Lompat ke isi

Kamar kabut: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28026147; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kamar kabut''' (), disebut juga '''kamar kabut Wilson''', adalah [[detektor partikel]] yang digunakan untuk memvisualisasikan pergerakan [[radiasi pengion]].
'''Kamar kabut''' (), disebut juga '''kamar kabut Wilson''', adalah [[detektor partikel]] yang digunakan untuk memvisualisasikan pergerakan [[radiasi pengion]].


Kamar kabut terdiri dari sebuah lingkungan tertutup yang berisi uap [[air]] atau [[alkohol]] yang di[[supersaturasi]]kan. Partikel bermuatan energi (misalnya, sebuah [[partikel alfa]] atau [[partikel beta|beta]]) akan berinteraksi dengan campuran gas dengan cara menumbuk elektron dari molekul gas melalui gaya [[elektrostatik]] pada saat tumbukan, menghasilkan sebuah jejak partikel gas yang diionkan. [[Ion]] yang dihasilkan berperan sebagai [[inti pengembunan awan|pusat pengembunan]] yang disekitarnya terbentuk sebuah jejak tetasan kecil yang menyerupai kabut apabila campuran gasnya sedang dalam titik pengembunan. Tetesan-tetesan ini terlihat seperti sebuah jalur "kabut" yang terus ada selama beberapa detik ketika tetesannya jatuh melalui uap. Jalur-jalur ini memiliki bentuk yang khas. Contohnya, jalur partikel alfa berbentuk tebal dan lurus, sedangkan jalur elektron berbentuk tipis dan tampak telah mengalami tumbukan.<ref>C.L. Morris. ''Flash radiography with 24 GeV/c protons''. ''Journal of Applied Physics''. 2011. Vol. 109 (10). hlm. 104905–104905–10. doi:10.1063/1.3580262.</ref><ref>O.R. Frisch. [https://books.google.com/books?id=3EEfAwAAQBAJ Progress in Nuclear Physics, Band 3]. 2013-10-22. hlm. 1. ISBN 9781483224923.</ref>


Kamar kabut terdiri dari sebuah lingkungan tertutup yang berisi uap [[air]] atau [[alkohol]] yang di[[supersaturasi]]kan. Partikel bermuatan energi (misalnya, sebuah [[partikel alfa]] atau [[partikel beta|beta]]) akan berinteraksi dengan campuran gas dengan cara menumbuk elektron dari molekul gas melalui gaya [[elektrostatik]] pada saat tumbukan, menghasilkan sebuah jejak partikel gas yang diionkan. [[Ion]] yang dihasilkan berperan sebagai [[inti pengembunan awan|pusat pengembunan]] yang disekitarnya terbentuk sebuah jejak tetasan kecil yang menyerupai kabut apabila campuran gasnya sedang dalam titik pengembunan. Tetesan-tetesan ini terlihat seperti sebuah jalur "kabut" yang terus ada selama beberapa detik ketika tetesannya jatuh melalui uap. Jalur-jalur ini memiliki bentuk yang khas. Contohnya, jalur partikel alfa berbentuk tebal dan lurus, sedangkan jalur elektron berbentuk tipis dan tampak telah mengalami tumbukan.
Kamar kabut memiliki peran penting dalam fisika partikel eksperimental dari 1920-an sampai 1950-an, sampai penemuan [[bilik gelembung]]. Khususnya, penemuan [[positron]] pada tahun 1932 (lihat Fig. 1) dan [[muon]] pada 1936, keduanya ditemukan oleh [[Carl David Anderson|Carl Anderson]] (yang dihargai [[Penghargaan Nobel Fisika]] pada tahun 1936), menggunakan kamar kabut. Penemuan [[kaon]] oleh [[George Rochester]] dan [[Clifford Charles Butler]] pada tahun 1947, juga dilakukan menggunakan kamar kabut sebagai detektor.<ref>[https://www.nobelprize.org/nobel_prizes/physics/laureates/1936/index.html The Nobel Prize in Physics 1936]. ''Nobelprize.org''.</ref> Dalam penemuan-penemuan tersebut, [[sinar kosmik]] adalah sumber radiasi pengionnya.
 
Kamar kabut memiliki peran penting dalam fisika partikel eksperimental dari 1920-an sampai 1950-an, sampai penemuan [[bilik gelembung]]. Khususnya, penemuan [[positron]] pada tahun 1932 (lihat Fig. 1) dan [[muon]] pada 1936, keduanya ditemukan oleh [[Carl David Anderson|Carl Anderson]] (yang dihargai [[Penghargaan Nobel Fisika]] pada tahun 1936), menggunakan kamar kabut. Penemuan [[kaon]] oleh [[George Rochester]] dan [[Clifford Charles Butler]] pada tahun 1947, juga dilakukan menggunakan kamar kabut sebagai detektor. Dalam penemuan-penemuan tersebut, [[sinar kosmik]] adalah sumber radiasi pengionnya.


== Galeri ==
== Galeri ==
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Pencacah Geiger]]
* [[Pencacah Geiger]]
Baris 23: Baris 20:
* [[Laboratorium]]
* [[Laboratorium]]
* [[Fisika nuklir]]
* [[Fisika nuklir]]
== Referensi ==


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*[https://www.youtube.com/shorts/UqGgHyFuZLM Short YouTube: "Machine Makes Radiation Visible #shorts"]
*[https://www.youtube.com/shorts/UqGgHyFuZLM Short YouTube: "Machine Makes Radiation Visible #shorts"]
*[https://www.youtube.com/watch?v=LosCtIh5Flc YouTube: "A Diffusion Cloud Chamber"]
*[https://www.youtube.com/watch?v=LosCtIh5Flc YouTube: "A Diffusion Cloud Chamber"]
Baris 35: Baris 28:
*[https://www.youtube.com/watch?v=by13LFCvYTI YouTube: "PU-239 in my Cloud Chamber"]
*[https://www.youtube.com/watch?v=by13LFCvYTI YouTube: "PU-239 in my Cloud Chamber"]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kamar+kabut&oldid=28026147 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28026147 (2025-10-16T16:31:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kamar+kabut&oldid=28026147 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28026147 (2025-10-16T16:31:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.07

Kamar kabut (), disebut juga kamar kabut Wilson, adalah detektor partikel yang digunakan untuk memvisualisasikan pergerakan radiasi pengion.

Kamar kabut terdiri dari sebuah lingkungan tertutup yang berisi uap air atau alkohol yang disupersaturasikan. Partikel bermuatan energi (misalnya, sebuah partikel alfa atau beta) akan berinteraksi dengan campuran gas dengan cara menumbuk elektron dari molekul gas melalui gaya elektrostatik pada saat tumbukan, menghasilkan sebuah jejak partikel gas yang diionkan. Ion yang dihasilkan berperan sebagai pusat pengembunan yang disekitarnya terbentuk sebuah jejak tetasan kecil yang menyerupai kabut apabila campuran gasnya sedang dalam titik pengembunan. Tetesan-tetesan ini terlihat seperti sebuah jalur "kabut" yang terus ada selama beberapa detik ketika tetesannya jatuh melalui uap. Jalur-jalur ini memiliki bentuk yang khas. Contohnya, jalur partikel alfa berbentuk tebal dan lurus, sedangkan jalur elektron berbentuk tipis dan tampak telah mengalami tumbukan.[1][2]

Kamar kabut memiliki peran penting dalam fisika partikel eksperimental dari 1920-an sampai 1950-an, sampai penemuan bilik gelembung. Khususnya, penemuan positron pada tahun 1932 (lihat Fig. 1) dan muon pada 1936, keduanya ditemukan oleh Carl Anderson (yang dihargai Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1936), menggunakan kamar kabut. Penemuan kaon oleh George Rochester dan Clifford Charles Butler pada tahun 1947, juga dilakukan menggunakan kamar kabut sebagai detektor.[3] Dalam penemuan-penemuan tersebut, sinar kosmik adalah sumber radiasi pengionnya.

Galeri

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. C.L. Morris. Flash radiography with 24 GeV/c protons. Journal of Applied Physics. 2011. Vol. 109 (10). hlm. 104905–104905–10. doi:10.1063/1.3580262.
  2. O.R. Frisch. Progress in Nuclear Physics, Band 3. 2013-10-22. hlm. 1. ISBN 9781483224923.
  3. The Nobel Prize in Physics 1936. Nobelprize.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28026147 (2025-10-16T16:31:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.