Efek Magnus: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28002370; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
Kasus efek Magnus yang paling mudah diamati adalah ketika bola berputar (atau silinder) melengkung menjauh dari busur yang akan mengikuti jika tidak berputar. Ini sering digunakan oleh pemain sepak bola, pelempar bisbol, dan pemain bowling kriket. Akibatnya, fenomena tersebut penting dalam studi fisika banyak olahraga bola. Ini juga merupakan faktor penting dalam studi tentang efek pemintalan pada peluru kendali — dan memiliki beberapa kegunaan teknik, misalnya dalam desain kapal rotor dan pesawat Flettner. | Kasus efek Magnus yang paling mudah diamati adalah ketika bola berputar (atau silinder) melengkung menjauh dari busur yang akan mengikuti jika tidak berputar. Ini sering digunakan oleh pemain sepak bola, pelempar bisbol, dan pemain bowling kriket. Akibatnya, fenomena tersebut penting dalam studi fisika banyak olahraga bola. Ini juga merupakan faktor penting dalam studi tentang efek pemintalan pada peluru kendali — dan memiliki beberapa kegunaan teknik, misalnya dalam desain kapal rotor dan pesawat Flettner. | ||
Efek Magnus dinamai menurut [[Heinrich Gustav Magnus]], fisikawan Jerman yang menyelidikinya. Gaya pada silinder berputar dikenal sebagai gaya angkat Kutta – Joukowski, setelah [[Martin Kutta]] dan [[Nikolai Zhukovsky]] (atau Joukowski), yang pertama kali menganalisis efeknya. | Efek Magnus dinamai menurut [[Heinrich Gustav Magnus]], fisikawan Jerman yang menyelidikinya. Gaya pada silinder berputar dikenal sebagai gaya angkat Kutta – Joukowski,<ref>[http://www.grc.nasa.gov/WWW/K-12/airplane/cyl.html Lift on rotating cylinders]. NASA Glenn Research Center. 2010-11-09.</ref> setelah [[Martin Kutta]] dan [[Nikolai Zhukovsky]] (atau Joukowski), yang pertama kali menganalisis efeknya. | ||
== Bacaan lebih lanjut == | == Bacaan lebih lanjut == | ||
* | * | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://richannel.org/tales-from-the-prep-room-magnus-cups Magnus Cups] , Ri Channel Video, January 2012 | * [http://richannel.org/tales-from-the-prep-room-magnus-cups Magnus Cups] , Ri Channel Video, January 2012 | ||
* [http://www.mathpages.com/home/kmath258/kmath258.htm Analytic Functions, The Magnus Effect, and Wings] at MathPages | * [http://www.mathpages.com/home/kmath258/kmath258.htm Analytic Functions, The Magnus Effect, and Wings] at MathPages | ||
| Baris 19: | Baris 15: | ||
* [http://www.cit.gu.edu.au/~anthony/kites/rotor/ Anthony Thyssen's Rotor Kites page] | * [http://www.cit.gu.edu.au/~anthony/kites/rotor/ Anthony Thyssen's Rotor Kites page] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+Magnus&oldid=28002370 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28002370 (2025-10-16T05:27:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+Magnus&oldid=28002370 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28002370 (2025-10-16T05:27:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.22
Efek Magnus adalah fenomena yang dapat diamati yang umumnya dikaitkan dengan benda berputar yang bergerak di udara atau fluida lain. Jalur objek yang berputar dibelokkan dengan cara yang tidak ada saat objek tidak berputar. Defleksi dapat dijelaskan dengan perbedaan tekanan fluida pada sisi berlawanan dari objek yang berputar. Efek Magnus bergantung pada kecepatan rotasi.
Kasus efek Magnus yang paling mudah diamati adalah ketika bola berputar (atau silinder) melengkung menjauh dari busur yang akan mengikuti jika tidak berputar. Ini sering digunakan oleh pemain sepak bola, pelempar bisbol, dan pemain bowling kriket. Akibatnya, fenomena tersebut penting dalam studi fisika banyak olahraga bola. Ini juga merupakan faktor penting dalam studi tentang efek pemintalan pada peluru kendali — dan memiliki beberapa kegunaan teknik, misalnya dalam desain kapal rotor dan pesawat Flettner.
Efek Magnus dinamai menurut Heinrich Gustav Magnus, fisikawan Jerman yang menyelidikinya. Gaya pada silinder berputar dikenal sebagai gaya angkat Kutta – Joukowski,[1] setelah Martin Kutta dan Nikolai Zhukovsky (atau Joukowski), yang pertama kali menganalisis efeknya.
Bacaan lebih lanjut
Pranala luar
- Magnus Cups , Ri Channel Video, January 2012
- Analytic Functions, The Magnus Effect, and Wings at MathPages
- How do bullets fly? Ruprecht Nennstiel, Wiesbaden, Germany
- How do bullets fly? old version (1998), by Ruprecht Nennstiel
- Anthony Thyssen's Rotor Kites page
Referensi
- ↑ Lift on rotating cylinders. NASA Glenn Research Center. 2010-11-09.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28002370 (2025-10-16T05:27:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.