karena tidak adanya proporsi yang teratur antar tingkat kekerasannya.
Skala pengukuran untuk kekerasan goresan menggunakan [[skala Mohs]] yang dibuat oleh Friedrich Mohs.<ref>Husien, N., Hidayat, M. N., dan Aryanto, A. [https://repository.unmul.ac.id/bitstream/handle/123456789/15406/LAP_%20PENELITIAN%20_NaniHusien_bengkinang.pdf?sequence=1 Laporan Penelitian: Karakterisasi Fosil Kayu Desa Bengkinang dan Loa Tebu, Kutai Kartanegara]. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. 2021. hlm. 8.</ref> Skala Mohs mulau dikembangkan sejak tahun 1800.<ref>[https://www.atlantapublicschools.us/cms/lib/GA01000924/Centricity/Domain/10771/Grade%203%20Parent%20Guide%20Unit%204.pdf Science Parent Guide - Unit 4]. ''Atlanta Public School''. hlm. 2.</ref> Pembuatan skala Mohs selesai pada tahun 1812.<ref>[http://railsback.org/Fundamentals/HardnessTrends29IL.pdf Hardness of Minerals I: The Mohs Scale]. ''Railsback's''. 2009.</ref> Skala Mohs memiliki rentang nilai 1–10. Pemaikannya untuk pengukuran kekerasan mineral. Nilai 1 diberikan untuk tingkat kekerasan yang terendah dan nilai 10 diberikan untuk tingkat kekerasan yang tertinggi.<ref>Sri Mulyaningsih. [http://eprints.akprind.ac.id/136/1/Buku%20Krismin.pdf Kristalografi dan Mineralogi]. Akprind Press. 2018. hlm. 25. ISBN 978-602-7619-73-9.</ref> Skala Mohs merupakan jenis skala yang non-linear karena tidak adanya proporsi yang teratur antar tingkat kekerasannya.<ref>Audrey C. Rule. [https://core.ac.uk/download/pdf/5220861.pdf The Rhyming Peg Mnemonic Device Applied to Learning the Mohs Scale of Hardness]. ''Journal of Geoscience Education''. 2003. Vol. 51 (5). hlm. 466.</ref>


=== Kekerasan penekanan ===
=== Kekerasan penekanan ===
Kekerasan penekanan dapat diuji menggunakan tiga metode, yaitu [[Uji kekerasan Brinell|metode Brinell]], metode Vickers, dan metode Rockwell. Metode Brinell dilakukan dengan indentasi sejumlah beban pada permukaan spesimen. Bentuk penetratornya adalah bola [[baja]]. Skala pengukuran kekerasan pada metode Brinell disebut Nomor Kekerasan Brinell. Metode Vickers menggunakan cara yang sama dengan metode Brinell. Perbedaannya hanya jenis penetrator yang berbentuk prisma [[segi empat]] yang terbuat dari intan. Metode Vickers juga menetapkan rentang berat beban senilai 1–120&nbsp;kg. Skala yang digunakan untuk pengukuran mikro pada  metode Vickers adalah Kekerasan Knop. Sedangkan pada pengukuran makro menggunakan skala Kekerasan Vickers. Sementara itu, metode Rockwell menggabungkan penggunaan prisma intan dan bola baja sebagai indentor.
Kekerasan penekanan dapat diuji menggunakan tiga metode, yaitu [[Uji kekerasan Brinell|metode Brinell]], metode Vickers, dan metode Rockwell. Metode Brinell dilakukan dengan indentasi sejumlah beban pada permukaan spesimen. Bentuk penetratornya adalah bola [[baja]]. Skala pengukuran kekerasan pada metode Brinell disebut Nomor Kekerasan Brinell. Metode Vickers menggunakan cara yang sama dengan metode Brinell. Perbedaannya hanya jenis penetrator yang berbentuk prisma [[segi empat]] yang terbuat dari intan.<ref>Budiyanto, E., dan Handono, S. D. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengujian_Material/YAYhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+goresan&pg=PA39&printsec=frontcover Pengujian Material]. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.</ref> Metode Vickers juga menetapkan rentang berat beban senilai 1–120&nbsp;kg.<ref>Nani Mulyaningsih. [https://www.google.co.id/books/edition/Buku_Ajar_Metalurgi_Fisik/jvM8EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+lekukan&pg=PA84&printsec=frontcover Metalurgi Fisik]. Penerbit Pustaka Rumah Cinta. 2021. hlm. 84. ISBN 978-623-6140-29-1.</ref> Skala yang digunakan untuk pengukuran mikro pada  metode Vickers adalah Kekerasan Knop. Sedangkan pada pengukuran makro menggunakan skala Kekerasan Vickers.<ref>Budiyanto, E., dan Handono, S. D. [https://www.google.co.id/books/edition/Pengujian_Material/YAYhEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+goresan&pg=PA39&printsec=frontcover Pengujian Material]. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.</ref> Sementara itu, metode Rockwell menggabungkan penggunaan prisma intan dan bola baja sebagai indentor.<ref>Suherman dan Abdullah, I. [https://www.google.co.id/books/edition/TEKNIK_PENGELASAN/X5RUEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Kekerasan+lekukan&pg=PT144&printsec=frontcover Teknik Pengelasan: Cara Menghindari Cacat Las]. UMSU Press. 2020. hlm. 272. ISBN 978-623-6888-04-9.</ref>


== Perlengkapan uji ==
== Perlengkapan uji ==
=== Pensil uji kekerasan ===
=== Pensil uji kekerasan ===
Pensil uji kekerasan umumnya digunakan untuk menguji kekerasan [[batu]]. Jenis kekerasan yang diukur adalah kekerasan goresan. Pengujian menggunakan pensil uji kekerasan hanya pada batu dengan tingkat kekerasan yang tinggi, khususnya batu mulia. Tingkat kekerasan batu mulia yang diuji dinyatakan dalam Skala Mohs dengan nilai kekerasan mulai dari 1 hingga 10.
Pensil uji kekerasan umumnya digunakan untuk menguji kekerasan [[batu]]. Jenis kekerasan yang diukur adalah kekerasan goresan. Pengujian menggunakan pensil uji kekerasan hanya pada batu dengan tingkat kekerasan yang tinggi, khususnya batu mulia. Tingkat kekerasan batu mulia yang diuji dinyatakan dalam Skala Mohs dengan nilai kekerasan mulai dari 1 hingga 10.<ref>Yuni Rahma Fitri. [https://www.google.co.id/books/edition/1001_Kreasi_Aksesori_dari_Batu_Mulia_Ens/eqNLDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&printsec=frontcover 1001 Aksesori dari Batu Mulia: Ensiklopedi dan Tutorial Craft]. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. 2015. hlm. 6. ISBN 978-602-03-2646-7.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekerasan+%28fisika%29&oldid=28029722 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029722 (2025-10-16T18:16:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekerasan+%28fisika%29&oldid=28029722 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029722 (2025-10-16T18:16:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.56

Dalam fisika, kekerasan atau sifat keras didefinisikan sebagai perlawanan atas gaya deformasi ataupun ketahanan atas gaya tekan. Jenis pengujian kekerasan dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu kekerasan goresan, kekerasan lekukan, dan kekerasan pantul. Salah satu perlengkapan yang dapat digunakan untuk uji kekerasan adalah pensil uji kekerasan.

Kekerasan tergantung pada daktilitas, kekakuan elastis, plastisitas, regangan, kekuatan, ketangguhan, viskoelastisitas, dan viskositas. Beberapa materi (misalnya logam) lebih keras daripada yang lain (misalnya plastik). Kekerasan makroskopis pada umumnya ditandai oleh ikatan intermolekul yang kuat, tetapi perilaku materi padat di bawah tekanan adalah rumit. Contoh umum dari materi keras adalah keramik, beton, logam tertentu, dan materi superkeras, yang merupakan lawan dari materi lunak.

Definisi

Definisi kekerasan secara teori dibedakan menjadi dua. Definisi pertama bahwa kekerasan adalah tingkat perlawanan suatu material terhadap gaya deformasi yang berasal dari luar. Definisi kedua bahwa kekerasan adalah kemampuan resistensi suatu material atas gaya tekan yang sifatnya isostatik. Kedua definis tersebut memberikan kesimpulan bahwa modulus kompresi berbanding lurus dengan tingkat kekerasan suatu material.[1]

Jenis pengujian

Secara umum, pengujian kekerasan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu kekerasan goresan, kekerasan lekukan dan kekerasan pantulan.[2] Kekerasan goresan dapat diuji dengan cara menggoreskan material uji standar yang kekerasannya dibandingkan dengan spesimen.[3] Kekerasan lekukan dapat diuji dengan cara memberikan gaya tekan oleh penekan terhadap material uji. Gaya tekan ini ditentukan nilainya menggunakan ukuran beban dan penekukan.[4] Sedangkan uji kekerasan pantulan dapat diuji dengan cara menghitung ketinggian pantulan dari benda yang dijatuhkan pada permukaan spesimen.[5]

Kekerasan goresan

Skala pengukuran untuk kekerasan goresan menggunakan skala Mohs yang dibuat oleh Friedrich Mohs.[6] Skala Mohs mulau dikembangkan sejak tahun 1800.[7] Pembuatan skala Mohs selesai pada tahun 1812.[8] Skala Mohs memiliki rentang nilai 1–10. Pemaikannya untuk pengukuran kekerasan mineral. Nilai 1 diberikan untuk tingkat kekerasan yang terendah dan nilai 10 diberikan untuk tingkat kekerasan yang tertinggi.[9] Skala Mohs merupakan jenis skala yang non-linear karena tidak adanya proporsi yang teratur antar tingkat kekerasannya.[10]

Kekerasan penekanan

Kekerasan penekanan dapat diuji menggunakan tiga metode, yaitu metode Brinell, metode Vickers, dan metode Rockwell. Metode Brinell dilakukan dengan indentasi sejumlah beban pada permukaan spesimen. Bentuk penetratornya adalah bola baja. Skala pengukuran kekerasan pada metode Brinell disebut Nomor Kekerasan Brinell. Metode Vickers menggunakan cara yang sama dengan metode Brinell. Perbedaannya hanya jenis penetrator yang berbentuk prisma segi empat yang terbuat dari intan.[11] Metode Vickers juga menetapkan rentang berat beban senilai 1–120 kg.[12] Skala yang digunakan untuk pengukuran mikro pada metode Vickers adalah Kekerasan Knop. Sedangkan pada pengukuran makro menggunakan skala Kekerasan Vickers.[13] Sementara itu, metode Rockwell menggabungkan penggunaan prisma intan dan bola baja sebagai indentor.[14]

Perlengkapan uji

Pensil uji kekerasan

Pensil uji kekerasan umumnya digunakan untuk menguji kekerasan batu. Jenis kekerasan yang diukur adalah kekerasan goresan. Pengujian menggunakan pensil uji kekerasan hanya pada batu dengan tingkat kekerasan yang tinggi, khususnya batu mulia. Tingkat kekerasan batu mulia yang diuji dinyatakan dalam Skala Mohs dengan nilai kekerasan mulai dari 1 hingga 10.[15]

Referensi

  1. Keba Moto. Prosedur Pengukuran Kekerasan yang Benar pada Nanokomposit nc-TiN/a-Si3N4. Makara Teknologi. 2002. Vol. 6 (2). hlm. 80.
  2. Hasan Bashori. Uji Material Aluminium Paduan dengan Metode Kekerasan Rockwell. Journal Mechanical and Manufacture Technology. 2020. Vol. 1 (1). hlm. 25.
  3. Budiyanto, E., dan Handono, S. D. Pengujian Material. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.
  4. Budiyanto, E., dan Handono, S. D. Pengujian Material. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.
  5. Budiyanto, E., dan Handono, S. D. Pengujian Material. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.
  6. Husien, N., Hidayat, M. N., dan Aryanto, A. Laporan Penelitian: Karakterisasi Fosil Kayu Desa Bengkinang dan Loa Tebu, Kutai Kartanegara. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. 2021. hlm. 8.
  7. Science Parent Guide - Unit 4. Atlanta Public School. hlm. 2.
  8. Hardness of Minerals I: The Mohs Scale. Railsback's. 2009.
  9. Sri Mulyaningsih. Kristalografi dan Mineralogi. Akprind Press. 2018. hlm. 25. ISBN 978-602-7619-73-9.
  10. Audrey C. Rule. The Rhyming Peg Mnemonic Device Applied to Learning the Mohs Scale of Hardness. Journal of Geoscience Education. 2003. Vol. 51 (5). hlm. 466.
  11. Budiyanto, E., dan Handono, S. D. Pengujian Material. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.
  12. Nani Mulyaningsih. Metalurgi Fisik. Penerbit Pustaka Rumah Cinta. 2021. hlm. 84. ISBN 978-623-6140-29-1.
  13. Budiyanto, E., dan Handono, S. D. Pengujian Material. CV. Laduny Alfatama. 2020. hlm. 39. ISBN 978-623-7829-13-3.
  14. Suherman dan Abdullah, I. Teknik Pengelasan: Cara Menghindari Cacat Las. UMSU Press. 2020. hlm. 272. ISBN 978-623-6888-04-9.
  15. Yuni Rahma Fitri. 1001 Aksesori dari Batu Mulia: Ensiklopedi dan Tutorial Craft. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. 2015. hlm. 6. ISBN 978-602-03-2646-7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28029722 (2025-10-16T18:16:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.