Garis-garis Fraunhofer: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27489058; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 4: | Baris 4: | ||
Lebih jauh, [[Gustav Robert Kirchhoff|Kirchoff]] dan [[Robert Bunsen|Bunsen]] manemukan bahwa suatu [[elemen kimia]] berhubungan dengan seperangkat garis-garis tersebut. [[Gustav Robert Kirchhoff|Kirchhoff]] dan [[Robert Bunsen|Bunsen]] kemudian menyimpulkan bahwa garis-garis gelap dalam spektrum Matahari disebabkan oleh [[serapan (optik)|serapan]] oleh elemen-elemen kimia yang berada di lapisan teratas Matahari. Beberapa dari garis yang teramati juga merupakan serapan oleh molekul-molekul [[oksigen]] di [[atmosfer Bumi]]. | Lebih jauh, [[Gustav Robert Kirchhoff|Kirchoff]] dan [[Robert Bunsen|Bunsen]] manemukan bahwa suatu [[elemen kimia]] berhubungan dengan seperangkat garis-garis tersebut. [[Gustav Robert Kirchhoff|Kirchhoff]] dan [[Robert Bunsen|Bunsen]] kemudian menyimpulkan bahwa garis-garis gelap dalam spektrum Matahari disebabkan oleh [[serapan (optik)|serapan]] oleh elemen-elemen kimia yang berada di lapisan teratas Matahari. Beberapa dari garis yang teramati juga merupakan serapan oleh molekul-molekul [[oksigen]] di [[atmosfer Bumi]]. | ||
Garis-garis Fraunhofer yang penting, dan elemen-elemen yang berasosiasi dengannya, digambarkan dalam tabel berikut: | Garis-garis Fraunhofer yang penting, dan elemen-elemen yang berasosiasi dengannya, digambarkan dalam tabel berikut: | ||
| Baris 45: | Baris 44: | ||
Garis-garis C-, F-, G'-, dan h- berhubungan dengan garis-garis alpha, beta, gamma dan delta dari [[deret Balmer]] yang berasal dari garis-[[garis emisi]] atom hidrogen. Garis D<sub>1</sub> dan D<sub>2</sub> adalah bentuk yang dikenal sebagai "doublet natrium", di mana panjang-gelombang pusatnya (589.29 nm) diberi tanda "D". | Garis-garis C-, F-, G'-, dan h- berhubungan dengan garis-garis alpha, beta, gamma dan delta dari [[deret Balmer]] yang berasal dari garis-[[garis emisi]] atom hidrogen. Garis D<sub>1</sub> dan D<sub>2</sub> adalah bentuk yang dikenal sebagai "doublet natrium", di mana panjang-gelombang pusatnya (589.29 nm) diberi tanda "D". | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garis-garis+Fraunhofer&oldid=27489058 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27489058 (2025-07-02T11:49:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garis-garis+Fraunhofer&oldid=27489058 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27489058 (2025-07-02T11:49:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.07
Di dalam fisika dan optika, garis-garis Fraunhofer adalah sekumpulan garis spektrum yang dinamakan berdasarkan fisikawan Jerman Joseph von Fraunhofer (1787-1826). Garis-garis tersebut berasal dari penampakan garis-garis gelap dalam spektrum optik Matahari.
Kimiawan Inggris, William Hyde Wollaston pada 1802 adalah orang pertama yang mencatat keberadaan sejumlah garis-garis gelap dalam spektrum Matahari. Pada 1814, Fraunhofer secara mandiri menemukan kembali garis-garis tersebut, memulai sebuah studi sistematik dan melakukan pengukuran saksama terhadap panjang gelombang garis-garis ini. Secara keseluruhan, dia memetakan lebih dari 570 garis, dan menandai fitur-fitur utama dengan huruf A hingga K, dan garis-garis yang lebih lemah dengan huruf lainnya.
Lebih jauh, Kirchoff dan Bunsen manemukan bahwa suatu elemen kimia berhubungan dengan seperangkat garis-garis tersebut. Kirchhoff dan Bunsen kemudian menyimpulkan bahwa garis-garis gelap dalam spektrum Matahari disebabkan oleh serapan oleh elemen-elemen kimia yang berada di lapisan teratas Matahari. Beberapa dari garis yang teramati juga merupakan serapan oleh molekul-molekul oksigen di atmosfer Bumi.
Garis-garis Fraunhofer yang penting, dan elemen-elemen yang berasosiasi dengannya, digambarkan dalam tabel berikut:
| Tanda | Elemen | Panjang gelombang (nm) | Tanda | Elemen | Panjang gelombang (nm) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| y | O2 | 898.765 | c | Fe | 495.761 | |
| Z | O2 | 822.696 | F | H β | 486.134 | |
| A | O2 | 759.370 | d | Fe | 466.814 | |
| B | O2 | 686.719 | e | Fe | 438.355 | |
| C | H α | 656.281 | G' | H γ | 434.047 | |
| a | O2 | 627.661 | G | Fe | 430.790 | |
| D1 | Na | 589.592 | G | Ca | 430.774 | |
| D2 | Na | 588.995 | h | H δ | 410.175 | |
| D3 (or d) | He | 587.5618 | H | Ca+ | 396.847 | |
| e | Hg | 546.073 | K | Ca+ | 393.368 | |
| E2 | Fe | 527.039 | L | Fe | 382.044 | |
| b1 | Mg | 518.362 | N | Fe | 358.121 | |
| b2 | Mg | 517.270 | P | Ti+ | 336.112 | |
| b3 | Fe | 516.891 | T | Fe | 302.108 | |
| b4 | Fe | 516.751 | t | Ni | 299.444 | |
| b4 | Mg | 516.733 |
Garis-garis C-, F-, G'-, dan h- berhubungan dengan garis-garis alpha, beta, gamma dan delta dari deret Balmer yang berasal dari garis-garis emisi atom hidrogen. Garis D1 dan D2 adalah bentuk yang dikenal sebagai "doublet natrium", di mana panjang-gelombang pusatnya (589.29 nm) diberi tanda "D".
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27489058 (2025-07-02T11:49:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.