Lompat ke isi

Reaktor gelombang berjalan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28378897; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Reaktor gelombang perjalanan''' atau '''''traveling-wave reactor''''' ('''TWR''')  adalah jenis [[Reaktor nuklir|reaktor]] [[fisi nuklir]] yang diusulkan yang dapat mengubah [[bahan subur]] menjadi [[Bahan bakar nuklir|bahan bakar]] yang dapat digunakan melalui [[transmutasi nuklir]], bersamaan dengan pembakaran [[bahan fisil]]. TWR berbeda dari jenis lain dari [[Reaktor neutron cepat|fast-neutron]] dan [[breeder reactor]] dalam kemampuan mereka untuk menggunakan bahan bakar secara efisien tanpa pengayaan atau [[Pemrosesan ulang nuklir|pemrosesan ulang]] uranium, alih-alih langsung menggunakan depleted uranium, [[Uranium alam|uranium alami]], [[thorium]], bahan bakar bekas dikeluarkan dari reaktor air ringan, atau beberapa kombinasi dari bahan-bahan ini. Konsepnya masih dalam tahap pengembangan dan belum ada TWR yang pernah dibangun.
'''Reaktor gelombang perjalanan''' atau '''''traveling-wave reactor''''' ('''TWR''')  adalah jenis [[Reaktor nuklir|reaktor]] [[fisi nuklir]] yang diusulkan yang dapat mengubah [[bahan subur]] menjadi [[Bahan bakar nuklir|bahan bakar]] yang dapat digunakan melalui [[transmutasi nuklir]], bersamaan dengan pembakaran [[bahan fisil]]. TWR berbeda dari jenis lain dari [[Reaktor neutron cepat|fast-neutron]] dan [[breeder reactor]] dalam kemampuan mereka untuk menggunakan bahan bakar secara efisien tanpa pengayaan atau [[Pemrosesan ulang nuklir|pemrosesan ulang]] uranium, alih-alih langsung menggunakan depleted uranium, [[Uranium alam|uranium alami]], [[thorium]], bahan bakar bekas dikeluarkan dari reaktor air ringan, atau beberapa kombinasi dari bahan-bahan ini. Konsepnya masih dalam tahap pengembangan dan belum ada TWR yang pernah dibangun.<ref>Liviu L. Popa_Simil. [http://www.ans.org/meetings/file/201 Plutonium Futures Plutonium Breeding In Micro-Hetero Structures Enhances the Fuel Cycle]. ''Plutonium Futures 2010''.</ref><ref>L. Popa-Simil. [https://www.researchgate.net/publication/241122307 Enhanced Singular Wave Reactor for Surface Power].</ref><ref>Andrew G. Osborne. ''Stability instability and Hopf bifurcation in fission waves''. ''Cell Reports Physical Science''. October 2021. Vol. 2 (10). hlm. 100588. doi:10.1016/j.xcrp.2021.100588.</ref><ref>Chris Keckler. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00295639.2020.1715688 Sensitivity and Uncertainty Analysis of Neutron Spectrum and DPA in a B&B Core]. ''Nuclear Science and Engineering''. 2020-11-01. Vol. 194 (11). hlm. 1079–1088. doi:10.1080/00295639.2020.1715688.</ref>


Nama tersebut mengacu pada fakta bahwa fisi tetap terbatas pada zona batas di teras reaktor yang perlahan-lahan berkembang seiring waktu. TWR secara teoretis dapat berjalan mandiri selama beberapa dekade tanpa mengisi bahan bakar atau membuang bahan bakar bekas.
Nama tersebut mengacu pada fakta bahwa fisi tetap terbatas pada zona batas di teras reaktor yang perlahan-lahan berkembang seiring waktu. TWR secara teoretis dapat berjalan mandiri selama beberapa dekade tanpa mengisi bahan bakar atau membuang bahan bakar bekas.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
*
*
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+gelombang+berjalan&oldid=28378897 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28378897 (2025-11-08T01:14:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+gelombang+berjalan&oldid=28378897 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28378897 (2025-11-08T01:14:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.11

Reaktor gelombang perjalanan atau traveling-wave reactor (TWR) adalah jenis reaktor fisi nuklir yang diusulkan yang dapat mengubah bahan subur menjadi bahan bakar yang dapat digunakan melalui transmutasi nuklir, bersamaan dengan pembakaran bahan fisil. TWR berbeda dari jenis lain dari fast-neutron dan breeder reactor dalam kemampuan mereka untuk menggunakan bahan bakar secara efisien tanpa pengayaan atau pemrosesan ulang uranium, alih-alih langsung menggunakan depleted uranium, uranium alami, thorium, bahan bakar bekas dikeluarkan dari reaktor air ringan, atau beberapa kombinasi dari bahan-bahan ini. Konsepnya masih dalam tahap pengembangan dan belum ada TWR yang pernah dibangun.[1][2][3][4]

Nama tersebut mengacu pada fakta bahwa fisi tetap terbatas pada zona batas di teras reaktor yang perlahan-lahan berkembang seiring waktu. TWR secara teoretis dapat berjalan mandiri selama beberapa dekade tanpa mengisi bahan bakar atau membuang bahan bakar bekas.

Referensi

  1. Liviu L. Popa_Simil. Plutonium Futures Plutonium Breeding In Micro-Hetero Structures Enhances the Fuel Cycle. Plutonium Futures 2010.
  2. L. Popa-Simil. Enhanced Singular Wave Reactor for Surface Power.
  3. Andrew G. Osborne. Stability instability and Hopf bifurcation in fission waves. Cell Reports Physical Science. October 2021. Vol. 2 (10). hlm. 100588. doi:10.1016/j.xcrp.2021.100588.
  4. Chris Keckler. Sensitivity and Uncertainty Analysis of Neutron Spectrum and DPA in a B&B Core. Nuclear Science and Engineering. 2020-11-01. Vol. 194 (11). hlm. 1079–1088. doi:10.1080/00295639.2020.1715688.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28378897 (2025-11-08T01:14:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.