Olimpiade Fisika tingkat Dunia: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28867297; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Olimpiade Fisika tingkat Dunia''' ([[bahasa Inggris|Inggris]]: '''''World Physics Olympiad''''' atau WoPhO) adalah sebuah kompetisi [[fisika]] tahunan untuk siswa setingkat [[SMA]] se-dunia. WoPhO pertama akan diselenggarakan di kota [[Mataram]], [[Lombok]], [[Indonesia]] pada tanggal [[28 Desember]] [[2011]] - [[3 Januari]] [[2012]]. Ide awal penyelenggaraan WoPhO berasal dari [[Olimpiade Fisika Internasional]] / International Physics Olympiad (IPhO) dan [[Olimpiade Fisika Asia]] / Asian Physics Olympiad (APhO) yang merupakan kompetisi tahunan [[fisika]] internasional dan Asia untuk siswa setingkat SMA. Kompetisi baru ini diprakarsai oleh Prof. [[Yohanes Surya]] Ph.D., seorang fisikawan yang terkenal dengan kiprahnya menghantarkan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) menjadi langganan medali emas dalam berbagai kompetisi Sains/Fisika Internasional. | '''Olimpiade Fisika tingkat Dunia''' ([[bahasa Inggris|Inggris]]: '''''World Physics Olympiad''''' atau WoPhO) adalah sebuah kompetisi [[fisika]] tahunan untuk siswa setingkat [[SMA]] se-dunia. WoPhO pertama akan diselenggarakan di kota [[Mataram]], [[Lombok]], [[Indonesia]] pada tanggal [[28 Desember]] [[2011]] - [[3 Januari]] [[2012]].<ref>[http://nasional.kompas.com/read/2011/12/22/15584284/Inovasi.Indonesia.dalam.Olimpiade.Fisika Artikel:"Inovasi Indonesia dalam Olimpiade Fisika" di Kompas.com]</ref> Ide awal penyelenggaraan WoPhO berasal dari [[Olimpiade Fisika Internasional]] / International Physics Olympiad (IPhO) dan [[Olimpiade Fisika Asia]] / Asian Physics Olympiad (APhO) yang merupakan kompetisi tahunan [[fisika]] internasional dan Asia untuk siswa setingkat SMA. Kompetisi baru ini diprakarsai oleh Prof. [[Yohanes Surya]] Ph.D., seorang fisikawan yang terkenal dengan kiprahnya menghantarkan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) menjadi langganan medali emas dalam berbagai kompetisi Sains/Fisika Internasional. | ||
== Perbedaan WoPhO dengan IPhO == | == Perbedaan WoPhO dengan IPhO == | ||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
== Daftar Penyelenggara WoPhO == | == Daftar Penyelenggara WoPhO == | ||
* 2011 - [[Mataram]], [[Lombok]], [[Indonesia]]; (peserta:142 siswa; 15 negara: [[Indonesia]], [[Turki]], [[Tiongkok]], [[Kazakhstan]], [[Slowakia]], [[Hongkong]], [[Hungaria]], [[Rusia]], [[Bulgaria]], [[Belarusia]], [[Singapore]], [[Jerman]], [[Polandia]], [[Brasil]] dan [[Estonia]].) | * 2011 - [[Mataram]], [[Lombok]], [[Indonesia]]; (peserta:142 siswa; 15 negara: [[Indonesia]], [[Turki]], [[Tiongkok]], [[Kazakhstan]], [[Slowakia]], [[Hongkong]], [[Hungaria]], [[Rusia]], [[Bulgaria]], [[Belarusia]], [[Singapore]], [[Jerman]], [[Polandia]], [[Brasil]] dan [[Estonia]].<ref>[http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/29/287743/293/14/Lombok-Tuan-Rumah-Olimpiade-Fisika-Internasional Artikel:"Lombok Tuan Rumah Olimpiade Fisika Internasional" di www.mediaindonesia.com]</ref><ref>[http://www.detiknews.com/read/2011/12/28/105253/1801142/10/kompetisi-terbaru-fisika-tingkat-dunia-mulai-digelar-di-lombok Artikel:"Kompetisi Terbaru Fisika Tingkat Dunia Mulai Digelar di Lombok" di detik.com]</ref>) | ||
* 2012 - [[Tangerang]], [[Banten]], [[Indonesia]]; (peserta: 72 siswa; 16 negara: [[Belarusia]], [[Bosnia & Herzegovina]], [[Brasil]], [[Bulgaria]], [[China]], [[Estonia]], [[Hungaria]], [[India]], [[Indonesia]], [[Jerman]], [[Polandia]], [[Romania]], [[Rusia]], [[Singapura]], [[Swiss]], dan [[Vietnam]]. | * 2012 - [[Tangerang]], [[Banten]], [[Indonesia]]; (peserta: 72 siswa; 16 negara: [[Belarusia]], [[Bosnia & Herzegovina]], [[Brasil]], [[Bulgaria]], [[China]], [[Estonia]], [[Hungaria]], [[India]], [[Indonesia]], [[Jerman]], [[Polandia]], [[Romania]], [[Rusia]], [[Singapura]], [[Swiss]], dan [[Vietnam]].<ref>[http://www.tempo.co/read/news/2012/12/30/061451171/Indonesia-Jadi-Tuan-Rumah-Olimpiade-Fisika-Dunia Artikel:"Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade Fisika Dunia" di Tempo.co.id].</ref> | ||
== Kiprah Indonesia dalam WoPhO == | == Kiprah Indonesia dalam WoPhO == | ||
* [[2011]]: Pada WoPhO pertama ini, Indonesia berhasil mendapatkan 2 medali emas, 2 medali perak dan 7 medali perunggu. Selain meraih medali emas, siswa dari Indonesia, Christian George Emor, juga menyabet predikat The Best Host Participant. Sementara untuk pembuat soal, Dr Oki Gunawan, alumni TOFI 1993 berhasil membuat soal eksperimen ''"A Rotary Magnetic Drag System for Conductivity Measurement"'' yang menurut tim juri sangat luar biasa. Pembuat soal lain dari Indonesia yang juga mendapat penghargaan berupa uang tunai sebesar 25.000 dollar AS adalah Edwin Handoko Tanin, seorang siswa SMA, dan Andika Putra, alumni TOFI 2004, karena soal eksperimen yang dibuatnya "Experiment on Granular Material" dinilai luar biasa. | * [[2011]]: Pada WoPhO pertama ini, Indonesia berhasil mendapatkan 2 medali emas, 2 medali perak dan 7 medali perunggu. Selain meraih medali emas, siswa dari Indonesia, Christian George Emor, juga menyabet predikat The Best Host Participant. Sementara untuk pembuat soal, Dr Oki Gunawan, alumni TOFI 1993 berhasil membuat soal eksperimen ''"A Rotary Magnetic Drag System for Conductivity Measurement"'' yang menurut tim juri sangat luar biasa. Pembuat soal lain dari Indonesia yang juga mendapat penghargaan berupa uang tunai sebesar 25.000 dollar AS adalah Edwin Handoko Tanin, seorang siswa SMA, dan Andika Putra, alumni TOFI 2004, karena soal eksperimen yang dibuatnya "Experiment on Granular Material" dinilai luar biasa.<ref>[http://edukasi.kompas.com/read/2012/01/03/10381434/Dua.Predikat.Bergengsi.Diraih.Siswa.China Artikel:"Dua Predikat Bergengsi Diraih Siswa China" di kompas.com]</ref> | ||
* [[2012]]: Dalam Olimpiade ini Indonesia meraih 1 medali perunggu (atas nama Himawan Winarto) dan berhasil meraih 2 medali emas dalam lomba membuat soal WoPhO. Oki Gunawan dengan soalnya yang berjudul Tornado yang dipakai sebagai soal teori di WoPhO 2012 ini berhasil meraih medali emas. Pada lomba soal eksperimen WoPhO,selain Oki Gunawan, Yudistira Virgus dari Indonesia juga meraih medali emas. | * [[2012]]: Dalam Olimpiade ini Indonesia meraih 1 medali perunggu (atas nama Himawan Winarto) dan berhasil meraih 2 medali emas dalam lomba membuat soal WoPhO. Oki Gunawan dengan soalnya yang berjudul Tornado yang dipakai sebagai soal teori di WoPhO 2012 ini berhasil meraih medali emas. Pada lomba soal eksperimen WoPhO,selain Oki Gunawan, Yudistira Virgus dari Indonesia juga meraih medali emas. | ||
== Galeri Foto == | == Galeri Foto == | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Olimpiade Fisika Asia]] | * [[Olimpiade Fisika Asia]] | ||
| Baris 27: | Baris 25: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Olimpiade+Fisika+tingkat+Dunia&oldid=28867297 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28867297 (2026-01-18T09:56:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Olimpiade+Fisika+tingkat+Dunia&oldid=28867297 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28867297 (2026-01-18T09:56:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.56
Olimpiade Fisika tingkat Dunia (Inggris: World Physics Olympiad atau WoPhO) adalah sebuah kompetisi fisika tahunan untuk siswa setingkat SMA se-dunia. WoPhO pertama akan diselenggarakan di kota Mataram, Lombok, Indonesia pada tanggal 28 Desember 2011 - 3 Januari 2012.[1] Ide awal penyelenggaraan WoPhO berasal dari Olimpiade Fisika Internasional / International Physics Olympiad (IPhO) dan Olimpiade Fisika Asia / Asian Physics Olympiad (APhO) yang merupakan kompetisi tahunan fisika internasional dan Asia untuk siswa setingkat SMA. Kompetisi baru ini diprakarsai oleh Prof. Yohanes Surya Ph.D., seorang fisikawan yang terkenal dengan kiprahnya menghantarkan Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) menjadi langganan medali emas dalam berbagai kompetisi Sains/Fisika Internasional.
Perbedaan WoPhO dengan IPhO
Perbedaan utama antara IPhO dan WoPhO adalah WoPhO diselenggarakan selama 1 tahun dengan 3 ronde:
- Ronde 1: terbuka untuk umum, semua siswa setingkat SMA boleh ikut mengerjakan soal-soal fisika yang diberikan. Diberikan kesempatan mencari jawaban dari jurnal-jurnal, paper fisika, buku fisika ataupun artikel dari internet. Mereka yang jawabannya bagus akan diseleksi masuk 100 besar yang akan bertanding di Ronde 3. Soal-soal fisika tersebut di upload 1 tahun sebelum ronde 3.
- Ronde 2: terbuka untuk umum, diskusi berbagai soal WoPhO dan soal-soal olimpiade fisika selama sekitar 3 bulan.
- Ronde 3: Para peserta yang lolos di seleksi ronde 1 dan 2 akan diundang ke tuan rumah penyelenggara Olimpiade fisika tingkat dunia, dan selama beberapa hari akan bertanding menyelesaikan soal-soal fisika.
Daftar Penyelenggara WoPhO
- 2011 - Mataram, Lombok, Indonesia; (peserta:142 siswa; 15 negara: Indonesia, Turki, Tiongkok, Kazakhstan, Slowakia, Hongkong, Hungaria, Rusia, Bulgaria, Belarusia, Singapore, Jerman, Polandia, Brasil dan Estonia.[2][3])
- 2012 - Tangerang, Banten, Indonesia; (peserta: 72 siswa; 16 negara: Belarusia, Bosnia & Herzegovina, Brasil, Bulgaria, China, Estonia, Hungaria, India, Indonesia, Jerman, Polandia, Romania, Rusia, Singapura, Swiss, dan Vietnam.[4]
Kiprah Indonesia dalam WoPhO
- 2011: Pada WoPhO pertama ini, Indonesia berhasil mendapatkan 2 medali emas, 2 medali perak dan 7 medali perunggu. Selain meraih medali emas, siswa dari Indonesia, Christian George Emor, juga menyabet predikat The Best Host Participant. Sementara untuk pembuat soal, Dr Oki Gunawan, alumni TOFI 1993 berhasil membuat soal eksperimen "A Rotary Magnetic Drag System for Conductivity Measurement" yang menurut tim juri sangat luar biasa. Pembuat soal lain dari Indonesia yang juga mendapat penghargaan berupa uang tunai sebesar 25.000 dollar AS adalah Edwin Handoko Tanin, seorang siswa SMA, dan Andika Putra, alumni TOFI 2004, karena soal eksperimen yang dibuatnya "Experiment on Granular Material" dinilai luar biasa.[5]
- 2012: Dalam Olimpiade ini Indonesia meraih 1 medali perunggu (atas nama Himawan Winarto) dan berhasil meraih 2 medali emas dalam lomba membuat soal WoPhO. Oki Gunawan dengan soalnya yang berjudul Tornado yang dipakai sebagai soal teori di WoPhO 2012 ini berhasil meraih medali emas. Pada lomba soal eksperimen WoPhO,selain Oki Gunawan, Yudistira Virgus dari Indonesia juga meraih medali emas.
Galeri Foto
Lihat juga
Pranala luar
Referensi
- ↑ Artikel:"Inovasi Indonesia dalam Olimpiade Fisika" di Kompas.com
- ↑ Artikel:"Lombok Tuan Rumah Olimpiade Fisika Internasional" di www.mediaindonesia.com
- ↑ Artikel:"Kompetisi Terbaru Fisika Tingkat Dunia Mulai Digelar di Lombok" di detik.com
- ↑ Artikel:"Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade Fisika Dunia" di Tempo.co.id.
- ↑ Artikel:"Dua Predikat Bergengsi Diraih Siswa China" di kompas.com
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28867297 (2026-01-18T09:56:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.