Hewan pekerja: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28016017; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Hewan pekerja''' adalah [[hewan]] yang dipelihara [[manusia]] dan dilatih untuk melakukan tugas tertentu. Mereka mungkin adalah bagian dari keluarga, seperti [[anjing pemandu]], atau [[hewan yang dijinakkan dari alam liar]], seperti [[gajah]] pembawa kayu. Mereka mungkin juga dimanfaatkan untuk susunya, dan di akhir hidup mereka [[daging]] dan [[kulit]] mereka akan dimanfaatkan. | '''Hewan pekerja''' adalah [[hewan]] yang dipelihara [[manusia]] dan dilatih untuk melakukan tugas tertentu. Mereka mungkin adalah bagian dari keluarga, seperti [[anjing pemandu]], atau [[hewan yang dijinakkan dari alam liar]], seperti [[gajah]] pembawa kayu. Mereka mungkin juga dimanfaatkan untuk susunya, dan di akhir hidup mereka [[daging]] dan [[kulit]] mereka akan dimanfaatkan. | ||
Sejarah awal hadirnya hewan pekerja adalah masa sebelum kebudayaan pertanian menetap ada, manusia menjinakkan [[anjing liar]] sebagai sebagai pembantu dalam usaha perburuan hewan. Di seluruh dunia, hewan pekerja memiliki hubungan khusus dengan pemiliknya. Hewan yang [[penjinakkan|dijinakkan]] sering kali [[pengembangbiakan|dikembangbiakkan]] untuk berbagai kondisi dan keperluan, terutama [[kuda]] dan [[anjing]]. Hewan pekerja pada umumnya dikembangkan di [[peternakan]] meski ada juga yang menjinakkannya secara langsung dari [[alam liar]], seperti [[lumba-lumba]] dan [[gajah]]. | Sejarah awal hadirnya hewan pekerja adalah masa sebelum kebudayaan pertanian menetap ada, manusia menjinakkan [[anjing liar]] sebagai sebagai pembantu dalam usaha perburuan hewan. Di seluruh dunia, hewan pekerja memiliki hubungan khusus dengan pemiliknya. Hewan yang [[penjinakkan|dijinakkan]] sering kali [[pengembangbiakan|dikembangbiakkan]] untuk berbagai kondisi dan keperluan, terutama [[kuda]] dan [[anjing]]. Hewan pekerja pada umumnya dikembangkan di [[peternakan]] meski ada juga yang menjinakkannya secara langsung dari [[alam liar]], seperti [[lumba-lumba]] dan [[gajah]]. | ||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Ternak|Rajakaya (hewan ternak)]] | * [[Ternak|Rajakaya (hewan ternak)]] | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hewan+pekerja&oldid=28016017 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28016017 (2025-10-16T11:40:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hewan+pekerja&oldid=28016017 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28016017 (2025-10-16T11:40:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.11
Hewan pekerja adalah hewan yang dipelihara manusia dan dilatih untuk melakukan tugas tertentu. Mereka mungkin adalah bagian dari keluarga, seperti anjing pemandu, atau hewan yang dijinakkan dari alam liar, seperti gajah pembawa kayu. Mereka mungkin juga dimanfaatkan untuk susunya, dan di akhir hidup mereka daging dan kulit mereka akan dimanfaatkan. Sejarah awal hadirnya hewan pekerja adalah masa sebelum kebudayaan pertanian menetap ada, manusia menjinakkan anjing liar sebagai sebagai pembantu dalam usaha perburuan hewan. Di seluruh dunia, hewan pekerja memiliki hubungan khusus dengan pemiliknya. Hewan yang dijinakkan sering kali dikembangbiakkan untuk berbagai kondisi dan keperluan, terutama kuda dan anjing. Hewan pekerja pada umumnya dikembangkan di peternakan meski ada juga yang menjinakkannya secara langsung dari alam liar, seperti lumba-lumba dan gajah.
Hewan yang dimanfaatkan tenaganya
- Hewan dari genus equines seperti kuda dan keledai.
- Gajah
- Unta Arab, unta Bactrian, Llama Andes, dan sebagainya.
- Hewan Bovinae seperti kerbau, yak, dan sebagainya.
- Hewan lain seperti rusa, anjing, dan kambing.
Hewan yang dimanfaatkan kemampuan panca indranya
- Anjing. Kemampuan mengendus mereka amat berguna dalam mencari hewan buruan dan mengejar narapidana yang kabur dari penjara, mencari orang hilang, atau mengendus narkotik dan bahan peledak. Selain itu, mereka juga dipergunakan sebagai pemandu bagi orang cacat, membantu penggembalaan, dan mencari beberapa jenis bahan makanan seperti truffle.
- Kuda umumnya memiliki awareness alami terhadap lingkungan sekitar mereka sehingga dapat digunakan dalam pencarian orang hilang.
- Kucing, terutama dipakai sebagai pembasmi hewan pengerat (tikus dan sebagainya). Mereka telah lama dipakai untuk menjaga stok makanan hasil panen manusia.
- Burung hantu dipergunakan sebagai pembasmi tikus di area pertanian yang luas.
- Burung elang dipergunakan sebagai asisten perburuan.
- Babi, terutama dipergunakan dalam mencari truffle.
Lihat pula
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28016017 (2025-10-16T11:40:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.