Lompat ke isi

Frekuensi radio: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28007814; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Amfm3-en-de.gif|thumb|right|280px|Per]]
'''Frekuensi radio''' (; '''RF''') adalah tingkat [[osilasi]] dari [[Arus listrik|arus]] atau [[tegangan listrik]] [[Arus bolak-balik|bolak-balik]]; atau dari [[medan magnet]], [[Medan listrik|listrik]], atau [[Medan elektromagnetik|elektromagnetik]]; atau dari sistem mekanis dalam rentang [[frekuensi]] dari kira-kira  hingga kira-kira . [[Frekuensi]] [[radio]] mengacu kepada [[spektrum elektromagnetik]] di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh pemberian [[arus bolak-balik]] ke sebuah [[antena (radio)|antena]].
'''Frekuensi radio''' (; '''RF''') adalah tingkat [[osilasi]] dari [[Arus listrik|arus]] atau [[tegangan listrik]] [[Arus bolak-balik|bolak-balik]]; atau dari [[medan magnet]], [[Medan listrik|listrik]], atau [[Medan elektromagnetik|elektromagnetik]]; atau dari sistem mekanis dalam rentang [[frekuensi]] dari kira-kira  hingga kira-kira . [[Frekuensi]] [[radio]] mengacu kepada [[spektrum elektromagnetik]] di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh pemberian [[arus bolak-balik]] ke sebuah [[antena (radio)|antena]].


Baris 4: Baris 6:
Frekuensi radio terbagi menjadi spektrum-spektrum atau pita-pita dengan nama konvensional yang diatur oleh [[Persatuan Telekomunikasi Internasional]] (ITU):
Frekuensi radio terbagi menjadi spektrum-spektrum atau pita-pita dengan nama konvensional yang diatur oleh [[Persatuan Telekomunikasi Internasional]] (ITU):


{| class="wikitable"
|-
! [[Frekuensi]] !! [[Panjang gelombang]] !! Nama band !! Singkatan<ref>Jeffrey S. Beasley. ''Modern Electronic Communication''. 2008. hlm. 4–5. ISBN 978-0132251136.</ref>
|-
| 3 – 30&nbsp;Hz ||10<sup>4</sup> – 10<sup>5</sup> km|| [[Frekuensi amat rendah]] || ELF
|-
| 30 – 300&nbsp;Hz ||10<sup>3</sup> – 10<sup>4</sup> km|| [[Frekuensi super rendah]] || SLF
|-
| 300 – 3000&nbsp;Hz ||100 – 10<sup>3</sup> km|| [[Frekuensi ultra rendah]] || ULF
|-
| 3 – 30&nbsp;kHz ||10 – 100&nbsp;km|| [[Frekuensi sangat rendah]] || VLF
|-
| 30 – 300&nbsp;kHz  ||1 – 10&nbsp;km|| [[Frekuensi rendah]] || LF
|-
| 300&nbsp;kHz – 3&nbsp;MHz ||100 m – 1&nbsp;km|| [[Frekuensi sedang]] || MF
|-
| 3 – 30&nbsp;MHz  ||10 – 100 m|| [[Frekuensi tinggi]] || HF
|-
| 30 – 300&nbsp;MHz  ||1 – 10 m|| [[Frekuensi sangat tinggi]] || VHF
|-
| 300&nbsp;MHz – 3&nbsp;GHz ||10&nbsp;cm – 1 m||[[Frekuensi ultra tinggi]]|| UHF
|-
| 3 – 30&nbsp;GHz  ||1 – 10&nbsp;cm|| [[Frekuensi super tinggi]] || SHF
|-
| 30 – 300&nbsp;GHz  ||1&nbsp;mm – 1&nbsp;cm|| [[Frekuensi amat tinggi]] || EHF
|-
| 300&nbsp;GHz - 3000&nbsp;GHz || 0.1&nbsp;mm - 1&nbsp;mm|| [[Radiasi Terahertz|Frekuensi luar biasa tinggi]] || THF
|}


''Catatan:'' di atas 300&nbsp;GHz, penyerapan [[radiasi]] elektromagnetik oleh [[atmosfer]] bumi begitu besar sehingga atmosfer secara efektif menjadi "opak" ke frekuensi lebih tinggi dari [[radiasi elektromagnetik]], sampai atmosfer menjadi transparan lagi pada yang disebut jangka frekuensi infrared dan jendela optikal.
''Catatan:'' di atas 300&nbsp;GHz, penyerapan [[radiasi]] elektromagnetik oleh [[atmosfer]] bumi begitu besar sehingga atmosfer secara efektif menjadi "opak" ke frekuensi lebih tinggi dari [[radiasi elektromagnetik]], sampai atmosfer menjadi transparan lagi pada yang disebut jangka frekuensi infrared dan jendela optikal.
Baris 17: Baris 60:
=== Gelombang mikro (IEEE US) ===
=== Gelombang mikro (IEEE US) ===
<blockquote>
<blockquote>
 
{|
| [[Pita L]] || 1 sampai 2 GHz
|-
| [[Pita S]] || 2 sampai 4 GHz
|-
| [[Pita frekuensi C|Pita C]] || 4 sampai 8 GHz
|-
| [[Pita X]] || 8 sampai 12 GHz
|-
| [[Pita frekuensi Ku|Pita K<sub>u]] || 12 sampai 18 GHz
|-
| [[Pita K]] || 18 sampai 26 GHz
|-
| [[Pita Ka|Pita K<sub>a]] || 26 sampai 40 GHz
|-
| [[Pita V]] || 40 sampai 75 GHz
|-
| [[Pita W]] || 75 sampai 111 GHz
|}
</blockquote>
</blockquote>
== Referensi ==


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 48: Baris 106:
* http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/frekuensi/kepmen/101106%20white-paper%20bwa.pdf
* http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/frekuensi/kepmen/101106%20white-paper%20bwa.pdf


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Frekuensi+radio&oldid=28007814 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28007814 (2025-10-16T07:56:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Frekuensi+radio&oldid=28007814 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28007814 (2025-10-16T07:56:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.10

Per

Frekuensi radio (; RF) adalah tingkat osilasi dari arus atau tegangan listrik bolak-balik; atau dari medan magnet, listrik, atau elektromagnetik; atau dari sistem mekanis dalam rentang frekuensi dari kira-kira hingga kira-kira . Frekuensi radio mengacu kepada spektrum elektromagnetik di mana gelombang elektromagnetik dapat dihasilkan oleh pemberian arus bolak-balik ke sebuah antena.

Tabel frekuensi radio

Frekuensi radio terbagi menjadi spektrum-spektrum atau pita-pita dengan nama konvensional yang diatur oleh Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU):

Frekuensi Panjang gelombang Nama band Singkatan[1]
3 – 30 Hz 104 – 105 km Frekuensi amat rendah ELF
30 – 300 Hz 103 – 104 km Frekuensi super rendah SLF
300 – 3000 Hz 100 – 103 km Frekuensi ultra rendah ULF
3 – 30 kHz 10 – 100 km Frekuensi sangat rendah VLF
30 – 300 kHz 1 – 10 km Frekuensi rendah LF
300 kHz – 3 MHz 100 m – 1 km Frekuensi sedang MF
3 – 30 MHz 10 – 100 m Frekuensi tinggi HF
30 – 300 MHz 1 – 10 m Frekuensi sangat tinggi VHF
300 MHz – 3 GHz 10 cm – 1 m Frekuensi ultra tinggi UHF
3 – 30 GHz 1 – 10 cm Frekuensi super tinggi SHF
30 – 300 GHz 1 mm – 1 cm Frekuensi amat tinggi EHF
300 GHz - 3000 GHz 0.1 mm - 1 mm Frekuensi luar biasa tinggi THF

Catatan: di atas 300 GHz, penyerapan radiasi elektromagnetik oleh atmosfer bumi begitu besar sehingga atmosfer secara efektif menjadi "opak" ke frekuensi lebih tinggi dari radiasi elektromagnetik, sampai atmosfer menjadi transparan lagi pada yang disebut jangka frekuensi infrared dan jendela optikal.

Band ELF, SLF, ULF, dan VLF bertumpuk dengan spektrum AF, sekitar 20–20,000 Hz. Namun, suara disalurkan oleh kompresi atmosferik dan pengembangan, dan bukan oleh energi elektromagnetik.

Penghubung listrik didesain untuk bekerja pada frekuensi radio yang dikenal sebagai Penghubung RF. RF juga merupakan nama dari penghubung audio/video standar, yang juga disebut BNC (Bayonet Neill-Concelman).

Pita frekuensi yang memiliki nama

  • Band III - 174–245 MHz
  • Pita ISM...... frekuensi tertentu bervariasi

Gelombang mikro (IEEE US)

Pita L 1 sampai 2 GHz
Pita S 2 sampai 4 GHz
Pita C 4 sampai 8 GHz
Pita X 8 sampai 12 GHz
Pita Ku 12 sampai 18 GHz
Pita K 18 sampai 26 GHz
Pita Ka 26 sampai 40 GHz
Pita V 40 sampai 75 GHz
Pita W 75 sampai 111 GHz

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Jeffrey S. Beasley. Modern Electronic Communication. 2008. hlm. 4–5. ISBN 978-0132251136.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28007814 (2025-10-16T07:56:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.