Lompat ke isi

Polusi cahaya: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29103776; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Air_pollution3.jpg|thumb|right|280px|Air pollution3]]
'''Polusi cahaya''' atau '''pencemaran cahaya''' merupakan salah satu jenis [[polusi]]. Definisi dari polusi cahaya adalah "dampak buruk akibat cahaya buatan manusia". Polusi cahaya biasanya berarti intensitas cahayanya terlalu besar. Beberapa [[spesies]], termasuk tumbuhan dan manusia, mengalami dampak dari polusi cahaya. Sebagian besar masyarakat umum tidak pernah mendengar istilah polusi cahaya. Adapun yang mengetahui polusi cahaya biasanya tidak peduli atau tidak melakukan apa-apa untuk menanggulanginya. Polusi cahaya merugikan [[Amerika Serikat]] satu miliar dollar setiap tahun.
'''Polusi cahaya''' atau '''pencemaran cahaya''' merupakan salah satu jenis [[polusi]]. Definisi dari polusi cahaya adalah "dampak buruk akibat cahaya buatan manusia". Polusi cahaya biasanya berarti intensitas cahayanya terlalu besar. Beberapa [[spesies]], termasuk tumbuhan dan manusia, mengalami dampak dari polusi cahaya. Sebagian besar masyarakat umum tidak pernah mendengar istilah polusi cahaya. Adapun yang mengetahui polusi cahaya biasanya tidak peduli atau tidak melakukan apa-apa untuk menanggulanginya. Polusi cahaya merugikan [[Amerika Serikat]] satu miliar dollar setiap tahun.


Baris 19: Baris 21:


Glare atau silau adalah sensasi visual yang dialami seseorang ketika cahaya menyimpang, cahaya di bidang visual, lebih besar dari cahaya yang dapat diadaptasi oleh mata. Efek glare akan bergantung kepada intensitasnya, ia dapat mengurangi kontras, persepsi warna, dan kinerja visual. Hal yang paling umum terjadi akibat glare adalah rasa ketidaknyamanan hingga menyebabkan gangguan atau iritasi namun menurunkan kinerja visual.
Glare atau silau adalah sensasi visual yang dialami seseorang ketika cahaya menyimpang, cahaya di bidang visual, lebih besar dari cahaya yang dapat diadaptasi oleh mata. Efek glare akan bergantung kepada intensitasnya, ia dapat mengurangi kontras, persepsi warna, dan kinerja visual. Hal yang paling umum terjadi akibat glare adalah rasa ketidaknyamanan hingga menyebabkan gangguan atau iritasi namun menurunkan kinerja visual.


3.Clutter
3.Clutter


Clutter adalah pengelompokan sumber cahaya yang terang, membingungkan dan berlebihan, menyilaukan mata, dan membuat mata menjadi lelah.
Clutter adalah pengelompokan sumber cahaya yang terang, membingungkan dan berlebihan, menyilaukan mata, dan membuat mata menjadi lelah.  


4. Light Trespass
4. Light Trespass
Baris 32: Baris 33:


Pengukuran tingkat keparahan polusi Cahaya juga dapat dilakukan dengan skala Bortle, yang menghitung Skala Bortle dari angka 1 sampai 9
Pengukuran tingkat keparahan polusi Cahaya juga dapat dilakukan dengan skala Bortle, yang menghitung Skala Bortle dari angka 1 sampai 9


== Dampak ==
== Dampak ==
Baris 48: Baris 48:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.darksky.org/ International Dark-Sky Association]
* [http://www.darksky.org/ International Dark-Sky Association]
** [http://darksky.org/links/links.html Links and Web Resources]
** [http://darksky.org/links/links.html Links and Web Resources]  
** ''Austria:'' [http://kuffner-sternwarte.at/ Verein Kuffner Sternwarte] ([http://sternhell.at/ How many stars?])
** ''Austria:'' [http://kuffner-sternwarte.at/ Verein Kuffner Sternwarte] ([http://sternhell.at/ How many stars?])
* [http://www.dark-skies.org Campaign for Dark Skies]  (UK)
* [http://www.dark-skies.org Campaign for Dark Skies]  (UK)
* [http://nelpag.harvee.org New England Light Pollution Advisory Group]
* [http://nelpag.harvee.org New England Light Pollution Advisory Group]  
* [http://selene-ny.org/ SELENE] (New York)
* [http://selene-ny.org/ SELENE] (New York)
* [http://www.crlaction.org Citizens for Responsible Lighting] (based around a distributed discussion group)
* [http://www.crlaction.org Citizens for Responsible Lighting] (based around a distributed discussion group)
* [http://www.volt.org Virginia Outdoor Lighting Taskforce]
* [http://www.volt.org Virginia Outdoor Lighting Taskforce]
* [http://www.cielobuio.org Italian site of Cielobuio-coordination for the protection of the night sky]
* [http://www.cielobuio.org Italian site of Cielobuio-coordination for the protection of the night sky]
* [http://www.celfosc.org/indice.html Spanish Cel Fosc]
* [http://www.celfosc.org/indice.html Spanish Cel Fosc]  
* [http://www.flap.org Fatal Light Awareness Program (FLAP)] (Toronto)
* [http://www.flap.org Fatal Light Awareness Program (FLAP)] (Toronto)
* [http://www.starlight2007.net/ Starlight: a common heritage.]
* [http://www.starlight2007.net/ Starlight: a common heritage.]
* [http://www.solis.org.au Sydney Outdoor Lighting Improvement Society]
* [http://www.solis.org.au Sydney Outdoor Lighting Improvement Society]
* [http://www.lightpollution.org.uk/ The Challenge article "Is Light Pollution Killing Our Birds"]
* [http://www.lightpollution.org.uk/ The Challenge article "Is Light Pollution Killing Our Birds"]  
* [http://www.discover.com/issues/jul-03/features/featlights/ The ''Discover'' article relating light pollution to insects, birds, and breast cancer]  (requires paid registration)
* [http://www.discover.com/issues/jul-03/features/featlights/ The ''Discover'' article relating light pollution to insects, birds, and breast cancer]  (requires paid registration)
* [http://www.muskokaheritage.org/ecology-night/index.asp Ecology of the night symposium]  (2003 conference)
* [http://www.muskokaheritage.org/ecology-night/index.asp Ecology of the night symposium]  (2003 conference)
* [http://www.urbanwildlands.org/conference.html "Ecological Consequences of Artificial Night Lighting"] (2002 conference, by the Urban Wildlands Group)
* [http://www.urbanwildlands.org/conference.html "Ecological Consequences of Artificial Night Lighting"] (2002 conference, by the Urban Wildlands Group)
* [http://www.inquinamentoluminoso.it/istil/venice/index.html Light pollution and the protection of the night environment], UNESCO, IDA Regional Meeting, 360 pages,(2002) English — Italian. Proceedings are available as a downloadable PDF.
* [http://www.inquinamentoluminoso.it/istil/venice/index.html Light pollution and the protection of the night environment], UNESCO, IDA Regional Meeting, 360 pages,(2002) English — Italian. Proceedings are available as a downloadable PDF.
* [http://www.graphycs.qc.ca/aubema/recherches/ Sherbrooke College Light pollution research activities]
* [http://www.graphycs.qc.ca/aubema/recherches/ Sherbrooke College Light pollution research activities]  
* [http://astronomy.concreteairship.com/martin-lewicki/lpgallry.htm Adelaide's Light Pollution]  Examples of the good, bad and ugly lighting
* [http://astronomy.concreteairship.com/martin-lewicki/lpgallry.htm Adelaide's Light Pollution]  Examples of the good, bad and ugly lighting
* [http://ngm.nationalgeographic.com/2008/11/light-pollution/klinkenborg-text "Our Vanishing Night", Verlyn Klinkenborg. ''[[National Geographic magazine|National Geographic]]'', November 2008, pp102–23.]
* [http://ngm.nationalgeographic.com/2008/11/light-pollution/klinkenborg-text "Our Vanishing Night", Verlyn Klinkenborg. ''[[National Geographic magazine|National Geographic]]'', November 2008, pp102–23.]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polusi+cahaya&oldid=29103776 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29103776 (2026-04-05T02:34:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polusi+cahaya&oldid=29103776 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29103776 (2026-04-05T02:34:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.21

Air pollution3

Polusi cahaya atau pencemaran cahaya merupakan salah satu jenis polusi. Definisi dari polusi cahaya adalah "dampak buruk akibat cahaya buatan manusia". Polusi cahaya biasanya berarti intensitas cahayanya terlalu besar. Beberapa spesies, termasuk tumbuhan dan manusia, mengalami dampak dari polusi cahaya. Sebagian besar masyarakat umum tidak pernah mendengar istilah polusi cahaya. Adapun yang mengetahui polusi cahaya biasanya tidak peduli atau tidak melakukan apa-apa untuk menanggulanginya. Polusi cahaya merugikan Amerika Serikat satu miliar dollar setiap tahun.

Polusi cahaya adalah efek samping dari industrialisasi. Polusi cahaya berasal dari pencahayaan eksterior dan interior bangunan, papan iklan, properti komersial, kantor, pabrik, lampu jalan dan stadion. Polusi cahaya paling parah terjadi di wilayah yang telah terindustrialisasi dengan kepadatan penduduk tinggi di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang, serta kota-kota utama di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti Kairo.

Polusi cahaya dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu:

  • Cahaya tak menyenangkan yang mengganggu alam atau cahaya rendah
  • Cahaya berlebihan (biasanya di dalam ruangan) yang mengganggu dan berefek pada gangguan kesehatan

Pengaruh lain dari adanya polusi cahaya adalah pertumbuhan industri. Sumber polusi cahaya meliputi cahaya pembangunan exterior dan interior, reklame, properti komersial, kantor, perusahaan, cahaya jalan, dan penerangan tempat olahraga. Hal ini paling banyak terjadi di daerah-daerah yang memiliki industrialisasi tinggi, area dengan populasi yang padat di Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan mayoritas kota-kota di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti Teheran dan Kairo tetapi sekecil apapun jumlah cahaya tetap bisa menyebabkan masalah. Semenjak awal 1980 sebuah gerakan Langit-Gelap Global telah muncul, dengan orang-orang terkait yang berkampanye untuk mengurangi jumlah polusi cahaya.

Polusi Cahaya dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu:

1. Skyglow

Skyglow merupakan pendaran langit malam di atas area yang dihuni. Skyglow (pendar langit malam) ini berasal dari cahaya buatan berlebih yang terpancar ke atas atau yang terpantul ke atas (pendaran sekunder) kemudian dihamburkan oleh aerosol seperti awan dan bulir air atau partikel kecil seperti polutan di atmosfer.

Tingkatan skyglow sangat bervariasi tergantung pada kondisi cuaca saat itu, jumlah debu dan gas di atmosfer, jumlah cahaya yang diarahkan ke langit, dan arah dari mana sinar itu dilihat. Dalam kondisi cuaca yang buruk, lebih banyak partikel hadir di atmosfer untuk menyebarkan cahaya yang terikat ke atas, sehingga skyglow menjadi efek yang sangat terlihat sebagai cahaya dan energi yang terbuang. Skyglow merupakan bentuk polusi cahaya yang paling umum terjadi.

2.Glare

Glare atau silau adalah sensasi visual yang dialami seseorang ketika cahaya menyimpang, cahaya di bidang visual, lebih besar dari cahaya yang dapat diadaptasi oleh mata. Efek glare akan bergantung kepada intensitasnya, ia dapat mengurangi kontras, persepsi warna, dan kinerja visual. Hal yang paling umum terjadi akibat glare adalah rasa ketidaknyamanan hingga menyebabkan gangguan atau iritasi namun menurunkan kinerja visual.

3.Clutter

Clutter adalah pengelompokan sumber cahaya yang terang, membingungkan dan berlebihan, menyilaukan mata, dan membuat mata menjadi lelah.

4. Light Trespass

Light Trespass adalah kondisi dimana lampu menyinari tempat yang tidak seharusnya di sinari, contohnya Lampu jalan yang harusnya menyinari jalan, malah menyinari gedung di belakangnya.

Polusi Cahaya juga menyebabkan Observatorium Terutama Observatorium Bosscha untuk melakukan penelitian.

Pengukuran tingkat keparahan polusi Cahaya juga dapat dilakukan dengan skala Bortle, yang menghitung Skala Bortle dari angka 1 sampai 9

Dampak

Dampak terhadap hewan

Polusi cahaya membuat bintang dan bulan tak tampak. Burung yang bermigrasi menggunakan bintang dan bulan sebagai andi alat navigasi. Akibat adanya polusi cahaya, mereka tidak dapat bermigrasi ke tempat yang tepat. Penyu laut juga tidak datang ke pantai dan bertelur seperti biasa karena takut dengan cahaya.

Dampak terhadap manusia

Polusi cahaya menyebabkan masalah tidur terhadap manusia. Cahaya yang berlebihan dari billboard mengganggu orang yang sedang tidur di apartemen. Ilmu pengetahuan juga mengalami dampak dari polusi cahaya. Astronom tidak dapat mengamati dan menemukan objek di angkasa karena terlalu banyak cahaya yang menutupi langit malam.

Dampak terhadap lingkungan

Polusi cahaya memiliki dampak negatif terhadap lingkungan, terutama lingkungan perkotaan malam hari. Polusi cahaya menyebabkan adanya pemborosan energi listrik di perkotaan. Hal ini dikarenakan sumber-sumber polusi cahaya seperti lampu taman, papan reklame, dan sumber-sumber lainnya tidak efektif dalam penggunaan cahaya dan memengaruhi jumlah energi yang dilepaskan ke lingkungan menjadi tidak efektif.

Pencegahan

Terdapat beberapa kelompok yang berusaha mencegah polusi cahaya. Polusi cahaya pertama kali dimasukan kedalam berita tahun 1964, ketika sebuah observatorium pindah untuk menghindari polusi cahaya. Namun, polusi cahaya tidak diperhatikan hingga 6 Juni 2002, ketika Ceko mengsahkan undang-undang polusi cahaya pertama di dunia. Setelah itu polusi cahaya pelan-pelan mulai dianggap sebagai masalah publik. Salah satu upaya pencegahan polusi cahaya adalah dengan memasang tudung pada lampu penerangan di luar ruangan. Dengan demikian, cahaya lampu luar ruangan bisa terfokus ke bawah.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29103776 (2026-04-05T02:34:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.