Rem regeneratif: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24290510; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Skoda_03_T_roof.jpg|thumb|right|280px|Skoda 03 T roof]] | |||
'''Rem regeneratif''' adalah mekanisme [[pemulihan energi]] yang memperlambat [[kendaraan]] atau benda yang bergerak dengan mengubah [[energi kinetik]]nya menjadi bentuk yang dapat digunakan segera atau disimpan hingga dibutuhkan. Dalam mekanisme ini, motor traksi listrik menggunakan momentum kendaraan untuk memulihkan energi yang jika tidak akan hilang ke cakram rem sebagai panas. Ini berbeda dengan sistem pengereman konvensional, di mana kelebihan energi kinetik dikonversi menjadi panas yang tidak diinginkan dan terbuang akibat gesekan pada rem, atau dengan rem dinamis, di mana energi diperoleh kembali dengan menggunakan [[motor listrik]] sebagai generator tetapi segera dihamburkan sebagai panas di [[resistor]]. Selain meningkatkan efisiensi kendaraan secara keseluruhan, regenerasi secara signifikan dapat memperpanjang umur sistem pengereman karena komponen mekanis tidak akan cepat aus. | '''Rem regeneratif''' adalah mekanisme [[pemulihan energi]] yang memperlambat [[kendaraan]] atau benda yang bergerak dengan mengubah [[energi kinetik]]nya menjadi bentuk yang dapat digunakan segera atau disimpan hingga dibutuhkan. Dalam mekanisme ini, motor traksi listrik menggunakan momentum kendaraan untuk memulihkan energi yang jika tidak akan hilang ke cakram rem sebagai panas. Ini berbeda dengan sistem pengereman konvensional, di mana kelebihan energi kinetik dikonversi menjadi panas yang tidak diinginkan dan terbuang akibat gesekan pada rem, atau dengan rem dinamis, di mana energi diperoleh kembali dengan menggunakan [[motor listrik]] sebagai generator tetapi segera dihamburkan sebagai panas di [[resistor]]. Selain meningkatkan efisiensi kendaraan secara keseluruhan, regenerasi secara signifikan dapat memperpanjang umur sistem pengereman karena komponen mekanis tidak akan cepat aus. | ||
Pengereman regeneratif dan gesekan keduanya harus digunakan, menciptakan kebutuhan untuk mengendalikan mereka untuk menghasilkan pengereman total yang diperlukan. GM EV-1 adalah mobil komersial pertama yang melakukan ini. Pada 1997 dan 1998, insinyur Abraham Farag dan Loren Majersik diberi dua paten untuk teknologi ''[[brake-by-wire]]'' ini. | Pengereman regeneratif dan gesekan keduanya harus digunakan, menciptakan kebutuhan untuk mengendalikan mereka untuk menghasilkan pengereman total yang diperlukan. GM EV-1 adalah mobil komersial pertama yang melakukan ini. Pada 1997 dan 1998, insinyur Abraham Farag dan Loren Majersik diberi dua paten untuk teknologi ''[[brake-by-wire]]'' ini.<ref>GM patent [http://www.google.com/patents?id=VzshAAAAEBAJ&dq=5775467 5775467] – ''Floating electromagnetic brake system- Erik Knuth, Abraham Farag, Loren Majersik, William Borchers''.</ref><ref>GM patent [http://www.google.com/patents?id=_A0kAAAAEBAJ&dq=5603217 5603217] – ''Compliant master cylinder- Loren Majersik, Abraham Farag''.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rem+regeneratif&oldid=24290510 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24290510 (2023-09-23T06:43:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.13

Rem regeneratif adalah mekanisme pemulihan energi yang memperlambat kendaraan atau benda yang bergerak dengan mengubah energi kinetiknya menjadi bentuk yang dapat digunakan segera atau disimpan hingga dibutuhkan. Dalam mekanisme ini, motor traksi listrik menggunakan momentum kendaraan untuk memulihkan energi yang jika tidak akan hilang ke cakram rem sebagai panas. Ini berbeda dengan sistem pengereman konvensional, di mana kelebihan energi kinetik dikonversi menjadi panas yang tidak diinginkan dan terbuang akibat gesekan pada rem, atau dengan rem dinamis, di mana energi diperoleh kembali dengan menggunakan motor listrik sebagai generator tetapi segera dihamburkan sebagai panas di resistor. Selain meningkatkan efisiensi kendaraan secara keseluruhan, regenerasi secara signifikan dapat memperpanjang umur sistem pengereman karena komponen mekanis tidak akan cepat aus.
Pengereman regeneratif dan gesekan keduanya harus digunakan, menciptakan kebutuhan untuk mengendalikan mereka untuk menghasilkan pengereman total yang diperlukan. GM EV-1 adalah mobil komersial pertama yang melakukan ini. Pada 1997 dan 1998, insinyur Abraham Farag dan Loren Majersik diberi dua paten untuk teknologi brake-by-wire ini.[1][2]
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24290510 (2023-09-23T06:43:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.